Mazmur 73:22
pada masa itulah aku bodoh, tiada kuketahui apa-apa, dan keadaanku kepada-Mu bagaikan binatang yang tiada berakal.
pada masa itulah aku bodoh, tiada kuketahui apa-apa, dan keadaanku kepada-Mu bagaikan binatang yang tiada berakal.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
23Maka sebab itu senantiasa aku hendak hampir dengan Dikau, maka Engkau juga yang memegang tanganku kanan.
21Pada masa hatiku sombong oleh dengki dan panas hatiku oleh kurang sabar,
2Bahwa aku ini tiada berbudi, seperti bukannya orang, aku tiada berakal manusia.
3Dan lagi tiada aku belajar hikmat, dan tiada aku mengerti pengetahuan Tuhan, yang mahasuci.
5Adapun orang yang benci akan daku dengan tiada semena-mena itu terlebih banyak dari pada segala rambut kepalaku; amat banyaklah segala orang yang hendak membinasakan daku dan yang berseteru dengan aku bukan sebab; disuruhnya aku mengganti barang yang tiada kurampas.
2Adapun akan halku, hampir-hampir kakiku telah menyimpang, nyaris tapak kakiku tergelincir.
3Karena dengkilah aku akan orang bodoh tatkala kulihat sentosa orang jahat.
6Ya Tuhan! bagaimana besar segala perbuatan-Mu, dan dalamnya segala reka-Mu tiada terduga.
5Karena segala salahku meliputi kepalaku, ia itu telah menjadi terlalu berat padaku seperti suatu tanggungan yang berat adanya.
16Begitu juga berpikir-pikirlah aku hendak mengetahui hal itu, tetapi sukar sulit juga pada sangkaku.
17Sampai aku masuk ke dalam tempat kesucian Allah, serta aku mencamkan kesudahan mereka itu.
3Mengapa kami dibilang seperti binatang, mengapa kami bodoh begitu kepada pemandanganmu?
8Sebab itu apakah yang hendak kuharapkan, ya Tuhan! bahwa harapku pada-Mu juga.
9Lepaskan apalah aku dari pada segala salahku dan jangan jadikan aku akan suatu kecelaan bagi orang yang bebal.
10Maka adalah aku kelu, tiada aku akan membukakan mulutku, karena Engkau juga yang telah mengadakannya!
8Ketahuilah olehmu, hai kamu yang terbodoh dalam bangsa ini, atau bila gerangan, hai orang gila! kamu akan beroleh akal?
22Segala puji bagi Tuhan, yang telah menyatakan keridlaan-Nya akan daku dengan ajaib-ajaib di dalam negeri yang berkota benteng.
2Bahwa kataku: Aku hendak memeliharakan jalanku, supaya dengan lidahku jangan aku berdosa, maka aku hendak menahankan mulutku dengan kang selagi orang jahat berhadapan dengan aku.
67Maka dahulu dari pada aku teraniaya sesatlah aku, tetapi sekarang aku memeliharakan firman-Mu.
15Maka berkatalah aku dalam hatiku: Barang yang berlaku atas orang bodoh itupun boleh berlaku atasku juga; entah apa gunanya aku sudah terlebih menuntut hikmat? sebab itu kataku dalam hatiku: Ini juga sia-sia adanya.
19Maka adalah aku seperti anak domba, seperti lembu yang dihantar akan dibantai, karena tiada kuketahui akan mereka itu bermufakat lawan aku, katanya: Mari kita binasakan pohon itu serta dengan buahnya! baiklah kita menumpas dia dari negeri orang yang hidup, supaya jangan lagi orang ingat akan namanya.
3Siapakah dia yang telah menyembunyikan bicara dengan tiada berpengetahuan? Bahwa sesungguhnya aku sudah berkata-kata akan barang yang tiada aku mengerti, dan akan barang yang telalu ajaib bagiku dan yang tiada kuketahui.
18Maka kataku dalam hatiku akan peri hal segala anak Adam, bahwa dinyatakan Allah kepada mereka itu kelak, dan dilihat mereka itu kelak, bahwa seperti binatang juga keadaan mereka itu jikalau ditimbang akan dirinya.
13Sementara orang yang menyengajakan matiku itu memasang jerat akan daku, dan orang yang berniatkan celakaku itu berbicara hendak membinasakan dan mereka tipu daya pada sepanjang hari.
