Amsal 5:4
Tetapi akhirnya pahit seperti empedu dan tajam seperti pedang jembiah;
Tetapi akhirnya pahit seperti empedu dan tajam seperti pedang jembiah;
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
5bahwa kakinya menuju maut dan tapak kakinyapun berpaut akan neraka adanya.
6Supaya jangan engkau menimbang akan jalan kehidupan, jadi tiada ketahuan langkahnya, sehingga tak boleh engkau mengenal akan dia.
3Bahwasanya lidah perempuan jalang itu bertitik-titik air madu dan langitan mulutnyapun terlebih licin dari pada minyak.
26Maka kudapati akan suatu perkara yang pahit dari pada maut, yaitu seorang perempuan yang hatinya seperti jaring dan jerat, dan tangannyapun seperti tali pengikat; barangsiapa yang baik di hadapan hadirat Allah, ia itu luput dari padanya, tetapi orang yang berdosa kelak akan ditangkap olehnya.
15yang terbalik-balik jalannya dan bengkang-bengkok segala alurannya;
16supaya dilepaskannya dikau dari pada perempuan jalang, dari pada perempuan yang tiada ketahuan, yang membujuk-bujuk dengan perkataannya,
17yang telah meninggalkan taulannya pada masa mudanya serta melupakan perjanjian Allahnya,
18karena rumahnya cenderunglah kepada maut, dan segala jalannya menuju tempat orang mati.
19Barangsiapa yang masuk ke sana, ia itu tiada akan balik lagi, dan tiada ia mendapat akan jalan selamat.
25Janganlah singgah hatimu kepada jalan perempuan itu, janganlah kamu hanyut kepada lorong-lorongnya;
26karena banyaklah orang yang mati dibinasakan olehnya, dan amat banyak bilangan orang yang telah dibunuhnya.
27Bahwa dalam rumahnya adalah jalan ke neraka, yang membawa turun ke dalam bilik-bilik maut.
32Pada kesudahannya patuklah ia seperti ular dan disemburkannya bisanya seperti ular beludak.
33Matamu kelak memandang akan perempuan jalang dan hatimupun kelak berkata-kata akan perkara yang membinasakan.
24Maka demikianlah engkau dipeliharakan dari pada perempuan jalang dan dari pada lidah pembujuk orang yang tiada ketahuan.
25Janganlah kiranya engkau ingin dalam hatimu akan keelokan perempuan itu, dan jangan dibingungkannya akan dikau dengan bermain-main mata.
26Karena oleh seorang sundal masuklah orang dalam hal kekurangan makan, dan bini orang lain menghambat akan jiwa orang yang amat indah.
14Mulut perempuan jalang itu seperti telaga yang dalam, maka orang yang dibenci Tuhan kelak akan jatuh ke dalamnya.
20Adapun hal perempuan berzinah, ia itu demikianlah adanya: maka iapun makan lalu disapunya mulutnya sambil katanya: Tiada aku berbuat jahat!
27karena seorang perempuan sundal itu laksana parit yang dalam, dan seorang perempuan jalang seperti perigi yang sempit.
28Maka iapun mengendap-endap seperti penyamun, dan diperbanyakkannya orang khianat di antara segala laki-laki.
10Lalu bertemulah ia dengan seorang perempuan yang berpakaikan perhiasan sundal dan hatinya pandai menipu.
11Maka sebab risau dan ria maka kakinyapun tiada tetap dalam rumahnya.
12Sebentar ia di lorong-lorong, sebentar di pasar, terendap-endaplah ia pada tiap-tiap siku lorong.
21Demikian dibujuknya akan dia dengan pelbagai tipunya, dan diajaknya dengan perkataan mulutnya yang manis-manis.
22Sebentar lagi maka diikutnya akan perempuan itu, seperti lembu yang hendak dibantai dan seperti rusa masuk ke dalam jaring pemburu,
23ke tempat anak panah makan terus di limpanya, dan seperti burung bersegera-segera mendapatkan jerat dan tiada diketahuinya bahwa disengajakannya matinya.
