Wahyu 21:4
dan Ia akan menyapukan segala air mata daripada matanya, maka tiadalah akan ada lagi maut, atau perkabungan, atau tangisan, atau kesakitan pun tiada akan ada lagi, karena segala perkara yang pertama sudah lenyap."
dan Ia akan menyapukan segala air mata daripada matanya, maka tiadalah akan ada lagi maut, atau perkabungan, atau tangisan, atau kesakitan pun tiada akan ada lagi, karena segala perkara yang pertama sudah lenyap."
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
5Maka Ia yang duduk di atas arasy itu pun berfirman, "Tengoklah, Aku jadikan semuanya baharu." Dan lagi firman-Nya, "Suratkanlah, karena perkataan inilah tetap dan benar."
6Maka firman-Nya kepadaku, "Sudahlah genap; Aku inilah Alif dan Ya, yaitu Yang awal dan Yang akhir. Kepada orang yang dahaga kelak Aku akan memberi minum daripada mata air hayat dengan percuma.
7Maka orang yang menang itu kelak akan mewarisi segala perkara ini; maka Aku akan menjadi Tuhannya, dan ia akan menjadi anak kepada-Ku.
15Maka itulah sebabnya mereka itu ada di hadapan arasy Allah, dan mereka itu beribadat kepada-Nya siang malam di dalam rumah-Nya; dan Ia yang duduk di atas arasy itu akan membentangkan kemah-Nya menaungi mereka itu.
16Maka tiada mereka itu akan lapar atau dahaga lagi, dan tiada mereka itu dipukul oleh panas matahari atau barang sesuatu yang hangat,
17karena Anak domba yang di tengah arasy itu akan menjadi gembala mereka itu, dan akan membawa mereka itu kepada segala mata air hayat; maka Allah pun akan menyapukan segala air mata daripada mata mereka itu."
7Maka di atas bukit ini juga akan disingkapkannya tudung muka yang menudungi segala bangsa, dan kain selubung yang terhampar atas segala bangsa.
8Maka maut akan ditelannya dengan kemenangan dan air matapun akan disapu Tuhan Hua dari pada muka segala orang dan dijauhkan-Nya kecelaan dari pada umat-Nya di atas seluruh muka bumi; karena demikianlah firman Tuhan!
1Maka aku tampak pula langit baharu dan bumi baharu; karena langit mula-mula dan bumi mula-mula itu sudah lenyap, dan laut pun tidak ada lagi.
2Maka aku tampak negeri yang kudus. Yeruzalem baharu, turun dari surga daripada Allah, lengkap seperti seorang pengantin perempuan terhias bagi suaminya.
3Maka aku dengar suatu suara besar daripada arasy itu mengatakan, "Ingatlah bahwa tempat kediaman Allah itu bersama-sama dengan manusia, dan Ia akan diam bersama-sama dengan mereka itu, dan mereka itu akan menjadi kaum-Nya, dan Allah sendiri akan beserta dengan mereka itu;
3Maka tidaklah ada laknat di sana; maka arasy Allah dan Anak domba itu akan terdiri di dalamnya, dan segala hamba-Nya akan berbuat ibadat kepada-Nya,
4dan mereka itu akan memandang wajah-Nya, dan nama-Nya itu ada di dahi mereka itu.
5Maka tiadalah ada malam lagi kelak, dan mereka itu tiada berkehendakkan cahaya pelita dan cahaya matahari, karena Tuhan, yaitu Allah, akan menerangkan mereka itu, dan mereka itu akan memerintah kelak selama-lamanya.
19dan hati-Ku sendiripun bersukacita akan Yeruzalem kelak dan bergemar akan segala umat-Ku; maka di dalamnya tiada akan kedengaran lagi bunyi tangis atau bunyi teriak.
20Maka di sana tiada akan ada anak penyusu yang hidup sedikit hari lamanya, atau orang tua yang tiada menggenapi segala harinya, karena orang teruna akan mati umurnya seratus tahun, tetapi seorang berdosa yang umurnya seratus tahun itu akan kena laknat.
17Karena sesungguhnya Aku menjadikan langit yang baharu dan bumi yang baharu; maka tiada peringatan lagi akan segala perkara yang dahulu itu, dan tiada ia itu akan terbit dalam hati.
25Maka pintu gerbangnya sekali-kali tiada tertutup pada siang hari, karena malam tiada ada di sana kelak.
26Maka orang akan membawa ke dalamnya kemuliaan dan kehormatan segala bangsa,
27tetapi sekali-kali tiada akan masuk ke dalamnya barang apa yang najis, atau orang yang mengerjakan haram dan dusta, melainkan hanyalah orang yang tersurat namanya di dalam kitab hayat Anak domba itu.
6Berbahagialah dan kuduslah orang, yang masuk bahagian di dalam kebangkitan yang pertama itu; maka mati yang kedua tiada berkuasa atas mereka itu, melainkan mereka itu menjadi imam kepada Allah dan kepada Kristus, dan akan memerintah beserta dengan Dia seribu tahun lamanya.
22Maka aku tampak tiada Rumah Allah di dalamnya, karena Allah, Tuhan Yang Mahakuasa, dan Anak domba itulah rumah-Nya.
23Maka negeri itu tiada berhajat akan matahari atau bulan bercahaya ke atasnya, karena kemuliaan Allah menerangi dia, dan Anak domba itulah pelitanya.
10Maka segala orang tebusan Tuhan akan berjalan pergi datang ke Sion dengan bertempik sorak dan kesukaan yang kekal akan ada di atas kepalanya; mereka itu akan mendapat kesukaan dan keramaian, tetapi segala kedukaan dan pengeluh sudah terbang.
