Ulangan 32:29
Hai! Biarlah kiranya mereka itu berakal budi, sehingga ditimbangkannya kesudahan ini.
Hai! Biarlah kiranya mereka itu berakal budi, sehingga ditimbangkannya kesudahan ini.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
26Boleh juga firman-Ku: Aku hendak menumpas mereka itu dan menghilangkan mereka itu dari pada ingatan manusia;
27jikalau tiada Aku khawatir dari hal sombong musuh, jangan sampai penganiaya mereka itu menghinakan Daku dan jangan sampai katanya: Bahwa tangan kitalah yang kuat begitu; bukan Tuhan yang berbuat segala perkara ini.
28Karena mereka itulah suatu bangsa yang hilang bicaranya dan budipun tiadalah dalamnya.
30Bagaimana seorang jua dapat mengusir seribu dan dua orang menghalaukan selaksa? Bukankah ia itu sebab sudah dijual gunung batunya akan mereka itu dan diserahkan Tuhan akan mereka itu?
31Karena gunung batu kita bukannya bagai gunung batu mereka itu, sehingga musuh kita juga yang memutuskan hukum!
29Baiklah kiranya jikalau pada mereka itu selalu ada hati yang begitu, hendak takut akan Daku serta memeliharakan segala firman-Ku, supaya selamatlah mereka itu dan anak-anaknyapun kemudian dari padanya sampai selama-lamanya!
22Bagaimana bodoh umat-Ku itu, bahwa tiada diketahuinya akan Daku? mereka itulah anak-anak gila yang tiada berakal; pandai mereka itu pada berbuat jahat, tetapi tiada mereka itu tahu berbuat baik.
8Ketahuilah olehmu, hai kamu yang terbodoh dalam bangsa ini, atau bila gerangan, hai orang gila! kamu akan beroleh akal?
20Dengarlah akan nasihat dan terimalah akan pengajaran, supaya pada akhirnya engkau boleh menjadi orang berbudi.
4Maka kataku: Tentu orang hina dina juga maka kelakuannya bodoh begitu, sebab tiada diketahuinya akan jalan Tuhan dan akan hukum Allahnya.
9Patutlah malu dan terkejut segala orang alim itu, karena sudah didapati akan budi mereka itu, bahwasanya mereka itu sudah membuangkan firman Tuhan, entah hikmat apa boleh ada padanya?
9Bukannya orang yang banyak tahunnya itu bijaksana juga, bukannya orang yang tua-tua itu mengerti juga barang yang benar.
14Maka sebab itu sesungguhnya Aku selalu akan melakukan kepada bangsa ini barang yang ajaib dan yang mengherankan, karena hikmat segala hakimnya akan hilang dan akal segala orang alimnya akan samar.
15Wai bagi mereka yang hendak menyamarkan dirinya dari pada Tuhan dan menyembunyikan bicaranya, dan perbuatannya di dalam kegelapan, sambil katanya: Siapakah melihat kita? Siapakah mengenal kita?
17Sampai aku masuk ke dalam tempat kesucian Allah, serta aku mencamkan kesudahan mereka itu.
13Maka sebab itu Aku sudah menyerahkan dia kepada kehendak hatinya, sehingga mereka itu melakukan dirinya menurut bicaranya sendiri.
37Maka pada masa itu akan firman-Nya: Di manakah dewa-dewa mereka itu, dan gunung batu yang diharapnya kepadanya?
12Maka sebab itu ajarkan apalah akan kami membilang segala hari kami, supaya kami beroleh hati yang berbudi.
27Sebab mereka itu sudah undur dari pada-Nya, karena pada sangkanya jalan-Nya tiada patut;
18Bahwa mereka itu tiada berpengetahuan dan tiada berpengertian, karena mata mereka itu terkatup lekat-lekat, sehingga tiada ia melihat, dan hatinyapun sehingga tiada ia mengerti.
27Mereka itu melenggang dan menghuyung-huyung seperti orang mabuk dan segala budi bicaranyapun hilang;
29Maka itu sebab mereka itu telah benci akan pengetahuan dan tiada disukainya takut akan Tuhan.
30Dan tiada mereka itu mau menerima nasihatku dan dicelakannya tegurku.
31Maka sebab itulah mereka itu akan makan kelak buah-buah jalannya serta mengenyangkan dirinya dengan daya upayanya.
32Karena tak akan jangan kesalahan orang bodoh juga yang membunuh dia kelak, dan alpa orang ahmak juga yang membinasakan dia.
5Orang jahat tiada mengerti barang yang benar, tetapi orang yang mencahari Tuhan mengerti segala perkara.
