Amsal 30:12
suatu bangsa yang sangka akan dirinya suci, tetapi tiada dibasuhkan kecemarannya;
suatu bangsa yang sangka akan dirinya suci, tetapi tiada dibasuhkan kecemarannya;
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
13suatu bangsa, hai betapa besar matanya dan terangkat kelopak matanya!
14suatu bangsa yang giginya laksana pedang dan gigi gerahamnya laksana pisau, hendak makan habis akan segala orang miskin yang di dalam negeri, dan akan segala orang yang kekurangan di antara manusia.
11Adalah suatu bangsa yang menistakan bapanya dan tiada memberi berkat akan ibunya;
15Maka kepada orang yang suci tiap-tiap perkara ada suci; tetapi kepada orang yang najis dan yang tiada beriman satu pun tiada suci, melainkan akalnya dan perasaan hatinya pun najis.
4Maka katamu: Pengajaranku itu betul, dan sucilah aku kepada pemandangan-Mu.
4Siapa gerangan dapat menerbitkan yang suci dari pada yang najis? Seorangpun tidak.
9Siapa gerangan boleh berkata demikian: Aku sudah menyucikan hatiku, dan sucilah aku dari pada dosa?
30Jikalau aku membasuh diriku dengan salju dan membersihkan tanganku dengan sabun sekalipun,
13Sungguh cuma-cuma aku telah menyucikan hatiku dan membasuh kedua belah tanganku suci dari pada salah.
4Yaitu orang yang suci tangannya dan jernih hatinya, dan yang tiada membawa hatinya kepada sia-sia dan yang tiada bersumpah dusta.
5Mereka itu telah membusukkan halnya dengan Dia; bukannya mereka itu anak-anak-Nya; arang di muka adalah pada mereka itu: bahwa mereka itulah bangsa yang bengkok dan terbalik, adanya!
14Apa gerangan manusia, maka boleh ia suci? seorang yang diperanakkan oleh perempuan masakan ia benar?
15Bahwasanya akan segala kejadiannya yang suci tiada juga ditaruhnya harap, dan segala langitpun tiada suci kepada pemandangannya.
16Istimewa pula kebencianlah dan bau busuklah orang, yang minum kejahatan seperti ia minum air!
2Segala jalan orang tampaklah benar kepada pemandangannya sendiri, tetapi Tuhan juga menimbangkan segala perasaan hati.
1Mazmur Daud, hamba Tuhan itu, bagi biduan besar.
2Bahwa sebab perangai durhaka orang jahat itu aku berkata dalam hatiku: Tiadalah barang takut akan Allah di hadapan matanya.
11Jikalau budak sekalipun, maka suka ia berpura-pura dalam perbuatannya, seolah-olah semuanya betul dan benar barang yang diperbuatnya itu.
13Di dalam kecemaranmu adalah jahat dengan sengajanya, sebab itu kecemaranmu tiada boleh disucikan, jikalau Aku menyucikan dikau sekalipun; dan lagi tiada juga engkau akan disucikan sebelum sudah Aku menimpakan kepadamu kehangatan murka-Ku!
10Di dalammu sudah ditelanjangkannya kemaluan bapanya dan digagahinya perempuan yang cemar kainnya,
14Jiwa mereka itu mati pada masa mudanya, dan hidupnya adalah di antara orang zindik.
16Basuhkanlah dan sucikanlah dirimu, lalukanlah kejahatan perbuatanmu itu dari hadapan mata-Ku, berhentilah dari pada berbuat jahat.
27dan kepada orang yang suci Engkaupun suci, tetapi orang yang terbalik itu Engkau tebang.
22Karena jikalau kiranya engkau membasuhkan diri dengan sendawa, ditambahi pula dengan banyak sabun, niscaya kejahatanmu juga nyatalah di hadapan pemandangan-Ku; demikianlah firman Tuhan.
23Bagaimana boleh engkau berkata demikian: Tiada tahu aku dinajiskan, tiada tahu aku menurut Baalim! Lihatlah olehmu akan jalanmu di dalam lembah, hendaklah diketahui olehmu akan barang yang telah kaubuat, hai unta betina yang muda, yang berjalan ke sana ke mari dengan nafsumu.
