Pengkhotbah 9:18

Terjemahan Lama

Baiklah hikmat dari pada segala alat peperangan, tetapi seorang orang berdosa itu dapat membinasakan banyak perkara yang baik.

Sumber Tambahan

Ayat Rujukan

  • Yos 7:1 : 1 Maka bani Israel itu telah melangkah perintah dengan sengajanya akan barang tumpas itu, karena Akhan bin Kharmi bin Zabdi bin Zerah dari pada suku Yehuda itu telah mengambil dari pada barang tumpas itu, maka sebab itu bernyala-nyala murka Tuhan kepada segala bani Israel.
  • Yos 7:5 : 5 Maka orang Ai membunuh kira-kira tiga puluh enam orang dari pada mereka itu dan lagi diusirnya akan mereka itu dari pada pintu negerinya datang kepada Syebarim, lalu dipecah-pecahkannya mereka itu pada curam bukit, maka hilanglah hati orang banyak itu menjadi tawarlah seperti air.
  • Yos 7:11-12 : 11 Bahwa Israel telah berbuat dosa, dan lagi perjanjian-Ku, yang Kupesan kepadanya, itu telah dilangkahkannya, dan diambilnya dari pada barang tumpas itu, dan dicurinya dan mereka itupun berdusta dan ditaruhnya akan barang itu dengan perkakasan rumahnya. 12 Maka sebab itu tiada tahan bani Israel berdiri di hadapan musuhnya, mereka itu akan membuang belakang kepada musuhnya, karena mereka itu bagi ditumpas! Jikalau tiada kamu membuang tumpas itu dari tengahmu, maka tiada boleh lagi Aku menyertai akan kamu.
  • Pkh 9:16 : 16 Lalu kataku: Baiklah hikmat dari pada gagah; jikalau hikmat orang miskin dicelakan sekalipun dan tiada juga didengar orang akan barang katanya.
  • 2Tes 2:8-9 : 8 Barulah si Durhaka itu akan dinyatakan kelak, yang akan dijahanamkan oleh Tuhan Yesus dengan nafas mulut-Nya, dan dilenyapkannya dengan cahaya kedatangan-Nya. 9 Adapun kedatangan si Durhaka itu menurut gerak Iblis, dengan segala kuasa dan tanda ajaib dan mujizat yang palsu, 10 dan dengan segala semu daya kejahatan bagi orang-orang yang akan binasa, sebab mereka itu tiada menaruh kasih akan yang benar supaya mereka itu selamat. 11 Maka itulah sebabnya didatangkan Allah ke atasnya suatu kuasa yang menyesatkan, supaya mereka itu percaya akan yang dusta, 12 supaya sekalian yang tiada percaya akan yang benar dan yang berkenan akan yang jahat itu dihukumkan.
  • 2Tim 2:16-18 : 16 Tetapi palingkanlah dirimu daripada segala percakapan orang sesat yang sia-sia, karena orang yang semacam itu makin bertambah-tambah lagi kejahatannya, 17 dan perkataan mereka itu makan dalam seperti pekung; di antara mereka itu ada Himeneus dan Piletus, 18 yang sudah tersesat daripada hal yang benar itu, serta mengatakan bahwa kebangkitan itu sudah lalu, maka ada beberapa orang yang terbalik imannya.
  • 2Tim 3:8 : 8 Maka sama seperti Yannes dan Yamberes berlawan dengan Musa, demikianlah juga orang-orang itu melawan hal yang benar itu, yaitu orang yang rusak akalnya, dan tertolak daripada iman.
  • 2Tim 4:3-4 : 3 Karena masanya akan datang kelak manakala orang tiada tahan akan pengajaran yang benar; tetapi sebab gatal telinganya hendak mendengar, maka dihimpunkannya guru-guru bagi dirinya menurut hawa nafsunya sendiri, 4 dipalingkannya telinganya daripada yang benar, lalu menyimpang kepada segala ceritera bohong.
  • Tit 1:10-11 : 10 Karena ada banyak orang yang degil, orang yang mengeluarkan kata sia-sia, dan orang penipu, istimewa pula orang yang memegang hukum sunat, 11 yang mulutnya harus dikatupkan, yaitu orang yang membuat supaya terbalik segenap isi rumah orang, dengan mengajarkan barang yang tiada patut sebab laba yang keji.
  • Ibr 12:15-16 : 15 Tengokkanlah baik-baik, supaya jangan barang seorang tiada mendapat anugerah Allah, dan jangan barang sesuatu akar yang pahit tumbuh dan mengadakan kesusahan, sehingga orang banyak itu dinajiskan-Nya; 16 dan jangan barang seorang berkendak, atau menjadi orang fasik, seperti Esaf, yang menukarkan hak menjadi anak sulung itu sebab sedikit makanan.
