Amsal 29:5
Orang yang mengangkat-angkat temannya, ia itu membentangkan jaring di hadapan kakinya.
Orang yang mengangkat-angkat temannya, ia itu membentangkan jaring di hadapan kakinya.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
19Barangsiapa yang berjalan ke sana ke mari dengan membawa mulut, ia itu membukakan rahasia; maka sebab itu janganlah engkau berjinak-jinakan dengan orang yang tiada dapat mengatupkan mulutnya.
27Barangsiapa yang mengupayakan jahat, ia itu fasik adanya, dan pada bibirnya adalah bisa sengat kalajengking.
28Barangsiapa yang mengadakan perbantahan, ia itulah orang celaka, dan orang yang berbisik-bisik itu menceraikan sahabat yang terbaik.
29Barangsiapa yang membujuk akan sahabatnya serta membawa akan dia kepada jalan yang jahat, ia itu pembunuh juga adanya.
2Bahwa sebab perangai durhaka orang jahat itu aku berkata dalam hatiku: Tiadalah barang takut akan Allah di hadapan matanya.
3Karena ia membujuk dirinya sendiri apabila didapati akan salahnya yang kebencian.
27Barangsiapa yang menggali pelobang, iapun akan terperosok ke dalamnya, dan batupun kembali terkena kepada orang yang telah menggolekkan dia.
28Lidah bercabang itu sekali juga akan membenci cilaka yang telah diadakannya, dan mulut pengangkat-angkat itu kelak membinasakan dirinya sendiri.
8Karena kakinya akan termasuk ke dalam jaring dan iapun akan berjalan ke dalam tali kusut.
9Tumitnya akan dipegang jerat dan jala-jalapun akan menangkap dia.
10Tali yang tersembunyi di dalam tanah dipasang akan dia dan perangkap adalah pada segala jalannya.
19demikianlah peri orang yang menipu kawannya sambil katanya: Bukankah sahaya bergurau juga?
2Tolong apalah, ya Tuhan! karena kuranglah orang yang saleh dan orang yang setiawanpun telah hilang dari antara segala anak Adam.
3Mereka itu bertutur culas masing-masing dengan kawannya, dan mereka itu berkata-kata dengan lidah yang membujuk dan dengan hati yang bercabang.
5Barangsiapa yang menipu sahabatnya, maka mata anak-anaknyapun akan jadi kabur.
17demikianpun hendaklah engkau hemat-hemat dengan kakimu berulang ke rumah sahabatmu, supaya jangan ia menjadi penat oleh sebab engkau, lalu benci akan dikau.
18Adapun orang yang naik saksi dusta atas samanya manusia, ia itu seperti cokmar dan pedang dan anak panah yang tajam.
21Yaitu segala orang yang menyalahkan orang sebab sepatah kata jua, dan yang memasang jerat akan orang yang mencahari kebenaran di dalam pintu gerbang, dan yang memutarbalikkan perkara orang yang benar itu dengan tipunya.
23Orang yang menegurkan orang, pada kesudahan ia mendapat hormat kelak, terlebih dari pada orang yang mengangkat-angkat dengan mulutnya.
4Bahwa seorang raja meneguhkan kerajaannya dengan hukum yang adil, tetapi yang mengenakan banyak cukai ia itu membinasakan negeri.
4Peliharakanlah dirimu masing-masing dari pada sahabatnya dan janganlah kamu harap pada barang seorang suadara, karena saudara memperdayakan saudara dan sahabat mengumpat sahabat.
5Bahkan, mereka itu menipu, masing-masing akan kawannya, karena tiada lagi mereka itu berkata benar, dibiasakannya lidahnya pada berkata dusta, dan diusahakannya dirinya dalam berbuat salah.
24Barangsiapa yang membahagi-bahagi dengan pencuri ia itu benci akan dirinya; terdengarlah ia akan sumpah, tetapi tiada diberitahunya.
25Takut akan orang ia itu menjadi suatu jerat, tetapi orang yang percaya akan Tuhan ia itu akan ditaruh dalam perlindungan yang tinggi.