21Wai bagi orang yang bijak kepada pemandangannya sendiri, dan pada sangkanya dirinya juga budiman!
8Karena penuhlah segala meja dengan muntah dan tahi, sehingga tiada lagi tempat yang suci.
26Maka kepada orang yang murah Engkau menyatakan kemurahanmu dan kepada orang yang tulus hatinya Engkaupun tulus hati.
3Telah sesatlah mereka itu sekalian, sama sekali mereka itu tiada berguna, seorang juapun tiada yang berbuat baik, sesungguhnya seorangpun tiada.
12Jikalau engkau melihat seorang yang pada sangkanya sendiri ialah pandai, maka boleh diharap akan orang bodoh terlebih dari pada harap akan orang itu.
2Pada masa nabi Natan sudah datang mendapatkan dia, kemudian dari pada Daud berbuat zina dengan Bat-syeba.
9Aku ini suci dengan tiada bersalah, aku ini bersih dan dosapun tiada padaku.
3Dan barangsiapa yang ada pengharapan ini kepada Dia, ialah menyucikan dirinya, sebagaimana Kristus juga suci ada-Nya.
36Hanya mata air atau perigi yang dikumpulkan air ke dalam itu tinggal halal juga; tetapi barangsiapa yang menjamah bangkainya itu najislah adanya.
17Hai anak Adam! adapun bangsa Israel itu, tatkala mereka itu duduk di dalam negerinya, dicemarkannya dengan kelakukannya dan dengan perbuatannya; maka jalan mereka itu di hadapan hadirat-Ku seperti najasat seorang perempuan yang cemar kainnya;
3Karena tanganmu berlumur dengan darah dan segala jarimu dengan aniaya, bibirmu berkata dusta dan lidahmu mereka jahat.
15Bahwa jalan orang bodoh itu betul kepada pemandangan matanya sendiri, tetapi orang yang menurur nasehat ia itu berbudi.
13Bahwa terlalu suci mata-Mu dari pada Engkau dapat melihat kejahatan, dan tiada boleh Engkau memandang kesusahan; entah bagaimana boleh Engkau memandang orang yang berbuat khianat? Bagaimana boleh Engkau berdiam diri-Mu, apabila orang fasik menelan orang yang lebih benar dari padanya!
7Jikalau kiranya langkahku sudah tahu menyimpang dari pada jalan yang betul, dan hatiku sudah menurut mataku, jikalau barang sesuatu lekat pada tanganku,
14Seperti orang buta berkelilinglah mereka itu pada segala lorong serta berlumurkan dirinya dengan darah, sehingga takutlah orang menjamah pakaiannya.
14Tetapi sesungguhnya jikalau diperolehnya seorang anaknya, yang melihat segala dosa yang dibuat bapanya, lalu takut dan tiada ia berbuat yang demikian,
3Maka Allah telah menilik dari dalam sorga akan segala anak Adam, hendak melihat kalau ada orang yang berbudi, yang mencahari Allah.
17mata yang angkuh, dan lidah yang bercabang, dan tangan yang menumpahkan darah orang yang tiada bersalah,
4Maka bagaimana gerangan manusia benar di hadapan Allah? bagaimana gerangan orang yang diperanakkan oleh perempuan itu suci dari pada salah?
5Bahwasanya bulan juga tiada terang betul dan segala bintangpun tiada suci kepada pemandangan-Nya;
16Maka jikalau kiranya tiada dibasuhnya pakaiannya dan tiada dimandikannya tubuhnya, niscaya ia akan menanggung salahnya.
20segala hal itulah yang menajiskan orang, tetapi makan dengan tangan yang tiada berbasuh, tiada menajiskan orang."
26Hai orang Parisi yang buta! Bersihkanlah dahulu sebelah dalam cawan dan pinggan, supaya luarnya pun menjadi bersih.
8Bagi orang yang menanggung berat adalah segala jalan berlekak-lekuk dan bengkang-bengkok, tetapi bagi orang yang tiada kena tanggungan, ringanlah juga segala pekerjaannya.
12Adalah jalan yang disangka orang betul adanya, tetapi akhirnya kelak menjadi jalan kepada maut.