Mazmur 126:6
Orang yang mengandung biji-bijian yang hendak ditaburkan itu, ia itupun berjalan sambil menangis, tetapi sesungguhnya ia akan kembali kelak sambil bersorak-sorak, sambil memikul berkas-berkasnya.
Orang yang mengandung biji-bijian yang hendak ditaburkan itu, ia itupun berjalan sambil menangis, tetapi sesungguhnya ia akan kembali kelak sambil bersorak-sorak, sambil memikul berkas-berkasnya.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
4Ya Tuhan! kembalikanlah kiranya segala orang kami yang tertawan itu seperti anak sungai yang pada sebelah selatan itu.
5Orang yang menabur biji-bijian sambil berlinang-linang air matanya, ia itu akan menuai kelak sambil bersorak-sorak.
36Maka orang yang menuai itu mendapat upah, dan mengumpulkan hasil bagi hidup yang kekal, supaya baik yang menabur, baik yang menuai itu, sama-sama bersukacita.
37Karena di dalam hal inilah sebenar-benar makna pepatah itu: Lain orang menabur, lain orang menuai.
7Bahwa orang penyabit tiada memenuhi tangannya dengan dia, dan orang yang memberkaspun tiada memenuhi kandungannya.
6Tetapi ingatlah perkataan ini: Orang yang menabur berdikit-dikit, ia akan menuai berdikit-dikit juga, dan orang yang menabur dengan lebihnya, ia akan menuai dengan lebihnya juga.
37dan ditaburinya bendang dan ditanaminya kebun anggur dan dipungutnya buah-buahan hasilnya.
11Setelah sudah engkau menanam dia, engkaupun memeliharakan tumbuhannya dan keluaran buah-buahnya pada tiap-tiap pagi, tetapi hanya akan ada harap penuaian sahaja, pada hari itu akan ada penyakit belaka dan sengsara yang terpedih.
12Bolehkah badak memperhambakan dirinya kepadamu? bolehkah ia bermalam di dalam kandangmu?
12Makanya mereka itu datang dan bersorak-sorak di atas bukit Sion, mereka itu berkerumun kepada segala kebajikan Tuhan, kepada gandum dan air anggur baharu dan minyak dan anak kambing domba dan lembu muda; bahwa hati mereka itu seperti taman yang didirus, dan tiada lagi dirasainya kesusahan.
8Karena barangsiapa yang menabur di dalam hawa nafsunya itu akan menuai kebinasaan daripada hawa nafsunya; tetapi barangsiapa yang menabur di dalam Roh itu, akan menuai hidup yang kekal daripada Roh itu.
9Janganlah kita jemu akan berbuat baik; karena kita akan menuai pada masanya, jikalau tiada kita letih.
10Maka segala orang tebusan Tuhan akan berjalan pergi datang ke Sion dengan bertempik sorak dan kesukaan yang kekal akan ada di atas kepalanya; mereka itu akan mendapat kesukaan dan keramaian, tetapi segala kedukaan dan pengeluh sudah terbang.
11Demikianpun segala orang tebusan Tuhan akan kembali serta sampai ke Sion dengan bersorak-sorak, dan kesukaan yang kekal akan ada di atas kepalanya; keramaian dan kesukaan menjadi pendapatan mereka itu dan dukacita dan keluh kesah akan terbang dari padanya.
9Maka sebab itu menangislah aku, dan aku menangisi Yaezar dan pokok anggur Sibma; bahwa aku membasahkan Hezbon dan Eleala dengan air mataku, sebab tiada lagi kedengaran sorak ramai-ramai dari karena segala pungutan buah-buahmu dan penuaianmu.
16Demikianlah firman Tuhan: Tahanilah akan suaramu dari pada menangis dan matamupun dari pada air mata, karena adalah pahala bagi kelelahanmu, demikianlah firman Tuhan; maka mereka itu akan balik kelak dari dalam negeri musuh.
6Taburkanlah biji-bijianmu pada pagi hari dan jangan engkau lepaskan tanganmu dari padanya pada petang, karena tiada kauketahui mana yang betul, entah ini, entah itu, atau keduanya sama baik adanya.
12Karena dengan kesukaan kamu akan keluar dan dengan selamat juga kamu akan dipimpin; bahwa segala gunung dan bukit akan bertempik sorak dan menyanyi ramai-ramai di hadapan kamu dan segala pohon kayu di padangpun akan bertepuk-tepuk tangan.
10Tetapi Tuhan yang mengaruniakan benih kepada penabur, dan roti untuk makanan, Ialah juga akan mengaruniakan dan memperbanyakkan taburanmu dan melebatkan buah-buahan kebajikan kamu,
10Atau adakah yang difirmankan-Nya itu semata-mata karena kita? Bahkan, karena kita juga sudah tersurat, bahwa orang yang menenggala itu harus menenggala dengan pengharapan, dan yang mengirik itu pun dengan pengharapan mendapat bahagian.
13Bahwasanya hari akan datang, demikianlah firman Tuhan, apabila orang penenggala akan mengganti orang penyabit dan orang pengapit air anggur mengganti orang penabur biji-bijian, dan segala gunung akan bertiriskan air anggur manis dan segala bukitpun akan berkelimpahan.
3"Dengarlah olehmu! Adalah seorang penabur keluar hendak menabur benih.
6Berbahagialah orang yang kuatnya adalah dalam Engkau, dan hatinya adalah pada jalan raya ke kaabah-Mu.
