Mazmur 80:11
Maka gunung telah ditudungi oleh daunnya, dan cabang-cabangnya adalah seperti pohon araz yang besar.
Maka gunung telah ditudungi oleh daunnya, dan cabang-cabangnya adalah seperti pohon araz yang besar.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
9Bahwa Engkau telah memindahkan sebatang pokok anggur dari Mesir, dan Engkau telah menghalaukan orang kafir, lalu Engkau menanamkan pokok itu.
10Maka tanah itu telah Kausediakan baginya, sehingga boleh ia berakar dalam-dalam dan memenuhi segala tanah itu.
12Bahwa ia sudah melaratkan carangnya sampai ke laut, dan pucuk-pucuknyapun sampai ke sungai.
13Mengapa maka Engkau telah merobohkan pagarnya, sehingga barangsiapa yang lalu itu merusakkan dia?
10Bahwa ibumu seumpama pokok anggur pada musim berbunga, yang tertanam pada tepi air dan yang berbuah-buah dan bercabang-cabang dari karena banyak airnya.
11Maka adalah padanya cabang-cabang yang mulia, terpakai kepada tongkat kerajaan, dan batangnyapun tumbuh tinggi di tengah-tengah ranting-ranting yang lebat, maka kelihatanlah ia dengan tingginya dan kebanyakan ranting-rantingnya.
12Tetapi dengan kehangan murka tercabutlah ia dan tercampak ke bumi, segala buahnyapun dikeringkan oleh angin timur, dan segala cabangnya yang mulia itu dipatahkan, maka keringlah ia lalu dimakan api!
13Maka sekarang adalah ia tertanam di gurun, di tanah yang kering dan tiada berair.
14Maka keluarlah api dari pada cabangnya sebatang, yang makan habis akan segala buahnya, maka padanya tiada lagi cabang yang mulia, yang terpakai kepada tongkat kerajaan.
3Bahwa sesungguhnya Asyur dahulu seperti pohon araz di atas Libanon, elok cabang-cabangnya dan banyak naung daun-daunnya dan tinggi batangnya, sehingga mercunya sampai di awan-awan.
4Maka oleh airpun ia tumbuh dan oleh pancaran airpun ia makin tinggi, maka sungai-sungainya mengalirlah keliling tempat ia tertanam itu, dijalankannya anak-anak sungainya sampai kepada segala pohon kayu yang di padang.
5Maka sebab itu batangnya tinggi dari pada segala pohon kayu yang di padang, dan cabang-cabangnyapun makin besar dan ranting-rantingnyapun banyak, sebab dalam bertumbuh iapun berkelimpahan air.
6Pada cabang-cabangnya bersaranglah segala unggas dari udara dan dalam naungnyapun duduklah beberapa bangsa yang besar-besar.
7Demikianlah amat permai ia oleh besarnya dan oleh kebanyakan cabang-cabangnya, sebab akarnya adalah di tepi kelimpahan air.
8Maka segala pohon araz di taman Allah tiada dapat memadamkan kemuliaannya; tiadalah pohon eru yang setara dengan dia dalam bercabang-cabang, dan tiada pohon berangan yang sama dengan dia dalam bertaruk-taruk, maka dalam taman Allah sebatang pohon kayupun tiada yang dapat dibanding dengan keelokannya.
9Maka Aku yang sudah menjadikan dia permai begitu dengan besar cabang-cabangnya, sehingga dengkilah akan dia segala pohon kayu yang di Eden, yaitu di taman Allah.
4Pucuk yang kepala sekali digentasnya, lalu dibawanya akan dia kepada suatu negeri perniagaan, ditaruhnya akan dia di dalam suatu negeri orang saudagar-saudagar.
5Dan diambilnya dari pada biji-bijian tanah itu, ditanamnya dalam bendang yang ditentukannya tempatnya pada tanah yang banyak airnya.
6Maka tumbuhlah ia itu lalu menjadi pokok anggur yang merambat dengan suburnya, tetapi rendah juga pokoknya dengan segala cabangnya cenderung kepadanya dan akarnyapun di bawahnya. Demikian jadilah ia itu suatu pokok anggur yang bercabang-cabang dan berpucuk-pucuk.
7Dan lagi adalah pula seekor burung nasar besar, yang besar sayapnya dan penuh sesak bulunya, heran, maka pokok anggur itu meraitkanlah akarnya kepadanya dan dari pada petak tempat ia tertanam itu dicenderungkannya cabangnya kepadanya hendak didiriskan olehnya.
8Maka ia itulah dia, yang sudah ditanam dalam tanah yang baik pada tempat yang banyak airnya, di tempat yang ia dapat berpucuk-pucuk dan berbuah-buah banyak dan boleh menjadi suatu pokok anggur yang amat permai.
9Katakanlah olehmu: Demikianlah firman Tuhan Hua: Bolehkah ia selamat? bukankah dicabutkannya akarnya dan dikeratnya segala buahnya, sehingga keringlah segala daunnya dan layulah segala pucuknya, bahkan, supaya keringlah ia sama sekali? dan lagi tiada tangan yang kuat atau bangsa yang berkuasa akan datang membantu dia, akan memeliharakan dia dari pada dicabut akarnya.
6Seperti anak-anak sungai yang mengalir kemana-mana, seperti taman-taman di tepi sungai; bahwa Tuhan telah menanam dia seperti pohon cendana dan seperti pohon araz di tepi air.
12Pada masa itu iapun terbantun oleh orang yang bengis, oleh bangsa yang lalim, lalu dibiarkannya akan dia dengan terhantar begitu, maka cabang-cabangnyapun gugurlah pada segala bukit dan segala lembah dan ranting-rantingnyapun terhantar dengan patahnya pada tepi segala anak sungai di tanah itu; maka undurlah segala bangsa yang di atas bumi dari bawah naungnya, dibiarkannya akan dia.
