Lukas 1:20
Ingatlah, engkau akan menjadi kelu dan sekali-kali tiada dapat berkata-kata sehingga sampai kepada hari hal ini berlaku kelak, oleh sebab engkau tiada percaya akan perkataanku, yang akan disampaikan pada ketikanya."
Ingatlah, engkau akan menjadi kelu dan sekali-kali tiada dapat berkata-kata sehingga sampai kepada hari hal ini berlaku kelak, oleh sebab engkau tiada percaya akan perkataanku, yang akan disampaikan pada ketikanya."
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
21Maka orang banyak itu pun ternanti-nantilah akan Zakaria, serta sangat heran sebab ia lambat di dalam Bait Allah itu.
22Maka tatkala ia keluar, tiadalah ia dapat berkata-kata lagi dengan mereka itu; maka sudahlah mereka itu mengetahui bahwa Zakaria telah terpandang suatu penglihatan di dalam Bait Allah; lalu ia berisyarat berulang-ulang kepada mereka itu, langsunglah kelu.
23Setelah genap hari pekerjaannya itu, pulanglah ia ke rumahnya.
24Kemudian daripada itu hamillah Elisabet, isterinya itu, lalu menyembunyikan dirinya lima bulan lamanya, serta berkata,
25"Sedemikian inilah perbuatan Tuhan kepadaku pada masa Ia menilik aku, hendak menghilangkan maluku kepada orang-orang."
26Pada bulan yang keenam, maka malaekat Jibrail itu disuruhkan Allah ke sebuah negeri di Galilea, yang bernama Nazaret,
17Dan ialah yang akan berjalan di hadapan Tuhan dengan roh dan kuasa Elias, akan membalikkan hati segala bapa kepada anak-anaknya dan orang ingkar kepada perasaan hati orang yang benar; dan akan menyediakan suatu kaum yang lengkap bagi Tuhan."
18Maka kata Zakaria kepada malaekat itu, "Bagaimanakah hamba hendak mengerti perkara ini? Karena hamba sudah tua, dan isteri hamba pun sudah sangat lanjut umurnya."
19Maka malaekat itu menjawab, serta berkata kepadanya, "Aku inilah Jibrail, yang berdiri di hadapan Allah, dan Aku disuruhkan mengatakan kepadamu, serta menyampaikan kabar kesukaan ini.
11Maka kelihatanlah kepada Zakaria seorang malaekat Tuhan terdiri di sebelah kanan tempat persembahan membakar kemenyan itu.
12Lalu Zakaria pun terkejut memandang dia, serta datang ketakutan atasnya.
13Tetapi berkatalah malaekat itu kepadanya, "Janganlah takut, hai Zakaria, karena permohonanmu sudah diluluskan, dan isterimu Elisabet itu akan beranakkan bagimu seorang anak laki-laki, maka hendaklah engkau menamai dia Yahya.
14Dan akan jadi kesukaan dengan sukaria bagimu, serta banyak orang akan menyukakan kelahirannya.
15Karena ia akan menjadi besar kepada pemandangan Tuhan, dan tiada ia akan minum air anggur atau minuman yang keras; dan ia akan penuh dengan Rohulkudus daripada rahim ibunya.
44Karena sesungguhnya ketika tiba salammu itu ke telingaku, meloncatlah kanak-kanak itu di dalam rahimku dari sebab sukacitanya.
45Maka berbahagialah perempuan yang sudah percaya ini; karena barang yang dikatakan kepadanya daripada Tuhan akan disampaikan kelak."
34Lalu kata Maryam kepada malaekat itu, "Bagaimanakah perkara ini boleh jadi, karena hamba belum mengetahui laki-laki?"
35Maka jawab malaekat itu serta berkata kepadanya, "Bahwa Rohulkudus akan turun atasmu, dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau. Sebab itu juga Yang Kudus yang akan diperanakkan itu, kelak dikatakan Anak Allah.
36Sesungguhnya keluargamu, Elisabet, itu pun mengandung seorang anak laki-laki pada masa tuanya; maka sekarang ini sudah masuk bulannya yang keenam, yang dahulunya dikatakan mandul;
37karena tiap-tiap firman Allah, satu pun tiada yang mustahil."
38Maka kata Maryam, "Sesungguhnya, hamba ini hamba Tuhan; jadilah kiranya pada hamba sebagaimana katamu." Maka gaiblah malaekat itu daripadanya.
3Maka kelihatanlah Malaekat Tuhan kepada perempuan itu, yang berkata kepadanya demikian: Bahwasanya engkau mandul, tiada beranak, tetapi engkau akan mengandung kelak serta beranak laki-laki seorang.
28Maka malaekat itu pun datanglah kepadanya, serta berkata, "Sejahteralah engkau, yang sudah beroleh anugerah! Tuhanlah beserta dengan engkau."
29Maka terkejutlah ia sebab katanya demikian, serta berpikir akan pengertian salam ini.
30Maka kata malaekat itu kepada Maryam, "Janganlah takut, hai Maryam! Karena engkau sudah beroleh anugerah Allah.
