Markus 4:22
Karena suatu pun tiada yang tersembunyi, melainkan dinyatakan kelak, dan suatu pun tiada rahasia, melainkan dibukakan kelak.
Karena suatu pun tiada yang tersembunyi, melainkan dinyatakan kelak, dan suatu pun tiada rahasia, melainkan dibukakan kelak.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
16Tiadalah seorang pun memasang pelita, lalu menudung dengan suatu bekas, atau meletakkan di bawah katil; melainkan diletakkannya di atas kaki pelita, supaya orang yang masuk tampak terang itu.
17Karena suatu pun tiada yang tersembunyi, yang tiada dinyatakan kelak; atau tiadalah rahasia yang tiada akan diketahui, melainkan ketara kelak.
18Sebab itu beringatlah bagaimana kamu dengar; karena barangsiapa mempunyai sesuatu, kepadanya akan diberi lagi, dan barangsiapa yang tiada mempunyai sesuatu itu, daripadanya juga diambil barang yang disangkanya ada padanya."
2Tetapi suatu pun tiada tersembunyi, yang tiada dinyatakan kelak, dan tiadalah rahasia, yang tiada dibukakan kelak.
3Sebab itu barang yang kamu katakan di dalam gelap, akan didengar di tengah terang; dan barang yang kamu bisikkan ke telinga orang di dalam bilik, akan diserukan dari atas sotoh rumah.
21Maka berkatalah Yesus kepada mereka itu, "Biasakah orang memasang pelita, supaya ditaruhnya di bawah gantang, atau di bawah katil? Bukankah supaya ditaruhnya di atas kaki pelita?
26Sebab itu, janganlah kamu takut akan mereka itu, karena suatu pun tiada yang tertudung, yang tiada dibukakan kelak, dan suatu pun tiada yang tersembunyi, yang tiada dinyatakan kelak.
27Barang yang Aku katakan kepadamu di dalam gelap, hendaklah kamu katakan di tengah terang; dan barang yang Aku bisikkan ke telingamu, hendaklah kamu serukan dari atas sotoh rumah.
33Apabila seorang memasang pelita, tiada pernah ia meletakkan di ceruk-ceruk, atau di bawah gantang, melainkan di atas kaki pelita, supaya orang yang masuk tampak terang itu.
34Adapun pelita tubuhmu, yaitu mata; jikalau matamu baik, tak dapat tiada seluruh tubuhmu pun bercahaya adanya; tetapi jikalau matamu jahat, niscaya tubuhmu pun gelap adanya.
35Sebab itu jaga baik-baik, supaya terang yang di dalammu itu, jangan menjadi gelap.
36Jikalau seluruh tubuhmu itu terang, sehingga tiada yang gelapnya, niscaya bercahayalah semuanya, sama seperti pelita menerangkan engkau dengan cahayanya."
12karena segala perkara yang diperbuatnya di dalam sulit itu, walau menyebutnya pun malu.
13Karena segala perkara yang disalahkan itu, dinyatakan oleh terang. Karena barang yang dinyatakan itu memang terang.
4Karena seorang pun tiada membuat barang sesuatu dengan sembunyi, jikalau ia sendiri hendak menjadi masyhur. Sedangkan Engkau membuat segala perkara itu, nyatakanlah diri-Mu kepada isi dunia ini."
14Kamu ini terang dunia. Sebuah negeri yang di atas gunung, mustahillah ia tersembunyi.
15Tiada pula orang memasang pelita, lalu menudung dia dengan gantang, melainkan ditaruhkan di atas kaki pelita, maka ia memberi terang kepada segala orang yang di dalam rumah.
16Demikian juga hendaklah terangmu bercahaya-cahaya di hadapan segala orang, supaya dilihatnya kebajikanmu, lalu dipermuliakannya Bapamu yang di surga."
23Jikalau barang seorang bertelinga untuk mendengar, hendaklah ia mendengar."
13Maka tiada suatu makhluk pun yang tersamar kepada-Nya, melainkan nyata dan terbuka segala sesuatu kepada pemandangan Allah, yang harus kita memberi jawab kepada-Nya.
11Maka berkatalah Ia kepada mereka itu, "Kepada kamu diberi karunia mengetahui rahasia kerajaan Allah, tetapi kepada sekalian orang yang di luar itu, diberitahu segala perkara ini dengan perumpamaan,
12supaya mereka itu melihat dengan matanya, tetapi tiada nampak, dan mendengar dengan telinganya, tetapi tiada mengerti, supaya jangan mereka itu akan bertobat, lalu beroleh keampunan dosa."
5Oleh yang demikian janganlah kamu memutuskan barang sesuatu hal dahulu daripada waktunya, sehingga datang Tuhan, yang akan menerangkan barang yang tersembunyi di dalam gelap, dan akan menyatakan segala kasad hati orang. Pada masa itulah masing-masing akan beroleh kepujian daripada Allah.
