Roma 9:30
Apakah yang hendak kita katakan? Bahwa orang kafir, yang tiada menuntut kebenaran, sudah mencapai kebenaran, yaitu kebenaran yang dari dalam iman.
Apakah yang hendak kita katakan? Bahwa orang kafir, yang tiada menuntut kebenaran, sudah mencapai kebenaran, yaitu kebenaran yang dari dalam iman.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
31Tetapi bani Israel yang menuntut hukum kebenaran, tiada sampai kepada hukum itu.
32Apakah sebabnya? Sebab mereka itu bukannya menuntut dengan iman, melainkan seolah-olah dari perbuatan dirinya. Maka terantuklah mereka itu pada batu antukan,
9dan aku nyata di dalam Dia, bukannya dengan menaruh kebenaran sendiri yang daripada syariat Taurat, melainkan dengan kebenaran yang terbit oleh sebab iman akan Kristus, yaitu kebenaran yang daripada Allah oleh sebab iman,
20Karena dengan melakukan hukum Taurat tiada seorang pun dibenarkan; sebab dari dalam Taurat itu datang pengenalan dosa sahaja.
21Tetapi sekarang dengan tiada bertaurat sudah dinyatakan kebenaran Allah, yang disaksikan oleh Taurat dan nabi-nabi,
22yaitu kebenaran Allah oleh sebab iman kepada Yesus Kristus untuk sekalian orang yang percaya; karena tiada perbedaan,
5tetapi kepada orang yang tiada bekerja, melainkan percaya akan Dia yang membenarkan orang fasik itu, maka imannya itu dihisabkan menjadi kebenaran.
6Sama seperti Daud pun mengatakan bahagia atas orang itu yang dihisabkan Allah kepadanya kebenaran, dengan tiada perbuatan itu,
26akan menunjukkan kebenaran-Nya itu pada masa ini, bahwa Ia sendiri ada adil, dan Ia membenarkan pula orang yang menaruh iman kepada Yesus.
27Jikalau begitu, di manakah kemegahan itu? Itu sudah ditolak. Atas hukum manakah? Atas hukum melakukan syariat Tauratkah? Bukan, melainkan atas hukum iman.
28Sebab itu kami sifatkan, bahwa orang dibenarkan oleh iman, bukan dengan melakukan syariat Taurat.
29Atau adakah Allah itu Tuhan orang Yahudi sahaja? Bukankah Ia itu Tuhan orang kafir juga? Bahkan, untuk orang kafir itu juga.
30Karena Allah itu memang Esa, yang akan membenarkan orang yang bersunat dari sebab iman, dan orang yang tiada bersunat itu pun oleh sebab iman.
9Sekarang bagaimanakah? Adakah kita orang Yahudi menaruh suatu kelebihan? Sekali-kali tidak, karena dahulu kami sudah menyalahkan orang Yahudi dan juga orang Gerika, bahwa mereka itu sekalian tertakluk ke bawah dosa;
10seperti yang tersurat demikian ini: Bahwa tiadalah seorang yang benar, bahkan, seorang pun tiada,
17Karena di dalamnya itu kebenaran Allah dinyatakan daripada iman kepada iman, seperti yang telah tersurat: Bahwa orang benar itu akan hidup oleh sebab iman.
9Jikalau begitu, bahagia itu diuntukkan kepada orang yang bersunat sahajakah? Atau kepada orang yang tiada bersunat juga? Karena kami mengatakan, bahwa kepada Ibrahim itu imannya dihisabkan menjadi kebenaran.
10Tetapi bagaimanakah iman itu sudah terhisab kepadanya? Tatkala ia sudah bersunatkah? Atau belum bersunatkah? Bukannya pada masa bersunat, melainkan pada masa belum bersunat,
11dan tanda sunat itu diterimanya menjadi meterai kebenaran, yang daripada iman, tatkala ia belum bersunat; karena atas peri demikian ia menjadi bapa sekalian orang yang beriman walaupun mereka itu tiada bersunat, supaya kebenaran itu dihisabkan kepada mereka itu,
3Karena sebab tiada mengenal kebenaran Allah, dan sebab hendak mendirikan kebenarannya sendiri, maka tiadalah mereka itu menaklukkan dirinya kepada kebenaran Allah.
4Karena Kristus itulah penyudah Taurat, menjadi kebenaran bagi tiap-tiap orang yang percaya.
15Bahwa asal kita ini Yahudi, dan bukannya orang-orang berdosa dari antara orang kafir,
16tetapi kami mengetahui, bahwa tiada seorang dibenarkan oleh sebab melakukan hukum Taurat, melainkan oleh sebab iman kepada Kristus Yesus, demikianlah kita ini sudah percaya akan Kristus Yesus, supaya kita dibenarkan oleh sebab iman kepada Kristus dan bukannya oleh sebab melakukan hukum Taurat, karena dengan melakukan hukum Taurat itu seorang pun tiada dibenarkan.
6Maka adalah ia itu seperti hal Ibrahim sudah percaya akan Allah, maka ia itu dihisabkan kepadanya menjadi kebenaran.
7Sebab itu hendaklah kamu mengetahui, bahwa segala orang yang beriman itulah anak-anak Ibrahim.
8Maka sebab di dalam Alkitab dahulu sudah nyata, bahwa Allah membenarkan orang kafir dari sebab iman, maka dinyatakan-Nya kabar kesukaan terdahulu kepada Ibrahim, firman-Nya: Di dalam engkau segala orang kafir akan beroleh berkat.
9Sebab itulah segala orang yang beriman itu beroleh berkat beserta dengan Ibrahim yang mukmin itu.
11Bahwa tiada seorang pun dibenarkan oleh syariat Taurat di hadapan Allah, maka hal itu sudah nyata, sebab: Orang yang benar akan hidup dari sebab iman.
29Dan seperti sabda Yesaya terdahulu: Jikalau kiranya tiada Tuhan segala bala tentara itu meninggalkan suatu benih bagi kita, niscaya sudahlah kita menjadi sama seperti Sodom dan Gomorah.
1Di dalam hal kita dibenarkan oleh karena iman, ada kita beroleh sentosa dengan Allah oleh sebab Tuhan kita, Yesus Kristus,
1Apakah hendak kita katakan dari hal Ibrahim, nenek moyang
2Karena jikalau Ibrahim itu dibenarkan oleh sebab perbuatannya, ada juga kemegahan padanya, tetapi bukannya kepada Allah.
3Karena apakah kata Alkitab? Bahwa Ibrahim percaya akan Allah, maka itulah dihisabkan kepadanya menjadi kebenaran.
13Karena bukannya orang yang mendengar bunyi Taurat itu benar kepada Allah, melainkan orang yang mengamalkan hukum Taurat itu akan dibenarkan.
14Karena jikalau orang kafir yang tiada bertaurat itu, dengan tabiatnya sendiri, berbuat seperti hukum Taurat itu, maka orang itulah yang tiada bertaurat ini menjadi Taurat bagi dirinya,
13Karena bukannya oleh sebab Taurat datang perjanjian itu kepada Ibrahim dan benihnya, bahwa ia menjadi waris dunia ini, melainkan oleh sebab kebenaran yang daripada iman.
5Karena oleh Roh itu kita ini dengan iman menantikan kebenaran yang kita harapkan.
6Tetapi kebenaran dari dalam iman mengatakan demikian, "Janganlah berkata-kata di dalam hatimu: Siapakah yang akan naik ke surga? (artinya membawa Kristus turun).
5Tetapi jikalau kesalahan kita menyatakan keadilan Allah, apakah hendak kita katakan? Lalimkah Allah menurunkan murka-Nya? (aku berkata ini cara manusia).
14supaya berkat Ibrahim sampai kepada orang kafir di dalam Yesus Kristus, dan supaya kita menerima Roh yang dijanjikan itu oleh sebab iman.
39dan oleh karena Dia juga barangsiapa yang percaya itu dibenarkan daripada segala sesuatu yang tiada dapat kamu dibenarkan oleh Taurat Musa.
6Tetapi bukannya seolah-olah firman Allah itu tiada sampai. Karena bukannya semua yang berasal Israel itu Israel,
14Apakah yang hendak kita katakan? Lalimkah Allah itu? Mustahil.
7Jikalau begitu, bagaimanakah halnya? Apa yang dicari oleh bani Israel itu tiada dapat; tetapi orang pilihan sudah dapat, maka yang lain itu sudah dijadikan-Nya keras hati,
4supaya syarat hukum Taurat itu dapat disempurnakan di dalam diri kita, yang tiada menurut kehendak tabiat duniawi, melainkan menurut kehendak Roh.
16Itulah sebabnya warisan itu beralas kepada iman, yaitu menurut anugerah, supaya perjanjian itu tetap kepada segenap benihnya, bukannya kepada yang bertaurat sahaja, melainkan kepada yang beriman seperti Ibrahim, yang menjadi bapa kita sekalian,
26Sebab itu, jikalau orang yang tiada bersunat itu menurut segala hakekat hukum Taurat itu, bukankah yang tiada bersunat itu terhisab bersunat juga?
9dan supaya orang kafir pun akan memuliakan Allah sebab rahmat-Nya seperti yang tersurat: Bahwa inilah sebabnya aku memuji Engkau di tengah-tengah orang kafir serta menyanyikan nama-Mu.
11Tetapi yakinlah kita bahwa oleh sebab anugerah Tuhan Yesus, kita akan diselamatkan serupa dengan mereka itu juga."
30Karena seperti kamu ini dahulu durhaka kepada Allah, tetapi sekarang beroleh rahmat oleh sebab kedurhakaan bani Israel itu,