Ayub 29:21
Orang sudah mendengar akan kataku sambil menanti-nanti, dan mereka itu berdiam dirinya sehingga sudah aku memberi bicara.
Orang sudah mendengar akan kataku sambil menanti-nanti, dan mereka itu berdiam dirinya sehingga sudah aku memberi bicara.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
22Kemudian dari pada kataku seorangpun tiada berkata lagi, dan perkataankupun bertitik-titik kepadanya.
23Mereka itu menantikan daku seperti akan hujan, dan dingangakannya mulutnya seperti akan hujan akhir.
24Jikalau manis mukaku kepadanya, hampir-hampir mereka itu tiada percaya, dan seri mukakupun tiada dilalaikannya.
15Bagaimana mereka ini termangu-mangu, tiada mereka ini terkata-kata lagi; segala perkataan sudah lenyap dari padanya.
16Berapa lamapun aku menanti-nanti, tiada juga mereka ini berkata-kata, mereka ini tinggal termangu-mangu, tiada menyahut lagi.
10Sebab itu kataku: Dengarlah olehmu akan daku, maka aku juga hendak menyatakan perasaan hatiku.
11Bahwasanya sudah aku bernanti-nanti akan segala katamu, aku sudah memberi telinga akan segala nasehat kamu, sampai habis sudah segala perkataanmu.
12Aku sudah mencamkan baik-baik akan segala perkataanmu, maka sesungguhnya dari pada kamu seorangpun tiada yang menempelak Ayub, dan dari pada kamu seorangpun tiada yang menyahuti perkataannya.
8Serta terlihat mereka itu akan daku maka orang muda-muda bersembunyi dan segala orang ubanpun bangkit lalu berdiri.
9Segala penghulupun menahankan perkataannya, sambil bertekap mulut.
10Bunyi suara orang bangsawan tiada kedengaran, lidahnyapun lekat pada langitan mulutnya.
11Karena telinga yang mendengar kataku itu membilang aku berbahagia, dan mata yang melihat aku itu membenarkan kataku.
31Perhatikanlah ini, hai Ayub! dengarlah akan daku, diamlah, maka aku hendak berkata-kata.
1Mazmur Daud bagi biduan besar, pada Yeduton.
2Bahwa kataku: Aku hendak memeliharakan jalanku, supaya dengan lidahku jangan aku berdosa, maka aku hendak menahankan mulutku dengan kang selagi orang jahat berhadapan dengan aku.
33Tetapi jikalau tiada, maka hendaklah engkau mendengar akan daku, diamlah juga, maka aku hendak mengajarkan hikmat kepadamu.
34Hendaklah orang yang berakal itu menyahut akan daku, baiklah orang yang berbudi itu memberi telinga akan kataku.
23Berilah telinga dan dengarlah olehmu akan bunyi suaraku; camkanlah dan dengarlah olehmu akan perkataanku!
13Sementara orang yang menyengajakan matiku itu memasang jerat akan daku, dan orang yang berniatkan celakaku itu berbicara hendak membinasakan dan mereka tipu daya pada sepanjang hari.
14Tetapi aku ini seumpama seorang tuli, tiada aku mendengar, seumpama seorang kelu, yang tiada membuka mulutnya.
17Perkataan orang alim patut didengar dengan berdiam diri, terlebih dari pada teriak seorang pemerintah yang jahil.
2Hai segala hakim! dengarlah olehmu akan perkataanku, hai orang alim! berilah telinga akan barang yang kukatakan kelak.
24Maka sekarangpun, hai anak-anakku! dengarlah kiranya olehmu akan daku dan perhatikanlah perkataan mulutku.
1Berdiamlah diri kamu di hadapan-Ku, hai segala pulau! hendaklah segala bangsa membaharui kuatnya serta datang ke mari; hendaklah mereka itu memutuskan hukum; kami hendak bersama-sama datang hampir akan berhukum.
28Jikalau seorang bodoh sekalipun, selama ia diam, maka dibilang orang akan dia seorang yang berbudi, dan selama terkatuplah mulutnya dibilangnya akan dia seorang yang berakal adanya.
28Sekarang Kulihat berkeliling, tetapi tiada orang; di antara mereka itu seorangpun tiada yang tahu bicara, yang dapat memberi jawab apabila Aku bertanya.
19Ya Tuhan! tilik apalah akan daku, dan dengarlah kiranya kata segala pembantahku.
5Mengapa kamu tiada berdiam dirimu sekali, supaya ia itu bagimu akan hikmat.
6Sekarang dengarlah olehmu uzurku, dan perhatikanlah perbantahan lidahku.
3Sementara aku lagi berdiam diriku maka tulang-tulangku menjadi tua dalam peraungku pada segenap hari.
5Pandanglah kepadaku, hendaklah kamu tercengang-cengang dan bertekap mulutmu.
2Dengarlah olehmu; dengarlah kiranya akan perkataanku, biarlah ia itu menjadi suatu penghiburan kepadaku.
17Cenderungkanlah telingamu dan dengarlah olehmu akan perkataan orang yang berbudi dan perhatikanlah pengajaranku;
17Sebab itu, dengarlah olehmu akan perkataanku, dan berilah telinga akan tuturku.
1Hai anakku! perhatikanlah kiranya hikmatku, dan cenderungkanlah telingamu kepada akal budiku,
12Pada sekali peristiwa suatu firman disampaikan kepadaku diam-diam, dan telingakupun sudah mencapai sedikit juga dari padanya;
1Karangan Asaf. -- Hai bangsaku! sambutlah pengajaranku dengan telingamu, berilah telinga akan perbahasaan lidahku.
16Jikalau kiranya adalah akal padamu dengarlah ini, berilah telinga akan bunyi perkataanku.
33Tetapi barangsiapa yang mendengar akan daku, ia akan duduk dengan sentosa dan iapun akan senang dari pada takut akan celaka.
20Hai anakku! perhatikanlah segala perkataanku dan cenderungkanlah telingamu kepada pengajaranku.
21Hata, maka mereka itupun berdiamlah dirinya, sepatah katapun tiada disahutnya akan dia; karena titah baginda kepada mereka itu demikian: Jangan kamu sahut akan dia.
19Siapa gerangan hendak mendakwa akan daku? Jikalau kiranya sekarang aku diam, niscaya putuslah nyawaku kelak.
11Orang bodoh itu mengeluarkan segala kepikiran hatinya, tetapi orang yang berbudi menahankan dia sampai kemudian kelak.
1Maka sesungguhnya, hai Ayub, dengarlah kiranya olehmu akan kataku dan berilah telinga akan perkataanku.
28Hendaklah ia duduk pada tempat yang sunyi dan berdiam dirinya, sebab Tuhan sudah menanggungkan dia padanya.
3Pada masa itu mata orang yang melihat itu tiada lagi menoleh ke belakang, dan telinga orang yang mendengar itu akan memperhatikan.
13Setelah habis keduanya berkata-kata itu, maka menyahutlah Yakub serta berkata, "Hai Tuan-tuan dan Saudara-saudara, dengarlah aku!
34jikalau kiranya aku sudah tiada berani masuk ke dalam majelis bicara dan dari takut akan dicelakan oleh segala suku bangsa aku berdiam diriku dan tiada keluar dari pada pintuku;
24Ajarlah aku, maka aku akan diam; tunjuklah kepadaku dalam barang yang mana aku sudah sesat.
9Lepaskan apalah aku dari pada segala salahku dan jangan jadikan aku akan suatu kecelaan bagi orang yang bebal.