Amsal 28:23

Terjemahan Lama

Orang yang menegurkan orang, pada kesudahan ia mendapat hormat kelak, terlebih dari pada orang yang mengangkat-angkat dengan mulutnya.

Sumber Tambahan

Ayat Rujukan

  • Ams 27:5-6 : 5 Peneguran yang nyata itu terlebih baik dari pada pengasihan yang tersembuni. 6 Jikalau dipalu oleh sahabat, ia itulah tanda setia, tetapi cium seteru patut ditangkiskan dengan doa.
  • 1Raj 1:23 : 23 Maka diberitahu oranglah kepada baginda, sembahnya: Bahwasanya di sini adalah nabi Natan. Maka datanglah ia menghadap baginda, lalu sembah sujud kepada baginda dengan mukanya sampai ke bumi.
  • Mat 18:15 : 15 Jikalau saudaramu bersalah kepadamu, pergilah engkau menasehatkan dia di antara engkau dengan dia sendiri; jikalau ia menurut nasehatmu, sudahlah engkau mendapat balik saudaramu itu.
  • Gal 2:11 : 11 Tetapi tatkala Kefas itu tiba di Antiokhia, lalu aku melawan dia di hadapan orang, sebab ia berdiri di atas yang salah.
  • 2Ptr 3:15-16 : 15 Dan hendaklah kamu hargakan bahwa panjang sabar Tuhan kita itu mendatangkan selamat, demikianlah juga Paulus, saudara kita yang dikasihi itu, sudah menyuratkan kepada kamu sekadar pengetahuan yang dikaruniakan kepadanya. 16 Demikianlah di dalam segala surat kirimannya dikatakannya dari hal segala perkara itu. Di dalamnya itu ada juga beberapa perkara yang susah dimengerti, maka orang yang tiada berpelajaran dan yang tiada tetap itu memutarbalikkan sama seperti kitab-kitab yang lain itu, sehingga mendatangkan kebinasaan atas dirinya sendiri.
  • 2Sam 12:7 : 7 Lalu kata Natan kepada Daud: Tuanku juga orang itu! Maka inilah firman Tuhan, Allah orang Israel: Bahwa Aku sudah menyiram engkau akan raja orang Israel dan Aku sudah meluputkan dikau dari pada tangan Saul;
  • 1Raj 1:32-40 : 32 Maka titah baginda raja Daud: Panggilkanlah aku imam Zadok dan nabi Natan dan Benaya bin Yoyada. Maka ketiganyapun datanglah menghadap baginda. 33 Maka titah baginda kepadanya: Bawalah sertamu akan segala hamba tuanmu dan naikkanlah puteraku Sulaiman di atas bagal kendaraanku sendiri, lalu hantarlah olehmu akan dia turun ke Gihon. 34 Hendaklah imam Zadok dan nabi Natan menyirami dia di sana dengan minyak bau-bauan akan raja orang Israel; setelah itu hendaklah kamu meniupkan nafiri serta berseru-seru: Berbahagialah kiranya baginda raja Sulaiman! 35 Lalu hendaklah kamu mengiringkan dia naik ke mari, maka iapun akan datang, lalu duduk di atas takhtaku, dan iapun akan naik raja menggantikan aku, karena sudah aku bertitah bahwa ia akan menjadi penganjur orang Israel dan orang Yehuda. 36 Maka sahut Benaya bin Yoyada kepada baginda, sembahnya: Amin! demikianlah kiranya firman Tuhan, Allah tuanku! 37 Seperti Tuhan sudah menyertai akan duli tuanku, demikianpun hendaklah disertainya akan Sulaiman dan dibesarkannya kiranya takhtanya terlebih pula dari pada takhta duli tuanku Daud! 38 Setelah itu maka turunlah imam Zadok dan nabi Natan dan Benaya bin Yoyada dan segala biduanda, dinaikkannya Sulaiman di atas bagal baginda raja Daud, lalu dihantarnya akan dia ke Gihon. 39 Maka oleh imam Zadok diambil akan tanduk berisi minyak bau-bauan dari dalam kemah itu, lalu disiramnya akan Sulaiman; maka nafiripun ditiup oranglah dan segala orang banyak itupun bersorak-soraklah, bunyinya: Berbahagialah kiranya baginda raja Sulaiman! 40 Maka orang banyak itupun datanglah mengiringkan baginda sambil bermain pelbagai bunyi-bunyian serta bersuka-sukaan amat ramai, seolah-olah bumi hendak belah rupanya oleh bunyi soraknya.
  • Mzm 141:5 : 5 Baiklah aku dipalu oleh orang yang benar, maka ia itu menjadi kebajikan bagiku; baiklah aku ditegur olehnya, maka ia itu seperti minyak pada kepalaku dan tiada ia itu memecahkan kepalaku kelak, bahkan, tiada aku berhenti dari pada mendoakan mereka itu dalam segala sengasaranya.
  • Ams 29:5 : 5 Orang yang mengangkat-angkat temannya, ia itu membentangkan jaring di hadapan kakinya.

Ayat Serupa (AI)

Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.

  • 78%

    24Barangsiapa yang berkata kepada orang jahat demikian: Bahwa benarlah engkau! ia itu akan dilaknatkan oleh orang banyak dan dibenci oleh segala bangsa.

    25Tetapi barangsiapa yang menegurkan dia, ia itu akan dipuji-puji orang dan berkat selamatpun turunlah kepadanya.

    26Barangsiapa yang memberi jawab dengan perkataan yang patut, ia itu mengatupkan mulut orang seperti dengan kucup.

  • Ams 9:7-8
    2 ayat
    74%

    7Barangsiapa yang menegurkan orang pengolok-olok, ia itu mendapat malu bagi dirinya sendiri, dan orang yang menggusar akan orang jahat itu mendapat cela bagi dirinya sendiri.

    8Janganlah menegur akan orang pengolok-olok itu, supaya jangan dibencinya akan dikau, melainkan tegurkanlah orang yang berbudi, niscaya dikasihinya akan dikau kelak.

  • 5Peneguran yang nyata itu terlebih baik dari pada pengasihan yang tersembuni.

  • 18Kepapaan dan malu itulah bahagian orang yang menolak akan pengajaran, tetapi diberi hormat kelak akan orang yang mengindahkan tegur.

  • 28Lidah bercabang itu sekali juga akan membenci cilaka yang telah diadakannya, dan mulut pengangkat-angkat itu kelak membinasakan dirinya sendiri.

  • 5Orang yang mengangkat-angkat temannya, ia itu membentangkan jaring di hadapan kakinya.

  • 72%

    9Orang yang menudungkan salah itu menuntut kasih, tetapi yang membongkar-bangkir perkara, ia itu menjauhkan dari padanya jikalau sahabatnya yang terbaik sekalipun.

    10Sekali punya tegur itu lebih masuk ke dalam hati orang yang berbudi dari pada palu seratus sebat ke dalam orang bodoh.

  • 20Barangsiapa yang terbalik hatinya itu tiada akan mendapat kebajikan, dan orang yang bercabang lidah itu akan terperosok ke dalam celaka.

  • 19Barangsiapa yang berjalan ke sana ke mari dengan membawa mulut, ia itu membukakan rahasia; maka sebab itu janganlah engkau berjinak-jinakan dengan orang yang tiada dapat mengatupkan mulutnya.

  • 5Barangsiapa yang menipu sahabatnya, maka mata anak-anaknyapun akan jadi kabur.

  • 27Barangsiapa yang bangun pagi-pagi akan berbuat baik, ia itu menuntut keridlaan, tetapi orang yang menuntut jahat itu, jahatpun akan berlaku atasnya.

  • 1Orang yang ditegurkan kerap kali maka ditegarkannya juga tengkuknya, ia itu akan binasa dengan segeranya, sehingga tiada dapat ditolong lagi.

  • 71%

    1Barangsiapa yang suka akan pengajaran, ia itu suka akan pengetahuan, tetapi orang yang benci akan tegur, ia itu bodoh adanya.

    2Orang yang baik itu beroleh keridlaan dari pada Tuhan, tetapi orang yang menaruh akal jahat itu dihukumkannya.

  • 14Dari pada buah-buah mulut tiap-tiap orang dikenyangkan dengan kebaikan, seperti upah diberikan akan dia sebab pekerjaan tangannya.

  • 5Seorang bodoh benci akan pengajaran bapanya, tetapi orang yang mengindahkan tegur itu menunjukkan dirinya bijaksana.

  • 12Seperti anting-anting keemasan berpatutan dengan kalung yang dari pada emas sepuluh matu, demikianpun telinga yang suka mendengar itu berpatutan dengan penegur yang berbudi.

  • 2Bahwa sebab perangai durhaka orang jahat itu aku berkata dalam hatiku: Tiadalah barang takut akan Allah di hadapan matanya.

  • 10Bahkan, Ia juga yang akan menghukumkan kamu, jikalau dengan sembunyi-sembunyi kamu memandang muka orang.

  • 4Karena demikian engkau kelak beroleh karunia dan keridlaan, baik dari pada pihak Allah baik dari pada pihak manusia.

  • 25Jikalau dipalu akan orang pengolok-olok maka orang bodoh akan bijak kelak, jikalau ditegur akan orang yang berakal, maka dinyatakannya pengetahuan kelak.

  • 23Bahwa angin utara membawa akan hujan, demikianpun lidah pengumpat mengadakan beberapa muka muram.

  • 8Bahwa orang akan dikenangkan sebab budinya, tetapi orang yang degil hatinya itu akan dibenci.

  • 2Biarlah orang lain memuji engkau, jangan mulutmu sendiri; biarlah orang yang tiada kekenalan, dan jangan lidahmu sendiri.

  • 70%

    4Orang yang hendak berbuat jahat itu mengindahkan mulut yang salah, dan seorang pembohong mencenderungkan telinganya kepada lidah bercabang.

    5Barangsiapa yang mengolok-olok akan orang miskin, ia itu mencela akan Khaliknya, maka orang yang suka akan celaka orang lain, ia itu tiada akan terlepas dari pada hukum.

  • 69%

    20Sudahkah engkau melihat seorang yang terlanjur katanya, maka pada orang bodoh boleh diharap terlebih dari pada akan orang itu.

    21Jikalau seorang hamba dipeliharakan dengan lezatnya, maka pada akhir kelak iapun hendak menjadi anak tuannya.

  • 24Barangsiapa yang merampas harta benda ibu bapanya serta katanya: Tiada salah! maka orang itu sama dengan penyamun.

  • 35Bahwa keridlaan raja adalah akan hambanya yang berbudi, tetapi murkanya atas orang yang mendatangkan malu.

  • 23Bahwa congkak itu merendahkan orang, tetapi orang yang rendah hatinya itu berpegang akan kemuliaan.

  • 22Orang yang dengan segera hendak menjadi kaya itu jahatlah matanya, tiada ia melihat kepapaan datang atasnya kelak.

  • 15Dengan panjang sabar dapat dihancurkan hati seorang pemerintah, dan lidah yang lembut dapat menghancurkan tulang.

  • 19Orang yang pemarah besar itu kelak merasai siksa, jikalau kiranya engkau membiarkan dia, niscaya engkau menambahi jahatnya.

  • 5Baiklah mendengar tegur orang alim dari pada mendengar nyanyi orang jahil.

  • 12karena disiksa Tuhan akan barangsiapa yang dikasihi-Nya, seperti seorang bapa akan anak yang disukainya.

  • 24Barangsiapa yang menahankan rotan, ia itu benci akan anaknya, tetapi orang yang mengasihi akan anaknya itu mengajari dia pada masa mudanya.

  • 69%

    17Adapun orang yang memeliharakan pengajaran, ia itu adalah pada jalan selamat, tetapi orang yang enggan akan teguran, ia itu menyesatkan.

    18Barangsiapa yang menyembunyikan dengki dengan mulut bohong dan yang memasyhurkan kabar busuk, ia itu bodoh dan jahat adanya.

  • 23Bahwa orang miskin berkata dengan memohon-mohon, tetapi orang kaya menyahut dengan kasar.

  • 1Orang miskin yang melakukan dirinya dengan tulus hati itu terlebih baik dari pada orang yang bercabang lidah, jikalau kaya sekalipun.

  • 23Bahwa jawab mulut menyebabkan kesukaan; baik sekali sepatah kata yang dikatakan pada masa yang patut.

  • 10Tegur menjadi suatu kesakitan kepada orang yang meninggalkan jalan, tetapi orang yang benci akan pengajaran itu matilah kelak.

  • 17Bahwa sesungguhnya berbahagialah kiranya orang yang diajar oleh Allah, sebab itu janganlah engkau mengejikan sesah pengajaran Allah yang Mahakuasa itu;

  • 31Barangsiapa yang memberi telinga akan tegur selamat, ia itu boleh bermalam di antara orang yang berbudi.

  • 15Akal budi yang baik itu mengadakan keridlaan, tetapi jalan orang durhaka itu sukar adanya.