Mazmur 15:2
Orang yang berjalan dengan tulus hatinya, dan yang mengerjakan kebajikan, dan yang berkata benar dalam hatinya.
Orang yang berjalan dengan tulus hatinya, dan yang mengerjakan kebajikan, dan yang berkata benar dalam hatinya.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
1Mazmur Daud. -- Ya Tuhan! siapa boleh menumpang dalam kemah-Mu, dan siapa boleh menduduki bukit kesucian-Mu?
3Yang tiada berbuat fitnah dengan lidahnya dan tiada berbuat jahat akan kawannya dan tiada mengatakan kecelaan samanya manusia.
4Maka kepada pemandangannya orang terbuang itu hina adanya, tetapi dipermuliakannya orang yang takut akan Tuhan; dan sudah ia berjanji pakai sumpah, jikalau menjadi ruginya sekalipun tiada juga diubahkannya.
5Maka tiada ia menjalankan uangnya dengan makan bunga dan tiada ia makan suap akan melawan orang yang tiada bersalah. Maka barangsiapa yang memeliharakan segala perkara ini, pada selama-lamanya tiada ia akan tergelincuh.
15Orang yang melakukan kebajikan dan yang mengatakan barang yang benar; yang menolak laba keji dari pada aniaya itu, yang mengebaskan tangannya, supaya jangan lekat padanya barang suap; yang menampukkan telinganya asal jangan didengarnya utang darah, dan yang mengatupkan matanya, biar jangan dilihatnya barang jahat.
17Barangsiapa yang kasih akan benar ia itu menyatakan hukum, tetapi seorang saksi dusta itu menyatakan tipu.
9Barangsiapa yang berjalan dengan tulus hatinya, ia itu berjalan dengan ketentuan, tetapi orang yang membengkang-bengkokkan jalannya itu kelak akan ketahuan.
3Siapa boleh naik ke atas bukit Tuhan? siapa boleh berdiri pada tempat kesucian-Nya?
4Yaitu orang yang suci tangannya dan jernih hatinya, dan yang tiada membawa hatinya kepada sia-sia dan yang tiada bersumpah dusta.
2Barangsiapa yang takut akan Tuhan, ia itu berjalan dengan tulus hatinya, tetapi orang yang menurut jalan yang bengkang-bengkok, ia itu mencelakan Dia.
6Bahwa mataku akan memandang kepada orang yang setiawan dalam negeri, supaya mereka itu duduk sertaku, dan barangsiapa yang menjalani jalan yang betul ia itu akan menjadi hambaku.
7Barangsiapa yang menipu itu tiada akan tinggal dalam istanaku, dan orang yang berkata bohong itu tiada ditetapkan di hadapan mataku.
4Perbuatlah baik, ya Tuhan! akan orang yang baik dan akan orang yang tulus hatinya.
16Sahaja hendaklah kamu membuat segala perkara ini: Berkatalah benar seorang kepada seorang, dan putuskanlah hukum dengan adil dan benar dan taruhlah belas kasihan dalam segala pintu gerbangmu.
6Maka hukum kebenaran adalah pada lidahnya dan barang lalimpun tiada didapati pada bibirnya; dengan selamat dan tulus hati berjalanlah ia serta dengan Aku dan ditobatkannya banyak orang dari pada kesalahannya.
20Maka sebab itu turutlah olehmu akan jalan orang yang baik dan tetaplah engkau pada jalan orang yang benar.
21Karena orang-orang saleh akan mendiami bumi dan orang yang tulus hatinya itu akan tinggal tetap padanya;
2Berbahagialah orang yang tiada ditanggungkan Tuhan kesalahan di atasnya, dan yang tiada menaruh tipu dalam hatinya.
9dan ia menjalani segala syariat-Ku dan memeliharakan segala hukum-Ku sambil berlaku dengan setia, maka benarlah orang itu, niscaya iapun akan hidup, demikianlah firman Tuhan Hua!
5Bahwa orang yang benar itu benci akan perkataan dusta, tetapi orang jahat membusukkan dan mempermalukan dirinya.
6Bahwa kebenaran itu memeliharakan orang yang jalannya betul, tetapi kejahatan menumbangkan orang yang berdosa.
