Ulangan 23:19
Maka tak boleh kamu mengambil bunga dari pada saudaramu, baik bunga uang baik bunga makanan baik bunga barang sesuatu yang dapat makan bunga.
Maka tak boleh kamu mengambil bunga dari pada saudaramu, baik bunga uang baik bunga makanan baik bunga barang sesuatu yang dapat makan bunga.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
35Maka jikalau saudaramu telah menjadi miskin dan tangannya gementar sertamu, maka hendaklah kamu memegang akan dia, jikalau ia orang dagang atau orang menumpang sekalipun, supaya iapun boleh hidup sertamu.
36Maka janganlah kamu mengambil dari padanya bunga atau laba yang terlalu, melainkan takutlah kamu akan Allahmu, supaya saudaramupun boleh hidup sertamu.
37Jangan kamu memberikan uangmu kepadanya dengan makan bunga, dan makananmupun jangan kamu berikan kepadanya dengan mengambil untung.
20Maka dari pada orang lain bangsa boleh kamu mengambil bunga, tetapi dari pada saudaramu tak boleh kamu mengambil dia, supaya diberkati Tuhan, Allahmu, akan kamu dalam segala perkara pegangan tanganmu dalam negeri yang kamu tuju sekarang hendak mengambil dia akan bahagianmu pusaka.
21Maka apabila kamu sudah bernazarkan barang sesuatu kepada Tuhan, Allahmu, janganlah lambat kamu menyampaikan dia, kalau-kalau ia itu dituntut Tuhan, Allahmu, kepadamu dan dosa itu tertanggunglah atasmu.
25Jikalau kamu memberi pinjam uang kepada umat-Ku, yaitu kepada orang miskin yang di antara kamu, maka jangan kamu menjadi baginya seperti penagih utang yang keras, dan jangan ambil bunga dari padanya.
26Jikalau kiranya kamu mau mengambil pakaian kawanmu akan gadaian, tak akan jangan kamu memulangkan dia kepadanya dahulu dari pada masuk matahari.
10Maka apabila kamu pergi menagih utang kepada samamu manusia, janganlah kamu masuk ke dalam rumahnya hendak mengambil gadaian dari padanya;
11melainkan hendaklah kamu berdiri di luar, maka orang yang hendak kamu menagih utangnya itu akan membawa barang gadaian itu ke luar kepadamu.
12Maka jikalau ia seorang papa, jangan engkau membaringkan dirimu di atas gadaiannya;
13melainkan tak akan jangan gadaiannya kaupulangkan kepadanya apabila masuklah matahari, supaya dibaringkannya dirinya dengan pakaiannya dan diberkatinya akan dikau, maka ia itu akan kebenaran bagimu di hadapan hadirat Tuhan, Allahmu.
14Jangan kamu menganiaya orang upahan yang syak dan papa, baik ia dari pada saudaramu atau ia dari pada orang dagang yang duduk dalam negerimu sebelah dalam segala pintu gerbangmu.
10Bahwa aku dan segala saudaraku dan segala hambakupun mengutangi mereka itu uang dan gandum, baiklah kita melepaskan utangnya itu.
7dan tiada menganiayakan orang, dan ia memulangkan barang gadaian kepada orang yang berutang, dan tiada ia merampas barang rampasan dan ia memberi dari pada makanannya kepada orang yang berlapar dan menudungi orang telanjang dengan pakaian;
8dan tiada ia mengambil rubiah dan tiada menerima laba yang terlalu banyak, dan ia menahankan tangannya dari pada aniaya dan ia melakukan yang benar dan setia di antara orang dengan orang;
2Maka demikianlah perihal kelepasan itu: tiap-tiap orang piutang, yang telah memberi pinjam kepada kawannya, itu hendaklah melepaskan dia; jangan ditagihnya utang kawannya atau saudaranya, sedang sudah diuar-uarkan orang kelepasan karena Tuhan.
3Maka akan orang dagang boleh kamu tagih, tetapi barang yang telah kamu beri pinjam kepada saudaramu, ia itu hendak dilepaskan oleh tanganmu.
14Maka sebab itu, jikalau kamu menjual barang sesuatu yang dapat dijual kepada samamu manusia, atau jikalau kamu membeli dari pada tangan samamu manusia, janganlah kamu berkurang-kurangan seorang akan seorang.
13dan makan rubiah dan menerima laba yang keji; bolehkah ia hidup? Sekali-kali tiada ia akan hidup, sebab diperbuatnya segala perkara yang keji itu, niscaya iapun akan mati dibunuh dan darahnyapun tertanggunglah atasnya!
39Maka jikalau saudaramu yang sertamu itu telah menjadi miskin dan dijualnya dirinya kepadamu, jangan kamu menyuruh dia mengerjakan pekerjaan seorang sahaya.
6Karena Tuhan, Allahmu, akan memberkati kamu, seperti yang telah Ia berfirman kepadamu; maka kamu akan memberi pinjam kepada beberapa bangsa, tetapi kamu sendiri tiada usah pinjam, maka kamu akan memerintahkan beberapa bangsa, tetapi mereka itu tiada akan memerintahkan kamu.
7Maka apabila di antara kamu adalah seorang miskin, yaitu dari pada segala saudaramu yang duduk sebelah dalam pintu gerbangmu, dalam negeri yang dikaruniakan Tuhan, Allahmu, kepadamu kelak, maka janganlah kamu keras hati atau mengatup tangan dari pada saudaramu yang miskin itu.
8Melainkan hendaklah kamu membuka tanganmu kepadanya dengan murahnya, dan berilah pinjam akan dia dengan limpahnya, yang cukup akan kekurangannya, seberapa banyak iapun berhajat.
