Amsal 6:17
mata yang angkuh, dan lidah yang bercabang, dan tangan yang menumpahkan darah orang yang tiada bersalah,
mata yang angkuh, dan lidah yang bercabang, dan tangan yang menumpahkan darah orang yang tiada bersalah,
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
16Maka enam perkara inilah yang dibenci Tuhan, bahkan, ada tujuh yang kebencian kepadanya:
18dan hati yang mengadakan tipu daya, dan kaki yang pantas berjalan kepada kejahatan,
19dan saksi dusta yang bertutur bohong, dan orang yang menanamkan percideraan di antara saudara bersaudara.
6Bahwa orang tekebur tiada boleh berdiri di hadapan hadirat-Mu; maka Engkau benci akan segala orang yang berbuat jahat.
3Karena tanganmu berlumur dengan darah dan segala jarimu dengan aniaya, bibirmu berkata dusta dan lidahmu mereka jahat.
4Mata angkuh dan hati congkak dan cahaya orang jahat itu dosa adanya.
15kakinya pantas pada menumpahkan darah orang;
17Tetapi padamu tiadalah mata atau hati, melainkan akan beroleh laba yang keji dan akan menumpahkan darah orang yang tiada bersalah dan akan menganiayakan dan mengusik orang.
16Karena kaki mereka itu berlari-lari kepada kebinasaan, mereka itupun bersegera-segera hendak menumpahkan darah.
5Barangsiapa yang sombong hatinya, ia itu kebencian kepada Tuhan; turun-temurun tiada ia terlepas dari pada penghukuman.
21Karena dari dalam, yaitu dari dalam hati orang, keluar pikiran yang jahat, zinah, curi, bunuhan,
22permukahan, kekikiran, kejahatan, tipu, hawa nafsu jahat, mata jahat, hujat, congkak, kebodohan.
7Bahwa kakinya berlari-lari akan membuat jahat dan mereka itu pantas akan menumpahkan darah orang yang tiada bersalah; segala kepikiran mereka itu kepikiran yang jahat dan pada segala jalan mereka itu adalah kerusakan dan kebinasaan.
6Perkataan orang jahat itu mengendap hendak menumpahkan darah orang, tetapi lidah orang benar itu dapat memeliharakan orang.
4Orang yang hendak berbuat jahat itu mengindahkan mulut yang salah, dan seorang pembohong mencenderungkan telinganya kepada lidah bercabang.
7Maka mulutnya penuh dengan kutuk dan semu dan tipu daya, dan di bawah lidahnya adalah siksa dan khianat.
8Bahwa ia duduk dalam pengadangan di dusun-dusun; dari pada tempatnya yang sembunyi itu dibunuhnya orang yang tiada bersalah, dan matanyapun mengintai akan orang miskin.
19Karena dari dalam hati itu pun keluar pikiran yang jahat, bunuhan, zinah, persundalan, pencurian, saksi dusta, hujat;
13Adapun peri takut akan Tuhan, ia itu membenci akan kejahatan, akan congkak dan kemegahan dan segala jalan yang jahat; maka sebab itu bencilah aku akan mulut yang mengadakan bencana.
2Sumpah dan dusta dan pembunuhan dan curi dan zinahpun meliputi, dan penumpahan darahpun menggantikan penumpahan darah.
5Bahwa orang yang benar itu benci akan perkataan dusta, tetapi orang jahat membusukkan dan mempermalukan dirinya.
18Barangsiapa yang menyembunyikan dengki dengan mulut bohong dan yang memasyhurkan kabar busuk, ia itu bodoh dan jahat adanya.
14kebinasaan dan celaka adalah dalam hatinya, pada sediakala diadakannya jahat, dan diterbitkannya perbantahan.
26Bahwa dalih-dalih orang jahat itu kebencian kepada Tuhan, tetapi perkataan dari pada kasih itulah bagi-Nya suatu persembahan yang suci.
3Karena orang fasik itu bermegah-megah oleh kehendak hatinya; bahwa dipujinya akan orang yang kikir dan dihujatnya akan Tuhan.
