Roma 11:33
Alangkah dalamnya kekayaan dan hikmat dan pengetahuan Allah, sehingga tiada terselidik segala hukum-Nya dan tiada terduga segala jalan-Nya!
Alangkah dalamnya kekayaan dan hikmat dan pengetahuan Allah, sehingga tiada terselidik segala hukum-Nya dan tiada terduga segala jalan-Nya!
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
34Karena siapakah yang mengetahui maksud Tuhan? Atau siapakah yang menjadi pembicara-Nya?
24Barang yang jauh dan amat dalam, siapa gerangan akan mendapat dia?
26Bahwasanya Allah akbar, maka tiada kita mengerti Dia, lagipun tiada terselidik bilangan segala tahun-Nya.
6dan diberinya tahu kepadamu segala rahasia hikmat-Nya, sebab berlapis-lapis adanya, maka diketahuilah olehmu kelak, bahwa karena sebab engkau juga dilupakan Allah kesalahanmu.
7Pada sangkamukah engkau boleh menduga akan takdir Allah? engkau boleh mendapati kesempurnaan Allah yang Mahakuasa?
8Adalah Ia tinggi dari pada segala langit, apakah boleh engkau perbuat? bahwa lebih dalam Ia dari pada mereka; bagaimana engkau dapat mengetahuinya?
9Ukurannya itu panjang dari pada bumi dan luas dari pada laut.
6Pengetahuan ini kecengangan kepadaku; terlalu tinggi adanya maka tiada aku dapat sampai kepadanya.
10Ialah yang mengadakan perkara besar-besar yang tiada terselidik dan perbuatan ajaib yang tiada tepermanai.
11Sehingga kata mereka itu: Iakah diketahui Allah akan hal itu? adakah hal itu diperhatikan oleh Yang Mahatinggi?
32Karena sekaliannya dikurungkan oleh Allah kepada kedurhakaan, supaya atas sekaliannya itu Ia menurunkan rahmat.
3Bahwa tingginya langit dan dalamnya bumi dan hati rajapun tiada terselidik adanya.
3Siapakah dia yang telah menyembunyikan bicara dengan tiada berpengetahuan? Bahwa sesungguhnya aku sudah berkata-kata akan barang yang tiada aku mengerti, dan akan barang yang telalu ajaib bagiku dan yang tiada kuketahui.
5karena Engkau telah menyukakan daku, ya Tuhan, dengan perbuatan-Mu, maka aku memuji-muji segala perbuatan tangan-Mu!
9Ia berbuat perkara besar, yang tiada terselidik, dan perkara ajaib yang tiada tepermanai.
14Bahwasanya ini juga ujung segala jalan-Nya, hanya bunyi bisik-bisik akan halnya jua yang sampai kepada kita. Maka siapa gerangan dapat mendengar bunyi guruh kuasa-Nya?
23Akan Yang Mahakuasa itu maka tiada boleh kita mendapat Dia; bahwa besarlah kuasa-Nya, tiada perhinggaan adil-Nya dan kebenaran-Nya, maka tiada Ia akan menyahut!
19Karena hikmat dunia ini menjadi kebodohan kepada Allah. Karena adalah tersurat: Bahwa Tuhan menangkap orang yang berhikmat itu di dalam cerdik orang itu sendiri.
20Dan lagi: Bahwa Tuhan mengetahui akan pikiran orang yang berhikmat itu sia-sia semuanya.
20Manakah orang yang bijak itu? Manakah ahli Taurat itu? Manakah pembahas di dalam zaman ini? Bukankah Allah menjadikan hikmat dunia ini bodoh?
21Karena sedang dunia ini dengan hikmatnya sendiri tiada dapat mengenal Allah di dalam hikmatnya, maka itulah sebabnya kehendak Allah menyelamatkan orang yang percaya dengan kebodohan pengajaran itu.
11tiadalah seorang yang berakal, tiadalah seorang yang menuntut akan Allah;
18seperti yang nyata daripada awal dunia ini.
25Karena kebodohan Allah itu lebih besar hikmatnya daripada manusia; dan kelemahan Allah itu lebih gagah daripada manusia.
22Manakan orang mengajar hikmat kepada Allah, sedang Ia juga menghukumkan segala keadaan yang tinggi-tinggi?
19sebab barang yang dapat diketahui dari hal Allah telah termaklum kepada mereka itu, karena Allah sudah menyatakan kepada mereka itu.
