Ayub 25:5
Bahwasanya bulan juga tiada terang betul dan segala bintangpun tiada suci kepada pemandangan-Nya;
Bahwasanya bulan juga tiada terang betul dan segala bintangpun tiada suci kepada pemandangan-Nya;
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
3Adakah bilangan segala balatentara-Nya? Kepada siapa gerangan tiada bercahaya terang-Nya?
4Maka bagaimana gerangan manusia benar di hadapan Allah? bagaimana gerangan orang yang diperanakkan oleh perempuan itu suci dari pada salah?
14Apa gerangan manusia, maka boleh ia suci? seorang yang diperanakkan oleh perempuan masakan ia benar?
15Bahwasanya akan segala kejadiannya yang suci tiada juga ditaruhnya harap, dan segala langitpun tiada suci kepada pemandangannya.
16Istimewa pula kebencianlah dan bau busuklah orang, yang minum kejahatan seperti ia minum air!
6istimewa pula manusia, yang ulat adanya, dan anak Adam, yang seperti cacing tanah!
10Karena segala bintang di langit dan segala gugus bintangpun tiada akan bercahayakan terangnya; mataharipun dikelamkan pada ketika terbitnya, dan bulanpun tiada akan bersinarkan terangnya.
11Tiadakah engkau melihat kegelapan itu datang dan air bah akan meliputi engkau?
12Bukankah Allah duduk di atas segala petala langit? lihatlah olehmu kutub segala bintang bagaimana tingginya!
13Maka katamu: Masakan Allah mengetahuinya? masakan Ia menghukum dari dalam kegelapan itu!
14Bahwa segala awan-awanpun melindungkan Dia, sehingga tiada dilihatnya, dan Iapun menjalani cakrawala.
9Baiklah segala bintang terpadam pada fajarnya, biarlah ia menantikan siang maka tiada juga ia itu datang; sekali-kali jangan dipandangnya dinihari!
26jikalau kiranya sudah kupandang matahari apabila bercahaya sinarnya, atau bulan apabila ia beridar dengan terangnya;
21Sekarangpun jikalau tiada dapat ditentang orang akan terang, apabila ia bercahaya pada langit, yang telah disucikan oleh angin bayu,
2Dahulu dari pada matahari dan terang dan bulan dan bintang-bintangpun digelapkan dan awan-awanpun datang kembali kemudian dari pada hujan.
5Bahwa sesungguhnya pelita orang fasik itu akan dipadamkan dan api dapurnyapun tiada akan bernyala-nyala lagi.
6Terang di dalam kemahnyapun akan berubah menjadi gelap dan damarpun dipadamkan dari atasnya.
17Masakan manusia adil dari pada Allah; masakan seorang laki-laki suci dari pada Yang menjadikan dia!
18Bahwasanya akan hamba-hamba-Nyapun tiada Ia percaya dan akan segala malaekat-Nya juga didapati-Nya berkecelaan adanya.
3Maka Engkau membuka mata akan memandang kepada orang yang begitu dan Engkau memanggil aku akan berhukum serta-Mu!
4Siapa gerangan dapat menerbitkan yang suci dari pada yang najis? Seorangpun tidak.
5Hendaklah engkau menengadah ke langit; lihatlah olehmu dan pandanglah akan awan-awan, bagaimana tingginya dari padamu.
4Baik kekelamanlah hari itu, jangan ditanya Allah akan dia dari atas dan padanyapun jangan terbit fajar!
5Baiklah disambar kegelapan dan bayang-bayang maut akan dia, biarlah kelam kabut menimpa dia dan uap yang hitam menggentari akan dia pada siang!
6Baiklah malam itu dicapai oleh kegelapan; jangan hari itu suka akan dirinya di antara segala hari tahun dan jangan ia masuk bilangan segala bulan!
7Bahwasanya baiklah malam itu sunyi sampai selama-lamanya, jangan ada sorak kesukaan padanya.
13Bahwa terlalu suci mata-Mu dari pada Engkau dapat melihat kejahatan, dan tiada boleh Engkau memandang kesusahan; entah bagaimana boleh Engkau memandang orang yang berbuat khianat? Bagaimana boleh Engkau berdiam diri-Mu, apabila orang fasik menelan orang yang lebih benar dari padanya!
20Bukankah hari Tuhan itu akan gelap dan tiada terang? bahkan, kegelapan ia sehingga tiadalah terang padanya.
15Bahwa matahari dan bulan menjadi gelap dan cahaya segala bintangpun padamlah!
23Jikalau aku melihat tanah itu, bahwasanya sunyi senyap dan campurbaurlah adanya; jikalau aku menengadah ke langit maka padamlah segala pelitanya.
25Segala manusia melihat dia, dan segala anak Adam memandang akan dia dari jauh.
22Tiadalah kegelapan, tiadalah bayang-bayang maut, akan tempat orang yang berbuat jahat itu dapat menyembunyikan dirinya.
3Dari dalam mulut budak-budak dan anak-anak yang menyusu telah Kausediakan puji, karena sebab segala lawan-Mu dan sebab hendak membinasakan seteru dan orang yang menaruh dendam.
7Ialah berfirman kepada matahari, maka tiada ia terbit; dan Ia memeteraikan segala bintang;
12Dan lagi gelappun tiada dapat menyembunyikan barang sesuatu dari pada-Mu, melainkan malampun teranglah seperti siang dan di hadapan hadirat-Mu terang dan gelap sama juga adanya.
41Kemuliaan matahari lain, dan kemuliaan bulan lain, dan kemuliaan bintang-bintang lain; karena suatu bintang berbeda dengan bintang yang lain tentang kemuliaannya.
6Jikalau congkaknya melangit dan kepalanya tinggi mengawan sekalipun,
5Bahkan, sebab tiada pernah ia melihat matahari atau sadar akan dirinya, maka senanglah anak guguran terlebih dari pada orang itu.
3Pujilah akan Dia, hai matahari dan bulan! Pujilah akan Dia, hai segala bintang yang bersinar!
4Maka katamu: Pengajaranku itu betul, dan sucilah aku kepada pemandangan-Mu.
2Dan jangan Engkau menghadapkan hamba-Mu ini kepada hukum; karena tiada hidup seorang juapun yang benar di hadapan hadirat-Mu.
32Dengan kedua belah tangan-Nya dipegang-Nya halilintar itu dan disuruh-Nya akan dia menyambar seteru-Nya.
27Langitpun akan menyatakan kejahatannya, dan bumipun akan bangkit melawan dia.
19Manakah jalan yang menuju tempat kediaman terang, dan di manakah tempat kegelapan itu,
32- - -
15Lalu engkau boleh mengangkat pula mukamu dengan tiada berbekas arang, lalu engkau akan bertetap dan tiada takut lagi.
12suatu bangsa yang sangka akan dirinya suci, tetapi tiada dibasuhkan kecemarannya;
9Mata yang sudah memandang kepadanya tiada akan memandang kepadanya pula, dan tempatnyapun tiada lagi menentang dia.
2Maka dari dalam Sion, yaitu kesempurnaan keelokan, bersinarlah Allah dengan kemuliaan-Nya.
9Bersinnya bercahayakan terang dan matanyapun seperti kelopak fajar adanya.