Ulangan 32:28
Karena mereka itulah suatu bangsa yang hilang bicaranya dan budipun tiadalah dalamnya.
Karena mereka itulah suatu bangsa yang hilang bicaranya dan budipun tiadalah dalamnya.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
29Hai! Biarlah kiranya mereka itu berakal budi, sehingga ditimbangkannya kesudahan ini.
22Bagaimana bodoh umat-Ku itu, bahwa tiada diketahuinya akan Daku? mereka itulah anak-anak gila yang tiada berakal; pandai mereka itu pada berbuat jahat, tetapi tiada mereka itu tahu berbuat baik.
8dalam seperkara juga mereka itu bodoh dan gila adanya, yaitu sepotong kayu menjadi baginya akan pengajaran sia-sia.
18Bahwa mereka itu tiada berpengetahuan dan tiada berpengertian, karena mata mereka itu terkatup lekat-lekat, sehingga tiada ia melihat, dan hatinyapun sehingga tiada ia mengerti.
27jikalau tiada Aku khawatir dari hal sombong musuh, jangan sampai penganiaya mereka itu menghinakan Daku dan jangan sampai katanya: Bahwa tangan kitalah yang kuat begitu; bukan Tuhan yang berbuat segala perkara ini.
28Sekarang Kulihat berkeliling, tetapi tiada orang; di antara mereka itu seorangpun tiada yang tahu bicara, yang dapat memberi jawab apabila Aku bertanya.
4Maka kataku: Tentu orang hina dina juga maka kelakuannya bodoh begitu, sebab tiada diketahuinya akan jalan Tuhan dan akan hukum Allahnya.
29Maka itu sebab mereka itu telah benci akan pengetahuan dan tiada disukainya takut akan Tuhan.
30Dan tiada mereka itu mau menerima nasihatku dan dicelakannya tegurku.
30Tak adalah hikmat, tak adalah akal, tak adalah bicara akan melawan Tuhan!
9Patutlah malu dan terkejut segala orang alim itu, karena sudah didapati akan budi mereka itu, bahwasanya mereka itu sudah membuangkan firman Tuhan, entah hikmat apa boleh ada padanya?
5Bahwa mereka itu tiada berpengetahuan dan tiada mengerti; selalu mereka itu berjalan dalam gelap; segala alas negeri itu bergoncang adanya.
11tiadalah seorang yang berakal, tiadalah seorang yang menuntut akan Allah;
11Apabila cabang-cabangnya sudah menjadi kering, lalu ia itu dipatahkan dan orang perempuanpun akan datang menyalakan dia; karena bangsa itu sekali-kali tiada berbudi, sebab itu tiada disayangi akan dia oleh Yang telah menjadikan dia, dan tiada dikasihani akan dia oleh Yang telah merupakan dia.
21Dengarlah olehmu akan ini, hai bangsa yang bodoh dan tiada berakal! yang bermata, tiada juga melihat, yang bertelinga, tiada juga mendengar!
9Bukannya orang yang banyak tahunnya itu bijaksana juga, bukannya orang yang tua-tua itu mengerti juga barang yang benar.
27Sebab mereka itu sudah undur dari pada-Nya, karena pada sangkanya jalan-Nya tiada patut;
17ia bertelinga tetapi tiada dapat mendengar, dan lagi nafaspun tiada dalam mulutnya.
17Bahwa ditinggalkannya telurnya di dalam tanah, dibiarkannya akan dipanaskan dalam pasir.
4Maka Engkau sudah menyakatkan hati mereka itu bagi akal, sebab itu tiada Engkau beri mereka itu menang!
22Bahwa maksudpun batallah dengan tiada bicara, tetapi sampailah ia dengan kelimpahan bicara yang baik.
24Dilalukan-Nya hati dari dalam penghulu-penghulu di atas bumi; disesatkan-Nya mereka itu di gurun yang tiada jalannya.
20Maka firman-Nya: Aku hendak menudungkan muka-Ku dari pada mereka itu; Aku hendak melihat bagaimana kesudahannya; karena mereka itulah suatu bangsa yang terbalik dan anak-anak yang tiada setiawan.
21Maka sebab dinyalakannya cemburuan-Ku oleh barang yang bukan ilah adanya, dan diterbitkannya murka-Ku oleh perkara yang sia-sia belaka, maka Akupun hendak menggalakkan cemburuannya oleh orang yang bukan suatu bangsa dan menerbitkan amarahnya oleh suatu bangsa yang hina.
27Mereka itu melenggang dan menghuyung-huyung seperti orang mabuk dan segala budi bicaranyapun hilang;
8Ketahuilah olehmu, hai kamu yang terbodoh dalam bangsa ini, atau bila gerangan, hai orang gila! kamu akan beroleh akal?
12Tetapi tiada diketahuinya akan kepikiran Tuhan dan tiada mereka itu mengerti bicara-Nya; bahwa Ia akan mengumpulkan mereka itu seperti berkas-berkas gandum kepada tempat pengirik.
1Wai bagi anak-anak yang murtad! demikianlah firman Tuhan; biarlah mereka itu mengadakan mufakat yang bukan dari pada-Ku, dan berjanji-janjian melawan kehendak-Ku, akan menambahi dosa dengan dosa.
2Yang pergi berjalan turun ke Mesir dengan tiada bertanyakan firman-Ku, hendak menguatkan dirinya dengan kuat Firaun dan berlindung di bawah pernaungan Mesir.
28Sebab itu hendaklah kaukatakan akan halnya demikian: Inilah suatu bangsa yang tiada mau dengar akan firman Tuhan, Allahnya, dan yang tiada mau menerima pengajaran, bahwa kebenaran sudah hilang dan putus dari pada mulutnya.
5Karena tiada diindahkan segala pekerjaan Tuhan, atau perbuatan tangan-Nya, niscaya Tuhan akan merobohkan mereka itu dan tiada dibangunkan-Nya mereka itu pula.
1Suatu syair Daud bagi biduan besar, pada Mahalat.
17dan jalan sejahtera tiada dikenalnya;
16Bahwasanya selamatnya tiada di dalam tangannya. Jauhlah kiranya dari padaku bicara orang fasik itu.
37Maka pada masa itu akan firman-Nya: Di manakah dewa-dewa mereka itu, dan gunung batu yang diharapnya kepadanya?
35Bahwa adapun Ayub berkta-kata itu tiada dengan berpengetahuan, dan segala perkataannyapun tiada dengan bijaksana.
6Ya Tuhan! bagaimana besar segala perbuatan-Mu, dan dalamnya segala reka-Mu tiada terduga.
1Mazmur Daud bagi biduan besar.
5sekalian mereka itu kemalu-maluanlah dari sebab suatu bangsa yang tiada dapat memberi faedah kepadanya, yang bukan akan pembantu atau akan guna, melainkan akan malu dan kecelaan.
3Bagaimana engkau sudah memberi nasehat kepada orang yang kurang akal, dan sudah menyatakan kelimpahan hikmat?
14Maka sebab itu sesungguhnya Aku selalu akan melakukan kepada bangsa ini barang yang ajaib dan yang mengherankan, karena hikmat segala hakimnya akan hilang dan akal segala orang alimnya akan samar.
15Wai bagi mereka yang hendak menyamarkan dirinya dari pada Tuhan dan menyembunyikan bicaranya, dan perbuatannya di dalam kegelapan, sambil katanya: Siapakah melihat kita? Siapakah mengenal kita?
7Maka iapun bertangan, tetapi tiada dapat menjamah; ia berkaki, tetapi tiada dapat berjalan dan tiada ia tahu memberi bunyi suara dari dalam kerongkongannya.
3Sekarang boleh mereka itu berkata demikian: Tiadalah raja pada kita; sebab kita tiada takut akan Tuhan, maka apa gerangan seorang raja boleh berbuat akan kita?
50suatu bangsa dengan muka merengus, yang tiada sayang akan rupa orang tua dan tiada mengasihani orang muda.
31Karena gunung batu kita bukannya bagai gunung batu mereka itu, sehingga musuh kita juga yang memutuskan hukum!
13Maka sebab itu umat-Ku akan dipindahkan dengan tertawan, yaitu dahulu dari pada diketahuinya; dan segala mereka yang mulia-mulia itu akan berlapar dan orang yang berkelimpahan itu akan binasa oleh dahaga.
7maka kulihat di antara segala orang yang tiada berpelajaran dan kudapati di antara segala orang muda-muda akan seorang yang kurang akal;
10Bahwa Tuhan meniadakan bicara segala bangsa dan membatalkan maksud orang banyak.
11sebab mereka itu telah mendurhaka akan hukum Allah dan dicelakannya takdir Allah taala,