  • Yos 22:20 : 20 Tatkala Akhan bin Zerah dengan sengaja bersalah dengan barang tumpas itu, bukankah murka itu berlaku atas segenap sidang Israel, sehingga bukannya ia seorang jua yang mati sebab kesalahannya?
  • 1Sam 14:28-29 : 28 Lalu sembah seorang dari pada rakyat itu kepadanya demikian: Bahwa paduka ayahanda tuan sudah menyumpahi sangat orang banyak itu, titahnya: Kutuklah orang yang makan barang sesuatu pada hari ini! Sebab itu lesu letihlah orang banyak itu. 29 Maka kata Yonatan: Bahwa ayahku mengharukan negeri; tengoklah kiranya bagaimana mataku diterangkan semenjak aku mengecap barang sedikit dari pada air lebah ini.
  • 1Sam 14:36-46 : 36 Kemudian titah Saul: Mari kita turun mengusir orang Filistin pada malam dan menjarahi dia sampai pagi terbit fajar, dan jangan kita tinggalkan barang seorang juapun dari padanya. Maka sembah mereka itu: Baiklah tuanku berbuat barang yang benar kepada pemandangan tuanku; tetapi kata imam: Mari, sekarang kita menghadap Allah. 37 Maka Saulpun bertanyakan Allah: Bolehkah aku turun mengusir orang Filistin? Iakah Engkau menyerahkan dia kelak kepada tangan orang Israel? Tetapi pada hari itu tiada disahut-Nya akan dia. 38 Lalu titah Saul: Marilah kamu sekalian, hai segala penghulu rakyat, hendaklah diketahui dan diperiksa olehmu di mana tersembunyi dosa yang diperbuat pada hari ini. 39 Karena sesungguh-sungguh Tuhan hidup, yang telah mengaruniakan pertolongan kepada orang Israel, jikalau pada anakku si Yonatan sekalipun, niscaya matilah ia dibunuh kelak. Maka dari pada segala rakyat seorangpun tiada menyahut akan dia. 40 Setelah itu maka titah Saul kepada segenap bangsa Israel: Hendaklah kamu sekalian pada pihak satu dan aku serta anakku Yonatan pada pihaknya. Maka sembah orang banyak itu kepada Saul: Hendaklah tuanku buat mana yang baik kepada pemandangan tuanku. 41 Lalu sembah Saul kepada Tuhan, Allah orang Israel: Tuhan nyatakan apalah orang yang tiada bersalah! Maka kenalah Yonatan dengan Saul; orang banyak itupun luput. 42 Lalu titah Saul: Buanglah undi antara aku dengan anakku Yonatan. Maka Yonatan yang kena! 43 Maka kata Saul kepada Yonatan: Berilah tahu aku apakah perbuatanmu. Maka oleh Yonatan diberilah tahu kepadanya, katanya: Sahaja aku mengecap air madu sedikit dengan ujung tongkat, yang pada tanganku; inilah aku; patutkah aku mati? 44 Maka kata Saul: Demikianlah kiranya perbuatan Allah akan daku dan dipertambahkannya pula, hai Yonatan! tak akan jangan engkau mati dibunuh. 45 Tetapi sembah orang banyak itu kepada Saul: Bolehkah dibunuh akan Yonatan, yang sudah mengadakan pertolongan yang besar ini di antara orang Israel? Demi Tuhan yang hidup, sehelai rambutnyapun tiada akan gugur dari pada kepalanya ke bumi, karena dengan Allah juga diperbuatnya perkara itu pada hari ini. Maka demikianlah dilepaskan orang banyak itu akan Yonatan, sehingga tiada jadi ia dibunuh. 46 Maka pergilah Saul, ditinggalkannya akan segala orang Filistin, lalu orang Filistinpun pergilah ke tempat-tempatnya.
  • 2Sam 20:1-2 : 1 Maka tiba-tiba adalah di sana seorang jahat, bernama Seba bin Bikhri, seorang orang Benyamin, ia itu meniup nafiri serta katanya: Tiada pada kita barang bahagian akan Daud; tiada pada kita barang pusaka akan bin Isai itu! Marilah, hai orang Israel, masing-masing pulanglah ke kemahnya. 2 Maka undurlah segala orang Israel itu dari belakang Daud, lalu pergi mengiringkan Seba bin Bikhri, tetapi segala orang Yehuda itu bersangkut pautlah kepada raja mereka itu dari Yarden datang ke Yeruzalem.

