Markus 3:26
Dan jikalau Iblis berbangkit berlawan sama sendiri serta berselisih, tiadalah boleh ia berdiri, melainkan itulah kesudahannya.
Dan jikalau Iblis berbangkit berlawan sama sendiri serta berselisih, tiadalah boleh ia berdiri, melainkan itulah kesudahannya.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
22Demikian pun segala ahli Taurat, yang sudah datang dari Yeruzalem, berkata, "Ia menaruh Baalzebul, dan dengan pertolongan penghulu setan Ia membuangkan segala setan itu."
23Lalu Yesus memanggil mereka itu sekalian serta berkata kepada mereka itu dengan perumpamaan, "Bagaimanakah Iblis boleh membuangkan Iblis?
24Jikalau barang suatu kerajaan berlawan-lawan sama sendiri, tiadalah boleh kerajaan itu berdiri.
25Dan jikalau seisi rumah tangga berlawan-lawan sama sendiri, tiadalah boleh isi rumah itu berdiri.
24Tetapi serta didengar oleh orang Parisi akan hal itu, berkatalah mereka itu, "Bahwa orang ini membuangkan setan hanya dengan pertolongan Baalzebul, penghulu setan itu."
25Maka oleh sebab Yesus mengetahui pikiran mereka itu, berkatalah Ia kepada mereka itu, "Bahwa tiap-tiap kerajaan yang berlawan-lawan sama sendiri, binasa kelak; dan tiap-tiap negeri atau rumah yang berlawan-lawan sama sendiri, tiada akan kekal adanya.
26Dan jikalau Iblis itu membuangkan Iblis, tak dapat tiada ia berlawan-lawan sama sendiri; bagaimanakah gerangan kerajaannya berdiri?
27Dan jikalau Aku ini membuangkan setan dengan pertolongan Baalzebul, dengan pertolongan siapakah pula anak-anakmu itu dapat membuang dia? Sebab itu mereka itu juga akan menjadi hakimmu.
28Tetapi jikalau Aku membuangkan setan dengan kuasa Roh Allah, niscaya kerajaan Allah datang kepadamu.
29Atau bagaimanakah dapat seorang masuk ke dalam rumah orang yang kuat serta merampas hartanya, kecuali diikatnya dahulu orang yang kuat itu? Kemudian baharulah dapat ia merampasi rumahnya itu.
30Siapa yang tiada masuk pihak Aku, ialah melawan Aku, dan siapa yang tiada mengumpulkan beserta dengan Aku, ialah mencerai-beraikan.
17Tetapi sebab Yesus mengetahui pikiran mereka itu, berkatalah Ia kepada mereka itu, "Bahwa tiap-tiap kerajaan yang berlawan-lawan sama sendiri, binasa kelak; dan tiap-tiap isi rumah yang berlawan-lawan sama sendiri itu tercampak.
18Dan jikalau Iblis berlawan-lawan sama sendiri, bagaimanakah gerangan kerajaannya berdiri? Karena katamu, dengan pertolongan Baalzebul Aku membuangkan setan.
19Tetapi jikalau Aku ini membuangkan setan dengan pertolongan Baalzebul itu, dengan pertolongan siapakah pula anak-anakmu itu dapat membuangkan dia? Sebab itu mereka itu juga akan menjadi hakimmu.
20Tetapi jikalau Aku dengan kuasa Allah membuangkan setan itu, niscaya kerajaan Allah telah datang kepadamu.
21Apabila seorang kuat, yang lengkap dengan senjatanya, menunggui istananya sendiri, maka miliknya pun selamatlah.
22Tetapi apabila seorang yang lebih kuat menyerangi serta mengalahkan dia, niscaya dirampasnya segala alat senjatanya yang diharapkannya itu, lalu dibahagi-bahaginya rampasan itu.
23Barangsiapa yang tiada masuk pihak Aku, ialah melawan Aku; dan barangsiapa yang tiada mengumpulkan beserta dengan Aku, ialah mencerai-beraikan.
24Apabila setan sudah keluar dari dalam orang itu, ia menjalani tempat yang tiada berair serta mencari perhentian, dan tiada didapatinya, lalu katanya: Aku hendak pulang ke rumahku, yaitu ke tempat yang aku sudah tinggalkan.
25Maka apabila ia tiba, didapatinya rumah itu bersapu serta terhias.
26Kemudian pergilah ia mengambil tujuh setan yang lain pula bersama-sama dengan dia sendiri, yaitu yang terlebih jahat daripadanya, lalu masuklah ia diam di situ; maka hal orang, yang dimasukinya itu, akhirnya menjadi terlebih jahat daripada awalnya."
27Maka tiada barang seorang pun dapat masuk ke dalam rumah orang yang kuat akan merampas hartanya, kecuali diikatnya dahulu orang yang kuat itu, baharulah dapat ia merampasi rumahnya itu.
31"Hai Simon, Simon! Tengoklah Iblis sangat meminta kamu, hendak menampi kamu seperti gandum.
8Maka orang yang berbuat dosa ialah daripada Iblis asalnya, karena Iblis itu dari mulanya berbuat dosa. Maka inilah sebabnya Anak Allah itu diberi nyata, supaya Ia boleh membinasakan segala perkerjaan Iblis itu.
