Wahyu 17:7
Lalu kata malaekat itu kepadaku, "Apakah sebabnya engkau heran? Aku akan mengatakan kepadamu rahasia perempuan itu, dan rahasia binatang yang membawa dia, yang berkepala tujuh dan bertanduk sepuluh itu.
Lalu kata malaekat itu kepadaku, "Apakah sebabnya engkau heran? Aku akan mengatakan kepadamu rahasia perempuan itu, dan rahasia binatang yang membawa dia, yang berkepala tujuh dan bertanduk sepuluh itu.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
1Maka datanglah seorang daripada ketujuh malaekat, yang membawa ketujuh bokor itu, bertutur dengan aku, katanya, "Marilah ke mari, aku hendak menunjukkan kepadamu hukuman atas sundal besar yang duduk pada air yang banyak;
2dengan dialah segala raja di bumi telah bersundal, dan segala isi dunia pun mabuk dengan air anggur persundalannya itu."
3Maka ia membawa rohku ke padang belantara, lalu aku nampak seorang perempuan duduk di atas seekor binatang merah kirmizi, yang katup dengan nama hujat, dan yang berkepala tujuh dan bertanduk sepuluh.
4Adapun perempuan itu berkain ungu dan merah kirmizi warnanya, dan memakai emas dan permata serta berbagai-bagai mutiara, dan di dalam tangannya ada suatu cawan emas yang penuh dengan segala haram dan najis persundalannya itu;
5dan di dahinya ada tertulis suatu nama, yaitu rahasia, "Babil yang besar, ibu segala sundal dan segala haram yang di bumi."
6Maka aku tampak perempuan itu mabuk darah, yaitu darah segala orang suci dan darah segala saksi Yesus itu. Maka heranlah aku melihat dia dengan heran yang amat sangat.
8Adapun binatang yang engkau tampak itu dahulu ada, sekarang tidak; maka ia tengah hendak naik dari dalam lubang yang tiada terduga dalamnya itu, lalu masuk ke dalam kebinasaan. Segala orang di dunia, yang tiada tersurat namanya di dalam kitab hayat itu daripada asas dunia ini, akan menjadi heran apabila mereka itu melihat binatang, yang dahulu ada, dan sekarang tidak, dan yang akan datang lagi.
9Di sini perlu akal yang mengandung hikmat! Adapun ketujuh kepala itulah tujuh buah gunung, tempat perempuan itu duduk, dan itulah juga tujuh raja.
10Maka lima orang sudah jatuh, dan seorang ada lagi, dan yang lain itu belum datang; dan apabila ia datang kelak, tak dapat tiada ia tinggal sedikit masa lamanya.
11Adapun binatang yang dahulu ada dan yang sekarang tidak, ialah yang kedelapan, dan yang terhisab kepada ketujuhnya itu, dan ia juga masuk ke dalam kebinasaan.
12Dan kesepuluh tanduk yang engkau tampak itulah sepuluh orang raja yang belum menerima kerajaannya, tetapi mereka itu berkuasa seperti raja-raja bersama-sama dengan binatang itu sejam sahaja lamanya.
13Sekaliannya itu sepakat, lalu mereka itu menyerahkan kekuatannya dan kuasanya kepada binatang itu.
1Maka aku tampak pula seekor binatang buas ke luar dari dalam laut, yang bertanduk sepuluh dan berkepala tujuh, dan di atas tanduknya itu bermakota sepuluh, dan di kepalanya beberapa nama hujat.
2Adapun binatang yang kutampak itu rupanya seperti harimau kumbang, dan kakinya seperti kaki beruang, dan mulutnya seperti mulut singa. Maka naga itu memberi dia kekuatannya sendiri, dan takhtanya, dan kuasa yang besar.
3Maka aku tampak satu daripada kepalanya itu rupanya seperti luka yang membawa mati; tetapi luka parahnya itu sudahlah sembuh, dan segala isi dunia pun heranlah akan binatang itu, lalu mengikut dia,
4sambil menyembah naga itu, oleh sebab ia sudah memberi kuasa kepada binatang itu; maka binatang itu pun disembahnya juga serta berkata, "Siapakah yang sama dengan binatang ini? Dan siapakah yang dapat melawan dia?"