14Tetapi aku ini seumpama seorang tuli, tiada aku mendengar, seumpama seorang kelu, yang tiada membuka mulutnya.
6Pengetahuan ini kecengangan kepadaku; terlalu tinggi adanya maka tiada aku dapat sampai kepadanya.
14Nyaris aku tenggelam dalam segala kejahatan, di tengah-tengah sidang dan perhimpunan!
20maka iapun akan pulang juga kepada asal bapa-bapanya, hingga kekal tiada mereka itu akan melihat terang. (49:21)Adapun orang yang kehormatan, tetapi tiada ia berbudi, ia itu disamakan dengan binatang yang akan binasa adanya.
7Maka kepada banyak orang adalah aku seolah-olah suatu keheranan, tetapi Engkau juga perlindunganku yang kuat.
22Bagaimana bodoh umat-Ku itu, bahwa tiada diketahuinya akan Daku? mereka itulah anak-anak gila yang tiada berakal; pandai mereka itu pada berbuat jahat, tetapi tiada mereka itu tahu berbuat baik.
15Bagi orang buta aku akan mata dan bagi orang timpang aku akan kaki.
19Setelah sudah bertobat, maka bersesallah aku; setelah sudah sadar akan diriku, maka kutebah dadaku; kemalu-maluanlah aku dan kena bera muka dari malu, sebab aku menanggung kecelaan hal mudaku.
16Bahwa tiada aku tahu memaksa-maksa terlebih dari pada patut kepada seorang gembala; dan lagi tiada aku menghendaki hari yang amat celaka itu; Engkau juga yang mengetahuinya; bahwa barang yang sudah keluar dari pada mulutku itu adalah di hadapan hadirat-Mu.
3Bahwa aku mencurahkan pengaduhanku di hadapan hadirat-Nya, dan aku memaklumkam kepada-Nya kepicikanku.
8Maka pada masa itu sembah Daud kepada Allah: Bahwa aku sudah berdosa sangat dengan membuat perkara yang demikian, tetapi lakukan apalah sekarang salah hamba-Mu, karena perbuatanku ini dengan sangat bodohku.
23Melainkan segala hukum-Nya adalah selalu di hadapanku, dan segala firman-Nyapun tiada kujauhkan dari padaku.
24Melainkan adalah hatiku tulus di hadapan hadirat-Nya, dan aku memeliharakan diriku dari pada kejahatan.
7maka kulihat di antara segala orang yang tiada berpelajaran dan kudapati di antara segala orang muda-muda akan seorang yang kurang akal;
13Beberapa lembu muda mengelilingi aku, dan lembu jantan dari Bazan yang kuat mengerubungi aku.
4Maka kataku: Tentu orang hina dina juga maka kelakuannya bodoh begitu, sebab tiada diketahuinya akan jalan Tuhan dan akan hukum Allahnya.
4Bahwa hancurlah bumi serta dengan orang sekalian yang mendudukinya, jikalau tiada Aku meneguhkan tiang-tiangnya. -- Selah.
21Sekalian ini engkau perbuat, maka Aku berdiam diriku; pada sangkamu Aku ini sama seperti engkau; tetapi Aku akan menyiksakan dikau dan menaruh segala perkara itu beratur-atur di hadapan matamu.
22Dengan mengaku dirinya bijak, maka mereka itu menjadi bodoh,
10Sudahkah dilupakan Allah mengasihani? Sudahkah ditutup-Nya segala rahmat-Nya dengan murka-Nya? -- Selah.
4Maka kataku: Bahwa aku sudah dibuang dari hadapan mata-Mu; kendatilah aku juga akan memandang pula kaabah kesucian-Mu.
6Tuhanpun memeliharakan segala orang yang tulus hatinya; maka sudah putus harapku, tetapi Ia telah menolong aku.
10Bahwa Ialah bagiku akan beruang yang mengadang dan akan singa yang mengintai dari pada tempat sembunyi.
23Maka sekalian ini sudah kuuji dengan hikmat, maka kataku: Aku hendak beroleh hikmat, tetapi ia itu lagi jauh dari padaku.
4yaitu seperti adaku pada masa mudaku, tatkala pengasihan Allah lagi di atas kemahku;
6Maka aku dijadikannya suatu tamasya kepada segala bangsa, sehingga segala orang meludahi mukaku.