Bilangan 6:4
Selama segala hari ia seorang nazir jangan dimakannya barang sesuatu yang datang dari pada pokok anggur, jikalau biji atau kulitnya sekalipun.
Selama segala hari ia seorang nazir jangan dimakannya barang sesuatu yang datang dari pada pokok anggur, jikalau biji atau kulitnya sekalipun.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
2Katakanlah kepada bani Israel perkataan ini: Jikalau seorang laki-laki atau perempuan mengasingkan dirinya dengan bernazar, yaitu nazar orang nazir, hendak mengasingkan dirinya bagi Tuhan,
3tak akan jangan dijauhkannyalah dirinya dari pada air anggur dan tuak dan jangan diminumnya cuka air anggur atau cuka tuak dan jangan diminumnya air buah anggur atau dimakannya buah anggur, baik yang hidup baik yang kering.
5Selama segala hari ia seorang nazir jangan pisau cukur terpakai kepada kepalanya, sampai sudah genap segala hari diasingkannya dirinya bagi Tuhan sucilah ia, hendaklah dibiarkannya segala tokong rambutnya bertumbuh sahaja.
6Maka selama segala hari diasingkannya dirinya bagi Tuhan jangan ia hampir kepada mayat orang.
14Jangan ia makan sesuatu yang datang dari pada pokok anggur, dan jangan ia minum air anggur atau minuman yang keras dan jangan ia makan barang sesuatu yang haram; maka hendaklah diperhatikannya segala pesan-Ku kepadanya.
8Selama segala hari ia seorang nazir maka sucilah ia bagi Tuhan,
39Jikalau kamu menanami kebun anggur dan memeliharakan dia dengan usaha sekalipun, tiada juga kamu akan minum air anggurnya atau mengumpulkan buahnya, karena ulat kelak makan habis akan dia.
4Sebab itu peliharakanlah dirimu baik-baik dari pada minum air anggur atau minuman yang keras, dan jangan engkau makan barang sesuatu yang haram,
21Dan tak boleh seorang imam minum air anggur apabila ia hendak masuk ke dalam serambi yang di dalam itu.
12Maka hendaklah diasingkannya pula dirinya segala hari nazirnya bagi Tuhan dan dibawanya seekor anak domba yang umur setahun akan korban karena salah, maka segala hari yang dahulu itu tiada dibilang, sebab telah dinajiskannya hal nazirnya.
13Bahwa inilah hukum orang nazir itu: Maka pada hari genaplah segala hari nazirnya, hendaklah ia berdiri pada pintu kemah perhimpunan,
6Tetapi kata mereka itu: Tiada kami mau minum air anggur, karena pesan Yonadab bin Rekhab, bapa kami, kepada kami demikian: Janganlah kamu minum air anggur, baik kamu baik segala anak-anakmu, sampai selama-lamanya jangan;
7dan lagi janganlah kamu membuat rumah atau menabur biji-bijian atau menanamkan pokok anggur atau menaruh dia bagi dirimu, melainkan hendaklah kamu duduk dalam kemah sepanjang umur hidupmu, supaya umurmu dilanjutkan dengan beberapa hari di dalam negeri tempat kamu menumpang seperti orang dagang.
24Maka apabila kamu masuk ke dalam kebun anggur kawanmu, bolehlah kamu makan dari pada buahnya sekehendak hatimu sampai kenyang, tetapi satupun tak boleh kamu bawa dari sana.
19Maka hendaklah diambil imam dari pada domba jantan itu satu paha yang di hadapan serta yang sudah direbus dan sebuah apam fatir dari dalam rantang itu dan sebuah roti mentah, maka hendaklah diletakkannya di atas kedua tapak tangan orang nazir itu setelah sudah dicukurnya rambut nazirnya.
20Maka hendaklah ia itu ditimang-timang imam akan persembahan timangan di hadapan hadirat Tuhan, ia itulah suatu kesucian bagi imam, lain dari pada dada korban timangan dan lain dari pada paha yang di hadapan korban tatangan; setelah itu bolehlah orang nazir itu minum air anggur.
