Ibrani 5:9
maka setelah Ia disempurnakan, baharulah Ia menjadi pohon selamat yang kekal bagi segala orang yang bertaat kepada-Nya,
maka setelah Ia disempurnakan, baharulah Ia menjadi pohon selamat yang kekal bagi segala orang yang bertaat kepada-Nya,
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
9Tetapi kita menengok Dia yang seketika lamanya telah dijadikan sedikit rendah daripada segala malaekat itu, yaitu Yesus, yang dikenakan makota kemuliaan dan kehormatan, oleh sebab sengsara mautnya, sehingga dengan anugerah Allah Ia merasai mati karena segala manusia.
10Karena sudah patut kepada Allah, yang karena-Nya dan oleh-Nya juga ada segala sesuatu, supaya Ia, yang membawa beberapa banyak anak kepada kemuliaan, menyempurnakan Penganjur keselamatan mereka itu dengan banyak sengsara.
11Karena yang menguduskan dan yang dikuduskan itu pun sekaliannya daripada Satu juga asalnya; maka itulah sebabnya Ia tiada malu mengaku mereka itu saudara,
5Demikian juga Kristus tiada menuntut hak kemuliaan Imam Besar, melainkan Ia yang telah berfirman kepada-Nya:
6sebagaimana Ia juga berfirman di dalam nas yang lain: Bahwa Engkaulah menjadi Imam selama-lamanya, menurut peraturan Malkisedik.
7Maka Ia pun, tatkala di dalam keadaan manusia, sudah mempersembahkan doa dan permintaan kepada Yang Berkuasa menyelamatkan Dia daripada maut, dengan teriak yang kuat, dan dengan air mata-Nya, maka doa-Nya dikabulkan dari sebab ketakutan-Nya akan Allah;
8sungguhpun Ia Anak, tetapi sudahlah Ia belajar taat dengan segala sesuatu yang dirasai-Nya itu,
10serta Ia digelar oleh Allah Imam Besar, menurut peraturan Malkisedik.
14karena dengan satu persembahan Ia telah menyempurnakan segala orang, yang disucikan itu, selama-lamanya.
25Oleh sebab itulah Ia berkuasa juga menyelamatkan dengan sempurnanya segala orang yang menghampiri Allah oleh sebab Dia, sedangkan Ia hidup senantiasa memohonkan syafaat karena mereka itu.
26Karena patutlah bagi kita seorang Imam Besar yang demikian itu, yaitu kudus, tiada bersalah, tiada bernajis, diasingkan daripada orang-orang berdosa, dan ditinggikan daripada segala langit,
2maka berfirmanlah Ia pula pada akhirnya kepada kita di dalam Anak-Nya, yang ditetapkan-Nya menjadi waris segala sesuatu, oleh-Nya juga dijadikan-Nya sekalian alam.
3Maka Ialah menjadi cahaya kemuliaan Allah dan zat Allah yang kelihatan, serta Ia menanggung segala sesuatu dengan firman kuasa-Nya; dan setelah Ia membuat persucian segala dosa, maka duduklah Ia di sebelah kanan Yang Mahabesar di dalam ketinggian;
4maka Ia menjadi sebegitu mulia daripada segala malaekat, sebagaimana nama yang diperoleh-Nya menjadi waris terlebih indah daripada malaekat itu.
5Karena malaekat manakah dari antara segala malaekat itu yang pernah difirmankan-Nya: Engkaulah Anak-Ku, hari inilah Aku memperanakkan Dikau? dan lagi: Aku ini akan menjadi Bapa kepada-Nya, dan Ia pun menjadi Anak kepada-Ku?
28demikianlah juga Kristus, sesudah satu kali dipersembahkan akan menanggung dosa orang banyak, maka pada kali yang kedua kelak, dengan tiada menanggung dosa, Ia akan kelihatan kepada segala orang yang menantikan Dia, akan menyelamatkan mereka itu.
2serta memandang kepada Yesus, yang mengadakan dan menyempurnakan iman. Maka Ia pun, karena kesukaan yang menanti Dia sudah menderita sengsara salib dengan tiada mengindahkan malunya, lalu duduk di sebelah kanan arasy Allah.
17Dari sebab itu haruslah Ia dirupakan sama dengan saudara-saudara-Nya itu di dalam segala perkara, supaya di dalam ibadat kepada Allah Ia menjadi Imam Besar yang berkasihan dan setiawan, akan mengadakan perdamaian karena segala dosa kaum itu.
18Sedangkan Ia sendiri telah merasa sengsara tatkala terkena coba, dapatlah Ia menolong orang yang terkena coba itu.
20di tempat Yesus sudah masuk menjadi Penganjur karena kita, yang menjadi Imam Besar selama-lamanya menurut peraturan Malkisedik.
20Maka Allah, pohon sejahtera itu, yang telah membawa Gembala domba yang besar itu kembali dari antara orang-orang mati, yaitu Tuhan kita Yesus, dengan darah Perjanjian yang kekal itu,
21Ialah kiranya menjadikan kamu sempurna di dalam segala perkara yang baik, supaya kamu melakukan kehendak-Nya; dan Ia juga mengadakan di dalam kita barang yang berkenan kepada-Nya oleh sebab Yesus Kristus. Bagi-Nyalah kemuliaan selama-lamanya! Amin.
28Karena Taurat itu menetapkan orang yang lemah menjadi imam besar, tetapi perkataan sumpah yang kemudian daripada Taurat itu menetapkan seorang Anak, yang sudah jadi sempurna selama-lamanya.
