Yehezkiel 17:3
katakanlah: Demikianlah firman Tuhan Hua: Seekor burung nasar besar, yang besar sayapnya dan panjang bulu kepaknya, yang penuh dengan bulu pelbaga warna, turunlah kepada Libanon, diambilnya dari sana pucuk pohon araz yang kepala.
katakanlah: Demikianlah firman Tuhan Hua: Seekor burung nasar besar, yang besar sayapnya dan panjang bulu kepaknya, yang penuh dengan bulu pelbaga warna, turunlah kepada Libanon, diambilnya dari sana pucuk pohon araz yang kepala.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
22Demikianlah firman Tuhan Hua: Pada sekali Aku akan mengambil suatu cabang kepala dari pada pohon araz yang tinggi dan Kutetapkan dia; dari pada pucuk-pucuknya yang kepala itu Kugentas sepucuk yang lembut, lalu Kutanam dia di atas kemuncak sebuah gunung yang tinggi lagi dengan besarnya.
23Di atas pegunungan Israel yang tinggi itu akan Kutanam ia, maka iapun akan bercabang-cabang dan berbuah dan menjadi sebatang pohon araz yang permai, dan di bawahnya akan bersarang burung dengan pelbagai warna sayapnya, di bawah naung cabang-cabangnya iapun akan bersarang.
24Maka akan diketahui oleh segala pohon kayu di padang, bahwa Aku ini Tuhan, merendahkan segala pohon yang tinggi dan meninggikan segala pohon yang rendah, bahwa Aku mengeringkan pohon yang hijau dan memperbungakan pohon yang kering itu; bahwa Aku ini, Tuhan, sudah berfirman, dan Aku juga akan menyampaikan dia.
1Arakian, maka datanglah firman Tuhan kepadaku, bunyinya:
2Hai anak Adam! adakanlah suatu penerka dan karangkanlah suatu perumpamaan bagi bangsa Israel;
4Pucuk yang kepala sekali digentasnya, lalu dibawanya akan dia kepada suatu negeri perniagaan, ditaruhnya akan dia di dalam suatu negeri orang saudagar-saudagar.
5Dan diambilnya dari pada biji-bijian tanah itu, ditanamnya dalam bendang yang ditentukannya tempatnya pada tanah yang banyak airnya.
6Maka tumbuhlah ia itu lalu menjadi pokok anggur yang merambat dengan suburnya, tetapi rendah juga pokoknya dengan segala cabangnya cenderung kepadanya dan akarnyapun di bawahnya. Demikian jadilah ia itu suatu pokok anggur yang bercabang-cabang dan berpucuk-pucuk.
7Dan lagi adalah pula seekor burung nasar besar, yang besar sayapnya dan penuh sesak bulunya, heran, maka pokok anggur itu meraitkanlah akarnya kepadanya dan dari pada petak tempat ia tertanam itu dicenderungkannya cabangnya kepadanya hendak didiriskan olehnya.
8Maka ia itulah dia, yang sudah ditanam dalam tanah yang baik pada tempat yang banyak airnya, di tempat yang ia dapat berpucuk-pucuk dan berbuah-buah banyak dan boleh menjadi suatu pokok anggur yang amat permai.
9Katakanlah olehmu: Demikianlah firman Tuhan Hua: Bolehkah ia selamat? bukankah dicabutkannya akarnya dan dikeratnya segala buahnya, sehingga keringlah segala daunnya dan layulah segala pucuknya, bahkan, supaya keringlah ia sama sekali? dan lagi tiada tangan yang kuat atau bangsa yang berkuasa akan datang membantu dia, akan memeliharakan dia dari pada dicabut akarnya.
3Bahwa sesungguhnya Asyur dahulu seperti pohon araz di atas Libanon, elok cabang-cabangnya dan banyak naung daun-daunnya dan tinggi batangnya, sehingga mercunya sampai di awan-awan.
5Maka sebab itu batangnya tinggi dari pada segala pohon kayu yang di padang, dan cabang-cabangnyapun makin besar dan ranting-rantingnyapun banyak, sebab dalam bertumbuh iapun berkelimpahan air.
6Pada cabang-cabangnya bersaranglah segala unggas dari udara dan dalam naungnyapun duduklah beberapa bangsa yang besar-besar.
7Demikianlah amat permai ia oleh besarnya dan oleh kebanyakan cabang-cabangnya, sebab akarnya adalah di tepi kelimpahan air.
8Maka segala pohon araz di taman Allah tiada dapat memadamkan kemuliaannya; tiadalah pohon eru yang setara dengan dia dalam bercabang-cabang, dan tiada pohon berangan yang sama dengan dia dalam bertaruk-taruk, maka dalam taman Allah sebatang pohon kayupun tiada yang dapat dibanding dengan keelokannya.
9Maka Aku yang sudah menjadikan dia permai begitu dengan besar cabang-cabangnya, sehingga dengkilah akan dia segala pohon kayu yang di Eden, yaitu di taman Allah.
10Maka sebab itu, demikianlah firman Tuhan Hua: Tegal ia sudah jadi tinggi begitu, dan dinaikkannya mercunya sampai di awan-awan, dan hatinya membesarkan dirinya akan hal itu,
4Jikalau kiranya engkau sudah naik tinggi seperti burung nasar dan sudah membubuh sarangmu di antara segala bintang sekalipun, niscaya engkau Kutolak kelak dari sana ke bawah, demikianlah firman Tuhan!
