Ayub 31:32
Bahwa orang dagangpun tiada tahu bermalam di luar, melainkan pintuku ternganga arah ke sebelah jalan;
Bahwa orang dagangpun tiada tahu bermalam di luar, melainkan pintuku ternganga arah ke sebelah jalan;
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
20Lalu kata orang tua itu: Salam alaikum! Barang apa yang kurang padamu hamba juga mencukupkannya, sahaja jangan engkau bermalam di lorong ini.
21Lalu dibawanya akan dia masuk ke dalam rumahnya, diberikannya makan akan keledainya; maka mereka itupun membasuh kakinya, lalu makan minumlah ketiganya.
22Arakian, maka sementara mereka itu menyedapkan hatinya, sesungguhnya datanglah orang isi negeri itu, yang sangat jahat adanya, mengepung rumah orang itu, lalu mengetok-ngetok pintu, maka kata mereka itu kepada orang tua yang punya rumah: Bawalah keluar akan orang laki-laki yang telah masuk ke dalam rumahmu, supaya kami ketahui akan dia.
23Maka orang yang punya rumah itu keluar mendapatkan mereka itu, lalu katanya: Janganlah, hai saudaraku! jangan kamu berbuat jahat ini, sedang orang itu telah masuk ke dalam rumahku; janganlah kiranya kamu berbuat perkara yang keji ini.
31jikalau kiranya orang isi kemahku sudah tiada berkata demikian: Di mana gerangan orang yang tiada dikenyangkan dengan makanannya?
15Maka singgahlah mereka itu ke sana, lalu masuk hendak bermalam di dalam negeri Gibea. Setelah sudah masuk maka duduklah ia pada suatu lorong negeri, karena seorangpun tiada yang menjemput akan mereka itu ke dalam rumahnya akan bermalam.
33jikalau kiranya sudah kutudungi salahku selaku Adam, dan kusembunyikan dosaku di dalam hatiku;
34jikalau kiranya aku sudah tiada berani masuk ke dalam majelis bicara dan dari takut akan dicelakan oleh segala suku bangsa aku berdiam diriku dan tiada keluar dari pada pintuku;
15Orang isi rumahku dan segala hambakupun membilang aku bagaikan orang keluaran, dan kepada pemandangannya aku ini orang helat.
33Maka apabila seorang dagang duduk menumpang di antara kamu dalam negerimu jangan kamu mengusik akan dia.
34Biarlah orang dagang yang duduk menumpang di antara kamu itu dipandang olehmu bagaikan anak bumi juga dan dikasihi olehmu bagaikan kasih kamu akan dirimu sendiri, karena dahulu kamupun orang daganglah di negeri Mesir: Bahwa Akulah Tuhan, Allahmu!
17Maka apabila diangkatnya matanya terlihatlah ia akan orang perjalanan itu pada lorong negeri, lalu kata orang tua itu: Engkau hendak ke mana? dan engkau dari mana?
18Maka sahutnya kepadanya: Kami tengah berjalan dari Betlehem-Yehuda ke jajahan pegunungan Efrayim, tempat asalku, maka dari sana aku telah pergi ke Betlehem-Yehuda, maka sekarang aku hendak ke Bait-Ullah, tetapi seorangpun tiada yang menjemput akan daku ke dalam rumahnya.
2sambil sembahnya: Baiklah sekarang tuan singgah apalah ke rumah hamba dan bermalamlah di sana, biar kaki tuan dibasuh, maka esok pagi-pagi hari kelak bolehlah tuan berjalan pula menurut jalan tuan. Maka sahut mereka itu: Tidak, melainkan kami hendak bermalam di luar ini.
3Maka berturut-turut dibujuknya mereka itu, sehingga mereka itu singgah kepadanya dan masuk ke dalam rumahnya, lalu dijamunya akan mereka itu, diperbuatkannyalah roti yang tiada beragi. Maka mereka itupun makanlah.
31Maka kata Laban: Silakanlah masuk tuan hamba yang diberkati oleh Tuhan. Mengapa maka tuan hamba berdiri di luar, karena sudah hamba sediakan rumah dan tempat akan segala unta ini.
32Maka masuklah orang itu ke dalam rumah, lalu diuraikan oranglah akan tali segala untanya, diberikannya rumput kering dan makanan dan dibawakannya air pembasuh kaki orang itu dan kaki segala orang yang sertanya.
43Aku seorang keluaran, tiada kamu menyambut Aku; Aku bertelanjang, tiada kamu memakaikan Aku dengan pakaian; Aku sakit dan di dalam penjara, tiada kamu melawati Aku;
35Karena pada masa Aku lapar, kamu memberi Aku makan; Aku dahaga, kamu memberi Aku minum; Aku seorang keluaran, kamu menyambut Aku;
2Janganlah kamu lupa akan memberi tumpangan kepada orang, karena dengan perbuatan yang demikian orang sudah memberi tumpangan kepada malaekat dengan tiada setahunya.
38Atau masa manakah kami nampak Tuhan seorang keluaran, lalu kami menyambut Tuhan? atau bertelanjang, lalu kami memakaikan dengan pakaian?
