Ayub 41:32
- - -
- - -
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
30- - -
31- - -
30Bahwa sebentar dilindungkan-Nya diri-Nya dengan halilintar seperti dengan tirai, sebentar lagi seolah-olah Ia bersembunyi di dalam tubir laut.
33- - -
22Perkara yang dalam-dalam diterbitkan-Nya dari pada kegelapan, dan bayang-bayang maut didatangkan-Nya kepada terang.
32Dengan kedua belah tangan-Nya dipegang-Nya halilintar itu dan disuruh-Nya akan dia menyambar seteru-Nya.
12Dengan kuasa-Nya dikocakkan-Nya laut, dan dengan hikmat-Nya diteduhkan-Nya gelombangnya.
11Bahwa Iapun menghalaukan segala awan yang mengandungkan hujan, dan dicerai-beraikan-Nya segala awan yang berisi halilintar.
10Dipahatkannya jalan air di dalam bukit batu; matanyapun melihat segala benda yang indah-indah.
11Diikatnya akan sungai-sungai, sehingga setitik airpun tiada dapat keluar, dan segala yang tersembunyi itu dikeluarkannya kepada terang.
8Ialah membentangkan langit sendirinya, dan Iapun berjalan pada ombak-ombak laut;
3Ia itu teperling kepada segala petala langit, dan terang halilintar-Nya sampai kepada segala ujung bumi.
4Kemudian datanglah gemuruh bunyi suara-Nya, iapun berguruh dengan suara-Nya yang hebat, dengan tiada berhenti kedengaranlah tagar berganti tagar.
5Allah yang berguruh dengan suara-Nya amat hebat; Iapun berbuat perkara yang besar-besar, yang tiada dapat kita ketahui.
6Bahwa Ia berfirman kepada salju: Turunlah engkau kepada bumi; disuruhkan-Nya hujan yang deras, maka jadilah hujan deras yang amat lebat.
14Bahwa segala awan-awanpun melindungkan Dia, sehingga tiada dilihatnya, dan Iapun menjalani cakrawala.
3Bahwa manusia sudah mengundurkan perhinggaan kegelapan, diselidiknya segala tempat yang dalam-dalam, segala batu yang di dalam bayang-bayang maut.
12Maka dijadikan-Nya gelap itu akan kemah kelilingnya; airpun bertimbun-timbun dan awanpun berlapis awan.
13Oleh cahaya dari pada hadirat-Nya dinyalakan bara api.
16Sudahkah engkau turun sampai kepada hulu asal laut; sudahkah engkau menjalani tubir lautan?
16Demikianlah firman Tuhan, yang sudah mengadakan jalan raya di dalam laut dan jalan di dalam air yang bergelora,
24Dari pada jalan mana tercerailah terang, dan terhambur angin timur ke atas bumi?
25Siapa sudah membuka saluran bagi air hujan yang deras, dan suatu jalan bagi mata petir?
30Segala air menjadi beku dan keras seperti batu dan muka tubirpun seperti terbelenggu adanya.
19Berkeliling adalah bunyi guruh-Mu dan halilintarpun menerangkan dunia, dan bumipun gempita dan gempalah.
21Sekarangpun jikalau tiada dapat ditentang orang akan terang, apabila ia bercahaya pada langit, yang telah disucikan oleh angin bayu,
22apabila emas itu datang dari sebelah utara; maka pada Allah adalah kemuliaan yang hebat lagi.
7Maka diadakan-Nya awan-awan itu naik dari ujung bumi, dijadikan-Nya kilat serta dengan hujannya, dan dikeluarkan-Nya angin dari dalam perbendaharaan-Nya.
3pada masa diusirnya mereka itu? Dengan selamat juga ia terus pada jalan, yang belum pernah dipijak oleh kakinya.
16apabila dibunyikan-Nya suara-Nya maka adalah air banyak menderu di dalam langit, dan didatangkan-Nya beberapa awan-awan naik dari tepi bumi, dan diadakan-Nya halilintar dan hujan dan dikeluarkan-Nya angin dari dalam perbendaharaan-Nya.
26tatkala diberinya hukum akan hujan dan ditentukannya jalan halilintar,
27tatkala itu dipandangnya akan dia dan dinyatakannya ia, dibubuhnya akan alasnya dan diselidiknya akan dia.
27Diangkat-Nya naik akan uap segala air yang berhimpun menjadi hujan dan kabus,
11Tiadakah engkau melihat kegelapan itu datang dan air bah akan meliputi engkau?
18Sudahkah engkau membentangkan langit serta-Nya, sehingga ia itu seperti cermin tuangan?
3Tatkala diberinya bersinar pelitanya di atas kepalaku, dan aku lagi disertai terangnya tatkala aku berjalan dalam gelap;
7Maka telah dikumpulkan-Nya segala air laut jadi satu timbunan, dan dijadikan-Nya lautan itu akan perbendaharaan.
10Bahwa Ia sudah mereka suatu sipat bulat di atas muka segala air, sampai kepada tempat terang bertemu dengan gelap.
3Adakah bilangan segala balatentara-Nya? Kepada siapa gerangan tiada bercahaya terang-Nya?
13Apabila diberi-Nya bunyi suara-Nya, maka adalah bunyi air menderu di dalam langit, disuruh-Nya awan-awan naik dari pada ujung bumi, dijadikan-Nya kilat serta dengan hujan dan dikeluarkan-nya angin dari dalam perbendaharaan-Nya.
24orang itu melihat perbuatan Tuhan dan segala perbuatan ajaib-Nya dalam tubir.
25Apabila Ia berfirman, maka didatangkan-Nya angin ribut, yang membesarkan ombak-ombaknya,
19Manakah jalan yang menuju tempat kediaman terang, dan di manakah tempat kegelapan itu,
11Maka Iapun mengendarai kerubiun, lalu terbang serta melayang-layang di atas sayap angin.
12Maka dijadikan-Nya gelap itu akan perlindungan-Nya dan kegelapan air dan awan-awan di udara akan kelambu keliling-Nya.
10Ialah yang mengadakan perkara besar-besar yang tiada terselidik dan perbuatan ajaib yang tiada tepermanai.
28Tatkala ditentukan-Nya awan-awan di atas dan tatkala diteguhkan-Nya segala mata air di lubuk.
19Tiada anak panah yang dapat melarikan dia, dan segala batu pengali-alipun berubah baginya menjadi seperti jerami.
15Tahukah engkau bagaimana Allah menentukan sekalian ini? apa sebab disinarkan-Nya terang itu dari dalam awan-awan-Nya?
10Bukankah engkau juga yang sudah menohorkan laut dan yang sudah menyuruhkan air lautan besar? dan yang menjadikan tubir laut akan jalan, supaya segala tebusan-Mu dapat menyeberang dari padanya.