11Seperti burung nasar menunggui sarangnya dan melayang-layang atas anak-anaknya dan mengembangkan kepaknya, lalu diambilnya dan didukungnya akan dia di atas sayapnya,
27Dengan getar dan gertak ia mengentak-entakkan kakinya kepada tanah dan tiada ia mau berhenti apabila didengarnya bunyi nafiri.
17dan enggang dan bangau dan belibis,
14yang berseru dengan kuat, demikianlah bunyinya: Buanglah mercu pohon ini, potonglah cabang-cabangnya, gentaslah daun-daunnya, hamburkanlah segala buahnya, supaya segala margasatwa lari dari bawahnya dan segala unggaspun terbang dari cabang-cabangnya.
16Bahwa hebatmu dan sombong hatimupun sudah menipukan dikau, hai orang yang menduduki bukit batu yang tiada terhampiri dan yang bersangkut paut kepada tinggi bukit! Jikalau engkau membuat sarangmu setinggi tempat sarang burung nasar sekalipun, maka Aku juga akan menerjunkan dikau dari sana, demikianlah firman Tuhan.
11Maka datanglah firman Tuhan kepadaku, bunyinya:
20Adapun pohon kayu yang telah tuanku lihat, yang makin besar dan kuat, sehingga tingginya sampai ke langit dan kelihatanlah ia pada seluruh muka bumi,
21dan yang permai segala daunnya dan banyaklah buahnya dan padanya ada makanan bagi segala makhluk dan di bawahnya duduklah segala margasatwa dari padang dan pada cabang-cabangnya bersaranglah segala unggas dari udara,
11Maka pohon itu makin besar dan makin kuat, sehingga tingginya sampai ke langit dan kelihatanlah ia sampai kepada ujung bumi.
12Maka permailah segala daunnya dan banyaklah buahnya, dan padanya adalah makanan bagi segala makhluk dan di bawahnyapun bernaunglah segala margasatwa, dan pada cabang-cabangnya berhinggaplah segala unggas dari udara, dan dari padanya juga segala yang keadaan daging mendapat makan.
3Demikianlah firman Tuhan Hua: Bahwa Aku akan membentangkan jaring-Ku akan dikau oleh beberapa bangsa yang besar, dan ditariknya akan dikau naik dengan tali-Ku.
4Dan Kubiarkan dikau terhantar di tanah dan Kucampakkan dikau kelak kepada padang dan Aku mendatangkan kelak segala unggas dari udara berhinggap di atasmu, dan Kukenyangkan dengan dikau segala margasatwa yang pada seluruh tanah itu.
12Maka inilah dia yang tiada boleh kamu makan: burung nasar dan elang dan rajawali,
13dan sayowa dan alap-alap dan elang laut sejenisnya,
10Maka tanah itu telah Kausediakan baginya, sehingga boleh ia berakar dalam-dalam dan memenuhi segala tanah itu.
1Arakian, maka datanglah firman Tuhan kepadaku, bunyinya:
2Hai anak Adam! apakah lebihnya kayu pokok anggur itu dari pada segala kayu yang lain? atau cabang pokok anggur di antara segala kayu di hutan?
17yaitu tempat segala unggas bersarang dan burung laklakpun membuat sarangnya di atas pohon eru.
4Yang pertama itu seperti singa dan ia bersayap seperti burung nasar; maka kulihat sampai tercabutlah segala bulu sayapnya, lalu diangkat dari atas bumi dan didirikan dengan kakinya seperti manusia dan diberikan kepadanya hati manusia.
17Dan lagi datanglah firman Tuhan kepadaku, bunyinya:
17dan pungguk dan belibis dan jompok,
18dan burung pong dan enggang dan banga,
13Maka segala unggas yang di udara lalu berhinggaplah pada batangnya yang tumbang itu, dan segala margasatwa dari padangpun dalam ranting-rantingnya.
23Dengan lidah utusanmu juga engkau sudah mencelakan Tuhan, serta katamu: Dengan kebanyakan rataku aku mendaki gunung yang tertinggi dan tempat Libanon yang tiada terhampiri, dan kutebangkan segala pohon araznya yang tinggi-tinggi dan segala pohon senobarnya yang pilihan, dan aku kelak sampai ke tempat orang bermalam di atas kemuncaknya dan ke dalam hutan rimbanya yang permai itu.
1Dan lagi datanglah firman Tuhan kepadaku, bunyinya:
24Dengan lidah hamba-hambamu juga sudah kaucelakan Tuhan, serta katamu: Dengan kebanyakan rataku aku mendaki gunung yang tertinggi dan tempat Libanon yang tiada terhampiri, dan kutebangkan segala pohon araznya yang tinggi dan segala pohon senobarnya yang pilihan, dan aku kelak sampai di atas kemuncaknya yang tertinggi dan di dalam hutan rimbanya yang permai itu.
1Bukakanlah segala pintumu, hai Libanon! supaya segala pohon arazmu dimakan habis oleh api.
20Maka Aku akan membentangkan jaring-Ku di hadapannya, supaya tertangkaplah ia dalam jerat pemburuan-Ku, dan Aku membawa akan dia ke Babil dan menghukumkan dia di sana, sebab segala durhaka yang telah dibuatnya kepada-Ku.
1Kenakanlah nafiri pada mulutmu, terbanglah ke rumah Tuhan selaku burung nasar, karena mereka itu sudah melangkahkan perjanjian-Ku dan mendurhaka kepada taurat-Ku!