Mazmur 118:18
Sungguhpun Tuhan telah menyiksakan daku sangat, tetapi tiada diserahkan-Nya aku kepada maut.
Sungguhpun Tuhan telah menyiksakan daku sangat, tetapi tiada diserahkan-Nya aku kepada maut.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
17Maka tiada aku akan mati, melainkan hidup, dan akupun akan menceriterakan segala perbuatan Tuhan.
19Bukailah aku pintu-pintu kebenaran, supaya aku masuk dari padanya dan memuji akan Tuhan.
7Kembalilah engkau, hai jiwaku! kepada kesenanganmu, karena Tuhan telah berbuat baik akan dikau.
8Maka Engkau, ya Tuhan! telah melepaskan jiwaku dari pada maut, dan mataku dari pada air mata, dan kakikupun dari pada kesentuhan.
9Maka sekarang aku akan berjalan kelak di hadapan hadirat Tuhan dalam negeri orang hidup.
13Sungguhpun kamu telah menolak akan daku, sampai nyaris aku jatuh, tetapi Tuhan sudah menolong aku.
3Maka tali maut telah melengkung aku dan segala hebat neraka telah berlaku atasku, dan aku merasai kesukaran dan kedukaan.
1Mazmur Daud akan suatu peringatan.
13Karena ingatlah Ia akan menuntut bela segala penumpahan darah, dan tiada Ia lupa akan seru orang yang teraniaya.
2Bahwa aku hendak memuliakan Dikau, ya Tuhan! sebab Engkau telah menarik aku naik dari tempat yang dalam, dan tiada Engkau membiarkan seteruku bergemar akan daku.
3Ya Tuhan, Allahku! aku telah berseru kepadamu, maka Engkau menyembuhkan daku.
4Bahwa aku telah berseru kepada Tuhan, yang patut dipuji-puji, maka aku dilepaskan dari pada segala seteruku.
5Beberapa ombak maut telah mengelilingi aku dan sebab orang Belial mengejutkan aku.
1Mazmur Daud bagi biduan besar di Nejinot, pada Syeminit.
14Sedang aku kena siksa pada sebilang hari dan kena bala pada tiap-tiap pagi.
21Bahwa dibalas Tuhan akan daku sekadar kebenaranku, dan dianugerahinya aku sekadar kesucian tanganku.
5Beberapa ombak maut telah mengelilingi aku dan air bah orang jahat sudah mengejutkan daku.
6Beberapa tali neraka telah menyesakkan daku dan jerat maut telah kulihat di hadapanku.
7Bahwa aku benci akan orang yang mengindahkan perkara sia-sia dan aku percaya akan Tuhan.
8Maka aku akan tamasya dan bersukacita oleh karena kemurahan-Mu, karena Engkau telah menilik akan hal aku teraniaya, dan Engkau telah mengetahui akan jiwaku dalam hal kepicikan.
24Siksakanlah aku, ya Tuhan! tetapi dengan kadarnya, jangan apalah dengan murka-Mu, supaya jangan Engkau menghancurluluhkan daku.
16Ya Tuhan! dengan segala perkara ini hiduplah orang dan dalam sekalian ini adalah kehidupan nyawaku, karena Engkau sudah menyembuhkan daku dan menghidupkan daku pula.
12Berbahagialah orang, ya Tuhan! yang Kautegur dan yang Kauajar dari dalam taurat-Mu!
2Dari pada masa mudaku kerap kali aku disesakkan orang, tetapi tiada dapat dialahkannya akan daku.
19Lalu dari sebab segala penyakit yang menambatkan dia pada petidurannya, dan dari sebab segala tulangnya seolah-olah dicerai-ceraikan,
22Karena telah kuturut segala jalan Tuhan, dan tiada aku menyimpang dengan khianat dari pada Allahku.
107Jikalau kiranya aku sangat teraniaya, ya Tuhan! hidupkan apalah aku setuju dengan janji-Mu.