9Peliharakanlah dirimu dari pada terbit ke pikiran jahat dalam hatimu, sehingga kamu berkata demikian: Bahwa hampirlah tahun yang ketujuh, yaitu tahun kelepasan; lalu matamu mengerling kepada saudaramu yang miskin itu dan tiada kamu memberi akan dia, sehingga iapun berseru akan halmu kepada Tuhan dan ia itu menjadi dosa padamu!
10Tak akan jangan dengan murah kamu memberi akan dia, dan jangan picik hatimu apabila kamu memberi akan dia, karena sebab perbuatan murah yang demikian diberkati Tuhan, Allahmu, akan kamu kelak dalam segala pekerjaanmu dan dalam segala pegangan tanganmu.
17Jangan kamu menggagahi hak orang dagang dan anak piatu, dan jangan kamu mengambil pakaian perempuan janda akan gadaian.
5Maka tiada ia menjalankan uangnya dengan makan bunga dan tiada ia makan suap akan melawan orang yang tiada bersalah. Maka barangsiapa yang memeliharakan segala perkara ini, pada selama-lamanya tiada ia akan tergelincuh.
6Janganlah orang mengambil kisaran atau batu kisaran yang di atas itu akan gadaian, karena ia itu seolah-olah mengambil penghidupan akan gadaian.
12Dan di antaramu orang makan suap akan menumpahkan darah; engkau suka mengambil rubiah dan laba yang keji dan mengisap darah samamu manusia, tetapi akan Daku engkau lupa; demikianlah firman Tuhan Hua!
1Bahwa apabila terlihatlah kamu akan lembu atau domba saudaramu sesat dari pada kawannya, jangan kamu pura-pura tak lihat, melainkan tak akan jangan kamu memulangkan dia kepada saudaramu.
6Jangan kamu mendolak-dalikkan hak orangmu yang miskin dalam acaranya.
17Maka dalam negeri kedudukanmu tak boleh kamu makan dalam sepuluh asa dari pada gandummu atau dari pada air anggurmu atau dari pada minyakmu atau dari lembu dombamu yang mula jadi, demikianpun jangan barang yang telah kamu pernazarkan atau persembahan dari ridla hatimu atau persembahan tatangan tanganmu.
2Seperti orang kebanyakan, begitu juga imam; seperti hamba, begitu juga tuannya; seperti sahaya, begitu juga enciknya perempuan; seperti orang yang membeli, begitu juga orang yang menjual; seperti orang yang memberi pinjam, begitu juga orang yang minta pinjam; seperti orang yang makan bunga uang, begitu juga orang yang membayar bunga.
18Maka dalam bait Tuhan, Allahmu, tak boleh dibawa masuk akan upah orang sundal atau akan harga anjing yang dari pada nazar, karena keduanya sama kebencian kepada Tuhan adanya.
6Karena engkau sudah mengambil gadai dari pada saudara-saudaramu dengan tiada semena-mena, dan pakaian orang telanjang sudah kautanggalkan.
44Maka iapun akan memberi pinjam kepadamu, tetapi kamu tiada akan memberi pinjam kepadanya; iapun akan menjadi hulu, tetapi kamu akan menjadi buntut.
12Maka Tuhanpun akan membukai kamu perbendaharaan kebajikan-Nya, yaitu langit, hendak dikaruniakan-Nya hujan kepada tanahmu pada musimnya, dan diberkati-Nya akan segala pekerjaan tanganmu, maka kamu akan memberi pinjam kepada beberapa berapa bangsa, tetapi kamupun tiada minta pinjam.
27Maka adapun orang Lewi, yang duduk sebelah dalam pintu gerbangmu itu, sekali-kali jangan kamu menolak akan dia, karena tiada ia beroleh bahagian atau pusaka serta dengan kamu.
26Janganlah engkau masuk bilangan orang yang berjanji dengan bertampar tangan, dan yang mengaku utang orang lain.
27Kalau-kalau tiada padamu yang dibuat pembayar utang, maka diambil orang akan tilam yang di bawah tubuhmu.
47Maka jikalau seorang dagang atau orang yang menumpang di antara kamu telah beroleh harta, maka saudaramu yang sertanya itu telah menjadi miskin, sehingga dijualnya dirinya kepada orang dagang yang duduk di antara kamu atau kepada peranakan orang dagang itu,
17Barangsiapa yang mengasihani orang miskin, ia itu memberi pinjam kepada Tuhan, maka Tuhanpun akan membalas kebajikannya.
6Janganlah makan roti orang yang jahat matanya, dan janganlah ingin akan hidangannya yang sedap,
19Segala buah bungaran dari pada hasil tanahmu hendaklah kamu bawa masuk ke dalam bait Tuhan, Allahmu. Jangan kamu merebus anak kambing dengan air susu emaknya.
13Jangan kamu menganiayakan samamu manusia, atau merampas barang-barangnya, dan uang pembayar upah orang upahanmu jangan bermalam sertamu sampai pagi hari.
17Maka sebab itu janganlah kamu merugikan seorang akan seorang, melainkan hendaklah kamu takut akan Allahmu, karena Akulah Tuhan, Allahmu.
11Jangan kamu mencuri, dan jangan kamu berdusta, dan jangan kamu menipu seorang akan seorang.
8Orang yang menambahi hartanya dengan rubiah dan laba yang keji, ia itu mengumpulkan dia bagi orang yang menaruh kasihan akan orang miskin.
25Jangan kamu makan dia, supaya selamatlah kamu dan anakmupun yang kemudian dari padamu, apabila kamu berbuat akan perkara yang benar kepada pemandangan Tuhan.
17Jangan dalam hatimu ada dengki akan saudaramu, melainkan hendaklah kamu menegur samamu manusia dengan nyata-nyata, maka tiada salah tertanggung atasmu karena sebabnya.