Ayub 41:1
Seorangpun tiada berani membangunkan dia; maka siapa gerangan dia, yang berani menghadap hadirat-Ku?
Seorangpun tiada berani membangunkan dia; maka siapa gerangan dia, yang berani menghadap hadirat-Ku?
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
2Siapakah sudah mendahului Aku, sehingga patut Aku membalas akan dia? Segala sesuatu yang di bawah langit itulah Aku punya!
3Bahwa Aku hendak berkata lagi akan hal segala anggotanya dan kuatnya dan keelokan sikapnya.
4Siapa gerangan berani memandang pakaiannya dekat-dekat? siapakah berani menghampiri giginya yang dua berjajar?
5Siapa gerangan berani membuka pintu mukanya? bahwa hebat adalah keliling giginya.
6Belakangnya seperti langit-langit dari pada perisai, berdamping rapat-rapat seperti dimeteraikan;
7satu berhubung dengan satu sehingga tak boleh masuk angin.
8Satu lekat pada satu dan bersangkut paut sehingga tiada terceraikan.
1Maka pada hari itu juga Tuhan dengan pedang-Nya yang tegar dan besar dan keras mendatangkan pembalasan atas Lewiatan, yaitu ular mamdud, dan atas Lewiatan, yaitu ular yang melingkar-lingkar, dan ular naga yang di laut itu akan dibunuh-Nya.
25Adapun laut, yang besar dan tiada terukur luasnya, maka dalamnya adalah binatang sulur-suluran tiada tepermanai banyaknya, dari pada binatang kecil dan besar.
26Maka di sana berlayarlah segala kapal dan di sanapun adalah Lewiatan, yang telah Kaujadikan, supaya ia bermain-main dalamnya.
13Bahwa dengan kodrat-Mu Engkau telah membelahkan laut serta memecahkan kepala naga yang di dalam air.
14Dan Engkau telah menghancurkan kepala buaya dan memberikan dia akan makanan bangsa yang duduk di gurun.
15Maka Engkau telah membelahkan bukit; pancaran dan anak sungaipun terbitlah dari padanya dan sungai yang besar telah Kaukeringkan.
4Sebab itu Aku kelak membubuh kait pada insangmu dan melekatkan kelak segala ikan sungaimu itu pada sisikmu, dan Kutarik naik akan dikau kelak dari tengah-tengah sungaimu, dan segala ikan sungaimu akan lekat pada sisikmu.
39- - -
16Sudahkah engkau turun sampai kepada hulu asal laut; sudahkah engkau menjalani tubir lautan?
13Dalam tengkuknya bermalamlah kuat dan di hadapannya berjalanlah ketakutan.
14Gumpal-gumpal dagingnya lekat bersama-sama, seolah-olah dipaterikan padanya dan tiada ia tergerakkan lagi.
15Hatinya tetap bagaikan batu, tetap seperti batu kisaran yang di bawah.
16Apabila ia berbangkit maka terkejutlah segala orang gagah, lalu lari dengan gentarnya.
10Ditertawakannya keramaian negeri dan tiada didengarnya akan ingar orang penghalau.
11Barang yang didapati di atas bukit-bukit itulah makanannya, dicahari-caharinya barang di mana belum tumbuh rumput sehelai.
12Adakah aku ini laut atau ikan paus, maka engkau melingkung aku dengan tambak?
14Bagaimana boleh Engkau menjadikan manusia seperti ikan di laut, seperti binatang yang menyulur dan padanya tiadalah pemerintah!
15Sehingga ditariknya naik sekalian itu dengan kail, dan dikumpulkannya dalam pukatnya dan dihimpunkannya dalam jaringnya, sementara ia bersukacita dan tamasya.
31Dapatkah engkau mengikat bintang Kartika yang elok itu, atau menguraikan pesawat bintang Aljabar?
8Sembunyikanlah mereka itu bersama-sama di dalam lebu, tudungilah muka mereka itu dengan bayang-bayang yang kekal.
9Lalu Aku akan memuji engkau, sebab tanganmu kanan sendiri sudah menolong akan dikau.