2tetapi kami sudah membuangkan segala perkara tersembunyi yang mendatangkan malu, dan tiada kami melakukan diri dengan tipu daya atau memutarkan firman Allah, melainkan dengan menyatakan yang benar itu kami mengenalkan diri kami kepada perasaan hati orang sekalian di hadirat Allah.
3Akan tetapi jikalau Injil kami terlindung, maka terlindunglah ia kepada orang yang akan binasa,
20Karena barangsiapa yang berbuat kejahatan, benci akan terang dan tiada datang kepada terang itu, supaya jangan kelak segala perbuatannya kena tempelak.
21Tetapi orang yang berbuat benar datang kepada terang, supaya nyata segala perbuatannya itu dikerjakan di dalam Allah."
34Segala perkara ini dikatakan oleh Yesus kepada orang banyak itu dengan perumpamaan, dan tiada Ia bertutur kepada mereka itu lain daripada dengan perumpamaan,
35supaya sampailah barang yang telah disabdakan oleh nabi itu, yaitu: Aku akan membuka mulut-Ku dengan perumpamaan, dan Aku akan menyatakan barang yang tersembunyi daripada awal dunia.
25Demikianlah juga segala kebajikan pun ada yang nyata sekali, dan yang berlainan halnya itu pun tiada tersembunyi.
14Karena perbuatan tiap-tiap orang akan dihadapkan Allah kelak kepada hukum serta dengan segala perkara yang tersembunyi, dari pada baik dan jahat.
43Pada masa itu segala orang yang benar akan bercahaya seperti matahari di dalam kerajaan Bapanya. Siapa yang bertelinga, hendaklah ia mendengar."
4supaya sedekahmu itu tiada kelihatan; maka Bapamu yang nampak barang yang tiada kelihatan, Ialah akan membalas kepadamu.
10Maka Yesus pun berkatalah, "Bahwa kepada kamu diberi karunia mengetahui rahasia kerajaan Allah, tetapi kepada orang lain itu dengan perumpamaan, supaya dengan melihat jangan mereka itu nampak, dan dengan mendengar jangan mereka itu mengerti.
25Karena orang yang mempunyai barang sesuatu, kepadanya juga akan diberi lagi, dan orang yang tiada mempunyai sesuatu itu, daripadanya juga diambil barang yang ada padanya."
26Maka kata-Nya lagi, "Demikianlah kerajaan Allah sebagai seorang yang menabur benih di tanah,
22Segala sesuatu sudah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku, dan seorang pun tiada mengenal Anak itu, hanyalah Bapa sahaja, dan seorang pun tiada mengenal Bapa itu, hanyalah Anak sahaja, dan lagi orang, yang hendak dinyatakan kepadanya oleh Anak itu."
24Karena seperti kilat yang berkilat daripada satu ujung langit kepada ujung yang lain, demikian juga keadaan Anak manusia pada hari-Nya itu.
30Tetapi jikalau kepada seorang yang duduk di situ masuk suatu ilham, hendaklah orang yang pertama itu berdiam diri.
18barang yang dimaklumkan oleh segala orang yang berbudi dan yang tiada disembunyikannya sebab pengajaran bapa-bapanya,
34Maka tiada Yesus bertutur kepada mereka itu lain daripada dengan perumpamaan, tetapi apabila Ia tinggal dengan murid-murid-Nya sahaja, maka diartikan-Nya segala perkara itu kepada mereka itu.
26yaitu rahasia yang sudah tersembunyi berzaman-zaman dan turun-temurun, tetapi sekarang sudah dinyatakan kepada orang-orang suci-Nya.
6Karena Allah yang sudah berfirman: Hendaklah terang itu bercahaya dari dalam gelap, Ialah juga bercahaya di dalam hati kami menerangkan orang dengan makrifat kemuliaan Allah di dalam wajah Kristus.
18supaya jangan tampak kepada orang engkau puasa, hanya tampak kepada Bapamu yang tiada kelihatan itu; maka Bapamu yang nampak barang yang tiada kelihatan itu, Ialah akan memberi pahala kepadamu."
22Tiadalah kegelapan, tiadalah bayang-bayang maut, akan tempat orang yang berbuat jahat itu dapat menyembunyikan dirinya.
30sebagai itu juga kelak berlaku pada hari Anak manusia dinyatakan.
36Selagi ada terang itu padamu, percayalah akan terang itu, supaya kamu menjadi anak terang."
4supaya aku boleh menyatakan hal itu, sebagaimana yang patut aku berkata-kata.
13maka pekerjaan masing-masing itu ketaralah kelak. Karena Hari itu akan menerangkan halnya, sebab dinyatakan itu dengan api; maka api itu sendiri akan menguji jenis pekerjaan masing-masing itu.
52Maka kata Yesus kepada mereka itu, "Sebab itu, tiap-tiap ahli Taurat, yang menjadi murid pada hal kerajaan surga, ialah seumpama seorang tuan rumah, yang mengeluarkan daripada hartanya yang tersimpan barang yang baharu dan yang lama."