Roma 11:20
Baiklah. Oleh sebab tiada percaya, patahlah cabang-cabang itu, tetapi engkau ini tetap oleh sebab iman. Janganlah engkau besar hati, melainkan hendaklah engkau takut.
Baiklah. Oleh sebab tiada percaya, patahlah cabang-cabang itu, tetapi engkau ini tetap oleh sebab iman. Janganlah engkau besar hati, melainkan hendaklah engkau takut.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
15Karena jikalau hal Israel terbuang menjadi perdamaian bagi seisi dunia, apakah pula penerimaan mereka itu melainkan hidup daripada mati?
16Jikalau kepal yang pertama itu kudus, maka gumpalnya itu pun demikian juga, dan jikalau akar itu kudus, maka cabang-cabangnya itu pun demikian juga.
17Tetapi jikalau beberapa cabang sudah patah, dan engkau, yang jadi pohon zaitun hutan, disisipkan ke dalamnya, lalu memperoleh sama-sama bahagian daripada lemak akar pohon zaitun itu,
18janganlah engkau memegahkan dirimu kepada cabang-cabang itu. Tetapi jikalau engkau memegahkan dirimu sekali pun, ingatlah: Bukannya engkau yang menanggung akar itu, melainkan akar itu menanggung engkau.
19Jikalau katamu sekarang: Cabang-cabang itu sudah dipatahkan, supaya aku ini dapat disisipkan ke dalamnya.
21Karena jikalau Allah tiada menyayangi cabang-cabang yang asal itu, niscaya engkau pun tiada akan disayangi-Nya.
22Sebab itu perhatikanlah kemurahan dan kekerasan Allah; yaitu atas orang yang sudah jatuh itulah kekerasan-Nya; tetapi atas engkau kemurahan Allah, jikalau engkau tetap di dalam kemurahan-Nya. Jikalau tidak, maka engkau juga akan dikerat.
23Tetapi mereka itu juga akan disisipkan, jikalau mereka itu tiada tetap di dalam hal tiada beriman, karena Allah berkuasa menyisipkan pula mereka itu.
24Karena jikalau engkau sudah dikerat daripada asal pohon zaitun hutan, lalu disisipkan kepada pohon zaitun yang baik, yaitu yang bukan asalmu, maka terlebih pula cabang-cabang yang asal itu disisipkan kepada pohon-pohon zaitun sendiri itu."
25Karena tiada aku suka, hai saudara-saudaraku, bahwa kamu tiada mengetahui rahasia ini, (supaya jangan kamu sangkakan dirimu itu pandai), yaitu bahwa kekerasan itu menimpa sebahagian bani Israel, sehingga genap bilangan orang kafir pun masuk iman.
10Dan biarlah mata mereka itu dikaburkan, supaya jangan nampak, dan belakang mereka itu senantiasa dibungkukkan.
11Sekarang kataku: Bahwa akan hal mereka itu terantuk, yaitu supaya mereka itu jatuhkah? Sekali-kali tidak. Melainkan oleh sebab jatuhnya itu tibalah selamat kepada orang kafir, supaya membangkitkan gairah bani Israel.
12Jikalau jatuhnya itu menjadi kekayaan isi dunia, dan kerusakannya itu menjadi kekayaan orang kafir, maka terlebih pula jikalau bilangannya menjadi genap.
28Maka tentang hal Injil, mereka itu menjadi seteru oleh karena kamu; tetapi menurut pilihan, mereka itu dikasihi oleh sebab segala nenek moyang.
29Karena Allah tiada menyesal akan segala karunia-Nya, dan akan panggilan-Nya itu.
30Karena seperti kamu ini dahulu durhaka kepada Allah, tetapi sekarang beroleh rahmat oleh sebab kedurhakaan bani Israel itu,
31maka demikian juga orang itu pun sekarang telah durhaka, supaya oleh sebab rahmat yang ditunjukkan kepadamu itu, maka mereka itu pun sekarang beroleh rahmat juga.
32Karena sekaliannya dikurungkan oleh Allah kepada kedurhakaan, supaya atas sekaliannya itu Ia menurunkan rahmat.
3Karena apakah halnya? Jikalau beberapa orang menjadi tiada beriman, dapatkah ketiadaan iman mereka itu membatalkan setiawan Allah?
32Apakah sebabnya? Sebab mereka itu bukannya menuntut dengan iman, melainkan seolah-olah dari perbuatan dirinya. Maka terantuklah mereka itu pada batu antukan,
33seperti yang tersurat: Tengoklah, Aku meletakkan di dalam Sion sebuah batu antukan dan sebuah batu syak, maka barangsiapa yang percaya akan Dia, tiada akan diaibkan.
1Maka kataku, "Sudahkah Allah menolak umat-Nya itu?" Sekali-kali tidak. Karena aku ini seorang Israel juga, benih Ibrahim, suku bangsa Benyamin.
2Allah itu tiada menolak umat-Nya, yang diketahui-Nya terdahulu. Atau tiadakah kamu mengetahui nas Alkitab dari hal Elias, bagaimana ia mengadukan bani Israel kepada Allah?
12Sebab itu siapa yang menyangkakan dirinya itu tegak, hendaklah ia beringat jangan ia jatuh.
5Demikianlah pada masa ini pun ada lagi sisa menurut pilihan anugerah.
6Tetapi jikalau daripada anugerah, maka bukanlah daripada perbuatan manusia, sebab jikalau daripada perbuatan itu, anugerah itu bukannya lagi anugerah.
7Jikalau begitu, bagaimanakah halnya? Apa yang dicari oleh bani Israel itu tiada dapat; tetapi orang pilihan sudah dapat, maka yang lain itu sudah dijadikan-Nya keras hati,
8sebagaimana yang tersurat: Bahwa Allah memberi kepada mereka itu suatu roh penidur, dan mata yang tiada mau melihat, dan telinga yang tiada mau mendengar, hingga kepada hari ini.
10Maka sebab itu, demikianlah firman Tuhan Hua: Tegal ia sudah jadi tinggi begitu, dan dinaikkannya mercunya sampai di awan-awan, dan hatinya membesarkan dirinya akan hal itu,
21Demikianlah sekarang kamupun tiada berfaedah kepadaku; baharu kamu melihat kegentaran itu maka kamu lari!
6Jikalau barang seorang tiada tetap di dalam Aku, terbuanglah ia ke luar sama seperti carang itu, serta menjadi kering; kemudian ia itu dikumpulkan orang, dibuangkannya ke dalam api, lalu hangus.
12Ingatlah baik-baik, hai saudara-saudaraku, jangan seorang pun daripada kamu berhati jahat dengan tiada beriman sehingga berpaling daripada Allah yang hidup itu;
19Maka tampaklah kepada kita bahwa tiada boleh mereka itu masuk sebab tiada beriman.
40Karena Allah sudah menyediakan barang yang terlebih baik bagi kita, maksudnya supaya jangan mereka itu jadi sempurna dengan tiada kita.
40Sebab itu ingatlah baik-baik, supaya jangan berlaku atasmu seperti yang tersurat di dalam kitab nabi-nabi:
5Tiadakah berpengetahuan segala orang yang berbuat jahat? yang makan habis akan umat-Ku seperti dimakannya roti? Tiada mereka itu menyembah Allah.
6Tetapi bukannya seolah-olah firman Allah itu tiada sampai. Karena bukannya semua yang berasal Israel itu Israel,
30Apakah yang hendak kita katakan? Bahwa orang kafir, yang tiada menuntut kebenaran, sudah mencapai kebenaran, yaitu kebenaran yang dari dalam iman.
20tetapi sebab ingat akan perjanjian Allah tiadalah ia bimbang, dengan tiada iman, melainkan ia makin dikuatkan oleh imannya, dengan mempermuliakan Allah,
17Oleh yang demikian nyatalah iman itu datang daripada berita, tetapi berita itu atas sabda Kristus.
11Sebab itu, hendaklah kita mengusahakan diri masuk ke dalam perhentian itu, supaya jangan seorang pun jatuh, seperti teladan durhaka itu.
11Karena nas Alkitab mengatakan: Bahwa tiap-tiap orang yang percaya akan Dia tiada diaibkan kelak.
15Tengokkanlah baik-baik, supaya jangan barang seorang tiada mendapat anugerah Allah, dan jangan barang sesuatu akar yang pahit tumbuh dan mengadakan kesusahan, sehingga orang banyak itu dinajiskan-Nya;
19Tetapi kataku, "Tiadakah bani Israel mengerti? Bahkan, pertama-tama Musa mengatakan: Bahwa Aku ini membangkitkan gairah kamu atas suatu bangsa yang tiada tersebut, maka Aku akan membangkitkan kemarahanmu ke atas suatu bangsa yang jahil.
19dan tiada berpegang teguh kepada Kepala itu, daripada-Nyalah segenap tubuh dilengkapi dan dihubung dengan sendi dan pengikatnya, dan bertambah-tambah dengan karunia Allah.
1Sebab itu, sedang ada lagi tinggal perjanjian dari hal masuk perhentian-Nya itu, maka hendaklah kita takut supaya jangan kelak nyata barang seorang daripada kamu tertinggal di belakang.
31Maka dahsyatlah jikalau jatuh ke tangan Allah yang hidup itu.
22sebab tiada mereka itu percaya akan Allah dan tiada mereka itu harap akan selamat-Nya.
21Bukankah Aku sudah menanam engkau seperti pokok anggur yang terutama, dari pada benih yang tulen? maka bagaimana gerangan engkau sudah berubah begitu dan menjadi pokok anggur hutan, yang amat rusak tabiatnya?
16Bahwa Tuhan sudah menamai engkau pokok zait yang hijau dan permai oleh rupa buahnya, tetapi dengan bunyi guruh yang hebat apipun akan menyalakan daunnya dan segala cabangnyapun akan dipatahkan.