Lukas 1:19
Maka malaekat itu menjawab, serta berkata kepadanya, "Aku inilah Jibrail, yang berdiri di hadapan Allah, dan Aku disuruhkan mengatakan kepadamu, serta menyampaikan kabar kesukaan ini.
Maka malaekat itu menjawab, serta berkata kepadanya, "Aku inilah Jibrail, yang berdiri di hadapan Allah, dan Aku disuruhkan mengatakan kepadamu, serta menyampaikan kabar kesukaan ini.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
18Maka kata Zakaria kepada malaekat itu, "Bagaimanakah hamba hendak mengerti perkara ini? Karena hamba sudah tua, dan isteri hamba pun sudah sangat lanjut umurnya."
24Kemudian daripada itu hamillah Elisabet, isterinya itu, lalu menyembunyikan dirinya lima bulan lamanya, serta berkata,
25"Sedemikian inilah perbuatan Tuhan kepadaku pada masa Ia menilik aku, hendak menghilangkan maluku kepada orang-orang."
26Pada bulan yang keenam, maka malaekat Jibrail itu disuruhkan Allah ke sebuah negeri di Galilea, yang bernama Nazaret,
27kepada seorang perawan yang bertunangan dengan seorang laki-laki bernama Yusuf, keturunan Daud; maka nama perawan itu Maryam.
28Maka malaekat itu pun datanglah kepadanya, serta berkata, "Sejahteralah engkau, yang sudah beroleh anugerah! Tuhanlah beserta dengan engkau."
29Maka terkejutlah ia sebab katanya demikian, serta berpikir akan pengertian salam ini.
30Maka kata malaekat itu kepada Maryam, "Janganlah takut, hai Maryam! Karena engkau sudah beroleh anugerah Allah.
31Sesungguhnya engkau akan hamil, dan beranakkan seorang anak laki-laki, maka hendaklah engkau namakan Dia Yesus.
32Maka Ia akan menjadi besar, dan Ia akan dikatakan Anak Allah Yang Mahatinggi; maka Allah, Tuhan kita, akan mengaruniakan kepada-Nya takhta Daud, nenek moyang-Nya itu.
11Maka kelihatanlah kepada Zakaria seorang malaekat Tuhan terdiri di sebelah kanan tempat persembahan membakar kemenyan itu.
12Lalu Zakaria pun terkejut memandang dia, serta datang ketakutan atasnya.
13Tetapi berkatalah malaekat itu kepadanya, "Janganlah takut, hai Zakaria, karena permohonanmu sudah diluluskan, dan isterimu Elisabet itu akan beranakkan bagimu seorang anak laki-laki, maka hendaklah engkau menamai dia Yahya.
14Dan akan jadi kesukaan dengan sukaria bagimu, serta banyak orang akan menyukakan kelahirannya.
15Karena ia akan menjadi besar kepada pemandangan Tuhan, dan tiada ia akan minum air anggur atau minuman yang keras; dan ia akan penuh dengan Rohulkudus daripada rahim ibunya.
20Ingatlah, engkau akan menjadi kelu dan sekali-kali tiada dapat berkata-kata sehingga sampai kepada hari hal ini berlaku kelak, oleh sebab engkau tiada percaya akan perkataanku, yang akan disampaikan pada ketikanya."
21Maka orang banyak itu pun ternanti-nantilah akan Zakaria, serta sangat heran sebab ia lambat di dalam Bait Allah itu.
22Maka tatkala ia keluar, tiadalah ia dapat berkata-kata lagi dengan mereka itu; maka sudahlah mereka itu mengetahui bahwa Zakaria telah terpandang suatu penglihatan di dalam Bait Allah; lalu ia berisyarat berulang-ulang kepada mereka itu, langsunglah kelu.
34Lalu kata Maryam kepada malaekat itu, "Bagaimanakah perkara ini boleh jadi, karena hamba belum mengetahui laki-laki?"
35Maka jawab malaekat itu serta berkata kepadanya, "Bahwa Rohulkudus akan turun atasmu, dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau. Sebab itu juga Yang Kudus yang akan diperanakkan itu, kelak dikatakan Anak Allah.
36Sesungguhnya keluargamu, Elisabet, itu pun mengandung seorang anak laki-laki pada masa tuanya; maka sekarang ini sudah masuk bulannya yang keenam, yang dahulunya dikatakan mandul;
37karena tiap-tiap firman Allah, satu pun tiada yang mustahil."
38Maka kata Maryam, "Sesungguhnya, hamba ini hamba Tuhan; jadilah kiranya pada hamba sebagaimana katamu." Maka gaiblah malaekat itu daripadanya.
39Pada masa itu juga berangkatlah Maryam, serta pergi dengan segeranya ke pegunungan, ke sebuah negeri di tanah Yehuda;
40lalu masuklah ia ke dalam rumah Zakaria, serta memberi salam kepada Elisabet.