Ayat Serupa (AI)

Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.

  • 77%

    15Tetapi di dalam negeri itu didapati orang akan seorang orang miskin yang alim, maka ia juga yang meluputkan negeri itu oleh hikmatnya, tetapi seorangpun tiada yang ingat akan orang miskin itu.

    16Lalu kataku: Baiklah hikmat dari pada gagah; jikalau hikmat orang miskin dicelakan sekalipun dan tiada juga didengar orang akan barang katanya.

    17Perkataan orang alim patut didengar dengan berdiam diri, terlebih dari pada teriak seorang pemerintah yang jahil.

  • 19Bahwa orang alim dikuatkan oleh hikmat terlebih dari pada kota benteng dikuatkan oleh sepuluh orang panglima perang.

  • 18Karena dalam kebanyakan hikmat adalah banyak nestapa, dan barangsiapa yang menambahkan ilmu, ia itupun menambahkan sengsara.

  • 13Lagipun sudah kulihat suatu perkara di bawah langit akan hal hikmat, sehingga besarlah rupanya kepadaku,

  • 8Barangsiapa yang membeli akal budi itu mengasihi akan jiwanya, dan orang yang membekalkan pengetahuan itu mendapat barang yang terutama.

  • 19Dalam kebanyakan perkataan tiada kurang salah, tetapi barangsiapa yang menahankan lidahnya, ia itu orang bijaksana.

  • 72%

    13Pada lidah orang yang berbudi itu didapati orang akan hikmat, tetapi rotan itu patut pada belakang orang yang tiada berakal.

    14Adapun orang yang berbudi itu menaruh pengetahuan, tetapi mulut orang bodoh itu hampir kepada kebinasaan.

  • 11Karena hikmat itu terlebih baik dari pada mutiara, maka segala permata intanpun tiada dapat dibanding dengan dia.

  • 11Hikmat disertakan milik pusaka itu baik dan ia itu suatu harta besar bagi orang yang memandang matahari.

  • 5Baiklah mendengar tegur orang alim dari pada mendengar nyanyi orang jahil.

  • 71%

    1Orang miskin yang melakukan dirinya dengan tulus hati itu terlebih baik dari pada orang yang bercabang lidah, jikalau kaya sekalipun.

    2Amarah dengan tiada budi itu tak baik, dan orang yang berjalan terlalu pantas itu lekas jatuh.

    3Apabila orang masuk ke dalam celaka oleh sebab kebodohannya sendiri, maka hatinya bersungut-sungut akan luput.

  • 22Orang yang berbudi itu memanjat kota benteng orang yang gagah, serta diempaskannya ke bawah kubunya yang tiada teralahkan.

  • 8Adapun hikmat orang yang berbudi itu, ia itu diketahuinya jalannya sendiri, tetapi bebalnya orang bodoh itu penipu adanya.

  • 23Berbuat jahat itu bagi orang bodoh seperti permainan juga adanya; demikianpun melakukan dirinya dengan bijaksana itu bagi orang yang berbudi.

  • 70%

    6Maka sebab itu lakukanlah perang dengan memakai akal budi, karena pada pihak pembicara yang terutama itu akan ada kemenangan.

    7Bahwa terlalu payah bagi orang bodoh memutuskan perselisihan, sebab itu janganlah ia membuka mulutnya dalam majelis bicara yang di pintu gerbang.

  • 13Berbahagialah orang yang mendapat hikmat, dan manusia yang mendapat pengetahuan.

  • 18Adalah orang yang punya perkataan kurang ditimbang, seperti keris yang menikam tajamnya, tetapi lidah orang yang berbudi itu seumpama obat adanya.