15Jikalau kiranya selalu begitu kamu undur dari pada Tuhan, niscaya dibiarkannya bangsa ini tinggal lebih lama lagi di padang belantara dan kamulah yang membawa segenap bangsa ini kepada kebinasaan!
21Dengarlah olehmu akan ini, hai bangsa yang bodoh dan tiada berakal! yang bermata, tiada juga melihat, yang bertelinga, tiada juga mendengar!
28Tetapi kepada manusia adalah firman-Nya: Bahwa takut akan Tuhan itulah hikmat adanya, dan menjauhkan diri dari pada jahat itulah akal budi.
5Mengapa kamu tiada berdiam dirimu sekali, supaya ia itu bagimu akan hikmat.
6Demikiankah pembalasanmu kepada Tuhan, hai kamu, bangsa yang bodoh dan gila? Bukankah Ia bapamu dan Tuhanmu? Ia yang telah menjadikan dan melengkapkan kamu.
8Adapun hikmat orang yang berbudi itu, ia itu diketahuinya jalannya sendiri, tetapi bebalnya orang bodoh itu penipu adanya.
22Perhatikanlah ini, hai kamu yang melupakan Allah! supaya jangan Aku mencarik-carik dan tiada Aku melepaskan seorang juapun.
16Jikalau kiranya adalah akal padamu dengarlah ini, berilah telinga akan bunyi perkataanku.
20Maka firman-Nya: Aku hendak menudungkan muka-Ku dari pada mereka itu; Aku hendak melihat bagaimana kesudahannya; karena mereka itulah suatu bangsa yang terbalik dan anak-anak yang tiada setiawan.
24Bahwa hikmat adalah di hadapan mata orang yang berbudi, tetapi mata orang bodoh sampailah kepada tepi bumi.
13Sebab itu janganlah katamu: Bahwa kami sudah mendapat hikmat; Allah juga yang menolak akan dia, bukan manusia.
29Karena telah kuketahui, bahwa kemudian dari pada matiku tak dapat tiada kamu akan membusukkan halmu dan kamu akan menyimpang dari pada jalan yang kusuruh kamu turut, dan perkara yang jahat akan berlaku atas kamu pada kemudian hari, apabila kamu sudah berbuat barang yang jahat kepada pemandangan Tuhan, sebab menggalakkan murkanya dengan perbuatan tanganmu.
43Barangsiapa yang berbudi, biarlah diperhatikannya hal itu serta menimbang baik-baik akan segala kemurahan Tuhan!
21Tali-tali kemahnya diputuskan, mereka itupun mati dahulu dari pada beroleh akal!
6Maka sebab itu hendaklah kamu memeliharakan dia dan berbuat akan dia, karena ia itu menjadi bagimu akan budi dan hikmat kepada pemandangan segala bangsa; apabila didengarnya akan segala hukum ini, maka akan katanya demikian: Bahwasanya bangsa yang besar ini, ia itu suatu bangsa yang budiman dan bijaksana.
20supaya dilihat dan diketahui dan diperhatikan dan diingat oleh mereka itu sekalian, bahwa dia itu sudah dibuat oleh tangan Tuhan dan sudah dijadikan oleh Yang Mahasuci orang Israel.
33Bahwa hikmat duduk dalam hati orang yang budiman, tetapi barang yang dalam hati orang bodoh itu kelak akan nyata.
31Maka hendaklah mereka itu memuji kemurahan Tuhan dalam tempat-Nya yang suci dan perbuatan ajaib-Nya di hadapan segala anak Adam,
12Tetapi jikalau mereka itu tiada mau mendengar, lalu matilah mereka itu dimakan pedang dan putuslah nyawanya dengan tiada berpengetahuan.
22Karena jikalau kiranya mereka itu sudah tahu hadir di dalam majelis bicara-Ku, niscaya diperdengarkannya firman-Ku kepada umat-Ku dan dibalikkannya segala umat-Ku dari pada jalannya yang jahat dan dari pada kesalahan perbuatannya.
4Bahwa hatiku menjadi panas dalam dadaku, ia itu membuak dan menjadi api yang bernyala; lalu dengan lidahku aku berkata demikian:
10Bahwa sekarangpun, hai segala raja, jadilah kamu bijaksana dan terimalah pengajaran, hai segala hakim di bumi!
2Sungguhpun, Ia juga Hakim, didatangkan-Nya jahat itu kelak dan tiada diubahkan-Nya janji-Nya; melainkan Iapun akan bangkit melawan isi rumah segala orang yang berbuat jahat, dan melawan pembantu segala orang yang berbuat salah.
2Maka Tuhan menilik dari dalam sorga akan segala anak Adam, hendak melihat kalau ada orang yang berbudi, yang mencahari Allah.