15Maka katanya kepadaku, "Adapun segala air yang engkau tampak di tempat perempuan sundal itu duduk, itulah beberapa kaum dan orang banyak dan segala bangsa dan bahasa.
16Maka kesepuluh tanduk dan binatang, yang engkau tampak itu, akan membenci perempuan sundal itu, lalu menjadikan dia sunyi dan bertelanjang, serta memakan dagingnya, dan membakar dia dengan api.
17Sebab Allah sudah menurunkan niat ke dalam hatinya akan melakukan kehendak Allah, lalu mereka itu menjadi sepakat, serta menyerahkan kerajaan mereka itu kepada binatang itu, sehingga firman Allah itu sampai.
18Adapun perempuan yang engkau tampak itulah negeri besar, yang memerintah segala raja-raja di bumi."
3Maka kelihatanlah suatu alamat yang lain pula di langit, yaitu ada seekor naga besar yang merah menyala, berkepala tujuh, dan bertanduk sepuluh, dan di kepalanya bermakota tujuh;
6Kemudian dari pada itu kulihat bahwasanya adalah pula seekor binatang lain, seperti harimau kumbang rupanya, dan padanya adalah empat sayap burung pada belakangnya dan lagi ia berkepala empat; maka diberikan kepadanya pemerintahan.
7Kemudian dari pada itu kulihat dalam khayal pada malam bahwa sesungguhnya binatang yang keempat itu amat hebat dan teguh sendi-sendinya dan amat sangat kuat giginya dari pada besi amat besar; maka makanlah ia dan iapun menghancurkan dan sisanya dipijak-pijaknya dengan kakinya; maka berlainan ia dengan segala binatang yang dahulu dari padanya, dan adalah sepuluh tanduk padanya.
9Maka datanglah seorang daripada ketujuh malaekat yang sudah memegang ketujuh bokor penuh dengan ketujuh bala yang akhir itu, lalu bertuturlah kepadaku, katanya, "Marilah aku akan menunjukkan kepadamu pengantin perempuan itu, yaitu isteri Anak domba itu."
10Lalu ia membawa rohku naik ke atas sebuah gunung yang besar lagi tinggi, serta menunjukkan kepadaku Yeruzalem, negeri yang kudus itu, turun dari surga daripada Allah,
11Maka aku tampak seekor binatang buas yang lain keluar dari dalam bumi yang bertanduk dua, seperti tanduk Anak domba; maka ia bertutur seperti seekor naga;
19Maka rindulah aku hendak mengetahui ketentuan akan binatang yang keempat itu, yang berlainan dengan sekaliannya, dan yang amat hebat dan bergigi besi dan berkuku tembaga, dan yang makan dan menghancurkan dan memijak-mijak sisanya dengan kakinya.
20Dan akan sepuluh tanduk yang pada kepalanya dan sebatang tanduk yang tumbuh, sehingga dari pada yang dahulu itu gugur tiga batang, yaitu akan tanduk yang bermata dan bermulut yang mengatakan perkara besar-besar dan yang rupanya jadi besar dari pada segala temannya.
21Maka akan tanduk itu telah kulihat ia berperang dengan mereka sekalian yang suci, dan dialahkannya.
11Maka pada masa itu kulihat-lihat apakah akan jadi dari bunyi perkataan besar-besar yang dikatakan oleh tanduk itu; maka sementara kulihat itu binatang itupun dibunuh dan tubuhnya dibinasakan, dan diserahkan akan dibakar habis dengan api.
7Apabila kesaksiannya itu sudah disempurnakannya, lalu binatang buas yang keluar dari dalam lubang yang tiada terduga itu akan memerangi keduanya, dan mengalahkan dia, serta membunuh dia.
17Maka naiklah marah naga akan perempuan itu, lalu pergi memerangi benih perempuan itu yang lagi tinggal, yaitu segala orang yang menurut hukum-hukum Allah serta berpegang kepada kesaksian Yesus itu. (12:18)Lalu berdirilah ia di atas pantai laut.
7tetapi pada masa suara malaekat yang ketujuh itu, apabila ia hendak meniup sangkakalanya, baharulah rahasia Allah genap, menurut seperti kabar kesukaan yang diberitakan kepada segala hamba-Nya, yaitu nabi-nabi.
