Ratapan 3:28

Terjemahan Lama

Hendaklah ia duduk pada tempat yang sunyi dan berdiam dirinya, sebab Tuhan sudah menanggungkan dia padanya.

Sumber Tambahan

Ayat Rujukan

  • Yer 15:17 : 17 Bahwa tiada pernah aku duduk di dalam perhimpunan orang yang bersenda gurau hendak menyukakan diriku; supaya boleh aku berkhidmat kepada-Mu, maka duduklah aku seorangku, karena Engkau sudah memenuhi aku dengan amarah.
  • Rat 2:10 : 10 Segala tua-tua puteri Sion duduklah di tanah, mereka itu berdiam dirinya, dan menyiram kepalanya dengan abu dan berpakaikan kain karung; segala anak dara Yeruzalem menundukan kepalanya sampai ke bumi.
  • Mzm 39:9 : 9 Lepaskan apalah aku dari pada segala salahku dan jangan jadikan aku akan suatu kecelaan bagi orang yang bebal.
  • Mzm 102:7 : 7 Bahwa aku sudah menjadi seperti burung enggang di gurun dan seperti burung pungguk di hutan rimba.

Ayat Serupa (AI)

Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.

  • 80%

    26Baiklah orang harap akan selamat dari pada Tuhan dengan berdiam diri.

    27Baiklah pada orang jikalau ia menanggung kuk dari pada masa mudanya.

  • 79%

    29Baiklah ditundukkannya mukanya dalam abu, mudah-mudahan adalah pengharapan.

    30Baiklah dibiarkannya pipinya kepada orang yang menampar dia; baiklah ia kenyang-kenyang dengan kecelaan.

  • 2Bahwa kataku: Aku hendak memeliharakan jalanku, supaya dengan lidahku jangan aku berdosa, maka aku hendak menahankan mulutku dengan kang selagi orang jahat berhadapan dengan aku.

  • 15Maka sekarang apakah hendak kukatakan? Barang yang dijanji-Nya itu telah disampaikan-Nya, maka aku akan berjalan perlahan-lahan sementara lalu segala tahunku dari karena kepahitan hatiku.

  • 13Biarkanlah akan daku, maka aku hendak berkata-kata, kendatilah berlaku atasku barang apapun baik!

  • 29Apabila ia mendiamkan, siapa gerangan akan mengharukan? Apabila ia menyamarkan wajah-Nya, siapa gerangan dapat melihat Dia? baik genap sebangsa baik manusia seorang.

  • 3Sementara aku lagi berdiam diriku maka tulang-tulangku menjadi tua dalam peraungku pada segenap hari.

  • 19Siapa gerangan hendak mendakwa akan daku? Jikalau kiranya sekarang aku diam, niscaya putuslah nyawaku kelak.

  • 22Tetapi daging tubuhnya merasai sakit dan nyawa di dalamnya berdukacita adanya.

  • 13Maka duduklah mereka itu sertanya di tanah tujuh hari tujuh malam lamanya, maka seorangpun tiada mengatakan kepadanya barang sepatah kata juapun, karena dilihatnya sangat besarlah kesukarannya itu.

  • 23Sebab itu tiada tertanggung atas manusia masuk berhukum dengan Allah.

  • 13Karena jikalau kiranya tidak begitu, niscaya sekarang aku berbaring dengan selamat dan aku tidur dengan kesenangan,

  • 7Apabila ia itu ditagih maka iapun disengsarakan, tetapi tiada dibukakannya mulutnya; seperti seekor anak domba ia dihantar akan dibantai dan seperti seekor kambing biri-biri kelu di hadapan orang yang mengguntingi bulunya, demikianpun tiada dibukakannya mulutnya.

  • 69%

    18hendak melepaskan nyawanya dari pada kebinasaan dan jiwanya dari pada disambar maut.

    19Lalu dari sebab segala penyakit yang menambatkan dia pada petidurannya, dan dari sebab segala tulangnya seolah-olah dicerai-ceraikan,

  • 1Bahwa aku ini seorang yang sudah merasai kesukaran oleh cemeti geram-Nya.

  • 7Bahwa orang dapat mengangkat dia ke atas bahunya, dibawa lalu akan dia atau ditaruh akan dia pada tempatnya: Di sana tinggallah ia terdiri, tiada boleh bergerak dari pada tempatnya! Biarlah orang berseru-seru kepadanya dengan nyaring suaranya, tiada juga ia menyahut dan tiada ia dapat melepaskan dari dalam kepicikan.

  • 11Segala jalanku sudah dilekak-lekukkan-Nya dan disesatkan-Nya aku pada tempat yang sunyi, dijadikan-Nya aku seorang ketinggalan.

  • 20Tetapi Tuhan adalah dalam kaabah kesucian-Nya, maka berdiamlah dirimu di hadapan hadirat-Nya, hai isi segenap bumi!

  • 5Mengapa kamu tiada berdiam dirimu sekali, supaya ia itu bagimu akan hikmat.

  • Rat 3:6-7
    2 ayat
    68%

    6Didudukan-Nya aku di dalam gua-gua yang gelap, seperti orang yang sudah lama mati.