10Maka Allah, pohon segala anugerah, yang sudah memanggil kamu masuk kemuliaan-Nya yang kekal itu di dalam Kristus, sesudahnya kamu merasai sengsara di dalam sedikit masa, sendiri akan menjadikan kamu sempurna dan tetap dan kuat dan beralas.
26Karena jikalau begitu tak dapat tiada kerapkali Ia merasai sengsara daripada masa dunia ini dijadikan. Tetapi sekarang ini, pada akhir zaman, Ia sekali juga sudah menjadi nyata akan melenyapkan dosa dengan keadaan mengorbankan diri-Nya sendiri.
9kemudian kata-Nya pula, "Lihatlah, Aku sudah tiba hendak melakukan kehendak-Ku." Maka yang pertama itu ditolakkan-Nya, supaya ditetapkan-Nya yang kedua.
10Dengan kehendak-Nya itu, kita sudah disucikan oleh korban tubuh Kristus sekali sahaja bagi sekalian.
19(karena hukum Taurat itu sudah membawa satu pun tiada kepada kesempurnaan), tetapi hal itu mendatangkan suatu pengharapan yang lebih baik, yang olehnya itu kita menghampiri Allah.
20Dan lagi sebagaimana Yesus bukan menjadi Imam Besar dengan tiada mengangkat sumpah (karena mereka itu sudah menjadi imam dengan tiada sumpah,
21tetapi Ia ini dengan diangkatkan sumpah oleh Dia yang berfirman kepada-Nya: Tuhan sudah bersumpah, dan tiada akan menyesal, Engkaulah Imam selama-lamanya.)
22Demikian juga Ia menjadi pengaku atas perjanjian yang terlebih baik.
11Tetapi tatkala Kristus tiba menjadi Imam Besar yang pohon segala kebajikan yang akan datang kelak, maka dengan menerusi kemah yang lebih besar dan lebih sempurna, yang bukannya diperbuat dengan tangan, artinya yang bukannya daripada alam ini,
1Maka dari sebab itu, hai saudara-saudaraku yang suci, yang beroleh sama bahagian di dalam panggilan surga, amat-amatilah Rasul lagi Imam Besar yang telah kita akui, yaitu Yesus,
15Maka itulah sebabnya Ia menjadi pengantara suatu Perjanjian yang baharu, supaya orang yang dipanggil itu boleh memegang janji dari hal menerima warisan yang kekal, tatkala berlaku suatu kematian bagi menebus kesalahan orang yang termasuk perjanjian yang lama itu.
9sambil memperoleh faedah imanmu, yaitu keselamatan jiwamu.
12tetapi Ia, sesudah mempersembahkan satu korban karena segala dosa, lalu duduklah di sebelah kanan Allah selama-lamanya.
1Karena tiap-tiap imam besar yang dipilih dari antara manusia, ialah ditetapkan karena manusia di dalam hal beribadat kepada Allah, supaya ia mempersembahkan persembahan dan korban karena dosa-dosa orang;
16yang telah dijadikan bukannya menurut Taurat daripada hukum keturunan, melainkan menurut kuasa hidup yang tiada berkebinasaan.
17Karena dari halnya itu sudah disaksikan: Bahwa Engkaulah Imam selama-lamanya menurut peraturan Malkisedik.
48Sebab itu hendaklah kamu ini sempurna, sama seperti Bapamu yang di surga sempurna adanya."
40Karena Allah sudah menyediakan barang yang terlebih baik bagi kita, maksudnya supaya jangan mereka itu jadi sempurna dengan tiada kita.
15Dan supaya dilepaskan-Nya seberapa banyak orang yang oleh sebab takut akan maut itu tertawan seumur hidupnya di dalam perhambaan.
14Sedangkan ada kepada kita seorang Imam Mahabesar, yang sudah melintas segala langit, yaitu Yesus, Anak Allah, maka hendaklah kita memegang pengakuan itu.
1Adapun di dalam segala perkara yang kami katakan demikian itu, inilah yang terutama: Bahwa kita ada seorang Imam Besar yang demikian itu, yang duduk di sebelah kanan arasy Yang Mahabesar di surga,
19Karena sama seperti oleh sebab hal seorang tiada taat, banyak orang menjadi orang berdosa, demikian juga oleh sebab taat Seorang, yang banyak itu dijadikan orang benar.
14yang sudah menyerahkan diri-Nya karena kita, supaya Ia menebus kita daripada segala dosa, dan supaya Ia menyucikan bagi diri-Nya suatu kaum akan milik-Nya sendiri, yang rajin berbuat baik.
21Maka Ia, yang tiada mengenal dosa, telah dijadikan-Nya dosa ganti kita, supaya kita ini akan menjadi kebenaran Allah di dalam Dia.
6Tetapi sekarang ini Yesus telah beroleh suatu jawatan yang terlebih utama, karena Ia menjadi pengantara suatu perjanjian yang terlebih utama, yang ditetapkan atas segala janji yang terlebih utama.
6dan sedialah kami menghukumkan tiap-tiap hal tiada taat, apabila taatmu sudah sempurna kelak.
3bagaimanakah dapat kita terlepas jikalau kita ini melalaikan keselamatan yang sebegitu besar? yang mula-mula diberitakan Tuhan, lalu disungguhkan kepada kita oleh segala orang yang sudah mendengarnya;