Ayub 41:24
Di darat tiada bandingnya, yang dijadikan akan tiada tahu takut.
Di darat tiada bandingnya, yang dijadikan akan tiada tahu takut.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
22Maka tubir dibuaikannya seperti isi periuk, dan laut dididihkannya seperti permasakan seorang tukang obat.
23Di belakangnya diterangkannya jalannya, dan warna muka air menjadi seperti rambut putih adanya.
25Dipandangnya mudah akan segala sesuatu yang tinggi-tinggi; maka ialah raja terlebih dari pada segala binatang yang buas.
16Bahwa di bawah pokok-pokok seroja berbaringlah ia, dan di tempat sunyi yang berbuluh dan berlumpur.
17Pokok seroja itu menaungi dia dengan bayang-bayangnya, dan kelilingnya adalah pokok teruntum.
18Jikalau sungai sebak sekalipun tiada diindahkannya; maka tiada ia takut jikalau seisi sungai Yarden masuk ke dalam mulutnya.
30- - -
31- - -
8Bahwasanya Akupun menjadikan mukamu tebal seperti muka mereka itu dan dahimu keras seperti dahi mereka itu.
9Kujadikan dahimu seperti intan dan keras dari pada batu gunung; jangan engkau takut akan mereka itu dan jangan engkau gentar akan mukanya, jikalau mereka itu bangsa yang bantahan sekalipun!
7Maka tiada ia takut akan kabar jahat, karena tetaplah hatinya serta percayalah ia akan Tuhan.
8Maka hatinya disokong demikian tiada akan takut, sampai dipandangnya akan segala musuhnya.
24Hendaklah ia itu dilukis dengan cungkil besi dan timah pada batu bukit bagi selama-lamanya.
15Hatinya tetap bagaikan batu, tetap seperti batu kisaran yang di bawah.
16Apabila ia berbangkit maka terkejutlah segala orang gagah, lalu lari dengan gentarnya.
4Ialah amat bijaksana dan besarlah kuasanya; siapa gerangan sudah menegarkan dirinya lawan Dia serta berselamat?
27- - -
28- - -
6Maka iapun berkata dalam hatinya: Tiada aku akan tergelincuh sampai selama-lamanya; belum pernah aku kena barang sesuatu celaka.
29Bahwa orang jahat mengeraskan mukanya, tetapi orang yang benar itu menentukan jalannya.
9Bahwa manusia menangani batu besi, dan akan gunung dibaliknya dari pada alasnya.
24Seperti segala binatangnya berkelimpahan air susu, demikianpun sumsum tulang-tulangnya dibasahkan.
38Sehingga lebu terkepal-kepal menjadi gumpal dan segala gumpalpun lalu berlekat-lekatan.
22Orang yang berkuasapun disentaknya oleh kuatnya, maka apabila ia bangkit berdiri seorangpun tiada yang tentu hidupnya.
31Maka firman Allahnya adalah dalam hatinya, dan jejaknyapun tiada tergelincir.
13Tetapi jikalau kiranya Ia melawan barang seorang, siapa gerangan dapat menegahkan Dia? Barang yang dikehendaki hati-Nya itu juga dilakukan-Nya kelak.
12Adakah kuatku itu bagai kuat batu adanya? adakah tubuhku dari pada tembaga?
14Apabila ia itu mengubahkan dia seperti lilin cap dan segala sesuatu seperti berpakaian indah-indah.
24Bahwa kesusahan dan kepicikan mengejuti dia, dan mendatangi dia seperti seorang raja yang siap akan berperang.
1Orang yang ditegurkan kerap kali maka ditegarkannya juga tengkuknya, ia itu akan binasa dengan segeranya, sehingga tiada dapat ditolong lagi.
4Hai engkau yang mencarik-carik diri dengan amarahmu, bolehkah sebab engkau bumi ini ditinggalkan, dan gunung batu dipindahkan dari pada tempatnya?
30Segala air menjadi beku dan keras seperti batu dan muka tubirpun seperti terbelenggu adanya.
18Bahwa bukit runtuh lalu berpecah-pecah, dan bukit batupun dipindahkan dari pada tempatnya.
19Lalu dari sebab segala penyakit yang menambatkan dia pada petidurannya, dan dari sebab segala tulangnya seolah-olah dicerai-ceraikan,
1Maka akan daku, pada masa itu berdebarlah hatiku dan berbangkit pada tempatnya.
33Paha belalangnya dari pada besi dan kakinya separuh dari pada besi dan separuh dari pada tanah liat.
12Bahwa celaka seolah-olah membuka mulut yang berlapar kepadanya, dan kebinasaanpun lekat pada sisinya.
10Dari pada mulutnya keluarlah pedamaran, dan bunga api terbitlah dari padanya.
4Karena sampai kepada waktu matinya tiada diketahuinya akan pengikat, maka kuatnya selalu baharu.
6Janganlah orang mengambil kisaran atau batu kisaran yang di atas itu akan gadaian, karena ia itu seolah-olah mengambil penghidupan akan gadaian.
24Bahwa dihancurluluhkan-Nya orang yang berkuasa, maka tiada terselidik orang akan sebabnya, dan diangkat-Nya orang lain akan gantinya.
16Maka sebab itu firman Tuhan Hua demikian: Bahwa sesungguhnya Aku membubuh sebuah batu alas di Sion, sebuah batu yang telah dicoba, sebuah batu penjuru yang indah-indah, yang teperalas dengan tetap teguhnya, maka barangsiapa yang percaya akan dia, ia itu tiada akan dipermalukan;
9Segala jalankau sudah disekat-Nya dengan pagar batu pahat; segala lorongku sudah dibengkang-bengkokkan-Nya.
2Besipun diambil dari dalam tanah dan tanah dituang menjadi tembaga.
37Maka jadi pada pagi hari, setelah sudah terbang mabuk air anggur dari pada Nabal itu, diberilah tahu oleh bininya segala perkataan itu kepadanya. Maka pingsanlah hatinya dalam dadanya dan iapun menjadi seperti batu adanya.
21Daging tubuhnya makin kurus kelihatannya, dan tulang-tulangnyapun menjangkir dengan tiada rupanya.
16Segala gigiku sudah dihancurkan-Nya dengan kersik dan ditekankan-Nya aku dalam abu.
12Dan dikeraskannya hatinya seperti batu intan, supaya jangan didengarnya akan hukum dan segala firman yang disampaikan Tuhan serwa sekalian alam kepadanya oleh Roh-Nya dan oleh segala nabi yang dahulu itu; maka sebab itu berbangkitlah kehangatan murka dari pada pihak Tuhan serwa sekalian alam.
14Sudah dipecahkannya aku dengan pencelah-celah; Ia menampil kepadaku seperti seorang perang yang gagah.
14Bahwasanya Ia yang merobohkan, maka tiada ia itu dibangunkan pula; adapun orang yang dikurungkan oleh-Nya, seorang juapun tiada dapat melepaskan dia.