54Tetapi apabila keadaan yang akan binasa ini sudah memakai keadaan yang tiada akan binasa, dan peri yang akan mati ini sudah memakai peri yang tiada akan mati, baharulah akan sampai kelak perkataan yang tersurat ini: Bahwa maut sudah ditelan di dalam kemenangan.
55Hai maut, di manakah kemenanganmu? Hai maut, di manakah sengatmu?
20Bahwa mataharimu tiada akan masuk lagi dan bulanmupun tiada akan temaram, karena Tuhan juga bagimu akan terang yang kekal dan segala hari kedukaanmu itu adalah keputusannya.
11Maka aku tampak suatu arasy putih yang besar, dan Yang duduk di atasnya; daripada hadirat-Nyalah bumi dan langit itu lenyap, sehingga tempatnya pun tiada didapati lagi.
7Tengoklah, Ia datang dengan awan, dan Ia akan kelihatan kepada tiap-tiap mata, demikian juga kepada orang yang menikam Dia; maka segala bangsa di dunia ini akan memandang Dia serta meratap. Bahkan, Amin.
11Demikianpun segala orang tebusan Tuhan akan kembali serta sampai ke Sion dengan bersorak-sorak, dan kesukaan yang kekal akan ada di atas kepalanya; keramaian dan kesukaan menjadi pendapatan mereka itu dan dukacita dan keluh kesah akan terbang dari padanya.
1Lalu ia menunjukkan kepadaku suatu sungai berisi air hayat, jernih seperti hablur, mengalir ke luar daripada arasy Allah dan Anak domba itu.
34Dan tiada lagi mereka itu akan mengajar seorang akan seorang dan saudara akan saudara, katanya: Hendaklah engkau mengenal akan Tuhan! karena mereka itu sekalian akan mengenal Aku dari pada besar dan kecil, demikianlah firman Tuhan, karena Aku akan mengampuni segala kejahatannya dan tiada Aku ingat lagi akan segala dosanya.
4Berbahagialah segala orang yang berdukacita, karena mereka itu akan dihiburkan.
26Adapun musuh yang akhir sekali yang dilenyapkan, yaitu maut.
13Maka kudengar suatu suara dari langit berkata, "Suratkanlah seperti yang demikian ini: Berbahagialah segala orang yang sudah mati, yaitu mati di dalam Tuhan daripada sekarang ini. Bahkan, kata Roh itu, mereka itu akan berhenti daripada segala kelelahannya; karena segala perbuatannya mengikut menyertai mereka itu."
18Oleh sebab itu hendaklah kamu menguatkan hati sama sendirimu dengan perkataan ini.
5dan di dalam mulutnya tiada didapati dusta, dan tiada bercacat cela.
4Maka sangatlah aku menangis oleh sebab tiada seorang pun didapati yang berlayak membuka kitab itu atau memandangnya.
12Makanya mereka itu datang dan bersorak-sorak di atas bukit Sion, mereka itu berkerumun kepada segala kebajikan Tuhan, kepada gandum dan air anggur baharu dan minyak dan anak kambing domba dan lembu muda; bahwa hati mereka itu seperti taman yang didirus, dan tiada lagi dirasainya kesusahan.
32Dengan sesungguhnya Aku berkata kepadamu, bahwa bangsa ini tiada akan lenyap sebelum segala perkara itu jadi.
14Berbahagialah segala orang yang membasuh jubahnya, sehingga mereka itu berhak menghampiri pohon hayat itu, dan masuk ke dalam negeri itu daripada pintu gerbangnya.
4Maka aku tampaklah beberapa takhta, dan ada orang duduk di atasnya, maka kepada mereka itu diserahkan kuasa menghukumkan; dan lagi aku tampak segala nyawa orang yang dipancung kepalanya sebab menyaksikan Yesus dan firman Allah, dan yang tiada menyembah binatang itu atau patungnya, dan yang tiada bertanda di dahinya atau di tangannya. Maka mereka itu sekalian hidup balik dan memerintah beserta dengan Kristus seribu tahun lamanya.
14Maka maut dan alam maut itu pun dicampakkanlah ke dalam laut api itu; inilah mati yang kedua, yaitu laut api.
9Maka datanglah seorang daripada ketujuh malaekat yang sudah memegang ketujuh bokor penuh dengan ketujuh bala yang akhir itu, lalu bertuturlah kepadaku, katanya, "Marilah aku akan menunjukkan kepadamu pengantin perempuan itu, yaitu isteri Anak domba itu."
1Kemudian daripada itu aku tampak suatu pintu terbuka di surga, maka suara yang mula-mula kudengar itu seperti bunyi sangkakala bertutur kepadaku, katanya, "Naiklah ke mari, Aku menunjukkan kepadamu barang yang tak dapat tiada akan jadi kemudian kelak."
17dan segala dosa dan kesalahan mereka itu akan Kuluputkan daripada ingatan-Ku.
9Mata yang sudah memandang kepadanya tiada akan memandang kepadanya pula, dan tempatnyapun tiada lagi menentang dia.
22Demikian kamu pun berdukacita sekarang ini; tetapi Aku akan melihat kamu pula, lalu hatimu sukacita kelak, dan seorang pun tiada dapat mengambil kesukaanmu itu daripadamu.
19Hai bangsa Sion yang duduk di Yeruzalem! tiada lagi kamu akan menangis; niscaya dikasihankan-Nya kamu pada masa bunyi serumu; demi didengarnya maka disahut-Nya kepadamu.
17Sebab itulah jikalau barang seorang hidup di dalam Kristus, maka ialah kejadian yang baharu; maka perkara-perkara yang lama itu sudah lenyap, bahkan, yang baharu sudah terbit.