Ayub 15:18
barang yang dimaklumkan oleh segala orang yang berbudi dan yang tiada disembunyikannya sebab pengajaran bapa-bapanya,
barang yang dimaklumkan oleh segala orang yang berbudi dan yang tiada disembunyikannya sebab pengajaran bapa-bapanya,
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
17Bahwa aku hendak mengajar engkau, dengarlah olehmu akan daku, maka barang yang telah kulihat itu hendak kuceriterakan;
3yang telah kami dengar dan kami ketahui dan yang diceriterakan oleh nenek moyang kami kepada kami.
4Maka tiada kami hendak menyembunyikan dia dari pada anak-anaknya atau dari pada bangsa yang kemudian, sambil mengabarkan segala kepujian Tuhan serta kodrat-Nya dan segala ajaib yang telah dibuat-Nya.
8Engkaukah sudah mendengar rahasia Allah dan sudah menarik segala hikmat kepada dirimu.
9Apakah diketahui olehmu yang tiada kami ketahui? engkau mengerti apakah, yang tiada serta kamipun?
10Di antara kamipun adalah orang yang putih rambutnya, yang sangat tuanya dan yang banyak tahunnya terlebih dari pada tahun bapamu.
19yaitu orang yang sendiri mempunyai tanah itu, pada zaman seorang dagangpun tiada berjalan terus dari padanya.
9Patutlah malu dan terkejut segala orang alim itu, karena sudah didapati akan budi mereka itu, bahwasanya mereka itu sudah membuangkan firman Tuhan, entah hikmat apa boleh ada padanya?
17Karena suatu pun tiada yang tersembunyi, yang tiada dinyatakan kelak; atau tiadalah rahasia yang tiada akan diketahui, melainkan ketara kelak.
6Supaya bangsa yang datang kemudian kelak mengetahuinya, yaitu segala anak yang lagi akan jadi, yang akan berdiri dan menceriterakan dia pula kepada anak-anaknya.
34Hendaklah orang yang berakal itu menyahut akan daku, baiklah orang yang berbudi itu memberi telinga akan kataku.
15Demikianlah engkau sudah menurut jalan orang dahulukala, yang dijalani oleh orang-orang fasik itu.
8Bertanyakanlah kiranya segala bangsa zaman dahulukala, dan perhatikanlah pendapatan segala nenek moyang;
3Ceriterakanlah hal itu kepada anak-anakmu dan hendaklah anak-anakmupun menceriterakan dia kepada anak-anaknya dan anak-anak mereka itu pula kepada gilir orang yang lain.
5Barangsiapa yang berbudi itu akan mendengar dan padanya akan bertambah-tambah pengetahuan yang berguna, dan orang yang berakal itupun akan beroleh bicara yang berbudi.
2Hai segala hakim! dengarlah olehmu akan perkataanku, hai orang alim! berilah telinga akan barang yang kukatakan kelak.
3Siapakah dia yang telah menyembunyikan bicara dengan tiada berpengetahuan? Bahwa sesungguhnya aku sudah berkata-kata akan barang yang tiada aku mengerti, dan akan barang yang telalu ajaib bagiku dan yang tiada kuketahui.
4Maka Engkau sudah menyakatkan hati mereka itu bagi akal, sebab itu tiada Engkau beri mereka itu menang!
6Bahwa anak cucu cicit menjadi makota orang tua-tua, maka kemuliaan anak-anak ia itulah bapa-bapanya.
19supaya harapmu bergantung kepada Tuhan, maka aku beritahu dia kepadamu pada hari ini, bahkan, aku memberitahu dia kepadamu juga.
20Bukankah sudah kusuratkan bagimu beberapa perkara yang indah-indah dari hal nasehat dan pengetahuan?
20Anak yang berbudi menyukakan hati bapanya, tetapi seorang ahmak menghinakan ibunya.
15Bahwa hati orang yang berakal itu menuntut pengetahuan dan telinga orang yang berbudi itu mencahari pengetahuan.
1Dengarlah, hai anak-anak! akan pengajaran seorang bapa, dan bertekunlah kamu akan mendapat akal budi.
