Wahyu 5:4
Maka sangatlah aku menangis oleh sebab tiada seorang pun didapati yang berlayak membuka kitab itu atau memandangnya.
Maka sangatlah aku menangis oleh sebab tiada seorang pun didapati yang berlayak membuka kitab itu atau memandangnya.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
1Maka aku tampak di dalam tangan kanan Dia, yang duduk di atas arasy itu, ada sebuah kitab, yang bertulis luar dalamnya, dan bermeterai dengan tujuh meterai.
2Dan aku tampak pula seorang malaekat yang gagah memberitakan dengan suara besar, katanya, "Siapakah berlayak membuka kitab itu dan mengoyakkan meterainya?"
3Maka baik di surga, baik di bumi, atau di bawah bumi, seorang pun tiada yang cakap membuka kitab itu atau memandangnya.
5Maka ada seorang dari antara segala ketua-ketua itu berkata kepadaku, "Janganlah menangis; tengoklah, Singa yang daripada suku bangsa Yehuda, yaitu Akar Daud itu, sudah beroleh kemenangan sehingga membuka kitab dan ketujuh meterainya itu."
6Maka aku tampak di tengah-tengah arasy, di antara keempat zat yang hidup, dan di tengah segala ketua-ketua itu terdirilah seekor anak domba seperti sudah tersembelih rupanya, yang bertanduk tujuh, dan bermata tujuh, yaitu ketujuh Roh Allah, yang sudah disuruhkan ke seluruh bumi ini.
7Maka datanglah Anak domba itu mengambil kitab itu daripada tangan kanan Dia yang duduk di atas arasy itu.
8Setelah diambil-Nya kitab itu, maka sujudlah keempat zat yang hidup dan kedua puluh empat ketua itu di hadapan Anak domba itu, masing-masing sedang memegang kecapi dan bokor emas penuh dengan kemenyan, yaitu segala doa orang-orang suci.
9Maka menyanyilah mereka itu suatu nyanyian yang baharu, bunyinya, "Berlayaklah Engkau mengambil kitab itu dan membuka meterainya; karena Engkau sudah tersembelih, lalu dengan darah-Mu Engkau menebus (orang) bagi Allah daripada tiap-tiap suku dan bahasa dan kaum dan bangsa,
5Kemudian daripada itu aku tampak Rumah Allah, yaitu kemah kesaksian yang di surga itu, terbuka,
9Tatkala Anak domba itu membuka meterai yang kelima itu, aku tampak di bawah tempat persembahan itu segala jiwa orang yang telah terkena bunuh karena firman Allah dan karena kesaksian yang dipegang oleh mereka itu;
10maka berteriaklah mereka itu dengan suara besar, katanya, "Berapa lamakah lagi, ya Tuhan yang kudus dan yang benar, Engkau tiada menghukumkan dan membelakan darah kami ke atas segala orang yang duduk di bumi itu?"
1Maka aku tampak bagaimana Anak domba itu membuka satu dari antara ketujuh meterai itu, lalu aku dengar satu dari antara keempat zat yang hidup itu berkata seperti bunyi guruh, "Marilah."
11Maka aku tampak, dan aku dengar suara malaekat yang banyak sekeliling arasy dan segala zat yang hidup dan segala ketua itu; maka banyaknya itu beribu-ribu laksa,
12yang mengatakan dengan suara besar, "Berlayak Anak domba yang tersembelih itu menerima kuasa, dan kekayaan, dan hikmat, dan kekuatan, dan hormat, dan kemuliaan, dan puji."
7Tatkala Anak domba itu membuka meterai yang keempat itu, aku dengar suara zat yang hidup yang keempat itu berkata, "Marilah."
9Pada masa itu kulihat, heran, maka adalah suatu tangan diunjuk kepadaku, heran, maka dalamnya adalah suatu gulungan surat;
10maka dibukakan-Nya surat itu di hadapan aku, dan adalah ia itu bersuratan pada kedua mukanya dan barang yang tersurat padanya itulah beberapa biji ratap dan pengaduh dan pengeluh!
9Kemudian daripada itu aku tampak ada suatu perhimpunan besar, yang tiada seorang pun dapat menghitung, yaitu daripada segala bangsa dan segala suku dan segala kaum dan segala bahasa, berdirilah sekaliannya di hadapan arasy dan di hadapan Anak domba itu, berjubah putih, dan pelepah kurma di dalam tangannya;
10maka mereka itu berseru-serulah dengan suara besar, katanya, "Selamat bagi Tuhan kami yang duduk di atas arasy itu, dan bagi Anak domba itu."
10Lalu katanya kepadaku, "Janganlah engkau meteraikan segala perkataan nubuat di dalam kitab ini, karena masanya sudah dekat.
2dan di tangannya ada sebuah kitab kecil yang terbuka; maka kaki kanannya berpijak di laut, dan kaki kiri di darat;
3maka berteriaklah ia dengan suara besar seperti bunyi singa menikas, dan tatkala ia berteriak, ketujuh guruh pun membunyikan bunyi masing-masing.
4Tatkala ketujuh guruh sudah berbunyi itu, sedang aku hendak menyuratkan, lalu aku dengar suatu suara dari langit, katanya, "Meteraikanlah barang apa yang ketujuh guruh itu sudah mengatakan dan jangan dituliskan."
5Adapun malaekat yang sudah kutampak berpijak di laut dan di darat mengangkatkan tangan kanannya arah ke langit,
3Berbahagialah orang yang membacakan dan segala orang yang mendengar perkataan nubuat ini, dan yang memasukkan ke dalam hati segala barang yang tersurat di dalamnya; karena masanya sudah dekat.