    7Sudah dikepung-Nya aku berkeliling, sehingga tiada boleh aku keluar, dan rantaiku tembaga itu diberatkan-Nya pula.

  • 27Jikalau kataku: Aku hendak melupakan kesukaranku, dan meninggalkan muram mukaku, dan menyegarkan diriku;

  • 31Perhatikanlah ini, hai Ayub! dengarlah akan daku, diamlah, maka aku hendak berkata-kata.

  • 28Jikalau seorang bodoh sekalipun, selama ia diam, maka dibilang orang akan dia seorang yang berbudi, dan selama terkatuplah mulutnya dibilangnya akan dia seorang yang berakal adanya.

  • 9Lepaskan apalah aku dari pada segala salahku dan jangan jadikan aku akan suatu kecelaan bagi orang yang bebal.

  • 17Bahwa tiada pernah aku duduk di dalam perhimpunan orang yang bersenda gurau hendak menyukakan diriku; supaya boleh aku berkhidmat kepada-Mu, maka duduklah aku seorangku, karena Engkau sudah memenuhi aku dengan amarah.

  • 15Aku sudah mengenakan kain karung pada kulit tubuhku, aku sudah memasukkan dahiku ke dalam duli.

  • 21Orang sudah mendengar akan kataku sambil menanti-nanti, dan mereka itu berdiam dirinya sehingga sudah aku memberi bicara.

  • 14Demikianpau akan disampaikan-Nya barang yang sudah ditakdirkan-Nya atasku, dan banyak perkara yang sebagainya adalah serta-Nya.

  • 32Jikalau kiranya engkau telah membuat perkara yang bodoh sebab membesarkan dirimu, atau telah berpikir jahat, maka hendaklah engkau bertekap mulut;

  • 17Maka inilah dia, yang telah kulihat baik dan indah adanya: yaitu orang makan minum dan merasai baiknya dari pada segala usahanya, yang diusahakannya di bawah langit sepanjang umur hidup, yang dikaruniakan Allah kepadanya, karena itulah bahagiannya.

  • 13Maka sebab itu pada masa ini orang yang berakal itu berdiam dirinya, karena masa ini jahat adanya.

  • 28maka duduklah ia di dalam rumah yang sudah ditinggalkan oleh orang isinya, yang sedia akan menjadi suatu kerobohan batu.

  • 14Tetapi aku ini seumpama seorang tuli, tiada aku mendengar, seumpama seorang kelu, yang tiada membuka mulutnya.

  • 4Sebenarnya ditanggungnya segala kelemahan kita dan diangkutnya segala penyakit kita, tetapi pada sangka kita bahwa disengsarakan dan dipalu dan direndahkan Allah akan dia.

  • 13Mengapa maka engkau berbantah-bantah dengan Dia, karena tiada Ia memberi jawab dari pada segala perbuatannya.

  • 20Bagaimana dimaklumkan kepadanya jikalau aku hendak berkata-kata, maka jikalau orang hendak berkata-kata sekalipun, niscaya perkataannya tertelan dalam kerongkongannya.

  • 14Betapa kita tinggal duduk di sini? Berhimpunlah kamu, mari kita masuk ke dalam negeri-negeri yang berkota benteng, jikalau di sana kita binasa sekalipun, karena kita telah diserahkan oleh Tuhan, Allah kita, kepada kebinasaan dan telah diberi-Nya kita minum air empedu, sebab kita sudah berdosa kepada Tuhan.

  • 17Di sana berhentilah segala orang fasik dari pada mengusik, dan di sana mereka itu memperhentikan lelahnya dari pada kurang kuat.

  • 33jikalau kiranya sudah kutudungi salahku selaku Adam, dan kusembunyikan dosaku di dalam hatiku;

  • 2Bahwa sesungguhnya aku telah menyenangkan dan mendiamkan hatiku seperti seorang kanak-kanak yang lepas susu hampir dengan emaknya! bahkan, hatiku di dalam aku adalah seperti kanak-kanak yang lepas susu.

  • 2Tiada ia akan berteriak atau menyaringkan suaranya atau memperdengarkan dia di jalan.

  • 11Maka iapun berkata dalam hatinya: bahwa Allah lupa akan dia, ditudungi-Nya wajah-Nya, tiada dilihatnya sampai selama-lamanya.

  • 13Dari pada tempat yang tinggi telah dikirim-Nya suatu api ke dalam tulang-tulangku dan ditambahi-Nya akan dia; dibentangkan-Nya suatu jaring di hadapan kakiku, diundurkan-Nya aku ke belakang dan dijadikan-Nya aku seorang celaka yang sakit sepanjang hari.

  • 10Hanya penghiburan ini jua yang tinggal padaku, dan ia itu menjadi kesukaanku dalam kesukaran ini, jikalau tiada ia sayang akan daku, maka tiada pernah aku mungkir hukum Yang Mahasuci!

  • 39Mengapa maka mengaduh manusia yang hidup atau orang sebab disiksa dosanya?

  • 7Bahwasanya segala kuatku sudah hilang, Engkau sudah membinasakan segala isi rumahku.