Ibrani 8:6
Tetapi sekarang ini Yesus telah beroleh suatu jawatan yang terlebih utama, karena Ia menjadi pengantara suatu perjanjian yang terlebih utama, yang ditetapkan atas segala janji yang terlebih utama.
Tetapi sekarang ini Yesus telah beroleh suatu jawatan yang terlebih utama, karena Ia menjadi pengantara suatu perjanjian yang terlebih utama, yang ditetapkan atas segala janji yang terlebih utama.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
7Karena jikalau sungguh perjanjian yang pertama itu tiada bercela, niscaya tiada akan dicari sebab bagi yang kedua.
8Karena Ia menyalahkan mereka itu dengan firman-Nya, "Ingatlah, harinya akan datang kelak, firman Tuhan, Aku akan mengadakan Perjanjian Baharu kepada segala isi rumah Israel dan segala isi rumah Yehuda;
15Maka amatlah sangat nyatanya jikalau menurut seperti teladan Malkisedik itu bangkit seorang imam lain,
16yang telah dijadikan bukannya menurut Taurat daripada hukum keturunan, melainkan menurut kuasa hidup yang tiada berkebinasaan.
17Karena dari halnya itu sudah disaksikan: Bahwa Engkaulah Imam selama-lamanya menurut peraturan Malkisedik.
18Dengan yang demikian hukum yang dahulu itu dibatalkan dari sebab lemah dan tiada berguna,
19(karena hukum Taurat itu sudah membawa satu pun tiada kepada kesempurnaan), tetapi hal itu mendatangkan suatu pengharapan yang lebih baik, yang olehnya itu kita menghampiri Allah.
20Dan lagi sebagaimana Yesus bukan menjadi Imam Besar dengan tiada mengangkat sumpah (karena mereka itu sudah menjadi imam dengan tiada sumpah,
21tetapi Ia ini dengan diangkatkan sumpah oleh Dia yang berfirman kepada-Nya: Tuhan sudah bersumpah, dan tiada akan menyesal, Engkaulah Imam selama-lamanya.)
22Demikian juga Ia menjadi pengaku atas perjanjian yang terlebih baik.
15Maka itulah sebabnya Ia menjadi pengantara suatu Perjanjian yang baharu, supaya orang yang dipanggil itu boleh memegang janji dari hal menerima warisan yang kekal, tatkala berlaku suatu kematian bagi menebus kesalahan orang yang termasuk perjanjian yang lama itu.
1Adapun di dalam segala perkara yang kami katakan demikian itu, inilah yang terutama: Bahwa kita ada seorang Imam Besar yang demikian itu, yang duduk di sebelah kanan arasy Yang Mahabesar di surga,
2yaitu pelayan di tempat yang kudus dan di kemah yang benar, yang didirikan oleh Tuhan, bukannya oleh manusia.
3Karena tiap-tiap imam besar ditetapkan bagi mempersembahkan persembahan dan korban, maka dari sebab itu wajiblah Imam Besar itu ada padanya barang sesuatu yang dipersembahkannya.
4Jikalau sekiranya Ia di atas bumi ini, tiada sekali-kali Ia menjadi Imam, oleh sebab sudah ada orang yang mempersembahkan persembahan menurut hukum Taurat itu,
5yang melakukan peraturan ibadat kepada suatu peta dan bayang segala perkara yang di surga, sebagaimana Musa telah difirmankan Allah tatkala ia tengah hendak membuat kemah itu, yaitu firman-Nya: Perhatikanlah supaya engkau membuat sekaliannya itu menurut teladan yang ditunjukkan kepadamu di gunung itu.
11Tetapi tatkala Kristus tiba menjadi Imam Besar yang pohon segala kebajikan yang akan datang kelak, maka dengan menerusi kemah yang lebih besar dan lebih sempurna, yang bukannya diperbuat dengan tangan, artinya yang bukannya daripada alam ini,
12dan bukannya dengan membawa darah kambing jantan dan anak lembu, melainkan darahnya sendiri, masuklah Ia sekali bagi sekalian ke dalam tempat kudus, serta mengerjakan suatu penebusan yang kekal.
24dan kepada Yesus, Pengantara Perjanjian yang Baharu itu, dan kepada darah yang dipercikkan, yang mengatakan perkara-perkara yang lebih baik daripada darah Habel.
13Dengan menyebutkan perkataan "Perjanjian Baharu" itu, Ia telah mengatakan yang pertama itu lama; adapun barang yang menjadi lama dan sudah tua itu hampir akan lenyap.
20di tempat Yesus sudah masuk menjadi Penganjur karena kita, yang menjadi Imam Besar selama-lamanya menurut peraturan Malkisedik.
28Karena Taurat itu menetapkan orang yang lemah menjadi imam besar, tetapi perkataan sumpah yang kemudian daripada Taurat itu menetapkan seorang Anak, yang sudah jadi sempurna selama-lamanya.
4maka Ia menjadi sebegitu mulia daripada segala malaekat, sebagaimana nama yang diperoleh-Nya menjadi waris terlebih indah daripada malaekat itu.