21Maka inilah hukum orang nazir yang telah janji persembahan korbannya kepada Tuhan karena nazirnya, lain dari pada yang dapat dipersembahkannya lebih; setuju dengan janji yang telah dijanjikannya hendaklah ia mempersembahkan lebih dari pada segala yang ditanggungkan atasnya oleh hukum nazirnya itu.
11Maka tahun yang kelima puluh itu menjadi bagi kamu tahun yobel, sebab itu jangan kamu menaburi biji-bijian, dan jangan menuai barang yang tumbuh sendirinya, dan jangan kamu memetik buah pokok anggurnya yang tiada dirancung.
15Bahwa engkau akan menabur, tetapi tiada menuai; engkau akan mengirik buah zait, tetapi tiada mengurapi dirimu dengan minyaknya; engkau akan mengapit air anggur, tetapi tiada minum dari padanya.
9Jangan kamu menaburi kebun anggurmu hendak dapat dua jenis hasilnya, supaya jangan hilang hasil biji-bijian yang telah kamu taburkan dan hasil pokok anggurmu sekali.
3Enam tahun lamanya hendaklah kamu menaburi bendangmu dan enam tahun lamanya hendaklah kamu merancung pokok anggurmu serta mengumpulkan hasilnya.
4Tetapi pada tahun yang ketujuh akan ada sabat perhentian yang suci bagi tanah itu, yaitu sabat Tuhan, maka jangan kamu menaburi bendangmu atau merancung pokok anggurmu.
5Maka barang yang tumbuh sendirinya pada perhumaanmu itu jangan kamu tuai dan buah pokok anggurmu, yang tiada dirancung itu, jangan kamu kerat; maka hendaklah ia itu tahun perhentian yang suci bagi tanah itu.
23Maka apabila kamu sudah masuk ke dalam negeri itu dan kamu menanam segala jenis pokok buah-buah, maka hendaklah buahnya yang muda-muda itu seperti dikhatankan kulupnya, tiga tahun lamanya hendaklah kamu membilangkan dia seperti belum dikhatankan, dan janganlah kamu makan dari padanya.
24Maka pada tahun yang keempat segala buahnya akan suci adanya, suatu persembahan puji-pujian bagi Tuhan.
25Tetapi pada tahun yang kelima bolehlah kamu makan buahnya serta memungut hasilnya bagi dirimu: Bahwa Akulah Tuhan, Allahmu!
9Baik air anggur baik minuman yang keras, jangan diminum olehmu atau oleh anak-anakmupun sertamu, apabila kamu masuk ke dalam kemah perhimpunan, supaya jangan kamu mati dibunuh; maka inilah suatu hukum yang kekal di antara kamu turun-temurun,
6Dan mana orang yang telah menanam pokok anggur dan belum makan buahnya, baiklah ia balik pulang ke rumahnya, asal jangan ia mati dalam peperangan dan seorang lain makan hulu buahnya.
18Karena Aku berkata kepadamu: Bahwa daripada ketika ini tiada lagi Aku minum air buah anggur sehingga kerajaan Allah itu datang."
17Maka dalam negeri kedudukanmu tak boleh kamu makan dalam sepuluh asa dari pada gandummu atau dari pada air anggurmu atau dari pada minyakmu atau dari lembu dombamu yang mula jadi, demikianpun jangan barang yang telah kamu pernazarkan atau persembahan dari ridla hatimu atau persembahan tatangan tanganmu.
6Barangsiapa yang telah menjamah barang sebagainya itu, najislah adanya sampai masuk matahari; jangan ia makan dari pada barang yang suci itu sampai sudah dimandikannya tubuhnya dalam air.
7Setelah sudah masuk matahari baharu sucilah ia, kemudian bolehlah ia makan dari pada barang yang suci itu, karena ia itulah makanannya.
