Mazmur 7:11
Bahwa Allah itulah perisaiku, yang memeliharakan orang yang tulus hatinya.
Bahwa Allah itulah perisaiku, yang memeliharakan orang yang tulus hatinya.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
8Biarlah perhimpunan segala bangsa mengelilingi akan Dikau, dan naiklah kepada arasy-Mu yang tinggi di atasnya.
9Ya Tuhan! ya hakim segala bangsa! benarkan apalah halku, ya Tuhan! sekadar kebenaran dan tulus yang ada padaku.
10Putuskanlah kiranya kejahatan orang fasik, tetapi tetapkan apalah orang yang benar, ya Tuhan, Engkau yang mencobai segala hati dan segala batin, ya Allah yang adil.
11Pada masa itu orang yang benar akan bersukacita apabila dilihatnya pembalasan itu, dan iapun akan membasuhkan kakinya dalam darah orang-orang fasik. (58:12)Maka orang akan berkata demikian: Sesungguhnya adalah pahala bagi orang yang benar! Sesungguhnya adalah Allah yang menghukumkan di atas bumi ini!
12Bahwa Tuhanlah hakim yang benar, Allah yang memurkai orang jahat pada sebilang hari.
5Bahwa Tuhan menguji orang yang benar, tetapi hati-Nya benci akan orang fasik dan akan orang yang suka akan penggagahan itu.
6Maka Ia menghujani orang fasik itu dengan halilintar sabung-menyabung, dengan api dan belerang; dan angin panas bala sampar itulah bahagian piala mereka itu.
7Karena Tuhan itu adil adanya, dikasihi-Nya akan segala kebenaran, dan mata-Nyapun memandang kepada segala orang yang tulus hatinya.
8Tetapi Tuhan akan bersemayam pada selama-lamanya, Ia telah melengkapkan arasy-Nya akan menghukumkan.
32Bahwa orang jahat itu mengintai akan orang yang benar, hendak membunuh dia,
6Bahwa Tuhan memutuskan hukum dan membenarkan hal segala orang yang teraniaya.
6Maka hendaklah segala langit memasyhurkan adalat-Nya, karena Allah juga Hakim. -- Selah.
2Bahwa Tuhan itu Allah yang cemburuan dan pembalas; Tuhan itu pembalas, yang hebat dengan kehangatan murka-Nya! Tuhan itu pembalas bagi segala musuh-Nya dan dikekalkan-Nya murka-Nya akan segala seteru-Nya.
3Bahwa Tuhan itu panjang sabar, jikalau besar kuasa-Nya sekalipun, dan sekali-kali tiada dibilang-Nya orang yang bersalah itu suci dari pada salah. Bahwa jalan Tuhan adalah dalam puting beliung dan dalam ribut, dan segala awan itulah duli kaki-Nya.
15Barangsiapa yang membenarkan orang jahat dan yang menyalahkan orang benar, keduanya itu kebencian bagi Tuhan.
12Bahwa orang yang benar mencamkan baik-baik hal rumah orang jahat, bila dijatuhkannya dirinya ke dalam kebinasaan.
17Maka kataku dalam hatiku: Bahwa Allah juga akan menghukumkan orang yang benar dan orang yang tiada benar, karena bagi segala maksud dan bagi segala pekerjaan sekali datanglah masanya.
30Bagaimana orang jahat itu diluputkan pada masa celaka dan dihantar keluar pada hari murka besar.
7supaya dilakukan pembalasan kepada segala orang kafir dan siksa atas segala bangsa;
27Orang yang lalim menjadi kebencian kepada orang yang benar, maka orang yang betul kelakuannya itu kebencian kepada orang jahat adanya.
18Karena murka Allah dinyatakan dari surga atas segala keadaan fasik dan kelaliman orang, yang menimbuskan kebenaran dengan kelaliman,
2Awan-awan dan kelam kabut adalah keliling-Nya, kebenaran dan adalat itulah ketetapan arasy-Nya.
5Sebab itu seorang fasikpun tiada akan tahan menghadap hukum atau seorang berdosa menghadap perhimpunan orang benar.
6Karena diketahui Tuhan akan jalan orang yang benar itu, tetapi jalan orang fasik akan binasa adanya.
12Bahwa Allah sekali-kali tiada membuat salah, dan Yang Mahakuasa tiada mengubahkan hak.
