Roma 8:25
Tetapi jikalau kita berharap akan barang yang tiada tampak kepada kita, maka dengan sabarnya kita menantikan dia.
Tetapi jikalau kita berharap akan barang yang tiada tampak kepada kita, maka dengan sabarnya kita menantikan dia.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
22Karena kita ketahui, bahwa segenap makhluk itu sama mengerang dan sama merasa kesakitan beranak sampai sekarang ini.
23Dan bukannya itu sahaja, melainkan kita sendiri pun yang beroleh buah sulung Roh itu, bahkan, kita ini sendiri juga mengerang pada batinnya dengan menanti-nanti hal menjadi anak angkat, yaitu tebus tubuh kita.
24Karena atas pengharapan sahaja kita sudah beroleh selamat; tetapi pengharapan yang kelihatan itu bukannya pengharapan, karena barang yang dilihat orang, apakah sebabnya lagi diharapkan?
2yang oleh-Nya juga kita diberi masuk, oleh sebab iman, kepada anugerah ini, yang di dalamnya itu kita hidup; maka kita bermegah-megah dari sebab pengharapan akan kemuliaan Allah.
3Tetapi bukannya itu sahaja, melainkan juga kita bermegah-megah di dalam kesukaran, sebab mengetahui, bahwa kesukaran itu mendatangkan sabar,
4dan sabar itu mendatangkan hati yang teguh, dan hati yang teguh itu mendatangkan pengharapan,
5dan pengharapan itu tiada mempermalukan, sebab kasih Allah sudah dicurahkan rata ke dalam hati kita oleh Rohulkudus yang dikaruniakan kepada kita.
5Karena oleh Roh itu kita ini dengan iman menantikan kebenaran yang kita harapkan.
17Karena kesukaran kami yang ringan seketika lamanya itu, mengerjakan berlimpah-limpah bagi kami suatu kemuliaan kekal yang penuh,
18karena kami tiada memandang barang yang kelihatan itu, melainkan yang tiada kelihatan, sebab barang yang kelihatan itu sementara sahaja; tetapi barang yang tiada kelihatan itu kekal adanya.
36Karena tekun yang wajib bagimu, supaya setelah sudah melakukan kehendak Allah, kamu boleh memegang perjanjian itu.
37Karena hanya seketika sahaja lamanya maka Tuhan yang datang itu akan tiba kelak dengan tiada berlambatan.
18Karena menurut pendapatku, bahwa sengsara yang pada zaman ini tiada berpadan jikalau dibandingkan dengan kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita.
19Karena dengan pengharapan yang sangat rindu ternanti-nantilah segala makhluk akan kenyataan anak-anak Allah.
4Karena seberapa banyak hal yang tersurat terdahulu itu, sudah disuratkan akan menjadi pengajaran bagi kita, supaya kita menaruh harap dari sebab sabar dan dari sebab penghiburan, yang daripada Alkitab.
7Karena perjalanan kami dengan iman, bukannya dengan penglihatan.
5Bahwa aku menantikan Tuhan, jiwaku menantikan Dia dan aku harap akan firman-Nya.
25Baiklah Tuhan kepada barangsiapa yang menantikan Dia, dan kepada hati yang mencahari Dia.
26Baiklah orang harap akan selamat dari pada Tuhan dengan berdiam diri.
1Adapun iman itulah percaya yang sungguh akan hal perkara-perkara yang diharapkan, dan keyakinan akan hal perkara-perkara yang tiada kelihatan.
12sambil bersukacita di dalam pengharapan, bersabar di dalam sengsara dan bertekun di dalam doa.
26Demikian juga Roh itu pun menolong pada kelemahan kita. Karena tiada kita tahu akan barang yang hendak kita pohonkan dengan sepatutnya; melainkan Roh itu sendiri memohonkan karena kita dengan keluh kesah, yang tiada terkatakan.
3Karena khayal itu lagi bagi suatu masa yang tertentu, tetapi menyengajakan juga kesudahannya dan tiada ia itu akan dusta; jikalau ia itu berlambatan, hendaklah kamu menantikan dia, karena ia itu sungguh akan datang dan tiada ia itu tertinggal.
7Sebab itu, hai saudara-saudaraku, bersabarlah kamu sehingga sampai kepada Hari kedatangan Tuhan. Tengoklah, orang dusun menanti hasil yang berharga keluar daripada bumi dengan sabar, sehingga ditimpa hujan pada musim bah dan pada musim kemarau.
8Bersabarlah juga kamu, tetapkanlah hatimu, karena kedatangan Tuhan itu telah hampir.
