Mazmur 39:1
Mazmur Daud bagi biduan besar, pada Yeduton.
Mazmur Daud bagi biduan besar, pada Yeduton.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
2Bahwa kataku: Aku hendak memeliharakan jalanku, supaya dengan lidahku jangan aku berdosa, maka aku hendak menahankan mulutku dengan kang selagi orang jahat berhadapan dengan aku.
3Aku membisukan diriku, sepatah katapun tiada kukatakan, dan akan perkara yang baikpun aku diam, tetapi makin bertambah-tambah dukacitaku.
3Ya Tuhan! taruhlah kiranya suatu penunggu di hadapan mulutku dan tunggui apalah akan pintu bibirku.
4Janganlah hatiku dicenderungkan kepada perkara yang jahat, akan melakukan kejahatan dengan fasiknya bersama-sama dengan orang yang mengadakan celaka; dan jangan aku makan dari pada nikmatnya.
4bibir mulutku tiada akan mengatakan barang yang tiada benar dan lidahkupun tiada akan berkata-kata dusta!
13Siapakah orang yang suka hidup dan mendapati hari yang baik?
3Jikalau Engkau mencobai hatiku dan menyelidik jalanku yang sembunyi-sembunyi dan mengujikan daku seperti dengan api, maka satupun tidak didapati oleh-Mu! Jikalau aku berpikir jahat sekalipun, tiada juga ia itu keluar dari pada mulutku.
4Adapun hal perbuatan manusia itu, bahwa aku telah memegang firman lidah-Mu, serta aku mengamat-amati segala jalan orang penggagah.
30jikalau kiranya sudah kubiarkan langitan mulutku berbuat dosa, sebab menghendaki nyawanya dengan kutuk;
23Barangsiapa yang memeliharakan mulutnya dan lidahnya, ia itu melepaskan dirinya dari pada beberapa kesusahan.
3Baik mulia baik hina, orang kaya dan miskin, sekaliannya bersama-sama.
6Dengarlah kiranya, karena indah-indahlah perkara yang kukatakan, dan pembukaan bibirku itu perkara yang amat patut.
7Bahkan, langitan mulutku bernafas kebenaran, maka kejahatan itu kebencian kepada bibirku.
19Dalam kebanyakan perkataan tiada kurang salah, tetapi barangsiapa yang menahankan lidahnya, ia itu orang bijaksana.
8Sebab itu apakah yang hendak kuharapkan, ya Tuhan! bahwa harapku pada-Mu juga.
9Lepaskan apalah aku dari pada segala salahku dan jangan jadikan aku akan suatu kecelaan bagi orang yang bebal.
2Bahwasanya aku sudah membuka mulutku, lidahku berkata-kata di bawah langitan mulutku.
3Bahwa perkataanku menyatakan kelak tulus hatiku dan segala pengetahuan bibir mulutku dengan terangnya.
101Maka aku telah menjauhkan kakiku dari pada segala jalan yang jahat, supaya aku memeliharakan firman-Mu.
13Siapa gerangan mengetahui akan segala sesatan dirinya; sucikanlah kiranya aku dari pada segala salah yang sembunyi.
2Karena mulut orang fasik dan mulut penipu telah ternganga kepadaku, diumpatnya akan daku dengan lidah bercabang.
15Maka kataku: Jikalau kiranya akupun berkata demikian, niscaya khianatlah aku akan bangsa segala anakmu.
31Sudahkah ia bersembah kepada Allah demikian: Bahwa aku sudah disiksa, maka tiada aku berdosa pula;
32tunjuk apalah kepadaku barang yang tiada tahu kulihat; jikalau kiranya aku akan membuat dia pula.
3Tiada aku mau menaruh perkara kebencian di hadapan mataku; aku benci akan perbuatan orang murtad; tiada ia itu akan lekat padaku.
4Bahwa hati yang putar balik itu akan kujauhkan dari padaku, dan tiada aku percaya akan orang jahat.
24Ajarlah aku, maka aku akan diam; tunjuklah kepadaku dalam barang yang mana aku sudah sesat.
19Siapa gerangan hendak mendakwa akan daku? Jikalau kiranya sekarang aku diam, niscaya putuslah nyawaku kelak.
18Karena aku ini sedia akan pincang dan sengsaraku adalah senantiasa di hadapanku.
19Engkau memasukkan mulutmu dalam jahat, dan lidahmu mereka tipu daya.
14Tetapi aku ini seumpama seorang tuli, tiada aku mendengar, seumpama seorang kelu, yang tiada membuka mulutnya.
24Buangkanlah dari padamu cupar mulut, dan jauhkanlah dari padamu segala dolak-dalik bibir.
31Bahwa mulut orang yang benar itu berkelimpahan akal budi, tetapi lidah yang membinasakan itu akan dikerat.
11Kakiku sudah berjalan selalu pada kesan-Nya, aku sudah menurut jalan-Nya dengan tiada menyimpang.
18Ya Tuhan! janganlah kiranya Engkau biarkan aku mendapat malu, karena aku berseru kepada-Mu; biarlah segala orang fasik itu mendapat malu; biarlah mereka itu mendiamkan dirinya dalam kubur.
31Perhatikanlah ini, hai Ayub! dengarlah akan daku, diamlah, maka aku hendak berkata-kata.
12Janganlah kiranya Engkau membunuh mereka itu, supaya jangan bangsaku melupakannya, melainkan hanyutkanlah mereka itu oleh kuasa-Mu, dan empaskanlah mereka itu, ya Tuhan, perisai kami!
43Jangan jauhkan terlalu amat perkataan kebenaran itu dari pada mulutku, karena haraplah aku akan segala hukum-Mu.
23Melainkan segala hukum-Nya adalah selalu di hadapanku, dan segala firman-Nyapun tiada kujauhkan dari padaku.
10Karena: Orang yang suka akan hidup, dan beroleh masa yang baik hendaklah ia menahan lidahnya daripada mengatakan yang jahat, dan bibirnya supaya jangan mengatakan barang tipu daya;
11Maka segala firman-Mu telah kutaruh dalam hatiku, supaya jangan aku berdosa kepada-Mu.
1Bahwa aku sudah berjanji dengan mataku, supaya jangan kupandang anak dara;
24Melainkan adalah hatiku tulus di hadapan hadirat-Nya, dan aku memeliharakan diriku dari pada kejahatan.
34jikalau kiranya aku sudah tiada berani masuk ke dalam majelis bicara dan dari takut akan dicelakan oleh segala suku bangsa aku berdiam diriku dan tiada keluar dari pada pintuku;
16Tetapi aku harap pada-Mu, ya Tuhan, bahwa Engkau juga akan mendengar, ya Tuhan, Allahku!
21Sekalian ini engkau perbuat, maka Aku berdiam diriku; pada sangkamu Aku ini sama seperti engkau; tetapi Aku akan menyiksakan dikau dan menaruh segala perkara itu beratur-atur di hadapan matamu.
6Karena seperti kebanyakan mimpi itu sia-sialah adanya, demikianpun kebanyakan perkataan; melainkan hendaklah engkau takut akan Allah.
3Kasihankanlah kiranya aku, ya Allah, sekadar kemurahan-Mu, dan hapuskan apalah segala durhakaku sekadar kebesaran segala rahmat-Mu!
16Bahwa tiada aku tahu memaksa-maksa terlebih dari pada patut kepada seorang gembala; dan lagi tiada aku menghendaki hari yang amat celaka itu; Engkau juga yang mengetahuinya; bahwa barang yang sudah keluar dari pada mulutku itu adalah di hadapan hadirat-Mu.