Amsal 24:27
Aturkanlah pekerjaanmu di luar dahulu, dan sediakanlah bendangmu, kemudian bolehlah engkau membangunkan rumahmu.
Aturkanlah pekerjaanmu di luar dahulu, dan sediakanlah bendangmu, kemudian bolehlah engkau membangunkan rumahmu.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
28Janganlah engkau naik saksi atas samamu manusia dengan tiada sebab, melainkan engkau menjadikan dirimu seorang penukas.
29Janganlah katamu: Seperti perbuatannya akan daku, demikianpun aku hendak membalas akan dia, aku hendak membalas masing-masing sekadar perbuatannya.
30Pada sekali peristiwa berjalanlah aku lalu dari pada bendang seorang pemalas, dan dari pada kebun anggur orang yang tiada berakal.
5Buatlah olehmu rumah dan diamlah dalamnya, tanamilah kebun-kebun dan makanlah hasilnya;
3Bahwa dengan hikmat boleh sebuah rumah dibangunkan dan dengan akal budi ia itu diteguhkan;
13Wai bagi orang yang membangunkan rumahnya di atas barang yang tiada benar dan anjung-anjungnya di atas barang yang tiada betul, yang menyuruh samanya manusia bekerja dengan cuma-cuma dan yang tiada memberi kepadanya upah pekerjaannya!
14Yang berkata demikian: Bahwa aku hendak membuat akan diriku sebuah rumah yang amat besar dan anjung-anjung peranginan, dan menghiasi dia dengan beberapa tingkap dan menutup dia dengan kayu araz dan menyapu dia dengan sadalinggam.
17dan orang yang di atas sotoh rumah, janganlah turun ke bawah dan membawa ke luar apa-apa yang di dalam rumahnya;
18dan lagi orang yang di ladangnya, janganlah pulang mengambil pakaiannya.
30Kamu akan mengambil bini, tetapi orang lain akan berseketiduran dengan dia; kamu akan membangunkan rumah, tetapi tiada kamu akan mengedudukinya; kamu akan menanam kebun anggur, tetapi tiada kamu akan makan hulu buahnya.
18Adapun akan hal ia membuat rumahnya, ia itu seperti perbuatan gegat dan seperti seorang penunggu kebun anggur membuat pondoknya.
2Karena engkau akan mengenyangkan dirimu dengan hasil pekerjaan tanganmu, dan engkau akan berbahagia, dan engkaupun akan beruntung.
8Jangan gopoh-gopoh engkau masuk berhukum, kalau-kalau pada akhirnya engkau tiada boleh lepas, apabila lawanmu mendatangkan malu kepadamu.
9Bicarakanlah perkaramu dengan kawanmu, tetapi jangan kaubukakan rahasia orang lain,
23Belajarlah baik-baik mengenal segala dombamu dan perhatikanlah hal segala kawan kambingmu,
1Nyanyian Hamaalot, dari Sulaiman. -- Jikalau kiranya bukan Tuhan yang membangunkan rumah, niscaya sia-sialah pekerjaan segala tukang akan dia, maka jikalau kiranya bukan Tuhan yang menunggui negeri, niscaya cuma-cuma ditunggui akan dia oleh penunggunya.
1Bahwa seorang perempuan yang berbudi itu membangunkan rumahnya, tetapi seorang perempuan yang bodoh membongkar dia dengan kedua belah tangannya.
10supaya jangan orang dagang kelak mengenyangkan dirinya dengan harta bendamu, dan hasil segala kelelahanmu itu masuk ke dalam rumah orang yang tiada ketahuan.
26Barangsiapa yang memberi jawab dengan perkataan yang patut, ia itu mengatupkan mulut orang seperti dengan kucup.
17demikianpun hendaklah engkau hemat-hemat dengan kakimu berulang ke rumah sahabatmu, supaya jangan ia menjadi penat oleh sebab engkau, lalu benci akan dikau.
15Hai orang fasik! jangan engkau mengintai rumah orang benar dan jangan engkau merusakkan pondoknya;
28Janganlah engkau memindahkan tanda perhinggaan tanah, yang telah dibubuh oleh nenek moyangmu.
29Sudahkah engkau melihat seorang yang rajin pada pekerjaannya, maka iapun akan menghadap raja-raja, tetapi janganlah ia berdiri di hadapan orang hina.
