Roma 11:30
Karena seperti kamu ini dahulu durhaka kepada Allah, tetapi sekarang beroleh rahmat oleh sebab kedurhakaan bani Israel itu,
Karena seperti kamu ini dahulu durhaka kepada Allah, tetapi sekarang beroleh rahmat oleh sebab kedurhakaan bani Israel itu,
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
31maka demikian juga orang itu pun sekarang telah durhaka, supaya oleh sebab rahmat yang ditunjukkan kepadamu itu, maka mereka itu pun sekarang beroleh rahmat juga.
32Karena sekaliannya dikurungkan oleh Allah kepada kedurhakaan, supaya atas sekaliannya itu Ia menurunkan rahmat.
10yaitu kamu yang dahulunya "bukan umat", tetapi sekarang ini menjadi "umat Allah"; yang dahulu belum beroleh rahmat, tetapi sekarang ini telah beroleh rahmat.
28Maka tentang hal Injil, mereka itu menjadi seteru oleh karena kamu; tetapi menurut pilihan, mereka itu dikasihi oleh sebab segala nenek moyang.
29Karena Allah tiada menyesal akan segala karunia-Nya, dan akan panggilan-Nya itu.
19Jikalau katamu sekarang: Cabang-cabang itu sudah dipatahkan, supaya aku ini dapat disisipkan ke dalamnya.
20Baiklah. Oleh sebab tiada percaya, patahlah cabang-cabang itu, tetapi engkau ini tetap oleh sebab iman. Janganlah engkau besar hati, melainkan hendaklah engkau takut.
21Karena jikalau Allah tiada menyayangi cabang-cabang yang asal itu, niscaya engkau pun tiada akan disayangi-Nya.
22Sebab itu perhatikanlah kemurahan dan kekerasan Allah; yaitu atas orang yang sudah jatuh itulah kekerasan-Nya; tetapi atas engkau kemurahan Allah, jikalau engkau tetap di dalam kemurahan-Nya. Jikalau tidak, maka engkau juga akan dikerat.
23Tetapi mereka itu juga akan disisipkan, jikalau mereka itu tiada tetap di dalam hal tiada beriman, karena Allah berkuasa menyisipkan pula mereka itu.
24Karena jikalau engkau sudah dikerat daripada asal pohon zaitun hutan, lalu disisipkan kepada pohon zaitun yang baik, yaitu yang bukan asalmu, maka terlebih pula cabang-cabang yang asal itu disisipkan kepada pohon-pohon zaitun sendiri itu."
25Karena tiada aku suka, hai saudara-saudaraku, bahwa kamu tiada mengetahui rahasia ini, (supaya jangan kamu sangkakan dirimu itu pandai), yaitu bahwa kekerasan itu menimpa sebahagian bani Israel, sehingga genap bilangan orang kafir pun masuk iman.
3Karena apakah halnya? Jikalau beberapa orang menjadi tiada beriman, dapatkah ketiadaan iman mereka itu membatalkan setiawan Allah?
5Demikianlah pada masa ini pun ada lagi sisa menurut pilihan anugerah.
6Tetapi jikalau daripada anugerah, maka bukanlah daripada perbuatan manusia, sebab jikalau daripada perbuatan itu, anugerah itu bukannya lagi anugerah.
7Jikalau begitu, bagaimanakah halnya? Apa yang dicari oleh bani Israel itu tiada dapat; tetapi orang pilihan sudah dapat, maka yang lain itu sudah dijadikan-Nya keras hati,
8sebagaimana yang tersurat: Bahwa Allah memberi kepada mereka itu suatu roh penidur, dan mata yang tiada mau melihat, dan telinga yang tiada mau mendengar, hingga kepada hari ini.
11Sekarang kataku: Bahwa akan hal mereka itu terantuk, yaitu supaya mereka itu jatuhkah? Sekali-kali tidak. Melainkan oleh sebab jatuhnya itu tibalah selamat kepada orang kafir, supaya membangkitkan gairah bani Israel.
12Jikalau jatuhnya itu menjadi kekayaan isi dunia, dan kerusakannya itu menjadi kekayaan orang kafir, maka terlebih pula jikalau bilangannya menjadi genap.
30Apakah yang hendak kita katakan? Bahwa orang kafir, yang tiada menuntut kebenaran, sudah mencapai kebenaran, yaitu kebenaran yang dari dalam iman.
13sungguhpun dahulu aku menjadi penghujat dan penganiaya dan pemaki; tetapi aku sudah beroleh rahmat oleh sebab aku sudah melakukan perkara itu di dalam keadaan yang jahil, sebelum aku beriman.
4Atau engkau hinakankah kemurahan-Nya yang limpah dan sabar dan panjang hati-Nya, dengan tiada mengetahui bahwa kemurahan Allah itu menarik engkau kepada hal bertobat?
5Tetapi menurut degilmu dan hati yang tiada mau bertobat, engkau menghimpunkan kemurkaan ke atas dirimu untuk hari murka dan kenyataan hukum Allah yang adil.