17Oleh yang demikian, sebab Allah teramat sangat hendak menyatakan kepada segala waris perjanjian itu ketetapan maksud-Nya, maka diselitkan-Nya dengan suatu sumpah,
6Setelah lengkap segala perkara yang demikian itu, maka masuklah segala imam berulang-ulang ke dalam bahagian kemah yang di depannya itu menyempurnakan ibadat;
11Sebab itu jikalau kesempurnaan itu sudah dicapai dengan sebab imamat daripada suku bangsa Lewi (karena dengan alasan itulah kaum itu menerima hukum Taurat), maka apakah gunanya seorang imam yang lain terbit menurut peraturan Malkisedik, dan yang bukan terhisab menurut peraturan Harun?
12Karena jikalau imamat itu bertukar, tak dapat tiada hukum Taurat itu pun bertukar juga.
1Adapun perjanjian yang pertama itu ada padanya syarat-syarat kebaktian dan tempat yang kudus di dunia ini.
8Dengan yang demikian Rohulkudus menyatakan, bahwa jalan ke tempat yang mahakudus itu belum lagi terbuka selagi bahagian kemah yang di depan itu ada terdiri,
9yang menjadi suatu perumpamaan masa sekarang ini, menurut sebagaimana yang dipersembahkan beberapa persembahan dan korban, yang tiada dapat membuat orang, yang melakukan ibadat itu, sempurna tentang perasaan,
23Sebab itu, wajiblah bahwa peta-peta segala perkara yang di surga itu disucikan dengan yang demikian tetapi segala perkara yang samawi itu juga disucikan dengan korban yang terlebih baik daripada sekaliannya itu.
24Karena Kristus itu sudah masuk bukannya ke dalam tempat kudus perbuatan tangan, yang hanya menjadi suatu teladan tempat kudus yang sebenarnya itu; melainkan ke dalam surga yang benar, maksudnya sekarang Ia menghadap hadirat Allah karena kita.
1Karena sedangkan Taurat itu hanya menunjukkan bayang-bayang segala berkat yang akan datang itu, bukannya zat yang sungguh segala perkara itu, maka ia itu dengan korban itu juga, yang senantiasa dipersembahkan oleh imam-imam tiap-tiap tahun, sekali-kali tiada dapat menyempurnakan orang-orang yang menghampiri itu.
20serta berkata: Inilah darah perjanjian yang difirmankan Allah bagi kamu.
7Tetapi sekali-kali tiada dapat dibantahi bahwa orang yang kurang itu diberkati oleh orang yang lebih.
6sebagaimana Ia juga berfirman di dalam nas yang lain: Bahwa Engkaulah menjadi Imam selama-lamanya, menurut peraturan Malkisedik.
1Maka dari sebab itu, hai saudara-saudaraku yang suci, yang beroleh sama bahagian di dalam panggilan surga, amat-amatilah Rasul lagi Imam Besar yang telah kita akui, yaitu Yesus,
2yang setiawan kepada yang menetapkan Dia, seperti Musa pun di dalam segenap isi rumah Allah itu.
3Karena Ia telah dibilangkan berlayak menerima lebih kemuliaan daripada Musa, seumpama orang yang telah mendirikan rumah beroleh lebih kemuliaan daripada rumah itu.
40Karena Allah sudah menyediakan barang yang terlebih baik bagi kita, maksudnya supaya jangan mereka itu jadi sempurna dengan tiada kita.
25Oleh sebab itulah Ia berkuasa juga menyelamatkan dengan sempurnanya segala orang yang menghampiri Allah oleh sebab Dia, sedangkan Ia hidup senantiasa memohonkan syafaat karena mereka itu.
26Karena patutlah bagi kita seorang Imam Besar yang demikian itu, yaitu kudus, tiada bersalah, tiada bernajis, diasingkan daripada orang-orang berdosa, dan ditinggikan daripada segala langit,
9kemudian kata-Nya pula, "Lihatlah, Aku sudah tiba hendak melakukan kehendak-Ku." Maka yang pertama itu ditolakkan-Nya, supaya ditetapkan-Nya yang kedua.
20Maka Allah, pohon sejahtera itu, yang telah membawa Gembala domba yang besar itu kembali dari antara orang-orang mati, yaitu Tuhan kita Yesus, dengan darah Perjanjian yang kekal itu,
21dan sedang kita ada seorang Imam yang Mulia, yang berkuasa atas isi Rumah Allah;
15Maka Rohulkudus pun menyatakan hal itu kepada kita, karena setelah Ia berfirman:
8bukankah jawatan Roh itu terlebih kemuliaannya?
18Dari sebab itu perjanjian yang pertama itu pun ditahbiskan dengan darah.
14Sedangkan ada kepada kita seorang Imam Mahabesar, yang sudah melintas segala langit, yaitu Yesus, Anak Allah, maka hendaklah kita memegang pengakuan itu.
10serta Ia digelar oleh Allah Imam Besar, menurut peraturan Malkisedik.