Ayub 28:3

Terjemahan Lama

Bahwa manusia sudah mengundurkan perhinggaan kegelapan, diselidiknya segala tempat yang dalam-dalam, segala batu yang di dalam bayang-bayang maut.

Sumber Tambahan

Ayat Rujukan

  • Pkh 1:13 : 13 Maka kutentukan dalam hatiku hendak dengan akalku memeriksa dan menyelidik segala sesuatu yang diperbuat di bawah langit; maka pekerjaan yang sukar ini telah diberikan Allah kepada segala anak Adam akan bersyugul dalamnya.
  • Hab 2:13 : 13 Bahwasanya bukankah ia itu datangnya dari pada pihak Tuhan serwa sekalian alam, bahwa segala bangsapun berlelah bagi barang yang sia-sia belaka?
  • Mat 6:33 : 33 Tetapi carilah dahulu kerajaan Allah serta kebenaran-Nya, maka sekaliannya itu juga akan ditambahkan kepadamu.
  • Luk 16:8 : 8 Maka tuan itu pun memuji jurukunci yang tiada setia itu, sebab hal itu dilakukannya dengan cerdiknya; karena anak-anak dunia ini terlebih cerdik di dalam pergaulannya daripada anak-anak cahaya.
  • Ayb 10:21-22 : 21 yaitu dahulu dari pada aku pergi ke negeri yang gelap gulita dan yang berbayang-bayang maut, akan tiada balik kembali, 22 ke negeri yang amat gelap, tempat malam dan bayang-bayang maut kekal sampai selama-lamanya, tempat tiada sinar terang, dan tempat siang hari seperti malam juga adanya.
  • Ayb 12:22 : 22 Perkara yang dalam-dalam diterbitkan-Nya dari pada kegelapan, dan bayang-bayang maut didatangkan-Nya kepada terang.
  • Ayb 38:16-17 : 16 Sudahkah engkau turun sampai kepada hulu asal laut; sudahkah engkau menjalani tubir lautan? 17 Sudahkah ditunjuk kepadamu segala pintu maut; sudahkah engkau melihat segala pintu bayang-bayang maut?
  • Ams 2:4 : 4 jikalau engkau mencahari dia seperti perak dan menyelidik dia seperti mata benda yang tersembunyi;

Ayat Serupa (AI)

Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.

  • 22Perkara yang dalam-dalam diterbitkan-Nya dari pada kegelapan, dan bayang-bayang maut didatangkan-Nya kepada terang.

  • 81%

    1Bahwasanya bagi perak adalah aluran cebakan dan bagi emas adalah tempat akan dilebur.

    2Besipun diambil dari dalam tanah dan tanah dituang menjadi tembaga.

  • 76%

    16Sudahkah engkau turun sampai kepada hulu asal laut; sudahkah engkau menjalani tubir lautan?

    17Sudahkah ditunjuk kepadamu segala pintu maut; sudahkah engkau melihat segala pintu bayang-bayang maut?

    18Sudahkah dengan akalmu engkau sampai kepada lebar bumi? katakanlah olehmu jikalau engkau mengetahuinya.

    19Manakah jalan yang menuju tempat kediaman terang, dan di manakah tempat kegelapan itu,

    20sehingga engkau dapat menunjuk perhinggaan masing-masingnya dan tahu akan segala lorong yang membawa ke rumahnya?

  • 76%

    21yaitu dahulu dari pada aku pergi ke negeri yang gelap gulita dan yang berbayang-bayang maut, akan tiada balik kembali,

    22ke negeri yang amat gelap, tempat malam dan bayang-bayang maut kekal sampai selama-lamanya, tempat tiada sinar terang, dan tempat siang hari seperti malam juga adanya.

  • 75%

    21Karena mata-Nya selalu adalah mengamati-amati jalan segala manusia, dilihatnya kelakuan masing-masing mereka itu.

    22Tiadalah kegelapan, tiadalah bayang-bayang maut, akan tempat orang yang berbuat jahat itu dapat menyembunyikan dirinya.

  • 22Ia juga yang menyatakan perkara yang dalam-dalam dan yang tersembunyi, Ia juga amat mengetahui barang yang di dalam gelap dan serta-Nyapun adalah duduk terang.

  • 75%

    9Bahwa manusia menangani batu besi, dan akan gunung dibaliknya dari pada alasnya.

    10Dipahatkannya jalan air di dalam bukit batu; matanyapun melihat segala benda yang indah-indah.

    11Diikatnya akan sungai-sungai, sehingga setitik airpun tiada dapat keluar, dan segala yang tersembunyi itu dikeluarkannya kepada terang.

    12Tetapi adapun hikmat itu, di mana gerangan boleh didapati akan dia? di mana gerangan tempat akal budi?

  • 27tatkala itu dipandangnya akan dia dan dinyatakannya ia, dibubuhnya akan alasnya dan diselidiknya akan dia.

  • Ayb 3:4-6
    3 ayat
    74%

    4Baik kekelamanlah hari itu, jangan ditanya Allah akan dia dari atas dan padanyapun jangan terbit fajar!

