Amsal 15:20

Terjemahan Lama

Anak yang berbudi menyukakan hati bapanya, tetapi seorang ahmak menghinakan ibunya.

Sumber Tambahan

Ayat Rujukan

  • Ams 10:1 : 1 Bahwa inilah amsal Sulaiman. Adapun seorang anak yang bebudi, ia itu menyukakan hati bapanya, tetapi anak yang bodoh itu medukacitakan hati ibunya.
  • Ams 29:3 : 3 Barangsiapa yang suka akan hikmat itu menyukakan hati bapanya, tetapi orang yang beramah-ramahan dengan perempuan jalang itu memboroskan harta banyak.
  • Ams 30:17 : 17 Adapun orang yang mengolok-olok akan bapanya dan enggan menurut kata ibunya, maka gagak dari tepi sungai akan mematuk matanya dan anak burung nasar akan makan dia.
  • Flp 2:22 : 22 Tetapi kamu mengetahui setianya yang sudah diuji, bahwa seperti anak dengan bapa, demikianlah ia telah berkhidmat kepadaku di dalam memberitakan Injil.
  • Ams 23:15-16 : 15 Hai anakku! jikalau hatimu berbudi, niscaya bersukacitalah hatiku, bahkan, hatiku, 16 dan segala sesuatu yang dalam aku akan bergemar apabila engkau kelak mengatakan perkara yang betul-betul.
  • Ams 23:22 : 22 Dengarlah olehmu akan kata bapamu, yang telah menjadikan dikau, dan jangan engkau mencelakan ibumu pada masa tuanya.
  • Kel 20:12 : 12 Berilah hormat akan bapamu dan akan ibumu, supaya dilanjutkan umurmu dalam negeri yang dianugerahkan Tuhan, Allahmu, kepadamu.
  • Im 19:3 : 3 Maka hendaklah masing-masing orang memberi hormat akan ibu bapanya dan memeliharakan sabat-Ku: Bahwa Akulah Tuhan, Allahmu!
  • 1Raj 1:48 : 48 Dan lagi titah baginda demikian: Segala puji bagi Tuhan, Allah orang Israel, yang mengaruniakan pada hari ini seorang yang duduk di atas takhta kerajaanku, sehingga mataku sendiri telah melihatnya!
  • 1Raj 2:9 : 9 Tetapi sekarang jangan engkau membilangkan dia suci dari pada salah, tegal engkaulah orang yang berakal budi, niscaya engkaupun mengetahui akan barang yang patut kauperbuat akan dia, supaya engkau menurunkan rambutnya yang putih itu ke dalam kubur dengan darahnya.
  • 1Raj 5:7 : 7 Hata, demi didengar raja Hiram akan kata raja Sulaiman itu, maka amat bersukacitalah hati baginda, serta katanya: Segala puji bagi Tuhan pada hari ini juga, sebab telah dikaruniakan-Nya kepada Daud seorang anaknya yang budiman akan memerintahkan bangsa sebesar ini!

Ayat Serupa (AI)

Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.

  • 1Bahwa inilah amsal Sulaiman. Adapun seorang anak yang bebudi, ia itu menyukakan hati bapanya, tetapi anak yang bodoh itu medukacitakan hati ibunya.

  • 25Seorang anak bodoh menjadi kedukaan kepada bapanya, dan kepahitan kepada ibunya, yang telah memperanakkan dia.

  • 21Perkara yang bodoh menjadi kesukaan orang gila, tetapi orang yang berakal betul itu menurut jalan yang rata.

  • 5Seorang bodoh benci akan pengajaran bapanya, tetapi orang yang mengindahkan tegur itu menunjukkan dirinya bijaksana.

  • 21Orang yang telah memperanakkan seorang bodoh, ia itu akan mendapat susah, maka bapanya seorang bodoh tiada akan bersukacita.

  • 81%

    26Orang yang memboroskan harta bapanya atau yang menghalaukan ibunya, ia itu seorang anak yang mendatangkan malu dan yang mengadakan kecelaan.

    27Hai anakku, jikalau engkau berhenti dari pada mendengar akan pengajaran, maka sesatlah engkau kelak dari pada jalan pengetahuan.

  • 11Hai anakku! hendaklah engkau berbudi, dan sukakanlah hatiku, supaya dapat aku memberi jawab akan orang yang mencelakan daku.

  • 78%

    24Bahwa bapa orang benar akan bersukacita, dan yang telah beroleh akan seorang anak yang berbudi, ia itu kelak bergemar akan dia;

    25maka sebab itu hendaklah engkau menyukakan ibu bapamu, supaya orang tuamu merasai kesukaan yang demikian.

  • 1Bahwa seorang anak yang berbudi itu menurut pengajaran bapanya, tetapi seorang angkara tiada suka mendengar tegur.

  • 15Hai anakku! jikalau hatimu berbudi, niscaya bersukacitalah hatiku, bahkan, hatiku,

  • 13Bahwa seorang anak jahat itu seperti suatu telaga kesukaran bagi ibu bapanya dan bini yang bantahanpun seperti bocoran yang bertitik-titik selalu.

  • 15Rotan dan pengajaran mendatangkan akal budi, tetapi anak yang dibiarkan saja mendatangkan malu kepada ibunya.

  • 22Dengarlah olehmu akan kata bapamu, yang telah menjadikan dikau, dan jangan engkau mencelakan ibumu pada masa tuanya.

  • 15Jikalau hati budak bersangkut dengan bodoh, tak akan jangan sesah rotan menceraikan dia dari padanya.

