Bilangan 24:16

Terjemahan Lama

Maka yang berkata ia itu orang yang mendengar firman Allah dan yang mengetahui akan hikmat Allah taala dan yang melihat wajah Allah Mahakuasa, ia itu orang yang telah terjerumus dan yang dicelikkan matanya.

Sumber Tambahan

Ayat Rujukan

  • Bil 24:4 : 4 Maka yang bersabda ia itu yang mendengar firman Allah dan yang melihat wajah Allah Mahakuasa, ia itu orang yang terjerumus dan yang dibukai matanya.
  • 2Sam 23:1-2 : 1 Arakian, maka inilah perkataan Daud yang terkemudian, yaitu sabda Daud bin Isai, sabda orang yang diangkat tinggi-tinggi, yang telah dilantik oleh Allah Yakub dan yang kekasih kepada orang Israel sebab segala mazmurnya: 2 Bahwa Roh Tuhan berkata-kata dalam aku dan kalimat-Nya adalah pada lidahku.
  • 1Kor 8:1 : 1 Adapun akan hal barang yang dipersembahkan kepada berhala, kita ketahui "bahwa kita sekalian berpengetahuan." Maka pengetahuan itu membesarkan diri, tetapi kasih itu meneguhkan hati.
  • 1Kor 13:2 : 2 Dan jikalau aku dapat karunia bernubuat, dan aku mengetahui segala rahasia dan segala marifat, dan jikalau aku menaruh iman yang sempurna, sehingga dapat aku memindahkan segala gunung sekalipun, tetapi aku tiada menaruh kasih, niscaya aku bukan suatu apa pun.

Ayat Serupa (AI)

Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.

  • 94%

    2Serta diangkat Bileam matanya, dilihatnya Israel dengan kedudukannya seturut suku-suku bangsanya, maka Roh Allahpun datang atasnya,

    3lalu iapun mulai mengatakan misalnya demikian bunyinya: Bahwa Bileam bin Beor bersabda dan orang yang telah dicelikkan matanya itu berkata-kata!

    4Maka yang bersabda ia itu yang mendengar firman Allah dan yang melihat wajah Allah Mahakuasa, ia itu orang yang terjerumus dan yang dibukai matanya.

  • 86%

    14Maka sekarang sesungguhnya patik kembali kepada bangsa patik, sebab itu biarlah patik bernubuat bagi tuanku akan hal perkara yang dibuat kelak bangsa ini akan bangsa tuanku pada kemudian hari.

    15Maka mulailah ia mengatakan misalnya, katanya: Bahwa Bileam bin Beor yang berkata, dan orang yang mencelikkan matanya itu bersabda!

  • 31Maka pada waktu dicelikkan Tuhan mata Bileam, sehingga terlihatlah ia akan Malaekat Tuhan, yang berdiri di jalan dengan pedang terhunus pada tangannya, maka turunlah ia, lalu sujud dengan mukanya ke tanah.

  • 9Maka kudengar bunyi suaranya; demi kudengar bunyi suaranya itu pingsanlah aku terjerumus dengan mukaku ke bumi.

  • 72%

    14Bahwa sekali dua kali Allah berfirman juga, tetapi tiada ia itu diperhatikan.

    15Entah dalam mimpi atau dalam khayal pada malam, apabila manusia tidur lelap terbaring pada petidurannya.

    16Pada masa itu dinyatakan-Nya diri-Nya kepada manusia, dan diberinya tahu apa sebabnya mereka itu disiksakan.

  • 16Maka berdirilah ia, tetapi tiada kuketahui rupanya, hanya adalah suatu lembaga di hadapan mataku, dan adalah sunyi senyap, lalu kudengar bunyi suara mengatakan:

  • 13suatu dari pada segala khayal yang hebat pada malam, apabila tidur lelap berlaku atas manusia;

  • 3Pada masa itu mata orang yang melihat itu tiada lagi menoleh ke belakang, dan telinga orang yang mendengar itu akan memperhatikan.

  • 70%

    13Dan lagi kulihat dalam khayal kepalaku di atas peraduanku, sesungguhnya turunlah seorang utusan, seorang suci dari langit,

    14yang berseru dengan kuat, demikianlah bunyinya: Buanglah mercu pohon ini, potonglah cabang-cabangnya, gentaslah daun-daunnya, hamburkanlah segala buahnya, supaya segala margasatwa lari dari bawahnya dan segala unggaspun terbang dari cabang-cabangnya.

  • 17Bahwa aku akan melihat dia, tetapi bukan sekarang, aku akan memandang dia, tetapi bukannya hampir, maka sebuah bintang akan terbit dari pada Yakub dan sebatang tongkat kerajaan akan naik dari antara Israel, maka ia akan menghancurkan pelipisan Moab dan tempurung kepala orang yang suka berperang!

  • 70%

    17Maka datanglah ia berdiri pada sisiku; serta ia datang maka terkejutlah aku, lalu aku sujud, maka katanya kepadaku: Perhatikanlah baik-baik, hai anak Adam! karena khayal ini akan hal akhir zaman.

    18Maka sementara ia berkata kepadaku pingsanlah aku dan terjerumuslah aku dengan mukaku ke bumi, tetapi dijamahnya akan daku, didirikannya aku pula dengan kakiku.

  • 69%

    10Karena telah dicurahkan Tuhan atas kamu suatu nafsu tidur yang lelap, dan dikatupkan-Nyalah matamu dan diselubungkan-Nya muka segala nabi dan penghulumu dan segala pelihat.

    11Maka sebab itu segala khayal telah menjadi bagimu seperti bunyi kitab yang termeterai, yang diberikan oranglah kepada seorang yang tahu membaca, serta katanya: Baca apalah ini! tetapi jawabnya: Tiada dapat aku, karena kitab ini termeterai adanya.