39Maka sekalian orang itu, walaupun sudah terpuji oleh sebab imannya, tetapi barang yang dijanji itu mereka itu tiada dapat.
40Karena Allah sudah menyediakan barang yang terlebih baik bagi kita, maksudnya supaya jangan mereka itu jadi sempurna dengan tiada kita.
15Karena Tuhan telah berfirman kepada Musa: Bahwa Aku akan menaruh belas kasihan kepada barangsiapa yang Kukasihani, dan Aku akan menaruh sayang kepada barangsiapa yang Kusayangi.
16Oleh yang demikian hal itu bukannya bergantung kepada kehendak orang, atau usaha orang, melainkan kepada belas kasihan Allah.
32Maka dalam pada itupun mereka itu berdosa lagi, tiada juga mereka itu percaya oleh karena perbuatan-Nya yang ajaib itu.
6Oleh sebab itu sedangkan ada tinggal setengah orang yang akan masuk perhentian itu, dan orang yang kepadanya kabar kesukaan sudah diberitakan terlebih dahulu itu tiada masuk sebab durhaka,
11Tetapi yakinlah kita bahwa oleh sebab anugerah Tuhan Yesus, kita akan diselamatkan serupa dengan mereka itu juga."
32Tetapi meskipun demikianlah kataku, tiada juga kamu percaya akan Tuhan, Allahmu,
18Dan siapakah yang disumpahkan-Nya bahwa sekali-kali tiada mereka itu akan masuk perhentian-Nya? Bukankah segala orang yang durhaka itu?
19Maka tampaklah kepada kita bahwa tiada boleh mereka itu masuk sebab tiada beriman.
13Karena hukuman tiada mengasihani orang yang tiada menunjukkan kasihan. Maka kasihan itu mengatas hukuman.
15Karena jikalau hal Israel terbuang menjadi perdamaian bagi seisi dunia, apakah pula penerimaan mereka itu melainkan hidup daripada mati?
17Tetapi jikalau beberapa cabang sudah patah, dan engkau, yang jadi pohon zaitun hutan, disisipkan ke dalamnya, lalu memperoleh sama-sama bahagian daripada lemak akar pohon zaitun itu,
31tiada berakal, orang yang mungkirkan janji, tiada penyayang, tiada berbelaskasihan;
18Setelah didengarnya demikian, maka diamlah mereka itu, lalu memuliakan Allah, serta berkata, "Jikalau begitu, kepada orang kafir pun Allah mengaruniakan jalan tobat yang menuju kepada hidup."
1Sebab itu sedang kami memegang jawatan ini, sebagaimana kami telah beroleh rahmat, maka tiadalah kami tawar hati,
2Karena di dalam hal iman segala datuk nenek itu sudah terpuji.
30Maka Engkaupun sudah menyabarkan mereka itu beberapa berapa tahun lamanya dan Engkaupun sudah berfirman kepadanya oleh Roh-Mu dengan lidah segala nabi-Mu, tetapi tiada mereka itu menyengetkan telinganya, maka lama-kelamaannya Engkaupun menyerahkan mereka itu kepada tangan bangsa segala negeri itu.
3Karena sebab tiada mengenal kebenaran Allah, dan sebab hendak mendirikan kebenarannya sendiri, maka tiadalah mereka itu menaklukkan dirinya kepada kebenaran Allah.
16Tetapi inilah sebabnya aku sudah beroleh rahmat, yaitu supaya di dalam hal aku yang terlebih besar dosanya itu, Yesus Kristus menunjukkan sehabis-habis sabar-Nya, dan aku menjadi suatu teladan bagi segala orang yang percaya akan Dia kelak, menuju hidup yang kekal.
5Tetapi aku suka hendak mengingatkan kamu, walaupun kamu mengetahui segala sesuatu itu dengan serta mertanya, bagaimana yang Tuhan, (sesudahnya menyelamatkan suatu kaum keluar dari negeri Mesir), kemudian daripada itu membinasakan mereka itu yang tiada beriman.
8Karena dengan anugerah itu kamu diselamatkan oleh sebab iman, maka hal itu bukannya pekerjaan kamu, melainkan karunia Allah,
3karena kita pun dahulu jahil, tiada taat, sesat, menjadi hamba kepada berbagai-bagai hawa nafsu dan kesukaan dunia, hidup di dalam kejahatan dan dengki, dan kebencian, dan berbenci-bencian satu kepada yang lain.
17Dan sekarang, hai Saudara-saudara, aku ketahui kamu melakukan hal itu dengan jahilmu sama seperti penghulumu juga.
23supaya Ia memberi orang tahu akan kekayaan kemuliaan-Nya atas bekas belas kasihan, yang disediakan-Nya terdahulu untuk kemuliaan,
12Tatkala itu kamu jauh daripada Kristus, asing daripada hak orang Israel, dan orang asing di dalam perjanjian yang dijanjikan itu, dengan tiada berpengharapan dan dengan tiada bertuhan di dalam dunia ini.
22sebab tiada mereka itu percaya akan Allah dan tiada mereka itu harap akan selamat-Nya.