  • 20Hai anakku! peliharakanlah hukum bapamu dan janganlah engkau meninggalkan pesan ibumu.

  • 8Hai anakku! dengarlah akan pengajaran bapamu dan jangan kautinggalkan pesan ibumu.

  • 18Maka jikalau pada barang seorang ada anak laki-laki yang nakal dan durhaka, yang tiada mau dengar akan kata bapanya atau akan kata ibunya, maka telah disiksakannya akan dia tiada juga ia mau dengar,

  • 19Bahwa jalan orang pemalas itu seperti pagar duri, tetapi jalan orang benar itu rata adanya.

  • 7Orang yang melakukan hukum itulah seorang anak yang berbudi, tetapi orang yang bertaulan dengan orang perlente itu memberi malu akan bapanya.

  • 2Seorang hamba yang berbudi itu akan memerintahkan kelak anak yang mendatangkan malu, dan iapun akan beroleh bahagian pusaka di antara segala saudara-saudara.

  • 76%

    15Bahwa jalan orang bodoh itu betul kepada pemandangan matanya sendiri, tetapi orang yang menurur nasehat ia itu berbudi.

    16Bahwa amarah orang bodoh itu nyatalah pada sebentar juga, tetapi orang yang bijaksana itu, menudungi malu.

  • 13Seorang orang muda yang alim, jikalau ia miskin sekalipun, ia itu baik dari pada seorang raja yang tua serta dengan bodohnya yang tiada ternasehatkan lagi,

  • 17Ajarilah anakmu, maka iapun akan menjadikan kesenanganmu, bahkan, iapun akan mendatangkan kesukaan kepada hatimu.

  • 20Jikalau dalam rumah orang yang berbudi adalah harta benda yang indah-indah dan minyak sekalipun, maka seorang bodoh juga memboroskan dia.

  • 16Barangsiapa yang bijaksana, ia itu melakukan dirinya dengan berpengetahuan, tetapi orang bodoh menyatakan bodohnya.

  • 8Adapun hikmat orang yang berbudi itu, ia itu diketahuinya jalannya sendiri, tetapi bebalnya orang bodoh itu penipu adanya.

  • 74%

    16Seorang yang berbudi itu takut dan undur dari pada jahat, tetapi orang bodoh berbuat dosa berlapis-lapis, maka senanglah juga hatinya.

    17Barangsiapa yang segera akan marah, ia itu kelak berbuat perkara yang bodoh, dan orang yang jahat niatnya itu akan dibenci.

  • 29Barangsiapa yang mengharukan isi rumahnya, ia itu kelak akan mempusakai angin, dan orang yang bodoh itu kelak akan menjadi hamba kepada orang yang berbudi.

  • 24Barangsiapa yang menahankan rotan, ia itu benci akan anaknya, tetapi orang yang mengasihi akan anaknya itu mengajari dia pada masa mudanya.

  • 3Apabila orang masuk ke dalam celaka oleh sebab kebodohannya sendiri, maka hatinya bersungut-sungut akan luput.

  • 18Ajarilah anakmu, maka boleh engkau lagi menaruh harap; masakan engkau menghendaki matinya.

  • 11Adalah suatu bangsa yang menistakan bapanya dan tiada memberi berkat akan ibunya;

  • 20Barangsiapa yang mengutuki bapanya atau ibunya, maka suluhnya akan terpadam kelak, sehingga menjadi gelap gulita.

  • 73%

    5Barangsiapa yang mengolok-olok akan orang miskin, ia itu mencela akan Khaliknya, maka orang yang suka akan celaka orang lain, ia itu tiada akan terlepas dari pada hukum.

    6Bahwa anak cucu cicit menjadi makota orang tua-tua, maka kemuliaan anak-anak ia itulah bapa-bapanya.

  • 3Bahwa dalam mulut orang bodoh adalah cemeti congkak, tetapi lidah orang yang berbudi itu memeliharakan dia.

  • 5Adapun orang yang mengumpulkan hasil pada musim panas, ialah anak yang berbudi, tetapi orang yang tidur pada musim menuai, ialah anak yang memberi malu.

  • 20Sudahkah engkau melihat seorang yang terlanjur katanya, maka pada orang bodoh boleh diharap terlebih dari pada akan orang itu.

  • 35Orang yang budiman itu akan mempusakai kemuliaan, tetapi orang ahmak itu ketahuan oleh malunya termata-mata.

  • 1Bahwa seorang perempuan yang berbudi itu membangunkan rumahnya, tetapi seorang perempuan yang bodoh membongkar dia dengan kedua belah tangannya.

  • 20Barangsiapa yang berjinak-jinakan dengan orang berbudi, iapun menjadi berbudi juga, tetapi taulan orang bodoh itu kelak akan binasa.

  • 17Adapun orang yang mengolok-olok akan bapanya dan enggan menurut kata ibunya, maka gagak dari tepi sungai akan mematuk matanya dan anak burung nasar akan makan dia.

  • 2Bahwa lidah orang yang berbudi itu menyedapkan pengetahuan, tetapi mulut orang bodoh memancarkan perkara bodoh dengan limpahnya.

  • 3Barangsiapa yang suka akan hikmat itu menyukakan hati bapanya, tetapi orang yang beramah-ramahan dengan perempuan jalang itu memboroskan harta banyak.

  • 6Ajarkanlah seorang budak segala permulaan jalannya yang patut, maka pada masa tuanya tiada ia akan undur dari padanya.

  • 23Berbuat jahat itu bagi orang bodoh seperti permainan juga adanya; demikianpun melakukan dirinya dengan bijaksana itu bagi orang yang berbudi.