Ayub 42:6
Maka sebab itu aku mencelakan diriku dan duduklah aku dengan sesalku dalam duli dan abu.
Maka sebab itu aku mencelakan diriku dan duduklah aku dengan sesalku dalam duli dan abu.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
19Bahwa Ia sudah mencampakkan daku ke dalam lumpur, sehingga aku sudah disamakan dengan abu dan duli.
15Aku sudah mengenakan kain karung pada kulit tubuhku, aku sudah memasukkan dahiku ke dalam duli.
16Mukaku merah dari pada menangis, dan kelopak mataku ditudungi dengan bayang-bayang maut.
5Bahwa dengan pendengaran telingaku sudah kudengar bunyi-Mu, tetapi sekarang aku melihat Engkau dengan mataku.
3Maukah engkau meniadakan hukum-Ku? maukah engkau menyalahkan Daku, supaya engkau dapat membenarkan dirimu?
4Adakah padamu lengan seperti lengan Allah? dapatkah engkau berguruh dengan bunyi suaramu seperti Allah?
30Jikalau aku membasuh diriku dengan salju dan membersihkan tanganku dengan sabun sekalipun,
31niscaya Engkau akan mencelupkan daku dalam lumpur, sehingga segala pakaianku jemu akan daku.
7Arakian, setelah sudah Tuhan berfirman segala perkara ini kepada Ayub, maka firman Tuhan kepada Elifaz, orang Temani itu, bunyinya: Bahwa murka-Ku bernyala-nyala akan dikau dan akan kedua sahabatmu itu, sebab segala katamu akan Daku tiada dengan sebenarnya seperti kata Ayub, hamba-Ku itu.
8Maka sekarangpun ambilkanlah akan dirimu lembu muda tujuh ekor dan domba jantan tujuh ekor, lalu pergilah kamu mendapatkan Ayub, hamba-Ku itu, supaya dipersembahkannya korban bakaran karena kamu, dan dipintakan Ayub, hamba-Ku itu, doa akan kamu; maka Aku kelak mendengar akan doanya, asal jangan Kuperbuat akan kamu sekadar kebodohanmu, karena adapun kamu berkata akan hal-Ku itu tiada benar seperti kata Ayub, hamba-Ku.
20Maka pada masa itu bangkitlah Ayub berdiri, dikoyak-koyakkannya baju selimutnya dan dicukurnya rambut kepalanya, lalu sujudlah ia dan meminta doa,
21katanya: Bahwa dengan telanjangku juga sudah aku keluar dari dalam rahim ibuku, dan dengan telanjang juga aku akan kembali ke dalamnya. Bahwa Tuhan yang sudah mengaruniakan dia, Tuhan juga mengambil dia pula, segala puji bagi nama Tuhan!
27Maka sembah Ibrahim pula: sesungguhnya keadaan hamba lebu tanah dan abu, maka hamba telah memberanikan diri hamba hendak berkata-kata dengan Tuhan:
1Lalu disahut Ayub, katanya:
2Aduh, biarlah kiranya kesukaranku ditimbang baik-baik dan celakaku ditaruh pada daun neraca,
1Maka disahut Ayub kepada Tuhan, sembahnya:
8Maka diambil Ayub sekeping tembikar akan menggaruk-garuk dirinya dengan dia, dan duduklah ia di atas timbunan abu.
20Jikalau aku sudah berdosa, apakah perbuatanku akan Dikau, ya Penyelidik manusia! mengapa Engkau menaruh aku akan sasaran bagimu, sehingga aku menjadi keberatan bagi diriku?
21Mengapa tiada Engkau mengampuni salahku dan menghapuskan kejahatanku? karena sekarang aku akan berbaring dalam lebu; Engkau mencahari akan daku kelak, maka aku tiada lagi!
18Karena aku ini sedia akan pincang dan sengsaraku adalah senantiasa di hadapanku.
4Kendatilah aku sudah berbuat salah, maka salahku juga bermalam sertaku.