17Adapun jalannya itu jalan kesedapan dan segala lorong-lorongnyapun sejahteralah adanya.
18Maka ialah pohon kehidupan bagi segala orang yang mencapai akan dia, dan berbahagialah segala orang yang bersangkut paut kepadanya.
32melainkan seperti orang bermukah, yang menerima orang lain pada masa ia lagi dengan lakinya.
8Jauhkanlah jalanmu dari pada perempuan begitu, dan janganlah hampiri pintu rumahnya.
5supaya dipeliharakannya dikau dari pada perempuan jalang, dari pada orang yang tiada ketahuan, yang membujuk dengan perkataannya.
7Seperti mata air memancarkan airnya demikianpun ia memancarkan kejahatannya; aniaya dan kerusakan kedengaranlah dalamnya, kesakitan dan bala adalah senantiasa di hadapan hadirat-Ku.
24Maka perempuan itu hendaklah disuruhnya minum air ini, yang mendatangkan celaka dan laknat, supaya air yang mendatangkan laknat itu masuk ke dalamnya serta mengadakan celaka yang besar.
5Duri dan jerat adalah pada jalan orang angkara; barangsiapa yang hendak memeliharakan nyawanya, ia itu menjauhkan dirinya dari sana.
20Betapa gerangan, hai anakku! engkau membuang dirimu kepada perempuan jalang, serta meriba akan orang yang tiada ketahuan?
31Berikanlah kepadanya dari pada hasil tangannya sendiri, dan biarlah pekerjaannya sendiri memuji akan dia di pintu gerbang.
4Seorang bini yang baik budi ia itu seolah-olah makota lakinya, tetapi bini yang mendatangkan malu, ia itu seperti bisa dalam tulang-tulangnya.
14dan mulutnya penuh dengan kutuk dan kebengisan,
20Di antara mereka sekalian yang rebah mati dimakan pedang, maka pedang itu dipesan, lalu mereka itu dibantun dengan segala kuasanya dan kebesarannya!
18Bahwa segala perkara ini didatangkan atasmu oleh kelakuanmu dan oleh segala perbuatanmu; inilah bekas kejahatanmu ia itu pahit begitu dan makan sampai ke dalam hatimu.
11Baik siang baik malam mereka itu berjalan keliling di atas dewalanya, maka kejahatan dan kesukaran adalah di dalamnya.
23dan karena seorang perempuan yang hina apabila ia berlaki, dan seorang sahaya apabila ia menjadi waris enciknya.
22Maka seperti cincin emas pada jungur babi, demikianlah adanya perempuan cantik yang melangkah bahasa.
6Maka iapun akan mengikut segala kendaknya, tetapi tiada ia akan berjumpa dengan mereka itu, dan iapun akan mencahari dia, tetapi tiada didapatinya akan mereka itu; pada masa itu iapun akan berkata demikian: Bahwa aku hendak balik kembali kepada lakiku yang dahulu itu, karena dahulu baiklah padaku dari pada sekarang ini.
15Bocor yang bertitik-titik selalu pada masa hujan deras, ia itu sama dengan seorang bini yang bantahan.
6Janganlah engkau meninggalkan dia, maka ia itu akan memeliharakan dikau; kasihlah akan dia, maka ia itu akan menyelamatkan dikau.
4Bahwa sudah penuhlah takaran zinah perempuan sundal yang amat elok parasnya, yang pandai bermain mata, yang sudah menjual beberapa bangsa dengan zinahnya dan beberapa kaum dengan main matanya.
2Telah disembelihkannya binatangnya yang tambun, dan dicampurnya air anggurnya, dan telah disediakannya mejanya.
15Bahwa sudah dikenyangkan-Nya aku dengan kepahitan dan diberi-Nya aku minum hia.