33Tahukah engkau segala peraturan langit dan engkaukah yang sudah menentukan pemerintahannya di atas bumi?
34Dapatkah engkau menyaringkan suaramu sampai kepada awan-awan, sehingga suatu kelimpahan air menudungi engkau?
31- - -
29Oleh karena sebab durhakamu kepada-Ku ini dan oleh karena sebab kemegahanmu, yang telah sampai kepada pendengaran-Ku, niscaya Kububuh kelak kusa-Ku pada hidungmu dan kang-Ku pada bibirmu dan Kusuruh engkau balik pada jalan yang telah kauturut akan datang ke mari.
15Segala bukit menjadi tempat makannya; di sana segala margasatwa bermain-main kelilingnya.
19Bahwa lakunya bengis akan anak-anaknya seolah-olah bukan dia punya, tiada diindahkannya kalau susahnya dengan cuma-cuma.
20Karena sudah dihampakan Allah akan dia dari pada budi dan tiada dikaruniakan-Nya akal kepadanya.
13Maka engkau beranikah amarah akan Allah dan bolehkah engkau mengeluarkan perkataan yang begitu dari mulutmu?
23Maukah ia berjanji-janjian dengan dikau? dapatkah engkau memperhambakan dia sampai selama-lamanya?
24Dapatkah engkau bermain-main dengan dia seperti dengan burung kecil? dapatkah engkau mengikat dia dengan tali akan permainan budak-budakmu perempuan? (40:25)dapatkah orang yang berekan menjadikan dia suatu barang dagangan? dapatkah ia dibahagi-bahagi di antara orang saudagar? (40:26)dapatkah engkau memenuhi kulitnya dengan tempuling, atau kepalanya dengan serampang? (40:27)Bubuhlah sahaja tanganmu padanya, niscaya engkau tiada berniat lagi hendak berperang dengan dia. (40:28)Bahwasanya harapnya akan putus, jikalau ia berbaring di hadapan mukanya sekalipun.
7Pada sangkamukah engkau boleh menduga akan takdir Allah? engkau boleh mendapati kesempurnaan Allah yang Mahakuasa?
8Adalah Ia tinggi dari pada segala langit, apakah boleh engkau perbuat? bahwa lebih dalam Ia dari pada mereka; bagaimana engkau dapat mengetahuinya?
28Oleh karena sebab durhakamu kepada-Ku ini dan oleh karena sebab kemegahanmu, yang telah sampai kepada pendengaran-Ku, niscaya Kububuh kelak kait-Ku pada hidungmu dan kang-Ku pada mulutmu, dan Kusuruh engkau balik kepada jalan yang telah kauturut akan datang ke mari.
2Maka Tuhan Hua sudah bersumpah demi kesucian-Nya, bahwasanya akan datang atasmu hari, apabila dihalaukannya kamu dengan onak dan orangmu yang lagi tinggal dengan duri yang melukai.
8Balikkanlah katamu kepada bumi, ia juga kelak mengajar kamu, dan segala ikan di lautpun akan menyatakan dia kepadamu.
12Dengan kuasa-Nya dikocakkan-Nya laut, dan dengan hikmat-Nya diteduhkan-Nya gelombangnya.
4Kepada siapa gerangan engkau menceriterakan segala perkataan ini? dan nafas siapa sudah keluar dari padamu?
10Dari pada mulutnya keluarlah pedamaran, dan bunga api terbitlah dari padanya.
2Apabila ia menjungkang dalam lobangnya dan mengintai di dalam belukar seperti di dalam tempat pengadang.
17Pokok seroja itu menaungi dia dengan bayang-bayangnya, dan kelilingnya adalah pokok teruntum.
21Di bawahnya adalah beberapa tembikar yang tajam-tajam, maka berbaringlah ia di atasnya seolah-olah ia itu lumpur adanya.
17Hata, maka dengan takdir Tuhan adalah seekor ikan besar akan menelan Yunus, maka adalah Yunus di dalam perut ikan itu tiga hari dan tiga malam lamanya.