1Maka tiba-tiba aku tampak Anak domba itu berdiri di atas Gunung Sion, dan beserta dengan Dia ada seratus empat puluh empat ribu orang yang tertulis nama Anak domba dan nama Bapa-Nya itu di dahinya.
11Maka aku tampak suatu arasy putih yang besar, dan Yang duduk di atasnya; daripada hadirat-Nyalah bumi dan langit itu lenyap, sehingga tempatnya pun tiada didapati lagi.
1Kemudian daripada itu aku tampak suatu pintu terbuka di surga, maka suara yang mula-mula kudengar itu seperti bunyi sangkakala bertutur kepadaku, katanya, "Naiklah ke mari, Aku menunjukkan kepadamu barang yang tak dapat tiada akan jadi kemudian kelak."
2Langsunglah aku digerakkan oleh Roh, maka kelihatanlah arasy terdiri di surga, dan Yang duduk di atas arasy itu.
3Maka Ia yang duduk itu rupanya seperti permata yasib dan akik; dan ada suatu pelangi melengkung arasy itu, seperti zamrud rupanya.
11Maka aku tampak langit terbuka, lalu kelihatan seekor kuda putih, dan orang yang duduk di atasnya itu bernama Setiawan dan Benar, maka dengan keadilan Ia memutuskan hukum dan mengadakan peperangan.
12Maka mata-Nya itu seperti nyala api, dan di kepala-Nya, ada makota banyak; maka ada suatu nama tertulis kepada-Nya yang tiada diketahui oleh seorang jua pun, melainkan Ia sendiri;
2Maka aku tampak pula ada seorang malaekat lain naik daripada matahari hidup, memegang meterai Allah yang hidup itu; maka malaekat itu pun berteriaklah dengan suara besar kepada keempat malaekat itu, yang sudah dikaruniakan kuasa merusakkan bumi dan laut itu,
5dan di dalam mulutnya tiada didapati dusta, dan tiada bercacat cela.
14Maka keempat zat yang hidup itu mengatakan, "Amin." Dan segala ketua itu sujudlah menyembah.
20Bahwa Engkau juga mengetahui kecelaanku dan maluku dan kehinaanku, maka segala orang yang menyesakkan daku itu adalah di hadapan-Mu.
17karena Anak domba yang di tengah arasy itu akan menjadi gembala mereka itu, dan akan membawa mereka itu kepada segala mata air hayat; maka Allah pun akan menyapukan segala air mata daripada mata mereka itu."
7Tengoklah, Ia datang dengan awan, dan Ia akan kelihatan kepada tiap-tiap mata, demikian juga kepada orang yang menikam Dia; maka segala bangsa di dunia ini akan memandang Dia serta meratap. Bahkan, Amin.
30Maka di antaranya Kucahari akan seorang yang membangunkan pagar tembok, dan yang berdiri di celah pagar di hadapan hadirat-Ku akan baiknya negeri itu, supaya jangan Aku membinasakan dia, tetapi akan seorangpun tiada Kudapati.
12Maka aku tampak tatkala Anak domba itu membuka meterai yang keenam itu, bahwa jadilah gempa bumi besar, dan matahari pun menjadi hitam seperti suatu kain kabungan daripada rambut, dan bulan semata-mata menjadi seperti darah,
10maka sujudlah kedua puluh empat ketua-ketua itu di hadirat Dia yang duduk di atas arasy itu, lalu menyembah Dia yang hidup selama-lamanya, sambil mereka itu menanggalkan makotanya di hadapan arasy itu, katanya,
8Maka Rumah Allah itu dipenuhilah dengan asap daripada kemuliaan Allah, dan daripada kodrat-Nya; dan seorang pun tiada dapat masuk ke Rumah Allah itu hingga genap ketujuh bala yang daripada ketujuh malaekat itu.
17Tatkala aku nampak Dia, maka rebahlah aku pada kaki-Nya seperti orang mati. Maka diletakkan-Nya tangan kanan-Nya ke atasku sambil berkata, "Jangan takut, Aku inilah yang awal dan yang akhir,
3maka mereka itu menyanyi suatu nyanyian baharu di hadapan arasy itu, dan di hadapan keempat zat yang hidup dan segala ketua itu; dan seorang pun tiada dapat belajar nyanyian itu, hanya keseratus empat puluh empat ribu orang, yang ditebus dari bumi.
6Dan di hadapan arasy itu seolah-olah laut kaca, seperti hablur rupanya dan di tengah arasy serta berkeliling arasy itu ada empat zat yang hidup, penuh dengan mata di hadapan dan di belakang.
17Karena Hari yang besar, yaitu Hari murkanya itu sudah tiba dan siapakah yang dapat menahan?"
13Maka seorang dari antara ketua-ketua itu bertanya serta berkata kepadaku, "Orang-orang yang berjubah putih ini, siapakah mereka itu dan dari manakah mereka itu datangnya?"
14Lalu kataku kepadanya, "Tuan juga yang mengetahuinya." Maka katanya kepadaku, "Inilah orang-orang yang datang ke luar daripada kesusahan besar itu, dan mereka itu sudah membasuh jubahnya dan memutihkan dengan darah Anak domba itu.
12Atau kitab itu diberikan oranglah kepada seorang yang tiada tahu membaca, serta katanya: Baca apalah ini! tetapi jawabnya: Aku tiada tahu membaca!
4dan Ia akan menyapukan segala air mata daripada matanya, maka tiadalah akan ada lagi maut, atau perkabungan, atau tangisan, atau kesakitan pun tiada akan ada lagi, karena segala perkara yang pertama sudah lenyap."