Ayub 3:2
Maka sahut Ayub, katanya:
Maka sahut Ayub, katanya:
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
1Kemudian dari pada itu maka dibuka Ayub mulutnya, dikutukinya akan hari jadinya.
1Lalu disahut Ayub, katanya:
2Sekali lagi pengaduhanku dikatakan durhaka; kendatilah, maka pengeluhku tiada juga sama dengan belaku.
1Lalu disahut Ayub, katanya:
2Berapa lama kiranya kamu mendukakan hatiku, dan menghancurkan daku dengan perkataan?
1Maka disahut Ayub, katanya:
2Sebenarnya, tahulah aku akan demikian, karena masakan manusia benar di hadapan Allah.
1Lalu disahut Ayub, katanya:
2Dengarlah olehmu; dengarlah kiranya akan perkataanku, biarlah ia itu menjadi suatu penghiburan kepadaku.
3Sabarkanlah aku sementara aku lagi berkata-kata; setelah sudah putus segala perkataanku, baharu hendaklah kamu membuat olok-olok.
1Maka disahut Ayub, katanya:
3Baiklah hari itu hilang, yang padanya aku sudah jadi dan malampun yang padanya orang sudah berkata demikian: Seorang anak laki-laki sudah diterima.
1Lalu disahut Ayub, katanya:
1Maka disahut Tuhan kepada Ayub dari dalam taufan, firman-Nya:
2Sekarangpun ikatlah pinggangmu seperti seorang laki-laki, maka Aku hendak bertanyakan dikau; sahutlah akan Daku.
3Maukah engkau meniadakan hukum-Ku? maukah engkau menyalahkan Daku, supaya engkau dapat membenarkan dirimu?
1Lalu disahut Ayub, katanya:
2Bahwa banyak perkataan yang demikian sudah kudengar; maka kamu ini penghibur yang tiada tertahan.
1Lalu disahut Ayub, katanya:
1Maka Ayubpun melanjutkan pula ibaratnya, katanya:
1Maka disahut Ayub kepada Tuhan, sembahnya:
1Maka Ayubpun melanjutkan pula ibaratnya, katanya:
1Lalu disahutlah Tuhan kepada Ayub dari dalam taufan, firman-Nya:
2Siapakah dia, yang menggelapkan bicara dengan perkataan yang tiada disertai pengetahuan?
1Maka sesungguhnya, hai Ayub, dengarlah kiranya olehmu akan kataku dan berilah telinga akan perkataanku.
2Bahwasanya aku sudah membuka mulutku, lidahku berkata-kata di bawah langitan mulutku.
6Maka sebab itu aku mencelakan diriku dan duduklah aku dengan sesalku dalam duli dan abu.
7Arakian, setelah sudah Tuhan berfirman segala perkara ini kepada Ayub, maka firman Tuhan kepada Elifaz, orang Temani itu, bunyinya: Bahwa murka-Ku bernyala-nyala akan dikau dan akan kedua sahabatmu itu, sebab segala katamu akan Daku tiada dengan sebenarnya seperti kata Ayub, hamba-Ku itu.
21katanya: Bahwa dengan telanjangku juga sudah aku keluar dari dalam rahim ibuku, dan dengan telanjang juga aku akan kembali ke dalamnya. Bahwa Tuhan yang sudah mengaruniakan dia, Tuhan juga mengambil dia pula, segala puji bagi nama Tuhan!
22Maka dalam sekalian ini tiada Ayub berdosa dan barang sesuatu yang kurang patutpun tiada dikatakannya akan Allah.
9Maka pada masa itu kata bininya kepadanya: Lagikah engkau bertetap dalam tulus hatimu? hujatlah olehmu akan Allah lalu matilah!
10Tetapi sahutnya kepadanya: Katamu ini seperti kata perempuan yang sangat gila; masakan kita menerima dari pada Allah barang yang baik dan tiada kita menerima yang jahatpun? Maka dalam sekalian ini tiada Ayub berdosa dengan lidahnya.
6Hamburkanlah olehmu kehangatan amarahmu! barangsiapa yang kaulihat tinggi-tinggi itu, rendahkanlah dia.
1Maka disahut Zofar, orang Naamati itu, katanya:
1Lalu disahut Zofar, orang Naamati itu, katanya:
1Lalu disahut Bildad, orang Suhi itu, katanya:
1Maka disahut Bildad, orang Suhi itu, katanya:
3Kepada Allah yang Mahakuasa juga aku hendak berkata-kata; kepada Allah juga aku hendak membicarakan halku.
31Perhatikanlah ini, hai Ayub! dengarlah akan daku, diamlah, maka aku hendak berkata-kata.
32Jikalau kiranya adalah dalih padamu, sahutlah akan daku; katakanlah dia, karena sukalah aku membenarkan dikau.
1Lalu disahut Elifaz, orang Temani itu, katanya:
1Maka disahut Elifaz, orang Temani itu, katanya:
1Maka disahut Elifaz, orang Temani itu, katanya:
35Bahwa adapun Ayub berkta-kata itu tiada dengan berpengetahuan, dan segala perkataannyapun tiada dengan bijaksana.
3Dan lagi amarahnyapun berbangkitlah akan ketiga orang sahabatnya sebab mereka itu tiada dapat menyahut lagi, dan disalahkannya juga akan Ayub.
9Maka sahut syaitan kepada Tuhan, sembahnya: Adakah dengan cuma-cuma Ayub itu takut akan Allah?
1Dan lagi disahut Elihu, katanya:
1Bahwa aku ini seorang yang sudah merasai kesukaran oleh cemeti geram-Nya.
1Lalu disahut Bildad, orang Suhi itu, katanya:
16maka dibuka Ayub akan mulutnya dengan perkataan yang sia-sia, diperbanyakkannya perkataan dengan tiada berpengetahuan.