8Adapun suara yang sudah kudengar dari langit itu, bertutur lagi kepadaku, serta katanya, "Pergilah, ambil kitab yang terbuka di tangan malaekat yang berpijak di laut dan di darat."
7Adapun zat yang hidup yang pertama itu seperti rupa singa, dan zat yang hidup yang kedua seperti anak lembu, dan zat yang hidup yang ketiga seperti muka manusia, dan zat yang hidup yang keempat seperti burung nasar yang terbang.
9Maka ada yang lain pula, yaitu malaekat yang ketiga mengikut keduanya itu, serta berkata dengan suara besar, "Jikalau barang seorang menyembah binatang itu dengan patungnya, serta menerima tanda di dahinya atau di tangannya,
17Adapun binatang yang amat besar ini, yang empat ekor bilangannya, ia itu empat orang raja yang akan berbangkit dari dalam bumi.
1Maka kelihatanlah di langit suatu alamat yang besar, yaitu seorang perempuan bersalut dengan matahari, dan bulan ada di bawah kakinya, dan di kepalanya bermakotakan dua belas bintang.
20Adapun akan rahasia tentang ketujuh bintang yang sudah engkau tampak di dalam tangan kanan-Ku, dan ketujuh kaki dian daripada emas itu, ketahuilah: ketujuh bintang itu, yaitu malaekat ketujuh sidang jemaat itu; dan ketujuh kaki dian itu, yaitu ketujuh sidang jemaat itu adanya."
14Maka ia menyesatkan segala yang diam di dunia ini dengan jalan berbagai-bagai tanda ajaib yang diberi kuasa kepadanya melakukan di hadapan binatang itu. Maka ia menyuruhkan isi dunia membuat patung bagi binatang yang sudah kena luka pedang tetapi hidup.
7Maka satu daripada keempat zat yang hidup itu mengunjukkan kepada ketujuh malaekat itu tujuh buah bokor emas, penuh dengan murka Allah yang hidup selama-lamanya.
19Maka aku tampak binatang itu dan segala raja di bumi dengan tentaranya berhimpun hendak berperang dengan Dia yang menunggang kuda itu, dan dengan tentaranya itu.
1Maka aku tampak pula di langit suatu alamat yang lain, yang besar lagi ajaib, yaitu tujuh malaekat yang memegang tujuh bala yang akhir; karena dengan dialah penyudah murka Allah.
17Maka aku tampak pula seorang malaekat berdiri di dalam matahari, lalu ia bertempik dengan suara besar sambil berkata kepada segala burung yang terbang di udara, "Marilah berhimpun kepada perjamuan Allah yang besar,
9Maka sembahku: Apakah artinya sekalian ini, ya tuan? Maka sahut malaekat yang berkata kepadaku itu: Bahwa Aku akan menyatakan kepadamu artinya sekalian ini.
7dan ia pun diluluskan membuka peperangan dengan segala orang suci dan menewaskan dia, dan diberi kuasa atas tiap-tiap suku dan kaum dan bahasa dan bangsa.
7Sebagaimana ia memegahkan dirinya serta hidup dengan lazat, sebanyak itulah juga hendaklah kamu beri dia sengsara dan ratap, karena ia berkata di dalam hatinya: Aku duduk seperti raja perempuan; bukannya aku janda, dan sekali-kali tiada aku akan meratap.
24Maka adapun sepuluh tanduk itu, dari pada kerajaan satu itu akan berbangkit sepuluh orang raja dan kemudian dari padanya akan berbangkit seorang yang berlainan dengan sekaliannya dan ia akan merendahkan tiga orang raja.
2Maka aku tampak pula ada seorang malaekat lain naik daripada matahari hidup, memegang meterai Allah yang hidup itu; maka malaekat itu pun berteriaklah dengan suara besar kepada keempat malaekat itu, yang sudah dikaruniakan kuasa merusakkan bumi dan laut itu,
13Apabila naga itu melihat bahwa dirinya sudah tercampak ke bumi, ia pun menghambat perempuan yang memperanakkan Anak laki-laki itu.