5Maka Iblis pun membawa Dia ke kemuncak gunung, lalu memperlihatkan kepada-Nya segala kerajaan dunia ini sekejap ketika lamanya.
6Maka kata Iblis itu kepada-Nya, "Kepada Engkaulah hendak kuberikan kesemua kuasa ini dan kemuliaannya; karena semua itu terserah kepadaku, dan kepada barangsiapa yang kukehendaki, aku berikan.
7Sebab itu jikalau Engkau sujud menyembah aku, maka sekalian itu milik Engkaulah."
8Maka jawab Yesus serta berkata kepadanya, "Adalah tersurat: Bahwa wajiblah engkau sujud menyembah Allah Tuhanmu, dan beribadat hanya kepada-Nya sahaja."
9Maka dibawanya Dia ke Yeruzalem, lalu ditaruhnya di atas bubungan Bait Allah serta berkata kepada-Nya, "Jikalau Engkau Anak Allah, jatuhkanlah diri-Mu dari sini ke bawah;
9sambil berkata kepada-Nya, "Sekaliannya ini aku berikan kepada-Mu, jikalau Engkau sujud menyembah aku."
10Lalu kata Yesus kepadanya, "Nyahlah engkau dari sini, hai Iblis, karena telah tersurat: Hendaklah engkau menyembah Allah Tuhanmu, dan beribadat hanya kepada-Nya sahaja."
43Tetapi apabila setan itu sudah keluar dari dalam orang itu, ia menjalani tempat yang tiada berair serta mencari perhentian, dan tiada didapatinya.
44Lalu katanya: Aku hendak pulang ke rumahku, yaitu daripada tempat yang aku sudah keluar; maka apabila ia tiba, didapatinya tempat itu kosong dan tersapu serta terhias.
45Kemudian pergilah ia mengambil tujuh setan yang lain pula bersama-sama dengan dia sendiri, yaitu yang terlebih jahat daripadanya, lalu masuklah ia diam di situ; maka hal orang yang dimasukinya itu, akhirnya menjadi terlebih jahat daripada awalnya. Demikian juga akan jadi kelak pada bangsa yang jahat ini."
12Maka firman Tuhan kepada syaitan: Bahwasanya segala sesuatu yang padanya itu adalah dalam tanganmu, sahaja jangan engkau mengedangkan tanganmu dan menjamah akan dia sendiri. Hata, maka keluarlah syaitan dari pada hadirat Tuhan.
13Setelah Iblis itu menggenapi segala pencobaan ke atas-Nya, lalu undurlah ia dari Yesus seketika lamanya.
6Jangan orang yang baharu masuk agama, supaya jangan ia membesarkan diri sambil terkena hukuman Iblis.
33Tetapi berpalinglah Yesus serta melihat murid-murid-Nya, lalu menghardik Petrus, kata-Nya, "Pergilah ke belakang Aku, hai Iblis! Karena engkau bukan memikirkan perkara Allah, melainkan perkara manusia."
18Maka kata Yesus kepada mereka itu, "Aku nampak Iblis jatuh seperti kilat dari langit.
23Tetapi berpalinglah Yesus sambil berkata kepada Petrus, "Pergilah ke belakang Aku, hai Iblis! Engkaulah menjadi suatu penyesat bagi-Ku, karena bukannya engkau memikirkan barang daripada Allah, melainkan barang daripada manusia."
5Kemudian daripada itu Iblis itu pun membawa Yesus ke negeri suci, lalu ditaruhnya Dia di atas bubungan Bait Allah,
15Tetapi adalah beberapa orang dari antara mereka itu mengatakan, "Bahwa orang ini membuangkan setan dengan pertolongan Baalzebul, penghulu setan itu."
11Pakailah olehmu selengkap senjata Allah, supaya kamu tahan melawan segala semu daya Iblis.
30katanya: Orang ini sudah mulai membangunkan bangunan, tetapi tiada dapat menyudahkan.
14Maka tiadalah ajaib perkara itu, karena Iblis sendiri pun merupakan dirinya seperti malaekat yang suci.
52Karena daripada ketika ini lima orang di dalam sebuah rumah akan berlawan-lawan sama sendiri, yaitu tiga orang melawan dua, dan dua melawan tiga,
6Taruhlah akan dia di bawah kuasa seorang jahat, dan biarlah seorang syaitan berdiri pada kanannya.
26Kemudian majelis hukum akan duduk dan dilalukan oranglah kerajaannya akan dibinasakan dan akan dirusakkan sampai kepada kesudahan.
13Tiada seorang hamba dapat bertuankan dua orang, karena tak dapat tiada seorang dibencinya dan yang lain itu dikasihinya kelak; atau ia berpegang pada seorang, dan meringankan yang lain. Tiadalah dapat kamu bertuhankan Allah bersama-sama dengan Mammon."
16Maka orang yang menyerang akan dia itu akan berbuat barang kehendaknya dan tiada ia akan tahan berdiri di hadapannya, karena ia akan berdiri di tanah yang permai itu dan diselesaikannya dengan tangannya.