6Bahwa kejahatannya juga menjadi jerat bagi orang jahat, tetapi orang benar itu lari luput lalu bersukacita hatinya.
26Karena di antara segala umat-Ku didapati akan orang fasik, yang mengintai-intai seperti orang pemikat menyembunyikan dirinya, dipasangnya jerat kebinasaan, hendak menjerat orang.
27Seperti sangkaran penuh dengan burung, demikianlah rumah mereka itu penuh dengan tipu, maka oleh sebabnya mereka itu sudah menjadi besar dan kaya.
4Orang yang hendak berbuat jahat itu mengindahkan mulut yang salah, dan seorang pembohong mencenderungkan telinganya kepada lidah bercabang.
9Ya Tuhan, pimpinlah selalu akan daku dalam kebenaran-Mu karena sebab segala seteruku! Ratakanlah kiranya jalan-Mu di hadapanku.
17Bahwasanya cuma-cuma dibentangkan jaring di hadapan mata segala unggas.
18Barangsiapa yang menyembunyikan dengki dengan mulut bohong dan yang memasyhurkan kabar busuk, ia itu bodoh dan jahat adanya.
20Barangsiapa yang terbalik hatinya itu tiada akan mendapat kebajikan, dan orang yang bercabang lidah itu akan terperosok ke dalam celaka.
6Banyaklah orang yang memuji-muji akan orang bangsawan, dan masing-masing orang hendak bersahabat dengan orang yang memberikan anugerah.
9Bahwa ia mengadang pada tempat yang sembunyi, seperti seekor singa dalam guanya; ia mengadang hendak merampas akan orang yang miskin dan iapun merampas akan orang yang papa hendak menarik dia ke dalam jaringnya.
10Barangsiapa yang menyesatkan orang benar kepada jalan yang jahat, ia itu kelak terperosok ke dalam pelobangnya sendiri, tetapi selamat menjadi bahagian orang yang memeliharakan dirinya dengan tiada berkecelaan.
19Engkau memasukkan mulutmu dalam jahat, dan lidahmu mereka tipu daya.
26Bahwa orang yang benar itu terlebih mulia adanya dari pada segala kawannya; maka orang jahat disesatkan oleh jalannya sendiri.
23Bahwa orang fasik mengambil hadiah dari dalam ribaan akan memutar-balikkan segala jalan hukum.
14Seperti awan-awan dan angin yang tiada mengandungkan hujan setitik, demikianlah hal orang yang memegahkan dirinya dari sebab pemberian yang tiada pernah diberikannya.
3Yang tiada berbuat fitnah dengan lidahnya dan tiada berbuat jahat akan kawannya dan tiada mengatakan kecelaan samanya manusia.
8Lidah mereka itu bagai anak panah pembunuh adanya, ia berkata bohong; mulut masing-masing berkata manis dengan kawannya, tetapi di dalam hatinya dipasangnya jerat akan dia.
14kebinasaan dan celaka adalah dalam hatinya, pada sediakala diadakannya jahat, dan diterbitkannya perbantahan.
28Janganlah engkau naik saksi atas samamu manusia dengan tiada sebab, melainkan engkau menjadikan dirimu seorang penukas.
16Bahwa hadiah seorang memberi tempat akan dia serta membawa akan dia ke hadapan orang besar-besar.
17Kendatilah roti tipu daya itu manis rasanya, kemudian kelak mulut dipenuhi dengan batu kelikir.
7Maka mulutnya penuh dengan kutuk dan semu dan tipu daya, dan di bawah lidahnya adalah siksa dan khianat.
24Orang yang menaruh dengki itu pura-pura dengan mulutnya sambil mereka tipu dalam hatinya.
25supaya jangan engkau belajar tingkah lakunya serta memasang jerat akan jiwamu.
9Barangsiapa yang berjalan dengan tulus hatinya, ia itu berjalan dengan ketentuan, tetapi orang yang membengkang-bengkokkan jalannya itu kelak akan ketahuan.
2Biarlah orang lain memuji engkau, jangan mulutmu sendiri; biarlah orang yang tiada kekenalan, dan jangan lidahmu sendiri.