5Maka jikalau barang seorang benar, dilakukannya barang yang benar dan betul;
2Berbahagialah mereka itu sekalian yang memeliharakan kesaksian-Nya serta mencari akan Dia dengan segenap hatinya.
3Yang tiada berbuat jahat, melainkan yang menurut jalan Tuhan.
22Bahwa lidah bercabang itu kebencian kepada Tuhan, tetapi orang yang berlaku dengan tulus hatinya itulah kesukaannya.
18Orang yang berjalan dengan tulus hatinya itu berjalan pada jalan raya, tetapi orang yang dengan hati bercabang memilih dua jalan ia itu akan jatuh kelak pada salah satunya.
31Maka firman Allahnya adalah dalam hatinya, dan jejaknyapun tiada tergelincir.
2Dengan selamat juga ia pergi; mereka itu berhentikan lelahnya di atas tempat tidurnya, yaitu tiap-tiap orang yang sudah berjalan dengan tulus hatinya.
4Karena benarlah firman Tuhan dan setiawanlah segala perbuatan-Nya.
15Maka hukum akan kembali kepada pengadilan, dan segala orang yang tulus hatinya itu akan menurut dia.
4Maka telah diberikan-Nya dalam mulutku suatu nyanyian baharu, yaitu suatu pujian bagi Allah kita; maka banyak orang akan melihatnya serta takut dan harap akan Tuhan.
7Orang yang benar itu melakukan dirinya dengan tulus hatinya; berbahagialah kiranya segala anak-anaknya kemudian kelak.
15Maka pada masa rambutnya sudah putih mereka itu lagi akan berbuah-buah dan jadi subur dan hijau rupanya, (92:16)supaya dimasyhurkannya bahwa benarlah Tuhan; maka Ialah gunung batuku dan lalimpun tiada dalamnya.
3Karena kemurahan-Mu adalah di hadapan mataku dan aku berjalan selalu menurut kebenaran-Mu.
7Dan lagi ditaruh-Nya selamat yang kekal bagi segala orang saleh dan Iapun suatu perisai kepada segala orang yang berjalan dengan tulus hatinya.
20Adapun orang yang bercabang hatinya, ia itu kebencian kepada Tuhan; tetapi orang yang benar jalannya itu kesukaannya.
3Bahwa ikhlas orang yang benar itu memimpin akan dia, tetapi akal orang jahat itu membinasakan dia.
21Tetapi orang yang berbuat benar datang kepada terang, supaya nyata segala perbuatannya itu dikerjakan di dalam Allah."
6Orang miskin yang melakukan dirinya dengan tulus hati itu terlebih baik dari pada orang yang bengkang-bengkok jalannya, jikalau ia kaya sekalipun.
7Bahkan, langitan mulutku bernafas kebenaran, maka kejahatan itu kebencian kepada bibirku.
11Tetapi aku ini berjalan dengan tulus hatiku, maka hendaklah Engkau menebus akan daku dan mengasihankan daku.
2Tolong apalah, ya Tuhan! karena kuranglah orang yang saleh dan orang yang setiawanpun telah hilang dari antara segala anak Adam.
7Bahwa jalan orang benar itu rata belaka, Engkau juga yang telah meratakan jalan orang benar itu.
1Orang miskin yang melakukan dirinya dengan tulus hati itu terlebih baik dari pada orang yang bercabang lidah, jikalau kaya sekalipun.
1Mazmur Daud. -- Benarkan apalah halku, ya Tuhan! karena aku melakukan diriku dengan tiada bersalah dan aku harap akan Tuhan; janganlah beri aku tergelincuh.
10Karena padamu adalah pancaran kehidupan dan di dalam terang-Mu kami melihat terang itu.
20Barangsiapa yang terbalik hatinya itu tiada akan mendapat kebajikan, dan orang yang bercabang lidah itu akan terperosok ke dalam celaka.
20Demikianlah perbuatan Yehizkia pada seluruh tanah Yehuda, diperbuat baginda barang yang baik dan benar dan betul di hadapan hadirat Tuhan, Allahnya.
6Bahwa orang tekebur tiada boleh berdiri di hadapan hadirat-Mu; maka Engkau benci akan segala orang yang berbuat jahat.
29Bahwa orang jahat mengeraskan mukanya, tetapi orang yang benar itu menentukan jalannya.