23Seorang yang bijaksana itu menyembunyikan pengetahuannya, tetapi hati orang bodoh itu berseru-serukan kebodohan.
4Tiadakah engkau tahu bahwa dari dahulukala, dari pada masa manusia ditaruh di atas bumi,
9Bukannya orang yang banyak tahunnya itu bijaksana juga, bukannya orang yang tua-tua itu mengerti juga barang yang benar.
14Maka sebab itu sesungguhnya Aku selalu akan melakukan kepada bangsa ini barang yang ajaib dan yang mengherankan, karena hikmat segala hakimnya akan hilang dan akal segala orang alimnya akan samar.
15Wai bagi mereka yang hendak menyamarkan dirinya dari pada Tuhan dan menyembunyikan bicaranya, dan perbuatannya di dalam kegelapan, sambil katanya: Siapakah melihat kita? Siapakah mengenal kita?
21Hai anakku! janganlah itu undur dari pada matamu; taruhlah akan hikmat yang teguh dan bijaksana.
6Kamu sudah mendengarnya, perhatikanlah kiranya sekalian ini: Bukankah patut kamu mengaku bahwa benarlah yang demikian? Mulai dari pada sekarang Aku memperdengarkan kepadamu perkara-perkara baharu dan rahasia, yang tiada kamu ketahui dahulu.
12Orang bijaksana itu, serta dilihatnya jahat, maka disembunikannya dirinya, tetapi orang bodoh melangsung juga, lalu kena.
7Ingatlah kamu akan hari zaman dahulukala, perhatikanlah segala tahun bangsa dahulu-dahulu, bertanyakanlah bapamu, maka iapun akan memberitahu kepadamu; bertanyakanlah segala tua-tuamu, maka mereka itupun akan mengatakannya kepadamu.
8Hai anakku! dengarlah akan pengajaran bapamu dan jangan kautinggalkan pesan ibumu.
12Hikmat patut dicahari kepada orang tua-tua dan akal budi kepada yang banyak umurnya.
8Adapun hikmat orang yang berbudi itu, ia itu diketahuinya jalannya sendiri, tetapi bebalnya orang bodoh itu penipu adanya.
15Maka tegal sudah dibawa akan segala orang alim, yaitu segala orang sastrawan, menghadap aku, supaya dibacanya akan suratan ini dan diberinya tahu aku artinya, dan tiada mereka itu dapat menyatakan artinya kepadaku;
28Tetapi kepada manusia adalah firman-Nya: Bahwa takut akan Tuhan itulah hikmat adanya, dan menjauhkan diri dari pada jahat itulah akal budi.
28Janganlah engkau memindahkan tanda perhinggaan tanah, yang telah dibubuh oleh nenek moyangmu.
14Adapun orang yang berbudi itu menaruh pengetahuan, tetapi mulut orang bodoh itu hampir kepada kebinasaan.
24Maka orang yang berbudi itu memilih jalan selamat yang menuju ke atas, dan dijauhkannya dirinya dari pada jalan yang turun ke neraka.
17Lalu firman Tuhan: Bolehkah Aku menyembunyikan dari pada Ibrahim perkara yang hendak Kuperbuat itu?
18Sungguhpun Ia juga yang sudah memenuhi rumah mereka itu dengan barang yang baik, sebab itu jauhlah dari padaku bicara orang fasik itu.
20Maka dari mana gerangan datangnya hikmat itu? dan di mana gerangan tempat akal budi?
14serta dengan segala raja-raja dan menteri-menteri di bumi yang telah membuat makam akan dirinya;
18Bahwa Tuhan juga sudah memberitahu aku hal itu, sebab itu kuketahui dia; maka Engkau juga sudah menyatakan kepadaku kelakuan mereka itu.
33Bahwa hikmat duduk dalam hati orang yang budiman, tetapi barang yang dalam hati orang bodoh itu kelak akan nyata.
1Hai anakku! perhatikanlah kiranya hikmatku, dan cenderungkanlah telingamu kepada akal budiku,