6baiklah jiwaku diusir oleh seteruku dan didapatinya akan dia, dan hidupku dipijak-pijaknya kepada bumi, dan kemuliaanku dimasukkannya ke dalam lebu tanah! -- Selah.
1Mazmur Asaf. -- Bahwa Allah adalah berdiri dalam perhimpunan dewata, pada sama tengah dewa-dewa Iapun memutuskan hukum.
8(karena tatkala orang benar itu duduk di antara mereka itu, oleh sebab memandang dan mendengar, maka susahlah jiwanya sehari-hari dengan perbuatan haram),
4Maka Tuhan, yang adil, telah memutuskan tali orang fasik itu.
5Maka Tuhan adalah pada kananmu, dan Iapun akan memarangkan raja-raja pada masa murka-Nya.
5Tetapi menurut degilmu dan hati yang tiada mau bertobat, engkau menghimpunkan kemurkaan ke atas dirimu untuk hari murka dan kenyataan hukum Allah yang adil.
12Bahwa orang fasik itu mencahari daya upaya akan melawan orang yang benar serta dikernyutkannya giginya akan dia.
7Maka dalam hal ketakutan aku berseru kepada Tuhan dan kunyaringkan penangisku kepada Allahku; maka didengar-Nya dari istana-Nya akan suaraku, dan seruku kepada-Nyapun sampailah kepada telinga-Nya.
7Kerusakan orang jahat akan makan terus ke dalamnya, sebab engganlah mereka itu akan berbuat benar.
7Mereka itu berkumpul dan menyembunyikan dirinya, mereka itu mengintai akan langkahku hendak membinasakan jiwaku.
5Dikasihi-Nya akan keadilan dan hukum, maka penuhlah bumi dengan kemurahan Tuhan.
23Bahwa kehendak orang yang benar itu semata-mata baik, tetapi niat orang jahat itu percabulan jua.
17Tetapi engkau sudah menggenapi kejahatan orang fasik, maka engkau dipegang oleh hukum dan siksa.
7Di sana orang yang benar akan membicarakan halnya dengan Dia, dan aku akan dibenarkan oleh Hakimku sampai selama-lamanya.
17Berapa kali pelita orang fasik itu dipadamkan juga dan kebinasaanpun datang atasnya apabila dengan murka dibahagikan Allah kepada mereka itu kesukaran seperti barang pusaka?
1Bahwa Engkau juga adil, ya Tuhan! jikalau aku masuk berhukum dengan Dikau sekalipun; kendatilah, biar aku juga berkata-kata dengan Dikau akan hal hukum-Mu: Mengapa gerangan jalan orang fasik itu beruntung? Mengapa dalam hal sentosa mereka itu sekalian, yang pembelot khianat adanya?
3Bolehkah Allah mengubahkan hukum? bolehkah Yang Mahakuasa menyalahkan barang yang benar?
17Bahwa murka-Ku sudah berbangkit akan salah mereka itu yang bertimbun-timbun, lalu Kupalu akan mereka itu; dengan kehangatan murka-Ku Aku menyamarkan diri-Ku dari padanya; kendatilah dengan durhakanya selalu juga mereka itu menurut jalan hatinya.
1Arakian, maka jikalau ada perkara pada orang, lalu mereka itu pergi menghadap hukum, tak akan jangan diturutnya keputusan hakim, maka yang benar hendaklah dibenarkannya dan yang salah itu hendaklah disalahkannya.
5Tetapi jikalau kesalahan kita menyatakan keadilan Allah, apakah hendak kita katakan? Lalimkah Allah menurunkan murka-Nya? (aku berkata ini cara manusia).
7Bahwa Ialah Tuhan, Allah kita; maka pada seluruh bumi berlaku hukum-hukum-Nya.
16Bahwa terperosoklah orang kafir dalam pelobang yang telah diperbuatnya, dan kakinyapun sudah tertangkap dalam jaring yang disembunyikannya.
1Benarkanlah halku, ya Allah! dan bicarakanlah perkaraku; lepaskanlah aku dari pada bangsa yang tiada menaruh kasihan, dari pada orang yang pembohong dan lalim.
5Maka segala jalannyapun mendukakan selalu, dan hukum-hukum-Mu jauh sangat dari pada pemandangannya, dan dihembuskannya akan segala lawannya.
4Maka sebab itu hukum dihalai-balaikan dan insafpun tiada lagi boleh menang; karena orang fasik merajalela atas orang yang benar; maka sebab itu hukumpun keluar terbalik.