20Berbahagialah kamu yang menabur di tepi segala air dan yang menyuruhkan lembu dan keledaimu berjalan ke sana.
5"Adalah seorang penabur keluar hendak menabur benihnya; maka sedang ia menabur, ada separuh jatuh di tepi jalan, lalu dipijak-pijak orang, dan burung-burung dari udara pun makan sehingga habis benih itu.
10Karena seperti hujan dan salju turun dari langit dan tiada kembali ke sana, melainkan didiriskannya bumi dan dijadikannya ia berhasil dan menumbuhkan pokok, dan ia memberi biji-bijian kepada orang penabur dan roti kepada orang yang makan;
28Maka bumi itu mengeluarkan buah dari dirinya sendiri, mula-mula kecambah, kemudian mayangnya, akhirnya butir gandum yang sepenuh-penuhnya di dalam mayang itu.
29Maka pada masa buahnya masak, lalu segera disuruhnya orang membawa sabit, sebab sudah sampai musim menuai."
6Adapun orang dusun yang berlelah itu, patutlah ia mula-mula mendapat buah-buahan itu.
7Sebab itu, hai saudara-saudaraku, bersabarlah kamu sehingga sampai kepada Hari kedatangan Tuhan. Tengoklah, orang dusun menanti hasil yang berharga keluar daripada bumi dengan sabar, sehingga ditimpa hujan pada musim bah dan pada musim kemarau.
14Adapun penabur itu, ialah yang menabur Perkataan.
16Maka pada tanah akan ada kelimpahan gandum yang subur, buahnyapun akan menggeresek sampai di atas kemuncak gunung yang seperti Libanon, dan yang di dalam negeri itupun akan berbunga seperti tumbuh-tumbuhan di bumi.
38Jikalau kamu membawa banyak biji-bijian ke luar kepada bendangmu sekalipun, sedikit juga akan kamu kumpulkan, karena belalang kelak makan habis akan dia.
6Di padang mereka itu menyabit makanannya dan dipetiknya buah yang ketinggalan di dalam kebun anggur si penganiaya itu.
6Pada zaman akhir Yakub akan berakar, Israelpun akan berbunga dan berbuah dan tanahpun akan penuh dengan hasilnya.
19Bahwasanya itulah kesukaan jalannya maka dari pada lebu itu juga tumbuhlah sebatang yang lain.
23Maka yang tertabur di tanah yang baik itu, ialah orang yang mendengar Perkataan itu serta mengerti dia; lalu berbuahlah ia sungguh-sungguh, sehingga mengeluarkan buah, ada yang seratus, ada yang enam puluh, ada yang tiga puluh kali gandanya."
13Orang sudah menabur biji gandum, tetapi disabitnya duri; dipenatkannya dirinya, tetapi tiada juga berhasil; maka sebab itu hendaklah kamu malu dari karena hasil tanahmu dan dari karena kehangatan murka Tuhan.
8Karena adalah ia seperti sebatang pohon kayu yang tertanam pada tepi air dan yang merambatkan akarnya pada tepi sungai; maka tiada dirasainya apabila datang panas terik, melainkan daunnya tinggal hijau juga, tiada diindahkannya jikalau kering setahun lamanya dan tiada ia berhenti dari pada berbuah.
24Adakah orang penenggala yang menenggala sahaja pada segala hari akan menabur biji-bijian? Bahwa ia membuka tanahnya lalu disisirnya akan dia.
4Barangsiapa yang mencamkan angin, ia itu tiada akan menabur, dan orang yang memandang awan-awan itu tiada akan menuai.
5Bahwa tali pengukurnya sampai kepada seluruh muka bumi dan firman-Nya sampai kepada ujung bumi, ke tempat didirikannyalah kemah bagi matahari.
12Taburlah kiranya akan kebenaran, tuailah akan kebajikan, tebaslah akan dirimu suatu bendang yang baharu, karena waktunya sampai akan mencahari Tuhan, supaya datanglah Ia dan diturunkannya kepadamu suatu hujan kebajikan.
18Tiada lagi kedukaan akan menjauhkan barang seorang dari pada perhimpunan pada masa raya; dan akan berbangkit rawan hati mereka itu sekalian, yang dahulu menanggung malu.
25Dan segala gunung, tempat tahulu orang membelakan tanahnya dengan cangkul, tiada orang akan ke sana lagi dari takut akan duri dan onak, melainkan ia itu tempat akan dihalau lembu ke sana dan akan dipijak-pijak oleh kambing domba.
11Dan lagi engkau juga, hai Yehuda, ditaruhnya bagi dirinya akan suatu penuaian, pada masa Aku membawa balik akan segala umat-Ku yang tertawan itu.
26Maka kata-Nya lagi, "Demikianlah kerajaan Allah sebagai seorang yang menabur benih di tanah,
3Maka dikatakan-Nyalah kepada mereka itu banyak perkara dengan perumpamaan, kata-Nya, "Adalah seorang penabur keluar hendak menabur benih;
5Karena dahulu dari pada pupul besar, apabila sudah luruh bunganya dan buah anggur terang terus sengajakan masak, pada masa itu dikeratnya segala ranting-ranting dengan pisau perancung dan dipotongnya dan dibuangnya segala cabang.
5Bahwa engkau akan menanamkan pula pokok anggur di atas segala bukit Samaria; maka orang yang menanamkan dia itupun akan makan hasilnya.