5Jikalau sungguh-sungguh kamu membesarkan dirimu atasku dan membangkitkan kecelaanku kepadaku,
31Sudahkah ia bersembah kepada Allah demikian: Bahwa aku sudah disiksa, maka tiada aku berdosa pula;
32tunjuk apalah kepadaku barang yang tiada tahu kulihat; jikalau kiranya aku akan membuat dia pula.
1Maka disahut Ayub, katanya:
2Sebenarnya, tahulah aku akan demikian, karena masakan manusia benar di hadapan Allah.
6Mereka itu telah berseru kepada-Mu, maka mereka itupun terpeliharalah; mereka itu percaya akan Dikau, maka tiada mereka itu mendapat malu.
9biarlah dikehendaki Allah menghancurluluhkan daku, baiklah diangkat-Nya tangan-Nya dan diputuskan-Nya nyawaku!
10Hanya penghiburan ini jua yang tinggal padaku, dan ia itu menjadi kesukaanku dalam kesukaran ini, jikalau tiada ia sayang akan daku, maka tiada pernah aku mungkir hukum Yang Mahasuci!
9Pada sebilang hari segala seteruku mencelakan daku, maka dengan gagahnya mereka itu mengutuki dengan celakaku.
1Lalu disahut Ayub, katanya:
2Sekali lagi pengaduhanku dikatakan durhaka; kendatilah, maka pengeluhku tiada juga sama dengan belaku.
19Setelah sudah bertobat, maka bersesallah aku; setelah sudah sadar akan diriku, maka kutebah dadaku; kemalu-maluanlah aku dan kena bera muka dari malu, sebab aku menanggung kecelaan hal mudaku.
27yang kupandang kelak bagi diriku, dan matakupun akan melihat Dia, bukan yang lain. Hai, bagaimana rindu hatiku di dalam dadaku ini!
1Lalu disahut Ayub, katanya:
10Karena rajin akan rumah-Mu itu menghanguskan hatiku, dan segala kecelaan mereka yang mencelakan Dikau, itu telah menimpa aku.
2Maka sahut Ayub, katanya:
29Baiklah ditundukkannya mukanya dalam abu, mudah-mudahan adalah pengharapan.
5Bahwa Ayub sudah berkata demikian! Aku ini tiada bersalah, tetapi sudah dilalukan Allah akan hakku.
6sambil sembahku: Ya Allahku! amat sangat malu dan bera muka hamba, tiada berani hamba menengadah kepadamu, ya Allahku! karena segala kejahatan kami sudah meliputi kepala kami dan segala salah kami sudah bertimbun-timbun sampai ke langit.
3Maka menengadahlah aku kepada Tuhan Allah, hendak mempersembahkan doa dan pemohon sambil berpuasa dan berpakaikan kain karung dan abu.
31Pada masa itu kamu kelak ingat akan segala perbuatanmu yang tiada baik itu, dan kamu kelak jemu akan dirimu dari karena segala kejahatanmu dan segala perbuatanmu yang keji itu.
4Basuhkanlah kiranya aku baik-baik dari pada salahku dan sucikanlah aku dari pada dosaku.
5Lalu kataku: Wai bagiku! binasalah aku kelak, karena aku ini seorang yang najis bibirku dan akupun duduk di antara suatu bangsa yang najis bibirnya, maka mataku sudah melihat Raja, yaitu Tuhan serwa sekalian alam.
1Lalu disahut Ayub, katanya:
21Sungguhpun tulus hatiku, tiada aku mengindahkan nyawaku; aku jemu akan hidupku.
28lalu takutlah aku akan segala kesukaranku, sebab kuketahui akan hal Engkau tiada membilang aku suci dari pada salah.
6Maka bersesallah Tuhan sebab telah dijadikannya manusia di atas bumi, maka ia itu mendukacitakan hati-Nya.
3Kepada Allah yang Mahakuasa juga aku hendak berkata-kata; kepada Allah juga aku hendak membicarakan halku.
1Bahwa aku ini seorang yang sudah merasai kesukaran oleh cemeti geram-Nya.