20Karena semenjak awal kejadian alam segala sifat-Nya yang tiada kelihatan, yaitu kodrat dan zat ilahiat-Nya yang kekal itu, dapat dipandang terang dengan akal di dalam yang dijadikan, supaya mereka itu tiada dapat mendalihkan dirinya;
27Maka sebab itu, hai Yakub! mengapa katamu, hai Israel! mengapakah tuturmu: Bahwa jalanku terlindung dari pada Tuhan dan hakku lalulah dari pada Allahku?
3Bahwa besarlah Tuhan dan amat kepujian adanya, dan kebesaran-Nyapun tiada terkira-kira.
10Tetapi kepada kita Allah sudah menyatakan itu dengan Roh-Nya, karena Roh itulah menyelidik segala sesuatu, walaupun perkara Allah yang dalam-dalam.
11Karena manusia yang manakah mengetahui batin orang, melainkan roh yang ada di dalam orang itu? Demikianlah juga tiada seorang pun mengetahui batin Allah, melainkan Roh Allah itu.
16Karena siapakah yang mengetahui kasad Tuhan sehingga dapat mengajar Tuhan? Tetapi kita ini menaruh kasad Kristus.
12Tetapi adapun hikmat itu, di mana gerangan boleh didapati akan dia? di mana gerangan tempat akal budi?
13Manusia tiada tahu menilai harganya, dan tiada didapati akan dia di dalam negeri orang hidup ini.
19dan lagi mengetahui kasih Kristus yang melebihi makrifat, supaya kamu dipenuhi dengan segala kelimpahan Allah.
9Hai Efrayim, apakah lagi perkara-Ku dengan berhala? bahwa Aku meluluskan permintaan doamu dan menilik kepadanya; bahwa Aku ini seperti pohon senobar yang hijau, oleh-Ku juga adalah buah padamu selalu. (14:10)Siapa gerangan bijak? hendaklah diperhatikannya sekalian ini! siapa gerangan berbudi? hendaklah diketahuinya akan ini, bahwa segala jalan Tuhan betul adanya dan orang yang benar itu menjalani dia, tetapi orang yang durhaka itu akan tergelincuh dan jatuh padanya.
5Bahwa besarlah Tuhan kita dan banyaklah kuatnya, dan pada hikmat-Nyapun tiada barang bilangan.
13Maka katamu: Masakan Allah mengetahuinya? masakan Ia menghukum dari dalam kegelapan itu!
3Di dalam Dia itu ada segala perhimpunan hikmat dan makrifat terlindung.
8yang dilimpahkan-Nya kepada kita dengan segala hikmat dan makrifat.
19Besarlah bicara-Mu dan berkuasalah perbuatan-Mu; maka mata-Mu ada memandang segala jalan anak Adam, akan membalas kepada masing-masing sekadar kelakuannya dan sekadar hasil perbuatannya.
9Apakah diketahui olehmu yang tiada kami ketahui? engkau mengerti apakah, yang tiada serta kamipun?
13Dengan Dia adalah hikmat dan kuasa dan padanya adalah bicara dan akal.
15Wai bagi mereka yang hendak menyamarkan dirinya dari pada Tuhan dan menyembunyikan bicaranya, dan perbuatannya di dalam kegelapan, sambil katanya: Siapakah melihat kita? Siapakah mengenal kita?
24Bahwa segala langkah orang dari pada Tuhan juga asalnya, maka bagaimana gerangan orang dapat mengerti jalannya sendiri?
8Karena kepikiran-Ku itu bukan kepikiranmu, dan jalanmu itu bukan jalan-Ku, demikianlah firman Tuhan.
17pada masa itu juga kulihat segala perbuatan Allah, yang tiada terduga oleh manusia, segala perbuatan yang jadi di bawah langit; jikalau manusia mengusahakan dirinya dalam mencahari dia sekalipun, tiada juga didapatinya akan dia kelak; bahkan, jikalau kata seorang alim sekalipun ia hendak mengetahui dia, tiada juga boleh didapatinya akan dia.
3Hai orang, yang menyalahkan orang yang berbuat demikian itu, padahalnya engkau melakukan sedemikian itu juga, adakah engkau sangkakan, engkau ini terlepas daripada hukum Allah?
13Perhatikanlah olehmu akan segala perbuatan Allah, karena siapa gerangan dapat membetulkan barang yang telah dibengkokkan oleh-Nya?
7melainkan kami mengatakan hikmat Allah yang sudah dirahasiakan dan yang tersembunyi, dan yang sudah ditetapkan Allah terlebih dahulu daripada dunia ini untuk kemuliaan kita,