  • 18Segala maksud disampaikan dengan bicara, maka sebab itu lakukanlah perang dengan memakai budi bicara.

  • 10Dengan congkak diadakan orang tengkar belaka, tetapi hikmat adalah serta dengan orang yang mendapat ikhtiar yang baik.

  • 33Bahwa hikmat duduk dalam hati orang yang budiman, tetapi barang yang dalam hati orang bodoh itu kelak akan nyata.

  • 70%

    8Orang pengolok-olok dapat menyalakan sebuah negeri, tetapi orang yang berbudi itu memadamkan marah.

    9Bahwa orang berbudi dengan orang bodoh berbantah-bantah selalu, baik dengan amarah baik dengan tertawa, tiada juga berhentinya.

  • 20Barangsiapa yang berjinak-jinakan dengan orang berbudi, iapun menjadi berbudi juga, tetapi taulan orang bodoh itu kelak akan binasa.

  • 10Sekali punya tegur itu lebih masuk ke dalam hati orang yang berbudi dari pada palu seratus sebat ke dalam orang bodoh.

  • 13Seorang orang muda yang alim, jikalau ia miskin sekalipun, ia itu baik dari pada seorang raja yang tua serta dengan bodohnya yang tiada ternasehatkan lagi,

  • 16Alangkah baiknya mendapat hikmat dari pada mendapat emas, dan baiknya mendapat akal dari pada memilih perak.

  • 11Orang bodoh itu mengeluarkan segala kepikiran hatinya, tetapi orang yang berbudi menahankan dia sampai kemudian kelak.

  • 6Bahwa kebenaran itu memeliharakan orang yang jalannya betul, tetapi kejahatan menumbangkan orang yang berdosa.

  • 17Barangsiapa yang segera akan marah, ia itu kelak berbuat perkara yang bodoh, dan orang yang jahat niatnya itu akan dibenci.

  • 13Maka kudapati akan kemuliaan hikmat itu amat lebih dari pada kebodohan, seperti kemuliaan terang itu amat lebih dari pada kegelapan.

  • 1Bahwa sahut yang lembut itu memadamkan amarah yang bernyala-nyala, tetapi perkataan yang tajam menggalakkan amarah.

  • 7Sesungguhnya aniaya dapat memarahkan orang alim juga, dan hadiah merusakkan hati.

  • 29Orang yang panjang sabar hatinya itu besarlah akal budinya, tetapi orang yang segera menurut nafsunya itu membesarkan perkara yang bodoh-bodoh.

  • 15Bahwa hati orang yang berakal itu menuntut pengetahuan dan telinga orang yang berbudi itu mencahari pengetahuan.

  • 69%

    9Barangsiapa yang mengangkut batu, iapun akan kena luka olehnya, dan barang siapa yang membelah kayu, iapun dalam bahaya olehnya.

    10Jikalau besi sudah tumpul, tiada lagi tajamnya, baiklah diasah akan dia, maka besarlah kuasanya kelak; demikianlah peri hikmat, istimewa pula ia akan membetulkan barang sesuatu.

  • 12Barangsiapa yang mencelakan samanya manusia, ia itu tiada berbudi, tetapi orang yang bijaksana sangat berdiam dirinya.

  • 16Adapun sedikit yang pada orang benar itu terlebih baik dari pada kelimpahan banyak orang jahat.

  • 69%

    15Akal budi yang baik itu mengadakan keridlaan, tetapi jalan orang durhaka itu sukar adanya.

    16Barangsiapa yang bijaksana, ia itu melakukan dirinya dengan berpengetahuan, tetapi orang bodoh menyatakan bodohnya.

  • 7Adapun hikmat itu terutamalah adanya; maka sebab itu tuntutlah akan hikmat dan tuntutlah akan pengetahuan akan ganti segala sesuatu yang padamu.

  • 1Barangsiapa yang berasing dirinya itu menurut kehendaknya sendiri dan iapun melawan segala akal budi.

  • 10Tetapi hendaklah kamu sekalian kembali, maka aku akan menunjuk kepadamu kelak bahwa seorang yang berbudipun tiada kudapati di antara kamu.

  • 21Perkara yang bodoh menjadi kesukaan orang gila, tetapi orang yang berakal betul itu menurut jalan yang rata.