13Maka segala unggas yang di udara lalu berhinggaplah pada batangnya yang tumbang itu, dan segala margasatwa dari padangpun dalam ranting-rantingnya.
14Maka ia itu supaya jangan lagi pohon kayu yang berkelimpahan air itu membesarkan dirinya sebab lembaganya dan tiada lagi dinaikannya mercunya sampai di awan-awan, dan jangan segala pohon yang kekurangan air itu berkerumun kepadanya sebab besarnya; karena semuanya itu sudah ditentukan kepada mati, kepada alam barzakh, sama seperti manusia yang terhina sekalipun, dengan segala yang turun ke dalam kubur.
16Bahwa segala pohon kayu Tuhanpun dikenyangkan, dan segala pohon araz di Libanon, yang telah ditanam-Nya;
11Maka pohon itu makin besar dan makin kuat, sehingga tingginya sampai ke langit dan kelihatanlah ia sampai kepada ujung bumi.
12Maka permailah segala daunnya dan banyaklah buahnya, dan padanya adalah makanan bagi segala makhluk dan di bawahnyapun bernaunglah segala margasatwa, dan pada cabang-cabangnya berhinggaplah segala unggas dari udara, dan dari padanya juga segala yang keadaan daging mendapat makan.
8Jikalau akarnya menjadi tua di dalam tanah dan batangnya mati di dalam duli sekalipun,
9apabila ia mendapat bau air, niscaya ia berpucuk pula, dan bertumbuh daunnya seperti pokok muda.
22Demikianlah firman Tuhan Hua: Pada sekali Aku akan mengambil suatu cabang kepala dari pada pohon araz yang tinggi dan Kutetapkan dia; dari pada pucuk-pucuknya yang kepala itu Kugentas sepucuk yang lembut, lalu Kutanam dia di atas kemuncak sebuah gunung yang tinggi lagi dengan besarnya.
23Di atas pegunungan Israel yang tinggi itu akan Kutanam ia, maka iapun akan bercabang-cabang dan berbuah dan menjadi sebatang pohon araz yang permai, dan di bawahnya akan bersarang burung dengan pelbagai warna sayapnya, di bawah naung cabang-cabangnya iapun akan bersarang.
24Maka akan diketahui oleh segala pohon kayu di padang, bahwa Aku ini Tuhan, merendahkan segala pohon yang tinggi dan meninggikan segala pohon yang rendah, bahwa Aku mengeringkan pohon yang hijau dan memperbungakan pohon yang kering itu; bahwa Aku ini, Tuhan, sudah berfirman, dan Aku juga akan menyampaikan dia.
6Bahwa Aku jadi bagi Israel akan air embun, dan iapun akan berbunga seperti bakung, dan akarnyapun akan menjalar seperti di Libanon.
8Bahkan, segala padang Hezbonpun layurlah, segala pokok anggur Sibma itu sudah dipatahkan oleh penghulu-penghulu segala bangsa itu, bahwa ranting-rantingnya sampai ke Yaezar dan berjalaran di padang belantara, pucuk-pucuknya melancar sampai ke seberang tasik.
16Iapun lagi berair pada musim panas, segala akarnyapun terpancar-pancar pada segenap kebunnya.
15Ya Allah serwa sekalian alam! baliklah kiranya! Tiliklah dari dalam sorga, lihatlah dan peliharakanlah pokok anggur ini lagi.
19Akarku akan bertemu dengan air dan embunpun akan bermalam di atas cabang-cabangku.
7Sudah digundulkannya pokok anggurku dan tunggul mati pokok araku; sudah dikulitinya dan ditumbangkannya sekali-kali, dan cabang-cabangnya sudah putih.
10Maka kata segala pohon itu kepada pokok ara: Marilah engkau, jadilah raja kami.
11Tetapi sahut pokok ara kepadanya: Masakan aku meninggalkan kemanisanku dan segala buahku yang baik, serta pergi melayang-layang di atas segala pohon?
12Lalu kata segala pohon itu kepada pokok anggur: Marilah engkau, jadilah raja kami.
9Hai segala gunung dan bukit, segala pokok buah-buah dan segala pohon kayu araz!
16Bahwa Tuhan sudah menamai engkau pokok zait yang hijau dan permai oleh rupa buahnya, tetapi dengan bunyi guruh yang hebat apipun akan menyalakan daunnya dan segala cabangnyapun akan dipatahkan.
21dan yang permai segala daunnya dan banyaklah buahnya dan padanya ada makanan bagi segala makhluk dan di bawahnya duduklah segala margasatwa dari padang dan pada cabang-cabangnya bersaranglah segala unggas dari udara,
8Karena adalah ia seperti sebatang pohon kayu yang tertanam pada tepi air dan yang merambatkan akarnya pada tepi sungai; maka tiada dirasainya apabila datang panas terik, melainkan daunnya tinggal hijau juga, tiada diindahkannya jikalau kering setahun lamanya dan tiada ia berhenti dari pada berbuah.
5Karena dahulu dari pada pupul besar, apabila sudah luruh bunganya dan buah anggur terang terus sengajakan masak, pada masa itu dikeratnya segala ranting-ranting dengan pisau perancung dan dipotongnya dan dibuangnya segala cabang.
12Dekat dengan dia bersaranglah segala unggas yang di udara dan berbunyi dalam rampak rindang.
17Bahwa kasau rumah kita itu dari pada kayu araz dan segala serambi kita dari pada kayu saru.