Amsal 20:29
Makota orang muda itulah kuatnya, dan rambut putih menjadi kemuliaan orang tua.
Makota orang muda itulah kuatnya, dan rambut putih menjadi kemuliaan orang tua.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
31Bahwa rambut putih itu suatu makota yang mulia, jikalau didapati akan dia pada jalan kebajikan.
6Bahwa anak cucu cicit menjadi makota orang tua-tua, maka kemuliaan anak-anak ia itulah bapa-bapanya.
32Di hadapan orang berambut putih hendaklah kamu bangkit berdiri; berilah hormat akan orang tua, dan takutlah kamu akan Allahmu: Bahwa Akulah Tuhan!
28Kemurahan dan kebenaran memeliharakan raja, maka dengan kebajikan ditetapkannya takhtanya.
10Di antara kamipun adalah orang yang putih rambutnya, yang sangat tuanya dan yang banyak tahunnya terlebih dari pada tahun bapamu.
9Bahwa orang keluaran juga makan habis akan kuatnya dan tiada ia sadar; lagipun rambut putih sudah bertaburan padanya dan tiada juga diketahuinya.
8Serta terlihat mereka itu akan daku maka orang muda-muda bersembunyi dan segala orang ubanpun bangkit lalu berdiri.
30Bilur rotan menjadi penyuci orang jahat, dan lagi palu yang masuk sampai ke dalam tulangnya.
9Baiklah hatimu bersukacita, hai orang muda! pada masa kemudaanmu; biarlah hatimu bergemar pada segala hari engkau lagi muda; berjalanlah menurut segala kehendak hatimu dan pemandangan matamu, tetapi ketahuilah olehmu bahwa sebab segala perkara ini dipanggil Allah akan dikau kelak menghadap hukum.
10Kendati, buanglah juga murung dari dalam hatimu dan jauhkanlah jahat dari pada tubuhmu, karena kemudaan dan dini hari keduanyapun sia-sialah adanya.
1Tetapi sekarang orang yang muda dari padaku itu tertawakan daku, maka dahulu kucelakan bapanya ditaruh akan gembala anjing penunggu kambingku.
2Karena apakah gunanya kepadaku kuat tangan orang, yang tiada boleh sampai kepada tua umurnya,
6Maka hendaklah engkau berlaku dengan akal budi, jangan engkau biarkan rambutnya yang putih itu turun ke dalam kubur dengan selamat.
18Maka sebab itu sedang sudah sampai masa tuaku dan putih ubanku, jangan apalah Engkau meninggalkan daku, ya Allah! supaya aku memberitahu kuat-Mu kepada bangsa ini dan kuasa-Mu kepada anak cucunya.
17Pada sepanjang hari mereka itu bersukacita kelak akan nama-Mu dan mereka itu diangkat tinggi-tinggi oleh kebenaran-Mu.
17Hai, betapa besar kemuliaannya! Hai, betapa besar keelokannya! Bahwa gandum akan memberi sukacita kepada segala orang teruna dan air anggurpun kepada segala anak dara.
11Adapun perhiasan orang alim ia itu panjang sabar, dan mengampuni salah ia itulah makotanya.
9Bukannya orang yang banyak tahunnya itu bijaksana juga, bukannya orang yang tua-tua itu mengerti juga barang yang benar.
12Hikmat patut dicahari kepada orang tua-tua dan akal budi kepada yang banyak umurnya.
27Baiklah pada orang jikalau ia menanggung kuk dari pada masa mudanya.
20Kemuliaanku akan dibaharui sertaku, dan busurku akan dikuatkan dalam tanganku.
30Bahwa orang muda boleh menjadi penat dan lemah dan orang terunapun boleh tergelincuh dan jatuh,
10Lihatlah olehmu akan Behemot, yang telah Kujadikan sertamu, bahwa ia makan rumput seperti lembu.
25Maka daging tubuhnya akan segar pula, terlebih dari pada masa mudanya, dan iapun akan kembali kepada hal mudanya.
12Segala orang teruna dan anak dara, orang tua dan muda sekaliannya.
35Orang yang budiman itu akan mempusakai kemuliaan, tetapi orang ahmak itu ketahuan oleh malunya termata-mata.
2dan orang pahlawan dan hulubalang dan hakim dan nabi dan orang besar-besar dan orang tua-tua,
10Adapun segala hari umur hidup kami itu tujuh puluh tahun, maka jikalau kami amat kuat delapan puluh tahun; maka kelebihannya sekalian itu susah dan kesukaran jua, karena dengan segeranya ia itu dikerat dan kamipun lenyaplah.
6Hormat dan kemuliaan adalah di hadapan hadirat-Nya, keindahan dan perhiasan dalam tempatnya yang suci.
27Seri dan kemuliaan adalah di hadapan hadirat-Nya, kuat dan kesukaan adalah di tempat kediaman-Nya.
5Dipintanya hidup dari padamu, maka Engkau mengaruniakan dia, dan lagi panjang umur sampai kekal selama-lamanya.
27Bahwa sekalian ini sudah kita camkan; dengarlah olehmu akan dia dan perhatikanlah dia.
20Dilalukan-Nya fasihat dari pada mulut orang yang bersentosa, dan dijauhkan-Nya bicara dari pada orang tua-tua.
16Biarlah kiranya perbuatan-Mu kelihatan kepada hamba-hamba-Mu dan kemuliaan-Mu kepada anak-anaknya.
28Dalam kebanyakan orang isi negeri adalah kemuliaan raja, tetapi dalam kekurangan orang isi negeri adalah kebinasaan raja.
2Bahwa nyanyian kesukaan terbitlah dari dalam hatiku dan kukatakan syairku akan hal Raja itu, maka lidahku seperti kalam seorang yang pantas menyurat.
1Maka seorang tua-tua jangan engkau tengking, melainkan nasehatkan dia seperti kepada seorang bapa; dan akan orang muda-muda seperti kepada saudara;
2Segala orang tua wajiblah menahan diri, dan sopan, memerintahkan dirinya, dan menjadi sempurna di dalam iman dan kasih dan sabar;
13Seorang orang muda yang alim, jikalau ia miskin sekalipun, ia itu baik dari pada seorang raja yang tua serta dengan bodohnya yang tiada ternasehatkan lagi,
5Maka pada hari itu juga Tuhan serwa sekalian alam akan makota yang mulia dan karangan bunga yang indah-indah bagi segala umat-Nya;
9Maka iapun akan menggubah karangan akan perhiasan kepalamu, serta menganugerahi engkau dengan makota yang indah-indah.
5Hanya orang yang bijaksana itulah kuat dan orang yang berpengetahuan itulah gagah, sehingga tiada ia teralahkan.
30Adapun peri cantik itu penipu adanya dan keelokan itu sia-sia, tetapi seorang bini yang takut akan Tuhan itu akan dipuji-puji.
29Jikalau kamu hendak mengambil anak inipun dari padaku, lalu datang sesuatu bahaya atasnya, niscaya kamu kelak memasukkan ubanku ini dengan dukacita ke dalam kubur.
14Barangsiapa yang telah tertanam dalam rumah Tuhan, ia itu akan berbunga-bunga dalam segala halaman Allah kami!