31Sesungguhnya engkau akan hamil, dan beranakkan seorang anak laki-laki, maka hendaklah engkau namakan Dia Yesus.
32Maka Ia akan menjadi besar, dan Ia akan dikatakan Anak Allah Yang Mahatinggi; maka Allah, Tuhan kita, akan mengaruniakan kepada-Nya takhta Daud, nenek moyang-Nya itu.
15Demi dikatakannya segala perkataan ini kepadaku, tunduklah aku dengan mukaku ke bumi dan akupun termangu-mangu.
64Dengan seketika itu juga terbukalah mulutnya dan terlepaslah lidahnya, lalu ia berkata-kata dengan memuji Allah.
65Maka datanglah ketakutan atas sekalian orang yang diam sekelilingnya, maka segala perkataan ini disiarkan orang pada seluruh pegunungan Yudea.
66Maka segala orang mendengar itu pun menyimpan di dalam hatinya, serta berkata, "Apakah kelak derajatnya kanak-kanak itu?" Karena tangan Tuhan ada beserta dengan dia.
67Maka Zakaria bapanya pun penuhlah dengan Rohulkudus, lalu bernubuat, katanya,
76Adapun engkau ini, hai anakku, engkau akan dikatakan seorang nabi Allah Yang Mahatinggi, karena engkau berjalan di hadapan Allah menyediakan jalan-Nya,
26Dan lagi Kulekatkan kelak lidahmu pada langitan mulutmu, sehingga engkau akan kelu, dan tiada lagi engkau seorang penegur baginya, karena mereka itulah suatu bangsa yang bantahan adanya.
27Pada hari itu juga mulutmupun akan dibukakan oleh orang yang sudah lari itu, maka engkau akan berkata-kata dan tiada lagi berdiam dirimu; demikianlah engkau menjadi baginya akan tanda alamat dan akan diketahui olehnya bahwa Aku ini Tuhan!
40lalu masuklah ia ke dalam rumah Zakaria, serta memberi salam kepada Elisabet.
41Maka berlakulah tatkala Elisabet mendengar salam Maryam itu, meloncatlah kanak-kanak yang di dalam rahimnya itu, dan Elisabet pun penuh dengan Rohulkudus.
42Lalu ia pun berseru dengan nyaring suaranya, katanya, "Engkaulah yang berbahagia di antara sekalian perempuan, dan berbahagialah juga kandunganmu.
14Pada suatu hari Yesus sedang membuangkan suatu setan yang kelu. Tatkala setan itu sudah keluar, maka orang kelu itu pun berkata-kata, lalu heranlah orang banyak.
7Tetapi mereka itu tiada beranak, karena Elisabet itu mandul, dan keduanya pun sudah sangat lanjut umurnya.
8Maka berlakulah tatkala ia memegang pekerjaan imam di hadapan Allah menurut peraturan gilirannya,
20Tetapi sedang ia berpikir demikian, kelihatanlah padanya di dalam mimpi seorang malaekat Tuhan, yang berkata, "Hai Yusuf, anak Daud, janganlah engkau kuatir menerima Maryam itu menjadi isterimu, karena kandungannya itu terbitnya daripada Rohulkudus.
7melainkan katanya kepadaku: Bahwasanya engkau akan hamil kelak dan beranak laki-laki seorang, maka sebab itu jangan engkau minum air anggur atau minuman yang keras dan jangan makan barang sesuatu yang haram, karena budak itupun akan menjadi seorang nazir Allah dari pada rahim ibunya sampai kepada hari matinya.
26Maka adapun khayal akan pagi dan petang itu, barang yang telah dikatakan akan halnya itu benarlah adanya, tetapi hendaklah engkau ini meteraikan khayal ini karena kurang lagi beberapa berapa hari.
8Maka firman Tuhan: Jikalau tiada kiranya mereka itu percaya akan dikau dan tiada diindahkannya tanda yang pertama itu, mereka itu akan percaya sebab tanda yang kemudian itu.
22Maka pada malam dahulu dari pada datang orang pelari itu adalah tangan Tuhan berlaku atasku, dan pada pagi datanglah orang itu kepadaku maka dibukakan-Nya mulutku; demikianlah mulutku terbuka sehingga tiada lagi aku kelu.
22Maka sekaliannya itu berlaku, supaya sampailah barang yang difirmankan oleh Tuhan dengan lidah nabi, bunyinya:
33Maka bapa-Nya dan ibu-Nya pun heran akan barang yang dikatakan dari hal Dia;
3Karena khayal itu lagi bagi suatu masa yang tertentu, tetapi menyengajakan juga kesudahannya dan tiada ia itu akan dusta; jikalau ia itu berlambatan, hendaklah kamu menantikan dia, karena ia itu sungguh akan datang dan tiada ia itu tertinggal.
5Pada zaman Herodes, raja negeri Yudea, adalah seorang imam, namanya Zakaria, yaitu daripada bahagian Abia; dan ia ada seorang isteri keturunan Harun, namanya Elisabet.