3Sekali-kali tiada aku mau masuk ke dalam kemah kedudukanku atau naik ke atas bendul peraduanku!
10Baiklah kita memperbuat akan dia suatu alayat kecil dengan dindingnya, dan dalamnya kita taruh akan dia tempat tidur dan meja dan kursi dan kaki dian, supaya apabila ia singgah kepada kita kelak, bolehlah ia menumpang di situ.
21Maka Engkau menyembunyikan mereka itu dalam perlindungan di hadapan hadirat-Mu dari pada segala congkak orang, dan Engkau melindungkan mereka itu dalam kemah-Mu dari pada fitnah orang punya lidah.
18dan yang membenarkan hal perkara anak piatu dan perempuan janda, dan yang mengasihi akan orang dagang, hendak mengaruniakan kepadanya makanan dan pakaian.
19Maka sebab itu hendaklah kamupun mengasihi akan orang dagang, karena dahulu kamupun orang dagang di negeri Mesir.
6karena seorang sahabatku singgah dari perjalanannya kepadaku, maka suatu pun tiada padaku, yang hendak kujamukan dia.
7Maka sahabatnya itu pun akan menyahut dari dalam: Jangan menyusahkan aku, pintu itu sudah terkunci, dan anak-anakku ada bersama-sama dengan aku di tempat tidur, tiada boleh aku bangun, memberi engkau.
19jikalau kiranya sudah kulihat orang menjadi celaka sebab tiada ia berpakaian, dan orang miskin tiada berselimut,
20lalu pinggangnya tiada mendoakan berkat atasku sebab bulu anak dombaku sudah memberi suhu kepadanya;
21jikalau kiranya sudah kuangkat tanganku akan melawan anak piatu, sebab di dalam pintu gerbang aku melihat pembantuku,
11Masakan aku mengambil rotiku dan minumanku dan binatangku yang tambun, yang telah kubantai karena segala orang pengguntingku? masakan aku memberikan dia kepada orang yang tiada kuketahui akan datangnya dari mana?
8Maka aku akan tamasya dan bersukacita oleh karena kemurahan-Mu, karena Engkau telah menilik akan hal aku teraniaya, dan Engkau telah mengetahui akan jiwaku dalam hal kepicikan.
19yaitu orang yang sendiri mempunyai tanah itu, pada zaman seorang dagangpun tiada berjalan terus dari padanya.
7dan tiada menganiayakan orang, dan ia memulangkan barang gadaian kepada orang yang berutang, dan tiada ia merampas barang rampasan dan ia memberi dari pada makanannya kepada orang yang berlapar dan menudungi orang telanjang dengan pakaian;
35Maka jikalau saudaramu telah menjadi miskin dan tangannya gementar sertamu, maka hendaklah kamu memegang akan dia, jikalau ia orang dagang atau orang menumpang sekalipun, supaya iapun boleh hidup sertamu.
27Maka mereka itupun bermalamlah keliling rumah Allah, karena pengawalan telah diserahkan kepadanya dan adalah tanggungan mereka itu juga membuka pintu pada tiap-tiap pagi.
29Maka pada masa itu akan datang orang Lewi, yang tiada beroleh bahagian atau pusaka serta dengan kamu, dan lagi orang dagang dan anak piatu dan perempuan janda yang duduk sebelah dalam pintu gerbangmu, maka mereka itu sekalianpun akan makan sampai kenyang, supaya diberkati Tuhan, Allahmu, akan kamu dalam segala pekerjaan tanganmu, yang akan kamu kerjakan.
39Yang mana telah koyak tiada kubawa kepadamu, melainkan ia itu kuganti, dan yang mana dicuri pada siang atau dicuri pada malam ia itu telah kautempuhkan kepadaku.
16Jikalau kiranya sudah kuenggankan barang yang dikehendaki oleh orang miskin, jikalau aku sudah meletihkan mata janda perempuan;
32Maka jikalau orang dagang sekalipun, yang bukan dari pada umat-Mu Israel, melainkan yang akan datang dari negeri yang jauh oleh karena nama-Mu yang mahabesar dan tangan-Mu yang mahakuasa dan lengan-Mu yang terkedang itu, maka apabila ia datang akan meminta doa di dalam rumah ini;
19Bahwa aku ini seorang dagang di atas bumi; jangan apalah Engkau menyembunyikan hukum-Mu dari padaku.
16dan tiada menganiayakan orang dan tiada memegang gadai dan tiada merampas barang rampasan, melainkan diberikannya dari pada makanannya kepada orang yang berlapar dan ditudunginya orang telanjang dengan pakaian,
20Maka bermalamlah segala saudagar yang menjual bau-bauan dan pelbagai dagangan itu di luar Yeruzalem sekali dua kali.
12Jikalau Engkau mengajari seorang dengan hardik oleh karena kesalahannya, maka Engkau membinasakan segala keelokannya seperti dimakan gegat; bahwasanya tiap-tiap manusia sia-sia jua adanya. -- Selah.
29Bahwa segala anak bumi itu menganiaya dengan gagahnya dan merampas dengan gelojohnya dan disengsarakannya orang miskin dan papa dan dianiayakannya orang dagang dengan tiada semena-mena.