18Dilepaskan-Nya aku dari pada segala seteruku yang berkuasa dan dari pada pembenciku yang kuat dari padaku.
19Maka Tuhan itu hampirlah pada segala orang yang hancur hatinya, dan akan orang yang luluh lantak hatinyapun ditolong-Nya.
67Maka dahulu dari pada aku teraniaya sesatlah aku, tetapi sekarang aku memeliharakan firman-Mu.
50Bahwa inilah penghiburan bagiku dalam hal kesukaranku, bahwa firman-Mu adalah menghidupkan daku.
31Sudahkah ia bersembah kepada Allah demikian: Bahwa aku sudah disiksa, maka tiada aku berdosa pula;
4oleh karena tempik seteru dan penganiaya orang fasik; karena ditanggungkannya kejahatan atasku dan dibenci akan daku dengan amarah yang gerang.
20Ya Tuhan, lihat apalah bagaimana kepicikan aku! segala isi perutku gementarlah dan hatikupun terbaliklah dalam dadaku, sebab aku sudah mendurhaka sangat begitu. Di luar adalah pedang membuluskan orang, dan di dalam adalah kematian belaka.
13Bahwasanya percayalah aku, bahwa aku lagi akan melihat kebajikan yang dari pada Tuhan dalam negeri yang hidup.
15Bahwa amat indahlah kepada pemandangan Tuhan matinya segala kekasih-Nya.
18Melainkan kami ini memuji Tuhan dari pada sekarang sampai selama-lamanya. Haleluyah!
5Maka dalam hal kesukaran aku telah berseru kepada Tuhan, maka Tuhanpun telah mendengar akan daku, dan diberi-Nya kepadaku keluasan.
6Bahwa Tuhan adalah menyertai aku, maka tiada aku akan takut; apa gerangan manusia pengapakan daku?
21Bahwa aku memuji akan Dikau, sebab Engkau telah mendengar akan daku, dan Engkau telah menjadi bagiku akan selamat.
22Segala puji bagi Tuhan, yang telah menyatakan keridlaan-Nya akan daku dengan ajaib-ajaib di dalam negeri yang berkota benteng.
11Maka hukum-hukum-Mu tiada kusembunyikan dalam hatiku; melainkan aku memasyhurkan setia-Mu dan selamat-Mu, dan tiada aku menyembunyikan keridlaan-Mu dan setia-Mu dari pada perhimpunan yang besar itu.
3Bagaimana seteru mengejar jiwaku! dipijak-pijaknya nyawaku ke bumi; didudukkannya aku dalam tempat gelap gulita, seperti orang yang sudah lama mati.
23Karena tahulah aku bahwa Engkau hendak membawa akan daku kepada maut, dan kepada tumpuan segala kejadian yang hidup.
13Dengarlah kiranya akan permintaan doaku, ya Tuhan! dan berilah telinga akan seruku, dan jangan Engkau mendiami air mataku, karena akulah seorang dagang sertamu dan lagi seorang menumpang, seperti segala nenek moyangku juga. (39:14)Berilah kiranya kelepasan; berilah aku lagi merasai kesukaan dahulu dari pada aku pergi, dahulu dari pada ketidaanku.
5Maka Tuhanlah rahmani dan adil dan Tuhan Allah kami amat mengasihani;
15Ya Tuhan! mengapa gerangan Engkau menolak jiwaku serta menyembunyikan hadirat-Mu dari padaku?
6Aku sudah turun sampai kepada alas segala gunung dan segala kancing bumipun sudah tertutup di belakang aku sampai selama-lamanya, tetapi Engkau sudah membawa naik akan jiwaku dari dalam kebinasaan, ya Tuhan, Allahku!
1Bahwa aku ini seorang yang sudah merasai kesukaran oleh cemeti geram-Nya.
10Bahwa kataku: Pada pertengahan hari hidupku aku akan berjalan ke pintu kubur; barang yang tinggal dari pada tahunku itu dikurangkan padaku.