17Dan jangan kamu mereka jahat dalam hatimu seorang akan seorang, dan jangan kamu suka bersumpah dusta, karena Aku benci akan segala perkara ini, demikianlah firman Tuhan.
12Bahwa jahatlah dan fasiklah adanya orang yang berjalan sambil membawa mulut putar balik.
1Mazmur Daud, hamba Tuhan itu, bagi biduan besar.
2Bahwa sebab perangai durhaka orang jahat itu aku berkata dalam hatiku: Tiadalah barang takut akan Allah di hadapan matanya.
3Karena ia membujuk dirinya sendiri apabila didapati akan salahnya yang kebencian.
30Barangsiapa yang mengejamkan matanya, ia itu berniat kesalahan, dan orang yang menggigit-gigit bibirnya, ia itu hendak melakukan jahat.
3Mereka itu bertutur culas masing-masing dengan kawannya, dan mereka itu berkata-kata dengan lidah yang membujuk dan dengan hati yang bercabang.
22Bahwa lidah bercabang itu kebencian kepada Tuhan, tetapi orang yang berlaku dengan tulus hatinya itulah kesukaannya.
11Bolehkah Aku sabarkan neraca yang salah dan pundi-pundi berisi batu timbangan penipu?
12Sehingga orang kaya-kayanya mengandungkan gagah dan segala orang isinya berkata bohong dengan lidah penipu di dalam mulutnya?
2Sungguhkah kamu mengatakan yang benar, hai majelis? sungguhkah kamu memutuskan hukum dengan adil, hai anak-anak Adam?
18Ya Tuhan! janganlah kiranya Engkau biarkan aku mendapat malu, karena aku berseru kepada-Mu; biarlah segala orang fasik itu mendapat malu; biarlah mereka itu mendiamkan dirinya dalam kubur.
24Orang yang menaruh dengki itu pura-pura dengan mulutnya sambil mereka tipu dalam hatinya.
25Jikalau ia membujuk dengan lidahnya, janganlah percaya akan dia, karena adalah tujuh lapis benci dalam hatinya.
19Engkau memasukkan mulutmu dalam jahat, dan lidahmu mereka tipu daya.
15Orang yang melakukan kebajikan dan yang mengatakan barang yang benar; yang menolak laba keji dari pada aniaya itu, yang mengebaskan tangannya, supaya jangan lekat padanya barang suap; yang menampukkan telinganya asal jangan didengarnya utang darah, dan yang mengatupkan matanya, biar jangan dilihatnya barang jahat.
10Orang makan darah itu benci akan orang-orang saleh, tetapi orang yang benar itu menuntut belanya.
27Persembahan orang jahat itu suatu kebencian adanya, istimewa pula jikalau dibawanya dengan niat yang jahat.
11Jikalau kiranya kata mereka itu kepadamu: Marilah serta kami, biarlah kita mengintai akan menumpahkan darah orang; biarlah kita mengadang akan orang yang tiada bersalah, yaitu dengan tiada semena-mena;
5Barangsiapa yang mengumpat kawannya dengan sembunyi-sembunyi itu akan kukatubkan mulutnya, dan barangsiapa yang bermata angkuh dan sombong hatinya itu tiada aku suka akan dia.
7Bahkan, langitan mulutku bernafas kebenaran, maka kejahatan itu kebencian kepada bibirku.
8Seperti Gilead adalah negeri orang penggagah itu, di sana orang berlumur dengan darah.
10Supaya jangan tertumpah darah orang yang tiada bersalah di tengah-tengah negeri yang dikaruniakan Tuhan, Allahmu, kepadamu akan bahagian pusaka, dan supaya jangan ia itu menjadi utang darah padamu.
8yang mulutnya selalu mengatakan dusta, dan tangan kanannyapun tangan kanan khianat adanya.
1Bahwa neraca yang salah itu kebencian pada Tuhan, tetapi batu timbangan yang betul itulah kesukaannya.