Mazmur 41:6
Maka segala seteruku berkata jahat akan daku, katanya: Bilakah ia akan mati dan namanyapun hilang?
Maka segala seteruku berkata jahat akan daku, katanya: Bilakah ia akan mati dan namanyapun hilang?
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
7Jikalau orang datang melawat aku, iapun berkata-kata dengan culas hatinya, dikumpulkannya bakal fitnah, lalu keluar hendak memasyhurkan dia.
8Segala pembenciku itu berbisik-bisik akan halku dan berbicara bagaimana dapat ia menjahatkan daku, katanya:
5Maka telah aku bersembah demikian: Ya Tuhan! kasihankanlah kiranya akan daku, sembuhkanlah jiwaku, karena aku telah berdosa kepada-Mu.
1Mazmur Daud, hamba Tuhan itu, bagi biduan besar.
2Bahwa sebab perangai durhaka orang jahat itu aku berkata dalam hatiku: Tiadalah barang takut akan Allah di hadapan matanya.
3Karena ia membujuk dirinya sendiri apabila didapati akan salahnya yang kebencian.
4Segala perkataan mulutnya itu salah dan bohong; tiada peduli ia akan budi atau akan kebajikan.
14kebinasaan dan celaka adalah dalam hatinya, pada sediakala diadakannya jahat, dan diterbitkannya perbantahan.
15Maka sebab itulah kebinasaannya akan datang sekonyong-konyong, dengan segera juga ia dipecahkan, sehingga tiada dapat disembuhkan pula akan dia.
24Orang yang menaruh dengki itu pura-pura dengan mulutnya sambil mereka tipu dalam hatinya.
25Jikalau ia membujuk dengan lidahnya, janganlah percaya akan dia, karena adalah tujuh lapis benci dalam hatinya.
26Dengkinya menyembunikan dirinya hendak menambahkan untung, maka kejahatannya kelak menyatakan dirinya di hadapan orang sekalian.
7Maka mulutnya penuh dengan kutuk dan semu dan tipu daya, dan di bawah lidahnya adalah siksa dan khianat.
10Karena aku sudah mendengar pengulum orang banyak: Adalah kegentaran keliling! berilah tahu dengan apa dapat kami menuduh dia! segala handai dan taulanku mencamkan timpangku, katanya: Mudah-mudahan dapat dibujuk akan dia, sehingga kita mengalahkan dia dan membalas kepadanya.
2Tolong apalah, ya Tuhan! karena kuranglah orang yang saleh dan orang yang setiawanpun telah hilang dari antara segala anak Adam.
30Barangsiapa yang mengejamkan matanya, ia itu berniat kesalahan, dan orang yang menggigit-gigit bibirnya, ia itu hendak melakukan jahat.
19Barangsiapa yang berjalan ke sana ke mari dengan membawa mulut, ia itu membukakan rahasia; maka sebab itu janganlah engkau berjinak-jinakan dengan orang yang tiada dapat mengatupkan mulutnya.
18Barangsiapa yang menyembunyikan dengki dengan mulut bohong dan yang memasyhurkan kabar busuk, ia itu bodoh dan jahat adanya.
12Segala sahabat dan taulanku tiada datang hampir kepadaku dari karena balaku, dan segala sanak saudarakupun berdiri dari jauh.
10Bahwasanya dicahari-Nya sebab akan daku; dibilang-Nya aku akan seteru-Nya.
7Bahwa seorang miskin dibenci jikalau oleh saudara-saudaranya sekalipun, istimewa pula segala sahabatnya akan menjauhkan dirinya dari padanya. Maka ia mengejar akan mereka itu dengan katanya, tetapi tiada diindahkannya.
19demikianlah peri orang yang menipu kawannya sambil katanya: Bukankah sahaya bergurau juga?
3Barang di mana masuklah dosa, di sanapun masuklah kehinaan, karena arang di muka itu selalu disertakan malu.
4Orang yang hendak berbuat jahat itu mengindahkan mulut yang salah, dan seorang pembohong mencenderungkan telinganya kepada lidah bercabang.
41Segala pagar temboknya telah Kautetas, dan segala kota bentengnya telah Kaurobohkan.
12Bahwa jahatlah dan fasiklah adanya orang yang berjalan sambil membawa mulut putar balik.
5Jikalau kiranya aku sudah melakukan perkara yang sia-sia, dan kakiku pantas berjalan kepada dusta,
18dan hati yang mengadakan tipu daya, dan kaki yang pantas berjalan kepada kejahatan,
19dan saksi dusta yang bertutur bohong, dan orang yang menanamkan percideraan di antara saudara bersaudara.
20Karena sesungguhnya bukan perkara selamat yang dikatakan, melainkan sebab hendak menghuru-harakan negeri mereka itu mereka perkataan dusta.
12Dalamnya itu telaga barang kebencian; tipu daya dan khianatpun tiada undur dari pada lorong-lorongnya.
20Bagaimana dimaklumkan kepadanya jikalau aku hendak berkata-kata, maka jikalau orang hendak berkata-kata sekalipun, niscaya perkataannya tertelan dalam kerongkongannya.
13Barangsiapa yang membawa mulut itu, ia itu membuka rahasia, tetapi orang yang setiawan hatinya itu melindungkan perkara itu.
29Jikalau kiranya sudah aku suka akan celaka pembenciku, atau sudah aku bermegah-megah pada masa datanglah jahat atasnya;
8Bahwa perkataan orang pengumpat itu laksana suap yang sedap-sedap, maka turunlah itu ke dalam hati dengan manis-manisnya.
7karena seperti orang yang menunggui dirinya, demikianlah adanya, maka katanya kepadamu kelak: Makan dan minumlah olehmu! tetapi hatinya jauh dari padamu.
22Adapun perkataan orang pengumpat itu seperti makanan yang sedap, maka masuklah ia itu dengan senang sampai ke dalam hati.
9Marahnya mencarik-carik dan Ia membenci aku, Ia mengerat giginya akan daku, seteruku menajamkan matanya kepadaku.
5Dari tempat pengadangnya mereka itu hendak memanah orang yang tulus hatinya; sekonyong-konyong dipanahnya akan dia dengan tiada takut.
14Dan lagi disediakannya baginya senjata yang mematikan, dan ditajamkannya mata panahnya akan melawan segala orang yang menganiaya.
4Karena cuma-cuma datang keduanya ke dalam dunia, dan keduanyapun masuklah ke dalam kegelapan dan dengan kegelapanpun nama keduanya tertudung.
11Bahwa dari padamu sudah keluar seorang yang mereka jahat lawan Tuhan, seorang menteri Belial.
6Pada sebilang hari mereka itu memutarbalikkan perkataanku, dan segala pikirannya itu hendak menjahatkan daku.
28Barangsiapa yang mengadakan perbantahan, ia itulah orang celaka, dan orang yang berbisik-bisik itu menceraikan sahabat yang terbaik.
20Barangsiapa yang terbalik hatinya itu tiada akan mendapat kebajikan, dan orang yang bercabang lidah itu akan terperosok ke dalam celaka.
2Karena kebinasaan terpancarlah dari dalam hatinya dan mulutnya berkata akan celaka belaka.
5Orang yang mengangkat-angkat temannya, ia itu membentangkan jaring di hadapan kakinya.
10Karena segala seteruku berkata-kata akan halku, dan orang yang mengintai akan daku itu berbicara bersama-sama.
13Bahwa kelupaanlah aku dalam hati orang seperti orang mati; aku sudah menjadi seupama bejana yang rusak.
5Barangsiapa yang menipu sahabatnya, maka mata anak-anaknyapun akan jadi kabur.