  • 18Karena siapa gerangan sudah tahu hadir di dalam majelis bicara Tuhan akan melihat dan mendengar firman-Nya? Masakan orang dapat mendengar dan mengerti firman-Nya!

  • 69%

    17Lalu pergilah ia mendapatkan dia, maka sesungguhnya adalah baginda lagi berdiri hampir dengan korban bakarannya, dan segala penghulu Moabpun sertanya. Maka titah Balak kepadanya: Apakah firman Tuhan kepadamu?

    18Maka iapun mulai mengatakan misalnya, katanya: Bangunlah kiranya, hai Balak, serta dengarlah! berilah telinga akan kataku, hai bin Zippor!

  • 6Maka berfirmanlah Tuhan: Dengarlah olehmu akan firman-Ku ini: Jikalau dari pada kamu ada barang seorang yang nabi Tuhan adanya, Aku menyatakan diri-Ku kepadanya dengan khayal atau Aku berfirman kepadanya dalam mimpi.

  • 23Maka akan orang yang begitu dikaruniakannya selamat sentosa, jikalau matanya mengamat-amati jalannya sekalipun.

  • 12Bahwa mata Tuhan memeliharakan pengetahuan, tetapi perkataan orang murtad dibongkar-bangkir-Nya.

  • 20Sungguhpun engkau melihat banyak perkara, tetapi tiada engkau memperhatikan dia; sungguhpun terbuka telinganya, tiada juga ia mendengar.

  • 68%

    15Demi dikatakannya segala perkataan ini kepadaku, tunduklah aku dengan mukaku ke bumi dan akupun termangu-mangu.

    16Tetapi tiba-tiba rupa seorang manusia juga mencecah bibir mulutku, lalu kubukakan mulutku dan berkata-kata, serta kataku kepada orang yang berdiri di hadapanku: Ya tuan! khayal ini mendatangkan penyakit kepada hamba, sehingga tiada hamba bergaya lagi!

  • 5Bahwa dengan pendengaran telingaku sudah kudengar bunyi-Mu, tetapi sekarang aku melihat Engkau dengan mataku.

  • 18Bahwa mereka itu tiada berpengetahuan dan tiada berpengertian, karena mata mereka itu terkatup lekat-lekat, sehingga tiada ia melihat, dan hatinyapun sehingga tiada ia mengerti.

  • 6Karena demikian inilah firman Tuhan kepadaku: Pergilah engkau, taruhlah olehmu akan seorang penunggu, hendaklah diberitahunya barang yang dilihatnya.

  • 1Bahwasanya, mataku sudah melihat sekalian itu, dan telingakupun sudah mendengar dan mengerti dia.

  • 12Maka sahut Bileam sambil sembahnya: Bukankah patut patik ingat baik-baik, supaya patik mengatakan barang yang dibubuh Tuhan pada lidah patik?

  • 7Maka aku ini, Daniel, seorangku jua melihat khayal itu, tetapi segala orang yang sertaku itu tiada melihat khayal itu; maka suatu kegentaran besar datanglah juga atasnya, dan mereka itu lari hendak menyembunyikan dirinya.

  • 1Mengapa tiada ditentukan oleh Yang Mahasuci akan masa dan ketika, sehingga hamba-Nya boleh melihat dari keadilan-Nya?

  • 28Tetapi adalah Allah di dalam sorga, yang boleh menyatakan segala rahasia dan memberitahu kepada tuanku Nebukadnezar barang yang akan jadi pada kemudian hari; adapun mimpi tuanku dan segala khayal yang tuanku lihat pada peraduan tuanku inilah dia:

  • 4Apabila aku terkenangkan Allah, maka bergaduhlah aku, dan apabila aku berpikir-pikir, maka gundahlah hatiku. -- Selah.

  • 8Sesungguhnya sudah kaukatakan di hadapan pendengaranku dan sudah kudengar bunyi katamu demikian:

  • 18Bahwa Tuhan juga sudah memberitahu aku hal itu, sebab itu kuketahui dia; maka Engkau juga sudah menyatakan kepadaku kelakuan mereka itu.

  • 17Bahwa aku hendak mengajar engkau, dengarlah olehmu akan daku, maka barang yang telah kulihat itu hendak kuceriterakan;

  • 10Maka inilah segala khayal kepalaku di atas peraduanku: Bahwa sesungguhnya kulihat adalah pohon kayu sebatang di tengah-tengah bumi, dan amat besar tingginya.

  • 17Bahwa matamu akan memandang Raja dengan segala kemuliaannya dan dilihatnya kelak suatu tanah yang luas perhinggaannya.

  • 32Demi kulihat itu maka aku memperhatikannya, dan setelah kupandang akan dia, maka aku mengambil insaf dari padanya:

  • 28Seperti rupa pelangi di dalam awan-awan pada masa hujan begitulah rupa cahaya yang mulia itu berkeliling. Demikianlah rupa kemuliaan Tuhan. Demi kulihat itu maka sujudlah aku dengan mukaku di tanah, lalu kudengar suatu bunyi suara yang berkata.

  • 11Karena telinga yang mendengar kataku itu membilang aku berbahagia, dan mata yang melihat aku itu membenarkan kataku.

  • 67%

    1Maka kembalilah malaekat yang berkata dengan aku itu, lalu dijagakannya aku seperti orang yang dijagakan dari pada tidurnya.

  • 12Maka sembah Bileam kepada Balak: Bukankah patik telah berkata kepada utusan yang tuanku suruhkan kepada patik, demikian kata patik:

  • 20Baiklah matanya sendiri melihat kebinasaannya dan ia sendiri minum murka Yang Mahakuasa!