    5Baiklah disambar kegelapan dan bayang-bayang maut akan dia, biarlah kelam kabut menimpa dia dan uap yang hitam menggentari akan dia pada siang!

    6Baiklah malam itu dicapai oleh kegelapan; jangan hari itu suka akan dirinya di antara segala hari tahun dan jangan ia masuk bilangan segala bulan!

  • 73%

    23Bahwa Allah juga yang mengerti jalannya dan yang mengetahui tempatnya.

    24Karena Iapun memandang sampai kepada segala ujung alam dunia, dan segala sesuatu yang di bawah langit itupun dilihat olehnya.

  • 11Tiadakah engkau melihat kegelapan itu datang dan air bah akan meliputi engkau?

  • 73%

    11Jikalau kiranya kataku: Biarlah gelap itu menudungi aku, lalu malampun menjadi terang keliling aku.

    12Dan lagi gelappun tiada dapat menyembunyikan barang sesuatu dari pada-Mu, melainkan malampun teranglah seperti siang dan di hadapan hadirat-Mu terang dan gelap sama juga adanya.

  • 32- - -

  • 6Didudukan-Nya aku di dalam gua-gua yang gelap, seperti orang yang sudah lama mati.

  • 30Bahwa sebentar dilindungkan-Nya diri-Nya dengan halilintar seperti dengan tirai, sebentar lagi seolah-olah Ia bersembunyi di dalam tubir laut.

  • 10Bahwa Ia sudah mereka suatu sipat bulat di atas muka segala air, sampai kepada tempat terang bertemu dengan gelap.

  • 8Bahwa Iapun sudah menyakat jalanku dengan pagar tembok, sehingga tiada dapat aku melantas, dan pada segala jalanku diadakannya kegelapan.

  • 17Sebab tiada ditumpas-Nya aku dahulu dari pada datang kelam kabut ini, dan tiada dipeliharakan-Nya aku dari pada kegelapan ini.

  • 3Tatkala diberinya bersinar pelitanya di atas kepalaku, dan aku lagi disertai terangnya tatkala aku berjalan dalam gelap;

  • 6Terang di dalam kemahnyapun akan berubah menjadi gelap dan damarpun dipadamkan dari atasnya.

  • 4Di tempat terpancarlah sungai dari pada tanah, tempat segala yang terlupa itu, ke sana juga turunlah ia dengan tiada berjalan kaki dan melayang-layang ia seperti bukan manusia adanya.

  • 13Supaya ia itu memegang segala ujung bumi dan menapiskan segala orang jahat dari dalamnya.

  • 71%

    16Pada masa kegelapan ditetasnya rumah, dan pada siang hari adalah mereka itu tersembunyi, maka tiada mereka itu mengetahui terang.

    17Karena pagi hari adalah baginya seperti bayang-bayang maut, baharu dilihatnya ia itu datang, maka dirasainya takut akan mati.

  • 8Seperti dengan air bah yang meliputi ditiadakan-Nya segala sesuatu yang melawan Dia, dan kegelapanpun mengejar akan segala seteru-Nya.

  • 12Malam dijadikannya siang hari, dan dari pada kegelapan dijadikannya suatu terang yang bercahaya.

  • 6Di tempat batunya permata nilam dam gumpal-gumpalnya emas berbongkal-bongkal adanya.

  • 2Sudah dihantar-Nya dan dijalankan-Nya aku dalam gelap dan bukannya dalam terang.

  • 11Maka Iapun mengendarai kerubiun, lalu terbang serta melayang-layang di atas sayap angin.

  • 26Segala harta bendanya sudah ditentukan bagi kebinasaan, maka api yang tiada dihembus orang akan makan dia, dan makan habis juga akan barang yang tinggal dari pada kemahnya.

  • 16Berilah kiranya hormat kepada Tuhan, Allahmu, sebelum menjadi gelap gulita, sebelum menjadi terantuk kakimu di atas bukit yang kelam kabut, sehingga kamu menantikan terang, tetapi dijadikannya bayang-bayang maut dan kegelapan.

  • 3Ia itu teperling kepada segala petala langit, dan terang halilintar-Nya sampai kepada segala ujung bumi.

  • 70%

    8Adapun yang menjadikan bintang Kartika dan bintang Ed Jabar, dan yang mengubahkan bayang-bayang maut sehingga menjadi pagi hari dan yang menggelapkan siang seperti malam, dan yang memanggil naik segala air laut, lalu dicucurkannya di atas seluruh muka bumi, ia itu Hua nama-Nya.

  • 28Karena sesungguhnya, Engkau meluputkan umat yang teraniaya, tetapi Engkau merendahkan segala mata yang mengatas-ataskan dirinya.

  • 13Maka katamu: Masakan Allah mengetahuinya? masakan Ia menghukum dari dalam kegelapan itu!

  • 10Maka orang yang duduk dalam gelap dan dalam bayang-bayang maut, tersepit dengan aniaya dan belenggu besi,