7melainkan katanya kepadaku: Bahwasanya engkau akan hamil kelak dan beranak laki-laki seorang, maka sebab itu jangan engkau minum air anggur atau minuman yang keras dan jangan makan barang sesuatu yang haram, karena budak itupun akan menjadi seorang nazir Allah dari pada rahim ibunya sampai kepada hari matinya.
14Maka jangan kamu makan roti, atau emping, atau tepung yang ditumbuk, sampai pada hari itu juga, sampai sudah kamu membawa persembahan itu kepada Allahmu; maka inilah suatu hukum yang kekal bagimu turun-temurun pada segala tempat kedudukan kamu.
51Maka ia itu kelak makan habis akan hasil binatangmu dan hasil tanahmu, sampai sudah binasa kamu, sebab tiada ditinggalkannya bagimu barang gandum atau air anggur atau minyak atau hasil lembumu atau anak dombamu, sampai sudah dibinasakannya kamu.
25Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, bahwa tiadalah lagi Aku akan minum air buah anggur ini, sampai kepada hari Aku akan minum dia yang baharu di dalam kerajaan Allah."
34Segala makanan dalam bekas itu yang hendak dimakan dan yang ada air di atasnya, ia itu haramlah, dan segala minuman yang hendak diminum, yang dalam bekas yang demikian, ia itupun haramlah.
5Jagalah kamu, hai orang pemabuk; tangislah dan raunglah, hai kamu sekalian yang peminum air anggur, sebab air anggur baharu itu sudah putus dari pada mulutmu.
10Maka adalah pada pokok anggur itu tiga cabang, rupanya seperti bertunas serta berkembanglah bunganya dan tanda-tandanya sudah bermasakkan buah anggur.
4Maka jangan kelihatan padamu barang khamir di dalam segala perhinggaan negerimu tujuh hari lamanya; maka dari pada daging binatang, yang kamu sembelihkan waktu petang pada hari yang pertama itu, satupun jangan bermalam sampai pagi hari.
13Maka masa raya pondok daun-daunan hendaklah kamu pegang tujuh hari lamanya, apabila kamu sudah mengumpulkan segala hasil peluburmu dan apitanmu.
33Adalah ia bagaikan pokok anggur yang gugur buahnya dahulu dari pada masak; dan seperti pokok zait yang luruh segala bunganya!
5Karena dahulu dari pada pupul besar, apabila sudah luruh bunganya dan buah anggur terang terus sengajakan masak, pada masa itu dikeratnya segala ranting-ranting dengan pisau perancung dan dipotongnya dan dibuangnya segala cabang.
8Maka barangsiapa yang makan dia, ia itu akan menanggung salahnya, sebab dihinakannya kesucian Tuhan, maka orang itu akan ditumpas kelak dari antara bangsanya.
2Bahwa pelubur dan apitan anggurpun tiada lagi akan mengenyangkan mereka itu, dan air anggur baharupun akan menipu mereka itu.
6Tujuh hari lamanya hendaklah kamu makan apam fatir, maka hari yang ketujuh itu akan jadi satu hari raya bagi Tuhan.
21Baiklah jangan makan daging, atau minum air anggur, atau sebarang apa pun, yang saudaramu itu menaruh syak.
21Maka apabila kamu sudah memungut buah pokok anggurmu, janganlah berulang kamu memungut buahnya karena ia itulah bahagian orang dagang dan anak piatu dan perempuan janda.
24Jangan kamu makan dia, melainkan cucurkanlah dia kepada bumi seperti air.
2Maka telah dipagarinya akan dia dan disucikannya tanahnya dari pada segala batu, lalu ditanaminya dengan beberapa pokok anggur yang indah-indah dan dibangunkannya sebuah rumah peranginan di tengah-tengahnya dan dibuatnya pula apitan anggur yang terpahat di dalamnya, maka bernanti-nantilah ia kalau hasilnya buah-buah anggur yang baik, tetapi hasilnya buah busuk belaka.