6Di padang mereka itu menyabit makanannya dan dipetiknya buah yang ketinggalan di dalam kebun anggur si penganiaya itu.
44Oleh sebab itu hendaklah kamu juga bersedia; karena Anak manusia akan tiba pada suatu saat yang tiada kamu sangka-sangka.
15Dan orang yang di atas sotoh rumah, janganlah turun ke bawah atau masuk membawa ke luar apa-apa dari dalam rumahnya;
16dan orang yang di ladangnya, janganlah pulang mengambil pakaiannya.
18Oleh kesangatan malas rapuhlah kasau, dan oleh kelemahan tangan bocorlah rumah.
24Terlebih baik duduk di penjuru sotoh rumah dari pada duduk serumah dengan seorang bini yang bantahan, jikalau berjamu orang sekalipun.
12Supaya jangan, apabila kamu sudah makan dan sudah menjadi kenyang dan sudah membangunkan rumah yang baik dan sudah mengeduduki dia,
27Maka diamat-amatinya kelakuan segala isi rumahnya, dan tiada ia makan rezeki dengan malas.
25Biarlah matamu memandang betul ke muka, dan kelopak matamupun menuju betul ke hadapanmu.
26Timbang-menimbanglah akan pelangkah kakimu, maka engkau akan berjalan dengan jejakan yang tetap.
8Maka apabila engkau membangunkan rumah yang baharu, hendaklah engkau memagari sotohmu, asal jangan kautanggungkan utang darah kepada rumahmu, jikalau kiranya orang tergelincuh lalu jatuh dari atas.
31Pada hari itu barangsiapa yang di atas sotoh rumah dan hartanya di dalam rumah, janganlah ia turun ke bawah membawa ke luar harta itu, dan siapa yang ada di ladangnya pun janganlah pulang.
29Janganlah engkau mengupayakan jahat akan samamu manusia, sedang ia duduk sertamu dengan percayanya.
13Maka segala tukangpun bekerjalah dan segala yang rusakpun dibaiki oleh pekerjaan tangan mereka itu, dan ditetapkannya bait-Ullah itu pada tempat kedudukannya yang tentu, dan dijadikannya teguh-teguh.
8Jauhkanlah jalanmu dari pada perempuan begitu, dan janganlah hampiri pintu rumahnya.
6yaitu kepada segala tukang kayu dan orang yang pandai membuat rumah dan tukang batu, pembeli kayu dan batu yang terpahat akan membaiki rumah itu.
23Maka keluarlah manusia kepada pekerjaannya dan kepada perhumaannya sampai malam.
24Bangunkanlah kamu negeri akan anak-anakmu dan kandang akan kawan dombamu, tetapi buatlah juga akan perkara yang telah keluar dari pada mulutmu itu.
21Hendaklah engkau berdamai dengan Dia, supaya engkau selamat; maka kembali akan berlaku atasmu perkara yang baik.
23Dengan usaha yang tiada tahu malas sampailah orang kepada perkara yang besar-besar, tetapi kemegahan yang sia-sia itu satupun tiada gunanya.
9Terlebih baik duduk di penjuru sotoh rumah dari pada duduk serumah dengan bini yang bantahan.
9supaya disediakannya bagi beta kayu amat banyak, karena adapun rumah yang hendak beta perbuat itu, ia itu akan besar dan ajaib adanya.
8Pergilah kamu ke gunung meramu kayu dan bangunkanlah pula rumah ini, maka Aku kelak berkemah akan dia dan Akupun akan dipermuliakan, demikianlah firman Tuhan.
11melainkan hendaklah kamu berdiri di luar, maka orang yang hendak kamu menagih utangnya itu akan membawa barang gadaian itu ke luar kepadamu.
33Bahwa tidur sedikit lagi, mengantuk sedikit lagi, lipat tangan sedikit lagi sambil berbaring,
24Sebab itu barangsiapa yang mendengar segala perkataan-Ku ini serta menurut dia, ialah diumpamakan dengan seorang yang bijak, yang mendirikan rumahnya di atas batu;
8maka disediakannya juga rezekinya pada musim panas dan dikumpulkannya makanannya pada musim menuai.