11Inilah kehendak kami supaya kamu masing-masing menunjukkan usaha yang serupa itu juga sehingga berpaut kepada pengharapan dengan yakin hingga kepada kesudahan,
12supaya jangan kamu jadi lalai, melainkan jadi penurut teladan orang-orang yang mewarisi segala perjanjian Allah dari sebab iman dan sabarnya.
7Bukankah manusia itu berjalan lalu seperti bayang-bayang, bukankah mereka itu menyusahkan dirinya dengan cuma-cuma, dikumpulkannya harta bendanya, tetapi tiada diketahuinya siapa akan mengambil dia kelak?
12Maka oleh sebab kami menaruh pengharapan yang demikian itu, beranilah kami berkata-kata,
18Karena tatkala Ibrahim sudah hilang pengharapan, maka ia sudah harap juga dengan iman, yang ia menjadi bapa kepada beberapa banyak bangsa, sebagaimana yang difirmankan: Bahwa demikianlah akan jadi benihmu kelak.
18supaya dengan sebab dua perkara yang tetap itu yang di dalamnya mustahil bagi Allah berdusta, kita akan beroleh hati yang kuat, yaitu kita ini yang mencari perlindungan, hendak mencapai pengharapan yang terletak di hadapan kita,
19yang ada kepada kita seperti sauh jiwa tetap dan teguh, yang masuk ke dalam sekali di belakang tirai,
8yang sebelum kamu tampak, kamu kasih akan Dia, walaupun sekarang ini kamu belum nampak Dia, kamu percaya, dan karena Dia kamu bersukaria sangat dengan sukacita yang tiada terkatakan dan megah,
19Jikalau di dalam kehidupan ini sahaja kita berharap kepada Kristus, maka kitalah yang terlebih malang daripada sekalian manusia.
13Kiranya Allah, yang pohon pengharapan itu, memenuhi kamu dengan segala kesukaan dan sentosa di dalam iman, supaya makin kayalah kamu di dalam pengharapan itu oleh sebab kuat kuasa Rohulkudus.
3oleh sebab mengetahui, bahwa ujian imanmu itu mengerjakan tekun.
4Biarlah tekun itu bekerja dengan sempurnanya, supaya kamu jadi sempurna dan cukup lengkap, dan tiada berkekurangan di dalam sesuatu apa pun.
9Janganlah kita jemu akan berbuat baik; karena kita akan menuai pada masanya, jikalau tiada kita letih.
23maka biarlah kita berpegang tetap atas pengakuan harap kita dengan tiada menaruh bimbang, karena Yang berjanji itu setia,
13Tetapi menurut seperti janji Tuhan, kita menantikan langit yang baharu dan suatu bumi yang baharu, yang berisi kebenaran.
5Maka ditujukan Tuhan kiranya hatimu kepada kasih Allah dan sabar Kristus itu.
11Ingatlah, bahwa orang yang bersabar itu kita bilangkan berbahagia; maka kamu telah mendengar akan sabar Ayub, dan kamu sudah nampak kesudahan perbuatan Tuhan, bahwa sangatlah kasihan dan rahmat Tuhan adanya.
12Bahwa harap yang dipertangguhkan itu mempersakiti hati, tetapi apabila niat itu sampai, itulah pohon selamat.
10Atau adakah yang difirmankan-Nya itu semata-mata karena kita? Bahkan, karena kita juga sudah tersurat, bahwa orang yang menenggala itu harus menenggala dengan pengharapan, dan yang mengirik itu pun dengan pengharapan mendapat bahagian.
13serta menantikan pengharapan yang berkat dan kenyataan kemuliaan yang Mahabesar dan Juruselamat kita Kristus Yesus,
9Walaupun kami berkata demikian, tetapi dari hal kamu, hai kekasihku, kami menaruh yakin akan perkara-perkara yang lebih baik dan yang menuju kepada selamat.
8Tetapi kita ini yang terhisab kepada siang, biarlah kita siuman, dan memakai baju zirah iman dan kasih, dan berketopongkan pengharapan selamat.
17Maka sebab itu aku hendak harap pada Tuhan, yang telah menyamarkan hadirat-Nya dari pada orang isi rumah Yakub, maka aku akan menaruh harapku kepada-Nya.
20Tetapi tanah air kita ada di surga, dari sana juga kita menantikan Juruselamat, yaitu Tuhan Yesus Kristus,
21Maka ini juga hendak kuperhatikan, dan sebab ini haraplah juga aku: