Mazmur 14:1

Terjemahan Lama

Mazmur Daud bagi biduan besar.

Sumber Tambahan

Ayat Rujukan

  • Mzm 10:4 : 4 Maka orang fasik itu dengan pongahnya tiada mau memeriksa; maka segala kepikirannya bahwa tiadalah Allah.
  • Rm 3:10-12 : 10 seperti yang tersurat demikian ini: Bahwa tiadalah seorang yang benar, bahkan, seorang pun tiada, 11 tiadalah seorang yang berakal, tiadalah seorang yang menuntut akan Allah; 12 sekalian mereka itu sudah menyimpang ke lain, sekaliannya itu menjadi sia-sia; tiadalah seorang yang berbuat kebajikan, bahkan, seorang pun tidak;
  • Ef 2:1-3 : 1 Maka kamu pun dahulu sudah mati oleh sebab segala kesalahan dan dosamu, 2 yang dahulu kamu lakukan menurut istiadat dunia ini, ialah menurut kuasa penguasa di udara, yaitu roh yang lagi bekerja di dalam hati anak-anak durhaka. 3 Maka di antara mereka itu kita sekalian ini pun dahulu menurut hawa nafsu tubuh kita, sambil melakukan kehendak tubuh dan ingatan itu, dan kita sudah berkeadaan anak-anak yang dimurkai sama seperti orang lain itu juga.
  • Kej 6:5 : 5 Maka dilihat Tuhan kejahatan manusia itu terlampau banyak di atas bumi dan pada sediakala segala akal pikiran hatinya jahat semata-mata.
  • Kej 6:11-12 : 11 Maka bumi itupun telah rusaklah di hadapan hadirat Allah dan lagi bumi telah penuh dengan penggagahan. 12 Maka ditilik Allah kepada bumi, sesungguhnya telah rusaklah adanya, karena segala manusia di atas bumi telah merusakkan jalannya.
  • Luk 12:20 : 20 Tetapi firman Allah kepadanya: Hai bodoh, bahwa malam ini juga nyawamu akan dituntut daripadamu; maka barang yang engkau sudah sediakan itu menjadi hak siapakah?
  • Rm 1:21-32 : 21 karena sungguhpun mereka itu mengenal Allah, tetapi mereka itu tiada memuliakan Dia seperti Allah atau mengucap syukur kepada-Nya, melainkan mereka itu sudah menjadi sia-sia di dalam pikirannya, dan hati mereka itu yang bebal itu menjadi gelap. 22 Dengan mengaku dirinya bijak, maka mereka itu menjadi bodoh, 23 sambil menukarkan kemuliaan Allah yang baka dengan rupa ukiran gambar manusia yang fana, dan segala burung, dan binatang yang berkaki empat dan yang melata. 24 Sebab itu Allah membiarkan mereka itu di dalam segala keinginan hatinya kepada kecemaran akan menajiskan tubuhnya di antara sama sendirinya; 25 sebab mereka itu menukarkan kebenaran Allah dengan dusta, dan menyembah sambil beribadat kepada makhluk ganti kepada Khalik yang dipuji selama-lamanya. Amin. 26 Itulah sebabnya Allah menyerahkan mereka itu kepada segala hawa nafsu yang keji, karena perempuannya mengubahkan adat yang lazim kepada adat yang bersalahan; 27 demikian juga laki-laki meninggalkan adat yang lazim dengan perempuan serta menyala-nyala di dalam syahwatnya seorang kepada seorang, yaitu laki-laki dengan laki-laki melakukan perbuatan yang keji, serta memperoleh di dalam dirinya pembalasan yang berpadan dengan dosa yang sesat itu. 28 Maka sebab mereka itu enggan berpegangkan Allah di dalam marifatnya, maka mereka itu diserahkan Allah kepada angan-angan yang keji, sehingga melakukan barang yang tiada senonoh, 29 penuh dengan segala kelaliman, kejahatan, loba, dendam, sarat dengan kedengkian, perbunuhan, perkelahian, tipu daya, khianat, penghasut, 30 pengumpat, kebencian Allah, penghina, penyombong, tekebur, penimbulkan akal jahat, tiada taat kepada ibu bapa, 31 tiada berakal, orang yang mungkirkan janji, tiada penyayang, tiada berbelaskasihan; 32 meskipun mereka itu mengetahui hukum Allah, bahwa orang yang melakukan demikian itu padan dengan mati, tetapi bukannya mereka itu melakukan demikian sahaja, melainkan memperkenankan pula orang-orang yang memperbuat sedemikian itu.
  • Yoh 3:19-20 : 19 Maka inilah hukumannya, bahwa terang sudah datang ke dalam dunia, tetapi gelap itu lebih disukai manusia daripada terang itu, sebab segala perbuatan mereka itu jahat adanya. 20 Karena barangsiapa yang berbuat kejahatan, benci akan terang dan tiada datang kepada terang itu, supaya jangan kelak segala perbuatannya kena tempelak.
  • 1Sam 25:25 : 25 Jangan apalah tuan perduli akan Nabal, orang jahat itu, karena seperti namanya begitulah pekertinya. Nabal itulah namanya dan kebebalanpun adalah padanya: maka akan sahaya ini, tiada sahaya melihat orang-orang tuan yang telah tuan suruh itu.
  • Ayb 15:16 : 16 Istimewa pula kebencianlah dan bau busuklah orang, yang minum kejahatan seperti ia minum air!
  • Ayb 22:13 : 13 Maka katamu: Masakan Allah mengetahuinya? masakan Ia menghukum dari dalam kegelapan itu!
  • Ef 2:12 : 12 Tatkala itu kamu jauh daripada Kristus, asing daripada hak orang Israel, dan orang asing di dalam perjanjian yang dijanjikan itu, dengan tiada berpengharapan dan dengan tiada bertuhan di dalam dunia ini.
  • Tit 1:16 : 16 Maka mereka itu mengaku dirinya mengenal Allah, tetapi dengan perbuatannya mereka itu membukankan Dia, terkena benci dan menjadi durhaka, dan bagi sebarang apa pun pekerjaan yang baik tiada berguna.
  • Tit 3:3 : 3 karena kita pun dahulu jahil, tiada taat, sesat, menjadi hamba kepada berbagai-bagai hawa nafsu dan kesukaan dunia, hidup di dalam kejahatan dan dengki, dan kebencian, dan berbenci-bencian satu kepada yang lain.
  • Why 21:8 : 8 Tetapi bagi orang yang penakut dan yang tiada beriman dan yang keji, dan segala pembunuh, dan orang yang berzinah, dan orang hobatan, dan yang menyembah berhala, dan segala pendusta, maka bahagiannya itu ada di dalam laut yang bernyala dengan api dan belerang, yaitu mati yang kedua."
  • Mzm 36:1-4 : 1 Mazmur Daud, hamba Tuhan itu, bagi biduan besar. 2 Bahwa sebab perangai durhaka orang jahat itu aku berkata dalam hatiku: Tiadalah barang takut akan Allah di hadapan matanya. 3 Karena ia membujuk dirinya sendiri apabila didapati akan salahnya yang kebencian. 4 Segala perkataan mulutnya itu salah dan bohong; tiada peduli ia akan budi atau akan kebajikan.
  • Mzm 52:1-6 : 1 Suatu syair Daud bagi biduan besar. 2 Pada masa Dowej, orang Edomi itu, telah datang memberitahu Saul, sembahnya: Daud sudah datang ke rumah Akhimelekh. 3 Mengapa maka engkau bermegah-megah akan kejahatan, hai orang gagah? sesungguhnya kemurahan Allah tinggal juga kekal pada segala hari. 4 Engkau mengupayakan pembunuhan dan celaka, lidah-Mu seperti pisau cukur yang tajam; dikerjakannya tipu daya. 5 Bahwa engkau suka akan jahat terlebih dari pada akan yang baik, akan berkata dusta terlebih dari pada akan berkata benar. -- Selah. 6 Maka engkau suka segala perkataan yang membinasakan dan akan lidah yang khianat.
  • Mzm 53:1 : 1 Suatu syair Daud bagi biduan besar, pada Mahalat.
  • Mzm 73:3 : 3 Karena dengkilah aku akan orang bodoh tatkala kulihat sentosa orang jahat.
  • Mzm 92:6 : 6 Ya Tuhan! bagaimana besar segala perbuatan-Mu, dan dalamnya segala reka-Mu tiada terduga.
  • Mzm 94:4-8 : 4 Serta mengatakan bahasa bengis dan pengancam-ancam dengan limpahnya, dan berkata dengan keras segala orang yang mengerjakan khianat. 5 Ya Tuhan! mereka itu menghancurkan segala umat-Mu serta menganiayai milik-Mu pusaka! 6 Akan janda perempuan dan orang dagang dibunuhnya, dan dibantainya anak piatu. 7 Maka katanya: Tuhan tiada melihatnya, dan tiada ia itu diindahkan oleh Allah Yakub. 8 Ketahuilah olehmu, hai kamu yang terbodoh dalam bangsa ini, atau bila gerangan, hai orang gila! kamu akan beroleh akal?
  • Mzm 107:17 : 17 Maka orang bebal, yang telah kena kesukaran dari karena kesalahannya dan dari karena kejahatannya,
  • Ams 1:7 : 7 Bahwa takut akan Tuhan itulah permulaan segala pengetahuan, maka orang bodoh itu benci akan hikmat dan pengajaran.
  • Ams 1:22 : 22 Berapa lamakah, hai orang bodoh! kamu suka akan kebodohan, dan orang pengolok itu suka akan olok-olok dan orang ahmak itu benci akan pengetahuan?
  • Ams 13:19 : 19 Kehendak yang sampai itu sedap kepada hati, tetapi undur dari pada jahat menjadi suatu perkara kebencian kepada yang bodoh.
  • Ams 27:22 : 22 Jikalau kiranya orang bodoh ditumbuk dalam lesung bersama-sama dengan segala beras sekalipun, maka tiada juga bodohnya akan bercerai dari padanya.
  • Yes 1:4 : 4 Wai bagi bangsa yang berdosa, bagi bangsa yang besar kesalahannya, yaitu benih orang jahat dan anak-anak yang degil! Mereka itu sudah meninggalkan Tuhan, sudah mencelakan Yang Mahasuci orang Israel dan sudah undur dari pada-Nya seperti dari pada orang helat.
  • Mat 12:34 : 34 Hai bangsa ular, masakan dapat kamu mengatakan barang yang baik, sedang kamu sendiri jahat? Karena melimpah dari dalam hati melalui mulut.
  • Mat 15:19 : 19 Karena dari dalam hati itu pun keluar pikiran yang jahat, bunuhan, zinah, persundalan, pencurian, saksi dusta, hujat;

Ayat Serupa (AI)

Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.

  • 95%

    1Suatu syair Daud bagi biduan besar, pada Mahalat.

    2Bahwa kata orang bebal dalam hatinya: Tiadalah Allah! Begitu rusak mereka itu, begitu busuk perbuatannya. Seorangpun tiada yang berbuat baik.

    3Maka Allah telah menilik dari dalam sorga akan segala anak Adam, hendak melihat kalau ada orang yang berbudi, yang mencahari Allah.

  • 84%

    2Maka Tuhan menilik dari dalam sorga akan segala anak Adam, hendak melihat kalau ada orang yang berbudi, yang mencahari Allah.

    3Telah sesatlah mereka itu sekalian, sama sekali mereka itu tiada berguna, seorang juapun tiada yang berbuat baik, sesungguhnya seorangpun tiada.

    4Tiadakah berpengetahuan segala orang yang berbuat jahat, yang makan habis akan umat-Ku seperti dimakannya roti? Tiada mereka itu meminta doa kepada Tuhan.

  • 80%

    10seperti yang tersurat demikian ini: Bahwa tiadalah seorang yang benar, bahkan, seorang pun tiada,

    11tiadalah seorang yang berakal, tiadalah seorang yang menuntut akan Allah;

    12sekalian mereka itu sudah menyimpang ke lain, sekaliannya itu menjadi sia-sia; tiadalah seorang yang berbuat kebajikan, bahkan, seorang pun tidak;

  • 1Mazmur Daud, hamba Tuhan itu, bagi biduan besar.

  • 3Apabila orang masuk ke dalam celaka oleh sebab kebodohannya sendiri, maka hatinya bersungut-sungut akan luput.

  • 75%

    19sebab barang yang dapat diketahui dari hal Allah telah termaklum kepada mereka itu, karena Allah sudah menyatakan kepada mereka itu.

    20Karena semenjak awal kejadian alam segala sifat-Nya yang tiada kelihatan, yaitu kodrat dan zat ilahiat-Nya yang kekal itu, dapat dipandang terang dengan akal di dalam yang dijadikan, supaya mereka itu tiada dapat mendalihkan dirinya;

    21karena sungguhpun mereka itu mengenal Allah, tetapi mereka itu tiada memuliakan Dia seperti Allah atau mengucap syukur kepada-Nya, melainkan mereka itu sudah menjadi sia-sia di dalam pikirannya, dan hati mereka itu yang bebal itu menjadi gelap.

    22Dengan mengaku dirinya bijak, maka mereka itu menjadi bodoh,

  • 4Maka orang fasik itu dengan pongahnya tiada mau memeriksa; maka segala kepikirannya bahwa tiadalah Allah.

  • 6Ya Tuhan! bagaimana besar segala perbuatan-Mu, dan dalamnya segala reka-Mu tiada terduga.

  • 2Bahwa orang bodoh tiada suka akan akal budi, melainkan akan membuka segala rahasia hatinya.

  • 20Bahwasanya di atas bumi seorangpun tiada yang benar begitu sehingga ia berbuat baik belaka dan tiada tahu berdosa.

  • 22Bagaimana bodoh umat-Ku itu, bahwa tiada diketahuinya akan Daku? mereka itulah anak-anak gila yang tiada berakal; pandai mereka itu pada berbuat jahat, tetapi tiada mereka itu tahu berbuat baik.

  • 18maka ketakutan akan Allah tiada di hadapan matanya.

  • 73%

    8Adapun hikmat orang yang berbudi itu, ia itu diketahuinya jalannya sendiri, tetapi bebalnya orang bodoh itu penipu adanya.

    9Bahwa orang bodoh kelak mencahari dalih-dalih akan salahnya, tetapi antara orang benar adalah pengasihan.

  • 33Bahwa hikmat duduk dalam hati orang yang budiman, tetapi barang yang dalam hati orang bodoh itu kelak akan nyata.

  • 9Kepikiran bodoh itulah dosa adanya, dan si pengolok-olok itu kebencian kepada orang sekalian.

  • 4Maka kataku: Tentu orang hina dina juga maka kelakuannya bodoh begitu, sebab tiada diketahuinya akan jalan Tuhan dan akan hukum Allahnya.

  • 16Seorang yang berbudi itu takut dan undur dari pada jahat, tetapi orang bodoh berbuat dosa berlapis-lapis, maka senanglah juga hatinya.

  • 13Mengapa orang fasik itu selalu menghujat akan Allah serta berkata dalam hatinya bahwa tiada Engkau akan menuntutnya?

  • 16Maka mereka itu mengaku dirinya mengenal Allah, tetapi dengan perbuatannya mereka itu membukankan Dia, terkena benci dan menjadi durhaka, dan bagi sebarang apa pun pekerjaan yang baik tiada berguna.

  • 72%

    7Maka katanya: Tuhan tiada melihatnya, dan tiada ia itu diindahkan oleh Allah Yakub.

    8Ketahuilah olehmu, hai kamu yang terbodoh dalam bangsa ini, atau bila gerangan, hai orang gila! kamu akan beroleh akal?

  • 3Jikalau seorang bodoh berjalan sepanjang jalan sekalipun, diberinya tahu juga kepada orang sekalian ia kekurangan akal dan lagi orang bodoh adanya.

  • 16Betapa uang pembelian itu pada tangan orang bodoh? Hendak ia membeli kepandaian tiada dengan akal budi!

  • 7Tetapi Allah juga akan merobohkan dikau kelak pada selama-lamanya; Iapun akan mencabut dan membantun engkau dari dalam kemahmu, bahkan, Iapun akan mencabut engkau dari dalam negeri segala orang hidup. -- Selah.

  • 17Maka orang bebal, yang telah kena kesukaran dari karena kesalahannya dan dari karena kejahatannya,

  • 1Orang miskin yang melakukan dirinya dengan tulus hati itu terlebih baik dari pada orang yang bercabang lidah, jikalau kaya sekalipun.

  • 11Maka iapun berkata dalam hatinya: bahwa Allah lupa akan dia, ditudungi-Nya wajah-Nya, tiada dilihatnya sampai selama-lamanya.

  • 20Manakah orang yang bijak itu? Manakah ahli Taurat itu? Manakah pembahas di dalam zaman ini? Bukankah Allah menjadikan hikmat dunia ini bodoh?

  • 3Karena ia membujuk dirinya sendiri apabila didapati akan salahnya yang kebencian.

  • 11Neraka dan tempat kebinasaan adalah nyata di hadapan Tuhan, istimewa pula hati segala anak Adam.

  • 28Karena mereka itulah suatu bangsa yang hilang bicaranya dan budipun tiadalah dalamnya.

  • 26Orang yang percaya akan hatinya sendiri ialah seorang bodoh, tetapi orang yang melakukan dirinya dengan bijak ia itu tiada akan kena celaka.

  • 9Adapun hati itu penipulah adanya terlebih dari pada segala sesuatu; sekali-kali tiada ia berketentuan; siapa gerangan boleh mengetahui isinya?

  • 14Hati orang yang berakal mencahari pengetahuan, tetapi mulut orang bodoh diisi dengan kebodohan.

  • 19Karena hikmat dunia ini menjadi kebodohan kepada Allah. Karena adalah tersurat: Bahwa Tuhan menangkap orang yang berhikmat itu di dalam cerdik orang itu sendiri.

  • 21Demikianlah akan hal tempat kediaman orang fasik, dan demikianlah tempat orang yang tiada mengetahui akan Allah.

  • 5Karena bukannya Engkau Allah yang berkenan akan khianat, dan orang fasik itu tiada tahan hampir dengan Dikau.

  • 12Jikalau engkau melihat seorang yang pada sangkanya sendiri ialah pandai, maka boleh diharap akan orang bodoh terlebih dari pada harap akan orang itu.

  • 70%

    20Barangsiapa yang terbalik hatinya itu tiada akan mendapat kebajikan, dan orang yang bercabang lidah itu akan terperosok ke dalam celaka.

    21Orang yang telah memperanakkan seorang bodoh, ia itu akan mendapat susah, maka bapanya seorang bodoh tiada akan bersukacita.