Ayub 37:21
Sekarangpun jikalau tiada dapat ditentang orang akan terang, apabila ia bercahaya pada langit, yang telah disucikan oleh angin bayu,
Sekarangpun jikalau tiada dapat ditentang orang akan terang, apabila ia bercahaya pada langit, yang telah disucikan oleh angin bayu,
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
22apabila emas itu datang dari sebelah utara; maka pada Allah adalah kemuliaan yang hebat lagi.
11Tiadakah engkau melihat kegelapan itu datang dan air bah akan meliputi engkau?
12Bukankah Allah duduk di atas segala petala langit? lihatlah olehmu kutub segala bintang bagaimana tingginya!
13Maka katamu: Masakan Allah mengetahuinya? masakan Ia menghukum dari dalam kegelapan itu!
14Bahwa segala awan-awanpun melindungkan Dia, sehingga tiada dilihatnya, dan Iapun menjalani cakrawala.
24Dari pada jalan mana tercerailah terang, dan terhambur angin timur ke atas bumi?
25Siapa sudah membuka saluran bagi air hujan yang deras, dan suatu jalan bagi mata petir?
32Dengan kedua belah tangan-Nya dipegang-Nya halilintar itu dan disuruh-Nya akan dia menyambar seteru-Nya.
33Bunyi tagar menyatakan datang-Nya dan kekejutan segala binatang itulah tanda Ia hampir akan sampai.
11Bahwa Iapun menghalaukan segala awan yang mengandungkan hujan, dan dicerai-beraikan-Nya segala awan yang berisi halilintar.
15Tahukah engkau bagaimana Allah menentukan sekalian ini? apa sebab disinarkan-Nya terang itu dari dalam awan-awan-Nya?
16Tahukah engkau akan timbangan awan-awan yang kabus, akan segala ajaib Tuhan, yang sempurna pengetahuan-Nya?
17Bagaimana terlalu panas pakaianmu apabila diteduhkannya bumi dari pada pihak selatan?
18Sudahkah engkau membentangkan langit serta-Nya, sehingga ia itu seperti cermin tuangan?
2Dahulu dari pada matahari dan terang dan bulan dan bintang-bintangpun digelapkan dan awan-awanpun datang kembali kemudian dari pada hujan.
21Bahwa iapun akan diangkat dan diterbangkan oleh angin timur dan diempaskan jauh dari pada tempatnya.
18Lalu mereka itu seperti jerami yang diterbangkan oleh angin dan seperti sekam yang disambar oleh puting beliung.
27Diangkat-Nya naik akan uap segala air yang berhimpun menjadi hujan dan kabus,
28yang dicurahkan oleh awan-awan lalu bertitik-titik ia itu kepada segala manusia dengan kelimpahannya.
29Masakan orang mengerti bagaimana awan-awan itu dibentangkan dan bunyi kemahnya itu bertagar-tagar.
30Bahwa sebentar dilindungkan-Nya diri-Nya dengan halilintar seperti dengan tirai, sebentar lagi seolah-olah Ia bersembunyi di dalam tubir laut.
4Barangsiapa yang mencamkan angin, ia itu tiada akan menabur, dan orang yang memandang awan-awan itu tiada akan menuai.
20Bagaimana dimaklumkan kepadanya jikalau aku hendak berkata-kata, maka jikalau orang hendak berkata-kata sekalipun, niscaya perkataannya tertelan dalam kerongkongannya.
16Serta angin lalu dari atasnya tiada ia lagi dan tempatnyapun tiada mengetahui akan dia lagi.
16apabila dibunyikan-Nya suara-Nya maka adalah air banyak menderu di dalam langit, dan didatangkan-Nya beberapa awan-awan naik dari tepi bumi, dan diadakan-Nya halilintar dan hujan dan dikeluarkan-Nya angin dari dalam perbendaharaan-Nya.
11Pada masa itu akan dikatakan kepada bangsa ini dan kepada orang isi Yeruzalem: Adalah angin yang melayurkan turun dari tempat yang tinggi-tinggi di padang belantara menuju jalan puteri umat-Ku; bukan angin akan menampi atau akan membersihkan.
12Bahwa angin yang terlebih besar akan datang. Maka sekarang juga Aku hendak mendatangkan segala hukum-Ku atas mereka itu.
7Arakian, maka terang itu sedap dan lagi baiklah kepada mata memandang matahari;
7Maka diadakan-Nya awan-awan itu naik dari ujung bumi, dijadikan-Nya kilat serta dengan hujannya, dan dikeluarkan-Nya angin dari dalam perbendaharaan-Nya.
32- - -
19Manakah jalan yang menuju tempat kediaman terang, dan di manakah tempat kegelapan itu,
25Segala manusia melihat dia, dan segala anak Adam memandang akan dia dari jauh.
5Bahwasanya bulan juga tiada terang betul dan segala bintangpun tiada suci kepada pemandangan-Nya;
11Bahwasanya Ia datang kepadaku, maka tiada aku melihat Dia; Ia melayang-layang lalu dari padaku, maka tiada aku mengetahuinya.
13Apabila diberi-Nya bunyi suara-Nya, maka adalah bunyi air menderu di dalam langit, disuruh-Nya awan-awan naik dari pada ujung bumi, dijadikan-Nya kilat serta dengan hujan dan dikeluarkan-nya angin dari dalam perbendaharaan-Nya.
12Maka dijadikan-Nya gelap itu akan perlindungan-Nya dan kegelapan air dan awan-awan di udara akan kelambu keliling-Nya.
9Bahwa taufan itu keluar dari dalam tempatnya yang terbuni, dan angin baratpun membawa akan sejuk.
8Dengan kadar Engkau sudah berbantah-bantah dengan dia pada masa Engkau menolak akan dia; sangatlah bergelora murka-Nya pada hari taufan itu.
5Hendaklah engkau menengadah ke langit; lihatlah olehmu dan pandanglah akan awan-awan, bagaimana tingginya dari padamu.
3Maka Engkau membuka mata akan memandang kepada orang yang begitu dan Engkau memanggil aku akan berhukum serta-Mu!
34Dapatkah engkau menyaringkan suaramu sampai kepada awan-awan, sehingga suatu kelimpahan air menudungi engkau?
38Sehingga lebu terkepal-kepal menjadi gumpal dan segala gumpalpun lalu berlekat-lekatan.
3Adakah bilangan segala balatentara-Nya? Kepada siapa gerangan tiada bercahaya terang-Nya?
17Kemudian esok hari akan terbit atasmu terang terlebih dari pada tengah hari, dan kegelapan yang sekarang ini berubah menjadi seperti terbit fajar.
8Bahwa diikat-Nya air itu di dalam awan-awannya, maka tiada juga awan-awan itu berpecah-pecah.
9Ditudung-Nya akan hadirat kursi-Nya, dihamparkan-Nya awan-awan di hadapan-Nya.
21Karena mata-Nya selalu adalah mengamati-amati jalan segala manusia, dilihatnya kelakuan masing-masing mereka itu.
6Bahwa Ia berfirman kepada salju: Turunlah engkau kepada bumi; disuruhkan-Nya hujan yang deras, maka jadilah hujan deras yang amat lebat.
3Pada masa itu mata orang yang melihat itu tiada lagi menoleh ke belakang, dan telinga orang yang mendengar itu akan memperhatikan.
26jikalau kiranya sudah kupandang matahari apabila bercahaya sinarnya, atau bulan apabila ia beridar dengan terangnya;