41Maka berlakulah tatkala Elisabet mendengar salam Maryam itu, meloncatlah kanak-kanak yang di dalam rahimnya itu, dan Elisabet pun penuh dengan Rohulkudus.
42Lalu ia pun berseru dengan nyaring suaranya, katanya, "Engkaulah yang berbahagia di antara sekalian perempuan, dan berbahagialah juga kandunganmu.
43Dari manakah jadi padaku, bahwa ibu Tuhanku datang berjumpa dengan aku?
44Karena sesungguhnya ketika tiba salammu itu ke telingaku, meloncatlah kanak-kanak itu di dalam rahimku dari sebab sukacitanya.
45Maka berbahagialah perempuan yang sudah percaya ini; karena barang yang dikatakan kepadanya daripada Tuhan akan disampaikan kelak."
66Maka segala orang mendengar itu pun menyimpan di dalam hatinya, serta berkata, "Apakah kelak derajatnya kanak-kanak itu?" Karena tangan Tuhan ada beserta dengan dia.
67Maka Zakaria bapanya pun penuhlah dengan Rohulkudus, lalu bernubuat, katanya,
68"Segala puji bagi Allah, Tuhan orang Israel; karena Ia telah melawat kaum-Nya serta memberi penebusannya,
9Maka tiba-tiba terdirilah seorang malaekat Tuhan di sisinya, dan kemuliaan Tuhan pun bercahaya sekeliling mereka itu; lalu sangatlah takut sekaliannya.
10Maka kata malaekat itu kepada mereka itu, "Janganlah takut, karena sesungguhnya Aku memberitakan kepadamu suatu kesukaan besar yang akan jadi bagi segenap kaum;
76Adapun engkau ini, hai anakku, engkau akan dikatakan seorang nabi Allah Yang Mahatinggi, karena engkau berjalan di hadapan Allah menyediakan jalan-Nya,
5Pada zaman Herodes, raja negeri Yudea, adalah seorang imam, namanya Zakaria, yaitu daripada bahagian Abia; dan ia ada seorang isteri keturunan Harun, namanya Elisabet.
3Maka kelihatanlah Malaekat Tuhan kepada perempuan itu, yang berkata kepadanya demikian: Bahwasanya engkau mandul, tiada beranak, tetapi engkau akan mengandung kelak serta beranak laki-laki seorang.
22Maka sekaliannya itu berlaku, supaya sampailah barang yang difirmankan oleh Tuhan dengan lidah nabi, bunyinya:
23Sesungguhnya anak dara itu akan mengandung dan beranakkan seorang anak laki-laki, dan disebut orang namanya: Immanuel, yang diterjemahkan artinya, Allah beserta kita.
13Maka disahut oleh Tuhan kepada malaekat yang berkata dengan aku itu perkataan yang baik dan yang menghiburkan hati.
20Tetapi sedang ia berpikir demikian, kelihatanlah padanya di dalam mimpi seorang malaekat Tuhan, yang berkata, "Hai Yusuf, anak Daud, janganlah engkau kuatir menerima Maryam itu menjadi isterimu, karena kandungannya itu terbitnya daripada Rohulkudus.
13Maka sekonyong-konyong adalah beserta dengan malaekat itu beberapa banyak bala tentara surga, yang memuji Allah serta katanya,
14"Segala kemuliaan bagi Allah di tempat Yang Mahatinggi, dan sejahtera di atas bumi di antara orang yang diperkenan-Nya."
15Apabila segala malaekat itu kembali dari mereka itu ke surga, berkatalah gembala itu sama sendirinya, "Marilah kita pergi ke Betlehem melihat perkara yang sudah jadi itu, yang dinyatakan oleh Tuhan kepada kita."
8Maka berlakulah tatkala ia memegang pekerjaan imam di hadapan Allah menurut peraturan gilirannya,
48Karena Ia telah menilik akan kerendahan hamba-Nya; bahwa sesungguhnya daripada sekarang ini, sekalian bangsa akan mengatakan aku berbahagia.
2Seperti yang tersurat di dalam kitab Nabi Yesaya, bunyinya: Sesungguhnya, Aku menyuruhkan utusan-Ku dahulu daripada-Mu yang akan menyediakan jalan-Mu.
16Maka kudengar bunyi suara manusia seperti datang dari seberang sungai Ulai, yang berseru, katanya: Hai Jibrail! artikanlah olehmu khayal itu kepada orang ini.
21sementara lagi aku berkata dalam doaku, datanglah seorang, yaitu Jibrail, yang telah kulihat dalam khayal dahulu itu, ia terbang dengan segera mendapatkan aku, kira-kira pada waktu persembahan petang hari.